Tuhan, Kadang EngKau Menyampaikan Pesan-Mu Tidak Langsung Kepada Kami Tetapi Melalui Orang Disekitar. Tolong Kami Untuk Peka Dengan Suara-Mu

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 1 : 17 – 20 (BIMK)

Setiap orang di sekitar kita memiliki peran penting, setidaknya mereka dapat dipakai oleh Allah untuk menyatakan maksud-Nya bagi kita.

Tugas yang diberikan oleh Paulus kepada Timotius sebenarnya merupakan tindak lanjut dari pengutusan yang sebelumnya dilakukan oleh nabi-nabi dalam jemaat Efesus dengan penumpangan tangan (bnd. 4:14). Dalam pengutusan itu, para nabi menyampaikan pesan-pesan Allah (nubuat) untuk dikerjakan oleh Timotius. Nubuatan itu akan menuntun langkah Timotius agar tetap pada jalan-Nya sekaligus memberikan dia keberanian dan kepercayaan diri sebagi orang muda yang melayani jemaat dari berbagai usia dan latarbelakang lainnya.

Sahabat Alkitab, dalam menyampaikan pesan dan kehendak-Nya, Allah melakukannya melalui berbagai macam cara. Manusia adalah rekan sekerja yang paling disukai-Nya. Dia memakai orang-orang yang ada di sekitar kita entah yang dekat maupun yang sama sekali tidak kita kenal. Isinya bisa berupa teguran atau peneguhan, bisa juga koreksi atau apresiasi, larangan atau penugasan. Kita perlu kepekaan untuk mengenal yang manakah suara yang berasal dari Allah dan mana yang hanya berupa kehendak manusia sahaja. Caranya tentu dengan hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan. Selayaknya seorang anak dengan bapaknya, semakin ia dekat, semakin ia mengenal suara bapaknya dan mengerti maksud kehendaknya. Suara Tuhan adalah kekuatan bagi yang mengharapkannya tetapi menjadi ketakutan bagi yang hidup diluar kehendak-Nya.

Selamat Pagi. Jangan mengabaikan setiap suara-suara baik yang kita dengarkan, sebab mungkin saja itu berasal dari Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Aku Bukanlah Orang Pertama Yang Engkau Panggil Dalam Misi Yang Kujalani Saat Ini. Biarlah Pengalaman Mereka Yang Terdahulu Menjadi Pelajaran Yang Menguatkanku.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 1 : 12 – 16 (BIMK)

Ada peribahasa yang mengatakan “Pengalaman adalah guru yang paling berharga”, sebab dengan belajar dari pengalaman masa lalu dan pengalaman hari inilah kita dapat menjadi lebih bijak dalam melangkah di masa depan.

Paulus menceritakan pengalaman masa lalunya sebagai seorang yang pernah memfitnah, menganiaya, dan menghina Yesus, namun Allah mengasihinya dan melimpahinya dengan rahmat sehingga ia menjadi percaya. Maksudnya adalah agar pengalaman Paulus ini menjadi pengingat bagi Timotius bahwa menjalani misi Kristus adalah panggilan anugerah Allah terhadap dirinya yang sesungguhnya tidak layak karena itu harus dilaksanakan dengan penuh kesetiaan. Sehingga Timotius dapat melihat dirinya dengan cara seperti itu dan juga ketika ia melihat jemaat-jemaat di Efesus.

Sahabat Alkitab, kita bukanlah orang pertama, bukan yang satu-satunya, dan juga bukan orang yang terakhir menerima panggilan Kristus. Kita semua adalah orang-orang yang dikasihi dalam ketidaklayakan, dipanggil dalam keadaan yang penuh dengan dosa. Karena itu kita perlu belajar dari pengalaman orang-orang terdahulu yang dalam panggilannya mengerjakan itu semua dengan setia dan tetap mengingat bahwa anugerah Allah selalu cukup bagi dirinya dan bagi orang lain yang paling berdosa dan sangat jahat sekalipun.

Selamat Pagi. Marilah terus belajar dari setiap kejadian yang Tuhan izinkan terjadi entah pada diri sendiri atau pada diri orang lain.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menjaga Bumi Dari Orang Jahat Dengan Hukum-Hukum-Mu, Tapi Memelihara Orang Baik Dengan Kesadaran Dan Cinta Kasih

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 1 : 7 – 11

Jika tidak melakukan kesalahan tidak perlu takut dengan sanksi hukum, sebab hanya yang bersalah yang akan dijeratnya.

