Tuhan, Kadang EngKau Menyampaikan Pesan-Mu Tidak Langsung Kepada Kami Tetapi Melalui Orang Disekitar. Tolong Kami Untuk Peka Dengan Suara-Mu

  • 18
    Shares
Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 1 : 17 – 20 (BIMK)

Setiap orang di sekitar kita memiliki peran penting, setidaknya mereka dapat dipakai oleh Allah untuk menyatakan maksud-Nya bagi kita.

Tugas yang diberikan oleh Paulus kepada Timotius sebenarnya merupakan tindak lanjut dari pengutusan yang sebelumnya dilakukan oleh nabi-nabi dalam jemaat Efesus dengan penumpangan tangan (bnd. 4:14). Dalam pengutusan itu, para nabi menyampaikan pesan-pesan Allah (nubuat) untuk dikerjakan oleh Timotius. Nubuatan itu akan menuntun langkah Timotius agar tetap pada jalan-Nya sekaligus memberikan dia keberanian dan kepercayaan diri sebagi orang muda yang melayani jemaat dari berbagai usia dan latarbelakang lainnya.

Sahabat Alkitab, dalam menyampaikan pesan dan kehendak-Nya, Allah melakukannya melalui berbagai macam cara. Manusia adalah rekan sekerja yang paling disukai-Nya. Dia memakai orang-orang yang ada di sekitar kita entah yang dekat maupun yang sama sekali tidak kita kenal. Isinya bisa berupa teguran atau peneguhan, bisa juga koreksi atau apresiasi, larangan atau penugasan. Kita perlu kepekaan untuk mengenal yang manakah suara yang berasal dari Allah dan mana yang hanya berupa kehendak manusia sahaja. Caranya tentu dengan hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan. Selayaknya seorang anak dengan bapaknya, semakin ia dekat, semakin ia mengenal suara bapaknya dan mengerti maksud kehendaknya. Suara Tuhan adalah kekuatan bagi yang mengharapkannya tetapi menjadi ketakutan bagi yang hidup diluar kehendak-Nya.

Selamat Pagi. Jangan mengabaikan setiap suara-suara baik yang kita dengarkan, sebab mungkin saja itu berasal dari Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua