Tuhan, Engkau Tidak Pernah Bertindak Diam-diam Tetapi Memberitahukan Rencana-Mu Kepada Manusia. Ajar Kami Untuk Peka Menangkap Pesan-pesan-Mu

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 3 : 6 – 10

Yang kita perlu adalah kepekaan akan suara Tuhan, sebab dengan berbagai banyak cara Allah memberitahukan rencana-Nya kepada kita.

Melalui Nabi Amos, Allah memberitahukan rencana-Nya untuk menghukum bangsa-bangsa yang berdosa kepada-Nya termasuk Yehuda dan Israel. Jarak antara nubuat dan penggenapannya bisa berlangsung puluhan hingga ratusan tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Allah masih memberi kesempatan kepada segenap bangsa untuk berbalik kepada Tuhan dengan bertobat dan meninggalkan segala kebobrokan moral yang mereka lakukan.

Sahabat Alkitab, sejak semula kita mengenal Allah sebagai Allah yang begitu dekat dengan umat-Nya dan yang berkomunikasi dengan mereka. Ini adalah satu anugerah yang harusnya kita syukuri. Jika di zaman dahulu Allah berbicara kepada dan melalui para nabi, imam, dan raja-raja, hari ini Allah berbicara kepada setiap umat-Nya, kepada pribadi kita masing-masing, melalui firman-Nya, melalui suara hati, melalui orang-orang sekitar, melalui alam, dan lain sebagainya. Tetapi apakah kita peka dengan itu? Dan ketika kita tahu bahwa suara itu berasal dari Allah, apakah kita mau mengindahkannya? Ataukah menjadi tidak peduli seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel? Jika Allah telah berbaik hati kepada kita dengan memberitahukan rencana-Nya bagi kita dan bagi banyak orang, layakkah jika kita menahan dan mendiamkannya?

Selamat Pagi. Bukan hanya menjadi pendengar saja, tetapi menjadi pelaku firman, itulah yang Tuhan kehendaki ‘tuk kita lakukan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Menjadi Orang Yang Paling Engkau Kasihi Bukan Saja Keistimewaan Dan Kenikmatan, Tetapi Juga Beban Dan Tanggung Jawab. Tolong Kami Memahami Ini Ya Tuhan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 3 : 1 – 5

Untuk mendidik anak-anak yang dikasihinya, orang tua terkadang melakukannya dengan ketat, tegas, bahkan keras. Demikianlah Tuhan, ia menyesah orang yang dikasihi-Nya dan mencambuk mereka yang diakui-Nya sebagai anak.

Mengapa Tuhan menghukum Israel melebihi hukuman atas bangsa-bangsa lain? Bukankah mereka (kami) adalah umat pilihan Tuhan? Tidakkah Tuhan sayang kepada umat-Nya? Pertanyaan seperti inilah yang mungkin ada di dalam benak orang-orang Israel ketika Nabi Amos datang dengan berita nubuatnya. Alasannya adalah tidak lain karena Israel telah gagal menjadi satu bangsa yang olehnya bangsa lain akan beroleh berkat. mereka gagal menjadi kesaksian di tengah-tengah bangsa yang tidak mengenal Tuhan, sebaliknya justru mereka yang terbawa arus kepada penyembahan bangsa di sekitar mereka yang menyembah kepada patung-patung dan ilah-ilah lain.

Sahabat Alkitab, bukan tanpa alasan Allah memilih dan mengangkat kita menjadi anak-Nya, bukan tanpa alasan juga Dia menyelamatkan kita. Ada tanggung jawab rohani dan moral di dalamnya. Allah menghendaki kita menjadi satu kesaksian bagi banyak bangsa hingga ke ujung bumi. Menjadi teladan dalam perkataan, perbuatan, dalam kasih dan dalam kesucian. Tuntutan Allah besar untuk itu, karenanya jika ternyata kita tidak berhasil menampilkan Kristus dalam diri kita kepada orang lain, malah mungkin membuat orang-orang semakin tersesat dan jauh dari Allah, kepada kita Allah akan menuntut pertanggungjawaban.

Selamat Pagi. Mari bersyukur s’bab Allah mengasihi kita, dan mari bagikan kasih itu kepada mereka.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Keserakahan Membuat Orang Melakukan Apapun Termasuk Menipu Dan Membungkam Utusan-Mu. Tolong Kami Menyadari Kejahatan Mereka

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 11.-.16

Silaunya dunia ini membuat beberapa orang menjadi buta sehingga tidak lagi mampu untuk membedakan manakah yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sungguh keterlaluan perbuatan mereka yang telah dibutakan oleh keinginan mereka yang serakah. Mereka dengan sengaja mencemarkan hidup para nazir Allah dengan memberi mereka minum anggur, sehingga mereka tidak tahir lagi. Mereka juga membungkam para nabi dengan melarang mereka menyampaikan pesan Tuhan.

Sahabat Alkitab, tidakkah kita melihat itu terjadi juga di sekitar kita? Di segala tempat, keserakahan dapat merasuk siapa saja yang tidak mampu mengekang keinginannya. Akibatnya adalah suara-suara kenabian dibungkam untuk kepentingan mereka yang sedang berkuasa dan berkepentingan, karena bagi mereka suara-suara itu hanya akan menghambat dalam mencapai tujuan pribadi mereka. Jika kita sering melihat cerita TV dimana kebaikan menang melawan kejahatan, faktanya justru bisa menjadi sangat berbeda. Kenapa? Karena kejahatan yang terlaksana secara masif dan terstruktur akan lebih kuat dibanding suara-suara kebenaran yang tidak terdengar bunyinya sama sekali. Tuhan tidak menginginkan kita berdiam diri, Ia ingin kita bertindak ketika menyadari adanya kejahatan.

Selamat Pagi. Jangan pernah diam ketika menyadari adanya keserakahan dan tipu muslihat yang membungkam suara kenabian. Karena diam berarti kita menyetujui tindakan itu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Ketika Kemalangan Datang Silih Berganti, Kami Tahu Bahwa Engkau Tak Pernah Meninggalkan Kami

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 6 – 10

Kasih setia Tuhan selalu cukup dan penyertaan-Nya tidak akan pernah berakhir. Bagi yang tertimpa kemalangan, keduanya akan semakin jelas terlihat.

Pagar makan tanaman. Itulah kalimat yang pantas untuk menggambarkan keadaan Israel saat itu. Para penguasa dan orang-orang kaya yang harusnya menjadi pelindung dan memelihara mereka yang lemah, miskin dan menderita justru melakukan tindakan sebaliknya. Mereka menjual sesamanya menjadi hamba, memiskinkan dan menyingkirkan orang miskin, menindas orang yang lemah dan tidak berdaya, menggauli para hamba perempuan mereka sendiri, bahkan mereka mencemari tempat-tempat ibadah. Meskipun begitu bagi mereka yang lemah, miskin, dan teraniaya, Allah hadir sebagai pembela mereka dan memberikan hukuman yang pantas kepada mereka yang menambah penderitaan sesamanya.

Sahabat Alkitab, melihat penyertaan Tuhan dalam kemalangan yang kita alami memang sangat dibutuhkan kacamata iman, dan menantikan tangan-Nya datang menolong dan membebaskan dibutuhkan kepercayaan dan kesabaran. Kehadiran Tuhan itu benar nyata kepada mereka yang mengharapkan-Nya, bukan sebuah sugesti yang hanya menenangkan untuk sesaat. Kehadiran Tuhan itu memulihkan dan memberi sukacita sejati, memberi semangat dan gairah untuk menjalani kehidupan. Sifatnya tetap, dari hati memancar keluar dalam bentuk tindakan. Kehadiran Tuhan dalam penderitaan tidak membuat kita menjadi mengasihani diri melainkan mengasihi diri, mengasihi sesama, dan mengasihi Tuhan.