“… hukum (Taurat) dibuat bukan terhadap orang baik, mlainkan terhadap para pelanggar hukum,…” Tentu maksud Paulus di sini tidak bisa dipisahkan dari konteks yang terjadi di Efesus saat itu, di mana ada sebagian orang yang ingin menjadi guru dan mengajarkan Taurat tetapi dengan dasar, cara, dan tujuan yang salah sehingga telah menyimpang dari tujuan hukum Taurat itu sendiri (1:3-4) sehingga mengacaukan jemaat Efesus. Hukum (Taurat) dibuat untuk meluruskan kembali jalan dari orang-orang yang telah menyimpang. Dalam sejarahnya, Hukum Taurat diberikan ALLAH kepada Musa setelah peristiwa sungut-sungut yang terjadi atas umat Israel (mis. Kel. 17:1-7), karena itu untuk mengatur bangsa yang sedemikian besar dengan potensi penyimpangan yang juga besar diperlukan suatu hukum yang akan menjaga kehidupan mereka tetap berpaut pada ALLAH.

Sahabat Alkitab, dalam praktik hidup kita sehari-hari, hukum dibuat setelah adanya kesalahan, kekacauan dan ketidaksesuaian yang dilakukan dan berpotensi untuk terus terjadi. Karena itulah untuk menjaga agar tidak terjadi lagi dan untuk memberikan efek jera maka diperlukan hukum. Bagi kita yang telah hidup dalam Kristus dan mengenal firman, tertib hidup kita bukanlah lagi didasarkan pada ketakutan akan hukum dan sanksi hukum melainkan sebagai bentuk kesadaran akan apa yang benar untuk dilakukan dan sebagai cara untuk menunjukkan kasih dan ucapan syukur kita kepada Allah atas keselamatan yang Dia berikan.

Selamat Pagi. Marilah kita hidup tertib dalam keselamatan yang telah dianugerahkan kepada kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Membentuk Kami Agar Siap Melakukan Misi-Misi Penting Dari-Mu

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 1 : 1 – 6

Jika domba melahirkan domba, maka pemimpin harus melahirkan pemimpin juga agar ada kesinambungan, demikian juga pelayan melahirkan pelayan.

Surat ini datang dari Paulus kepada Timotius muda yang ia anggap sebagai anak rohaninya. Surat ini ditulis dengan penuh otoritas, bukan dari Paulus tetapi dari Kristus Yesus, dengan suatu maksud khusus. Timotius di tugaskan untuk tetap tinggal di Efesus dan memimpin jemaat sekaligus menyelesaikan permasalahan yang ada di sana. Paulus cukup mengenal baik akan karakter dan kerohanian dari Timotius sehingga ia begitu mempercayakan tanggung jawab yang besar ini kepadanya. Sepertinya bukan hanya mengenal, Paulus juga turut ambil dalam pembentukan diri Timotius.

Sahabat Alkitab, saat ini kita sedang berada di sebuah universitas yang sangat besar dengan proses belajar terjadi setiap hari 1×24 jam sepanjang usia, namanya universitas kehidupan. Di sini kita belajar sambil mempraktekan apa yang kita pelajari, dan Allah adalah Mahagurunya. Ia membentuk kita dengan berbagai cara dan lewat segala peristiwa dan siapa saja. Ia membentuk dan menyiapkan kita untuk melakukan suatu misi yang mulia dan penting bagi kemuliaan-Nya. Yaitu menggarami dan menerangi dunia dengan kasih dan kebenaran, untuk memberitakan dan menyatakan berita Injil, untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya, dan untuk merawat ciptaan-Nya.

Selamat Pagi. Hari ini kita sedang dibentuk oleh Allah, mari berserah dalam pembentukan itu, sambil terus mengerjakan apa yang jadi bagian kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Komunitas Kopi dan Alkitab

Secangkir kopi yang kita sruput hadir melalui proses yang panjang. Untuk menghasilkan kopi yang nikmat harus diperhatikan juga cara menamannya, cara memetik, proses pengeringan dan penggilingannya hingga penyimpan serta penyajian akhirnya. Jika kita lihat dibalik nikmatnya secangkir kopi ada proses rumit dan sulit yang harus dilalui oleh biji kopi hingga menjadi minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat dunia dari berbagai golongan.

Ngopi atau minum kopi juga sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Hampir di setiap wilayah Indonesia punya kebiasaan ngopi, sehingga hanya dengan ngopi bareng orang bisa terlihat akrab saling bertukar pengalaman dan berbagi cerita, tanpa memandang latar belakang dan usia.  Melalui kopi banyak hal dapat dilakukan. Mulai dari bertukar gagasan, bertukar informasi, saling membantu, saling memotivasi bahkan sampai rekonsiliasi konflikpun dapat dijalankan sambil ngopi. Ngopi sekarang sudah menjadi bagian dari gaya hidup milenial.

Kalau dulu minuman hanya digemari oleh orangtua kita, kini minuman kopi makin digemari kaum muda. Seiring dengan itu banyak anak muda menjadikan kafe-kafe dengan menu utama kopi sebagai tempat nongkrong. Menjamurnya tempat ngopi di beberapa kota besar adalah indikasi kopi asli Indonesia semakin diterima. Dalam dunia perkopian, sebenar hanya dikenal 2 jenis tanaman kopi, yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kedua jenis tanaman kopi ini dibudidaya oleh masyarakat dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia, kemudian kita mengenalnya dengan jenis-jenis kopi seperti: (1) Kopi Arabika Gayo – Aceh, (2) Kopi Robusta Sidikalang – Sumut, (3) Kopi Arabika Flores Bajawa – Flores NTT, (4)  Kopi Lanang – Jawa Timur, (5) Kopi Robusta Merapi, (6) Kopi Robusta Pinogu – Gorontalo, (7) Kopi Rarobang – Maluku, (8)  Kopi Tarutung – Sumut, (9)  Kopi Joss – Yogya, (10) Kopi Malinau – Kalimantan Utara, (11)  Kopi Sibu-Sibu – Maluku, (12) Kopi Arabika Sipirok – Sumut, (13) Kopi Priangan  – Jawa Barat, (14) Kopi Amungme – Papua, (15) Kopi Lahat – Sumatera Selatan, (16) Kopi Lintong – Sumut, (17)  Kopi Luwak – Indonesia, (18) Kopi Manggar – Belitung, (19) Kopi Tamanggung – Jawa Timur, (20) Kopi Besemah – Sumatera Selatan, (21) Kopi Robusta Dampit – Indonesia, (22) Kopi Arabika Kalosi – Sulawesi Selatan, (23) Kopi Lombok – Lombok NTB, (24) Kopi Arabika Malabar – Jawa Barat, (25) Kopi Sasak Liseng – Lombok, (26)  Kopi Solok Selatan – Solok Sumbar, (27) Kopi Jawa – Pulau Jawa, (28)  Kopi Arabika Wamena – Papua, (29) Kopi Arabika Sembalun Sajang – Lombok, (30) Kopi Mandailing – Sumut, (31) Kintamani  – Bali, (32) Kopi Koh Tong – Pematang Siantar Sumut, (33) Kopi Sedap Pematangsiantar – Sumut, (34) Kopi Toraja – Sulawesi Selatan. Beragamnya jenis kopi ini menandakan semakin banyak penggemar kopi dan semakin bertambah produksi kopi di Indonesia.

Tentu masih banyak lagi kopi-kopi yang lain yang sedang berproses dan akan melegenda. Sebagai contoh, tiga tahun lalu saat singgah di sebuah warung kopi di So’e – Nusa Tenggara Timur dan saya merasakan kopi lokal yang nikmat.  Di So’e yang berudara sejuk sungguh nikmat menyeruput secangkir kopi yang suatu saat nanti, kopi So’e akan mampu berkibar dan menjadi salah satu kopi yang melegenda.