Selamat Pagi. Kemalangan akan terus datang silih berganti, namun kasih setia Tuhan kekal abadi. Jadi, berharaplah kepada-Nya dan nantikanlah Dia.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Sering Kali Kami Merasa Istimewa Dan Jadi Sombong, Padahal Kami Sama Dengan Yang Lain. Ampuni Kami Ya Tuhan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 1 – 5

Allah memperlakukan semua manusia dengan adil, yang berbuat jahat akan dihukum, yang hidup benar akan menerima upahnya berupa kebaikan. Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan tidak pernah menjadi pembedanya.

Mulai dari Damsyik, Gaza, Tirus, Edom, Amon, Moab, dan kini giliran Yehuda yang akan ditimpa oleh hukuman TUHAN. Moab dihukum karena dosanya terhadap Edom, bangsa yang juga mendapatkan hukuman. Berita nubuat penghukuman ini kemudian berpindah kepada Yehuda, umat pilihan Tuhan. Umat yang selalu merasa dirinya sebagai bangsa yang lebih istimewa dari yang lain. Yehuda akan dihukum karena penyembahan kepada ilah lain dan karena kehidupan yang tidak sesuai dengan hukum Taurat.

Sahabat Alkitab, entah apa yang ada dalam benak orang-orang Yehuda tatkala mendengar bahwa mereka juga akan dihukum oleh Tuhan. Mungkin mereka kecewa dan marah. Tuhan menghukum siapa yang patut untuk dihukum. Moab dihukum karena dianggap menghina Edom, sekalipun Edom sendiri juga punya dosa terhadap Israel. Sekali lagi di sini Allah ingin menyatakan bahwa semua manusia dimata-Nya sama, yang membedakan hanyalah ketaatan mereka kepada Tuhan. Pilihan Tuhan atas Israel dan kita hari ini adalah dengan tujuan untuk menjadi berkat dan kesaksian bagi bangsa dan orang-orang lain dengan menjalankan kehendak Tuhan, agar mereka juga oleh kesaksian itu boleh melihat dan merasakan kasih karunia Allah. Pilihan Tuhan atas kita tidak sekali-kali membiarkan kita berbuat dosa dengan sekehendak hati. Allah pasti akan menghukumnya.

Selamat Pagi. Mari kita menunjukkan bahwa kita istimewa dengan perbuatan yang memuliakan Tuhan bukan dengan mengeklusifkan diri di tengah-tengah lingkungan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kekejaman Adalah Buah Dari Kebencian Dan Kemarahan. Terima Kasih Telah Menjadikan Kami Penabur Belas Kasih Dan Pengampunan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 11 – 15

Di mana-mana dosa selalu berbuah dosa, demikianlah sikap hati yang jahat akan menghasilkan tindakan jahat. Matikanlah benihnya, jangan dipupuk dan diberi makan lagi.

Edom dan Israel adalah dua orang bersaudara, itulah Esau dan Yakub, nenek moyang kedua bangsa yang besar itu. Ayat 11 memberi gambaran bahwa dosa Edom telah berungkali dilakukan, menyerang Israel tanpa belas kasih, yang berakar dari kemarahan dan dendam masa lalu yang terus dipelihara. Dosa Amon juga begitu besar, mencaplok tanah Israel dan melakukan kejahatan perang dengan tanpa belas kasih membelah perut perempuan hamil di Gilead. Amon adalah anak yang lahir dari hubungan antara Lot dengan salah satu putrinya, nenek moyang bangsa Amon. Karena dosa-dosa inilah Tuhan akan menghukum mereka.