Keberadaan kopi dan komunitas penggemar kopi di Indonesia semakin fenomenal pertumbuhannya. Hal ini mendorong saya terus berpikir untuk menemukan cara yang efektif agar melalui kopi, Alkitab juga bisa disebarkan, dibaca, dan dihayati, serta dipakai sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Pada tahun 2012 LAI bersama para mitranya bergotong-royong berhasil membangun Gedung Pusat Alkitab berlantai 10 di Jalan Salemba Raya No. 12 Jakarta Pusat. Hampir semua lantainya sudah terpakai sebagai tempat kerja, rapat, pertemuan, kebaktian, museum, perpusatakaan Biblika dan toko buku. Masih ada empat ruangan yang tersisa yang dapat dipakai oleh para mitra LAI bila membutuhkan tempat untuk berkantor.  Tentulah dengan kontribusi biaya pemeliharaan gedung dan keamanan.

Satu ruangan yang istimewa adalah di lantai dasar dekat lobby.  Ruangan seluas 118 M2 sangat cocok untuk aktivitas “rendezvous”, perjumpaan, pertemuan, kumpul-kumpul, ngobrol-ngobrol sampai diskusi sambil menikmati kopi panas, hangat atau dingin. Semula ruangan ini digunakan sebagai tempat kerja sementara Tim Departemen Layanan Digital LAI. Oleh karena tempat kerja mereka sudah pindah ke tempat permanen di lantai 6, maka alangkah eloknya bila ruangan ini bisa dimanfaatkan untuk menjangkau para penggemar dan anggota komunitas kopi di Jakarta.

Mungkinkah akan ada “Bible Verse Café” di Salemba Raya nomor 12 Jakarta Pusat? LAI sangat terbuka bekerjasama dengan para mitra agar gagasan ini dapat terwujud. Komunitas kopi di Indonesia yang semakin membesar jumlahnya adalah ladang pelayanan untuk mewartakan Kabar Baik bagi semua. Semangat “Alkitab Untuk Semua” haruslah digelorakan ke semua komunitas yang eksis di negeri ini, termasuk komunitas kopi.

Apabila ada sahabat yang berminat bekerjasama untuk mewujudkan gagasan di atas, silakan dapat berkontak dengan Ibu Johana Kepala Departemen Umum LAI di nomor WA: 0813-1029-0006. Apapun yang kita upayakan kiranya mampu membawa Alkitab semakin tersebar ke ujung bumi, dan nama Tuhan dimuliakan. Haleluya. Salam Alkitab Untuk Semua. []

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Salah Satu Yang Paling Berharga Dari Pengajaran-Mu Adalah Membuat Kami Sadar Bahwa Kami Salah. Terima Kasih Untuk Pengajaran Itu Ya Tuhan.

Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 20 : 36 – 41

Tidak memukul anak, berarti tidak cinta kepadanya; kalau cinta, harus berani memukul (Ams. 13:24 BIMK).

Suku Benyamin telah kalah. Tidak ada lagi kekuatan mereka untuk melawan. Tuhan telah menyerahkan mereka ke dalam tangan saudara-saudaranya sebagai hukuman atas kedegilan hati mereka yang tetap membelah orang Gilead sekalipun besar dosa penduduk itu. Jika mereka benar pastilah mereka akan terus menang dalam peperangan itu, tetapi kekalahan besar yang hampir memunahkan mereka adalah sebuah pukulan keras yang pasti menyadarkan bahwa melindungi mereka yang telah melakukan kejahatan secara membabi buta hanya karena kesamaan identitas adalah sebuah kesalahan yang besar dan yang telah mereka bayar dengan harga yang sangat besar.

Sahabat Alkitab, marilah kita mengingat firman Tuhan yang terdapat dalam Yehezkiel 18:23 (BIMK) yang berbunyi demikian: “Apakah kau pikir Aku TUHAN yang Mahatinggi senang kalau orang yang jahat mati? Sama sekali tidak! Aku ingin ia meninggalkan dosa-dosanya supaya ia tetap hidup.” Tujuan dari pengajaran, hajaran, dan hukuman yang datang dari Tuhan adalah supaya kita sadar akan dosa lalu berbalik kepada-Nya, agar kita hidup. Tuhan tidak ingin anak yang dikasihinya terus tenggelam di dalam dosa yang hanya membawa kepada kematian. Alkitab telah menunjukkan kepada kita bagaimana Allah telah melakukan hal yang sama kepada begitu banyak tokoh alkitab, entah hakim, entah raja, entah nabi, dan ketika mereka menyadari kesalahannya dan berbalik, Tuhan menyelamatkan mereka.

Selamat Pagi. Sekeras apapun Tuhan mengajar dan menghajar kita, bersyukurlah sebab pasti Allah bermaksud baik dengan itu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Tolong Kami Agar Tidak Kehilangan Wajah-Mu Ditengah-tengah Pertimbangan Rasional Yang Sering Tidak Bisa Kami Hindarkan.

Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 20 : 31 – 35 (BIMK)

Iman dan akal budi harus berjalan beriringan, sebab keduanya diberikan oleh Tuhan yang sama.

Kali ketiga orang Israel menyerang saudaranya dari suku Benyamin, tetap mengawali dengan bertanya kepada Tuhan. Demikianlah jawaban Tuhan: Seranglah mereka! Besok Aku akan memberikan kemenangan kepada kalian. Setelah mendengar itu, mereka lalu mengatur strategi yang baru untuk menyerang. Sebuah taktik serangan yang dulu pernah digunakan mereka saat menyerang Ai di bawah pimpinan Yosua (Yos. 8:1-29). Hari itu, 25.100 dari total 26.700 tentara Benyamin terbunuh. Orang Israel menang melawan suku Benyamin.

Sahabat Alkitab, apakah karena Tuhan ataukah karena strategi perang yang bagus yang membuat kemenangan itu? Apakah mereka dapat menang hanya dengan mengandalkan keyakinan akan firman dan penyertaan Tuhan tanpa strategi yang baik? Atau sebaliknya, dapatkah mereka menang dengan strategi yang baik itu tanpa penyertaan Tuhan? Diantara mereka mungkin ada yang berpikir bahwa strategi yang baiklah yang membawa kemenangan, sebab Tuhan tidak dapat diandalkan sama sekali, dua kekalahan sebelumnya terjadi bahkan dalam penyertaan Tuhan. Mungkin juga ada yang berpikir, kemenangan yang Tuhan janjikan perlu dibantu dengan strategi manusia, sebab Tuhan tidak dapat melakukannya sendiri. Janganlah ada pemikiran-pemikiran demikian dalam benak Anda! Ketika Tuhan menjanjikan sebuah kemenangan maka ada atau tanpa Anda pun itu akan terjadi, sebab Dia berkuasa dan tidak membutuhkan pertolongan dari siapa dan apapun. Namun jika Dia mau memakai dan melibatkan kita dalam rencana dan janji-Nya, maka itu adalah sebuah anugerah yang harus kita syukuri. Dia yang menaruh iman, menaruh akal budi, memberi kemampuan untuk bertindak, dan memberikan hasilnya.

Selamat Pagi. Segala sesuatu adalah dari Dia, dan tanpa Dia tidak ada satupun yang jadi. Segala kemuliaan hanya bagi Dia. Terpujilah Allah!

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kekalahan Dan Kegagalan Adalah Rintangan-Rintangan Dijalan-Mu Yang Membuat Kami Semakin Kuat. Tolong Kami Untuk Selalu Bersyukur

Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 20 : 24 – 30

Bukan hanya mengizinkan, Allah juga menginginkan kegagalan dan kekalahan sesekali terjadi dalam kehidupan kita, seperti benih yang harus mengalami pembusukan terlebih dulu sebelum ia dapat bertumbuh.

Dua kali pergi menyerang, dua kali pula angkatan perang dan prajurit terpilih dari kesebelas suku Israel kalah melawan suku Benyamin. Kali ini ada 18.000 prajurit yang terbunuh, jadi totalnya adalah 40.000 prajurit, dua kali lebih banyak dari jumlah seluruh prajurit suku Benyamin. Kekalahan dan kegagalan besar ini lebih dari sekedar memalukan, ini sudah sangat mengenaskan. Padahal jelas, Tuhanlah yang memerintahkan mereka untuk pergi berperang dan itu berarti Dia menyertai mereka dengan kuasa-Nya. Lalu mengapa mereka kalah? Apakah Tuhan juga kalah?