Sahabat Alkitab, sejarah bangsa-bangsa dalam Alkitab dengan jelas memperlihatkan kepada kita bagaimana jadinya ketika kemarahan dan kebencian itu terus tersimpan di dalam hati. Untuk sesaat memang tidak akan telihat namun jika waktunya telah tiba, ia akan meledak dengan hebatnya. Semakin lama ia tersimpan maka semakin besar efek yang timbul dari ledakan amarah dan kebencian itu. Inginkah kita mengulangi sejarah kelam itu di dalam kehidupan kita? Tahukah kita jika itu terjadi bukan hanya orang lain yang dirugikan, tetapi diri sendiri juga? Tuhan Yesus mengajarkan dan memberi teladan kepada kita bagaimana mengasihi dan mengampuni, yaitu mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri sendiri (Mat. 19:19) dan mengampuni dengan tidak putus-putusnya (Mat. 18:22). Itulah yang Yesus kerjakan di atas kayu salib.

Selamat Beribadah. Marilah kita berkomitmen untuk menunjukkan kasih dan pengampunan yang Tuhan teladankan mulai dari sekarang, kepada orang terdekat kita dan kepada orang yang paling kita benci, agar kasih dan pengampunan tidak menjadi wacana forever.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menentang Perbudakan Dan Keserakahan, Berikan Kami Keberanian Untuk Menolong Yang Tertindas

 Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 6 – 10

 

Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang “bebas” agar dapat berkarya sebagaimana Tuhan telah berkarya. Perbudakan merusak semuanya itu.

Gaza adalah salah satu kota terpenting di Filistin. Yang terjadi di sana adalah perbudakan dan perdagangan budak, sebab memang daerah itu merupakan persimpangan rute perdagangan. Gaza telah menjual orang-orang Israel ke tangan bangsa Edom, musuh terbesar Israel. Tirus juga melakukan perbudakan yang sama bahkan telah melanggar perjanjian persaudaraan yang pernah diikatnya dengan Salomo (bdk. I Raj. 5:12). Bagi Tuhan dosa mereka telah begitu besar dan telah berkali-kali dilakukan, karena itu mereka akan dihukum.

Sahabat Alkitab, perbudakan tidak penah mendapat tempat sedikitpun di hati Allah dalam berbagai bentuknya. Sebabnya adalah karena perbudakan merampas kebebasan yang telah diberikan oleh Allah kepada manusia untuk berkarya cipta bagi-Nya, juga untuk mengembangkan kemampuan manusia itu sendiri, dan karena perbudakan telah merampas hidup manusia yang mana Tuhan menciptakan itu untuk diabdikan kepada-Nya dan untuk dinikmati oleh manusia. Memperjualbelikan manusia untuk sebuah eksploitasi adalah dosa yang berkali-kali lipat. Inilah yang Tuhan kehendaki jika melihat sejarah penciptaan: Manusia bekerja seperti Allah bekerja. Manusia beristirahat seperti Allah “beristirahat”. Manusia mendapatkan “reward”, yaitu menikmati hasil kerjanya seperti Allah menikmati seluruh karya penciptaan-Nya di mana semua yang ada menyembah-Nya. Jika salah satu dirampas maka di situlah sedang terjadi perbudakan.

Selamat Pagi. jangan pernah melakukan perbudakan apalagi menikmatinya, melainkan jadilah pembela yang nyata bagi mereka yang diperbudak oleh manusia lainnya, oleh sistem, dan terutama oleh dosa.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Murka Dan Menghukum Orang Fasik. Tetapi Kepada Kami, Engkau Mengasihi Kami

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 1 -5

Tuhan sungguh adil. Dia menghukum dengan keras mereka yang tetap berkeras hati, namun juga tidak melepaskan anak-anak-Nya dari hukuman agar mereka bertobat.

Amos bukanlah seorang nabi dari lulusan sekolah kenabian, melainkan hanya seorang gembala domba dan pemungut buah Ara dari kota kecil Tekoa, Kerajaan Israel Selatan (Yehuda). Ia mendapat panggilan dari TUHAN untuk memberitakan hukuman atas Israel (Kerajaan Israel Utara) dan kepada bangsa-bangsa di sekitarnya. Bukan tanpa alasan, melainkan karena kejahatan mereka telah begitu besarnya. Yang pertama dihukum karena penindasan yang mereka lakukan terhadap orang-orang kecil dan karena penyembahan kepada ilah lain. Yang kedua dihukum karena telah memperlakukan bangsa Israel dengan sangat kejam pada masa leluhur mereka. Allah sedang mempertontonkan keadilannya kepada semua orang.