Sahabat Alkitab, dalam dunia olahraga balap, trek yang harus dilalui oleh pembalap adalah trek yang telah dengan sengaja didesain memiliki kesulitan yang khusus. Semakin tinggi level olahraga itu maka semakin sulit pula trek yang didesain. Itu dibuat bukan dengan tujuan akhir supaya semua pembalap gagal melewati itu, namun dibuat agar para pembalap memiliki kemampuan yang semakinbertambah ketika berhasil menaklukkannya. Jika kita melihat pada sejarah kehidupan tokoh-tokoh iman dalam alkitab maka kita akan mendapati bahwa kehidupan mereka adalah kehidupan yang berpindah dari satu kegagalan kepada kegagalan dan kekalahan yang lain. Kegagalan itulah yang membuat iman mereka semakin kuat dan semakin yakin akan penyertaan Allah. Karena selalu saja mereka mendapati diri mereka berhasil bangkt kembali dan melewati kegagalan itu. Dalam hidup kita Allah menyediakan kegagalan untuk kita kecap dan nikmati sama seperti ketika Dia menyediakan berkat dan keberhasilan. Tujuan utama-Nya bukanlah pada kegagalan atau keberhasilan melainkan pada pertumbuhan iman kita setiap hari.

Selamat Beribadah. Mari bersyukur kepada Tuhan untuk pahit dan manisnya hidup ini.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kemenangan Orang-Orang Jahat Kadang Membuat Kami Meragukan-Mu. Kuatkanlah Iman Kami Ya Tuhan

Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 20 :.17 – 23 (BIMK)

Dapatkah kejahatan mengalahkan kebenaran? Realitas menunjukkan “Ya” bahkan sering.

400.000 prajurit terlatih bersiap untuk menyerang Gibea. Sebelum itu mereka terlebih dulu pergi ke Betel untuk bertanya kepada Allah siapakah yang akan maju terlebih dahulu untuk melakukan penyerangan itu, dan Tuhan menjawab bahwa suku Yehudalah yang akan maju. Suku Yehuda memang terkenal dengan keahliannya dalam berperang, merekalah pahlawan bagi orang Israel. Karena itu nampaknya mereka akan menang, apalagi Allah yang menunjuk mereka. Namun tidak dinyana, 22.000 orang Israel mati dalam peperangan itu, suatu kekalahan yang sangat besar jika membandingkan dengan jumlah prajurit dari suku Benyamin yang hanya 26.700 orang. Suku Benyamin sudah pasti menyangka bahwa tindakan mereka benar dan Allah menyertai mereka.

Sahabat Alkitab, dengan tidak menutup mata sudah pasti kita sering menyaksikan kejahatan menang terhadap kebenaran, apalagi di tempat di mana hukum dapat dibeli dan dipermainkan. Lalu kita bertanya-tanya di manakah Allah yang begitu mencintai kebenaran dan keadilan? Tidakkah Dia terusik dengan keadaan itu? Mengapa Allah tidak hadir dengan kuasa-Nya dan menghancurkan kejahatan? Dan karena Allah tidak menjawab kegundahan hati kita – karena memang Ia tidak harus menjawabnya – kita meragukan-Nya dan akhirnya kita undur dari iman kita atau kita melawan dengan cara kita sendiri, atau lebih parahnya kita malah menjerumuskan diri dalam kejahatan yang sama.

Selamat Pagi. Jika kejahatan dan ketidakadilan sedang menimpa Anda hari ini, maka belajarlah untuk tetap percaya dan berharap kepada Allah, sebab beriman berarti yakin sungguh-sungguh akan hal-hal yang diharapkan, berarti mempunyai kepastian akan hal-hal yang tidak dilihat.

Salam Alkitab Untuk Semua

LAI, Advokasi, dan “Ministry”

Saya pernah ditanya oleh seorang sahabat: “Apakah LAI memiliki program yang dapat membuat Alkitab berada di hati para politisi dan para seniman Kristen? Karena hampir setiap hari mereka terpublikasi sehingga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat.” Pertanyaan ini didorong oleh keprihatinan akan banyaknya politisi yang ditangkap KPK dan tidak sedikit yang terlibat narkoba. Juga aktris dan aktor yang dikabarkan kawin cerai serta gemar pesta sabu.

Ada juga pertanyaan dari sahabat saya yang lain: “Apakah ada upaya dari LAI agar Alkitab diterapkan dalam proses perdamaian dan rekonsiliasi konflik? Saya melihat banyak konflik di lingkungan gereja yang tidak kunjung selesai karena semua pihak yang berkonflik tidak memedomani Alkitab.”

Dua pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang sangat mendasar, yang menunjukkan adanya kebutuhan riil di kalangan umat Kristiani dimana Alkitab seharusnya menyatu dalam kehidupan umat dan diekspresikan dalam hidup sehari-hari.  Semuanya demi keteladanan dalam hidup dari orang Kristen yang menjunjung nilai-nilai dengan standar moral etik yang tinggi.

Harapan terhadap LAI untuk berperan lebih aktif dalam tugas “menjemaatkan Alkitab” adalah sesuatu yang sangat wajar. Hal ini disebabkan antara lain oleh produk-produk LAI yang sudah digunakan oleh hampir semua denominasi Gereja Protestan dan Katolik di Indonesia.

Cakupan tugas LAI selama ini harus diakui lebih memprioritaskan kepada pemenuhan kebutuhan penerjemahan, produksi, dan penerbitan, serta penyebaran Alkitab di Indonesia. Tentu tidak melupakan tugas “engagement” atau menyatukan Alkitab dalam kehidupan keseharian umat yang semestinya dijalankan lebih banyak oleh gereja-gereja.

Apabila mengacu kepada Siklus Alkitab (Bible Cycle) yang diciptakan oleh United Bible Society (UBS) dimana LAI sebagai salah satu anggotanya, ada 6 tahapan aktivitas Lembaga Alkitab dalam satu siklus, yaitu: (1) Translation (penerjemahan), (2) Publishing (penerbitan), (3) Distribution (penyebaran), (4) Engagement (keterikatan), (5) Advocacy (advokasi), dan (6) Ministry (pelayanan dan kesaksian).

Enam tahapan aktivitas dalam satu siklus di atas diimplementasikan oleh masing-masing anggota UBS (146 negara termasuk LAI) dengan penyesuaian terhadap situasi dan kondisi negerinya. LAI sudah melaksanakan keenam tahapan siklus di atas dengan meringkas menjadi empat tugas utama: (1) Penerjemahan, (2) Produksi dan Penerbitan, (3) Penyebaran, dan (4) Upaya menjadikan Alkitab sebagai panduan kehidupan umat.

Aspirasi umat Kristen yang berkembang saat ini mengarah kepada tuntutan agar LAI memperluas bidang layanannya yang dapat mencakup keenam aktivitas dalam siklus Alkitab secara eksplisit. Aktivitas “Bible Engagement”, “Bible Advocacy” dan “Bible Ministry” perlu diperbanyak program-program yang sesuai kebutuhan umat.

Secara riil di saat saya bertemu dan berdikusi dengan Pengurus Sinode, Pendeta dan aktivis Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Kupang 24-25 Juli 2018 , ada banyak masukan dan pengharapan agar LAI turut aktif dalam: (1) upaya pencegahan kejahatan akibat pornografi melalui internet, (2) pembinaan anak-anak remaja pelaku kejahatan seks akibat pornografi di internet, (3) penanganan korban kejahatan seks di kalangan anak-anak, (4) penerjemahan Alkitab ke dalam “bahasa gaul” remaja dan pemuda di kota-kota, (5) membuat kemasan cerita-cerita Alkitab dengan gaya anak muda, (6) memulihkan relasi-relasi antar lembaga pelayanan gereja, dan (7) membantu program-program Pekabaran Injil di jemaat-jemaat.

Kebutuhan gereja secara individu maupun secara lembaga yang berhubungan dengan Alkitab masih sangat terbuka untuk dikerjasamakan dengan LAI. Lagi-lagi semua ini adalah peluang besar bagi LAI, sekaligus menantang LAI agar segera menambah kapasitas, kapabilitas dan profesionalitas yang benar-benar mumpuni.

Memasuki semester dua tahun 2018 LAI sudah ancang-ancang membuat rencana strategis dan program-program tahun 2019. Penguatan layanan LAI berbasis siklus Alkitab (Bible Cycle) akan sangat memperkuat dan memperluas layanan LAI terhadap umat di Indonesia. Salam Alkitab Untuk Semua.

Sigit Triyono (Sekum LAI)