Sahabat Alkitab, TUHAN bukanlah manusia yang menimbang perkara dan menjatuhkan hukuman dengan berat sebelah. Ia adalah sumber dari keadilan yang kecurangan tidak ada sama sekali dalam diri-Nya. Dalam setiap perbuatan kita selalu ada konsekuensinya, jika berbuat dosa Allah akan menghukum, jika berbuat benar ada rewardnya. Keselamatan yang Tuhan anugerahkan tidak meniadakan sama sekali akibat dari dosa dan pelanggaran yang telah kita buat. Siapa yang mencuri, membunuh, berzinah, dll, akan mendapatkan konsekuensinya. Jika Allah menegur, menghardik, menghukum, lihatlah itu sebagai cinta-Nya kepada kita agar kita tidak diperbudak oleh dosa.

Selamat Pagi. Mari belajar peka dengan setiap tegurannya, karena jika sampai hukuman itu dijatuhkan tidak ada yang kuat untuk menanggungnya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Alkitab Untuk Sekolah

“Bagaimana caranya agar murid-murid di sekolah saya bisa mendapatkan Alkitab, mengingat sekolah kami belum ada anggaran pengadaan Alkitab?”, tanya seorang Ibu Guru peserta pembinaan Moria GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) di Sukamakmur, Sibolangit, Sumatera Utara, 26 Mei 2018 lalu.

Pertanyaan yang sama juga pernah diajukan sahabat saya, seorang Guru di Wonosari Daerah Istimewa Yogyakarta sekira dua bulan yang lalu. Begitu juga dengan seorang teman persekutuan di Jakarta yang menanyakan ikhwal yang sama: pengadaan Alkitab untuk sekolahnya. Seingat saya ada lebih dari empat orang yang pernah bertanya kepada saya tentang pengadaan Alkitab di sekolah almamaternya.

Saya selalu menjawab dengan ucapan terima kasih atas kepedulian terhadap adik-adik kelas di sekolahnya, khususnya dalam hal pentingnya pengadaan Alkitab bagi mereka. Kemudian saya kemukakan bahwa empat tugas utama Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) adalah menerjemahkan Alkitab, memproduksi Alkitab, menyebarkan Alkitab, dan mengupayakan keterbacaan Alkitab di seluruh Indonesia. Pengadaan Alkitab di sekolah-sekolah adalah tugas LAI dalam hal penyebaran Alkitab dan keterbacaan Alkitab.

Untuk menjalankan empat tugas utamanya LAI selalu bermitra dengan Gereja, dalam arti individu-individu dan lembaga-lembaga. LAI setiap tahun membagikan Alkitab ke berbagai wilayah, terutama wilayah yang sangat sulit dijangkau, dan masyarakatnya memiliki daya beli yang sangat rendah. Tahun ini secara khusus LAI akan membagikan 125.000 Alkitab untuk 125.000 Jiwa di enam wilayah di Indonesia: (1) Karo dan Dairi, Sumatera Utara, (2) Sintang, Kalimantan Utara, (3) Halmahera Barat, Maluku Utara, (4) Kei Besar dan Kei Kecil, Maluku Tenggara, (5)  Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan (6) Boven Digoel, Papua.

Untuk menentukan sasaran bantuan Alkitab, LAI menempuh dua cara: (1) menjawab surat-surat resmi permintaan dari umat di pelosok negeri melalui Gerejanya, dan (2) hasil survei internal LAI yang menyimpulkan bahwa umat dan Gereja tersebut memang harus dibantu karena berbagai keterbatasannya.

Dari mana datangnya biaya untuk pengadaan dan penyaluran 125.000 Alkitab di atas? Dari semua mitra LAI yang memiliki komitmen dan tergerak mendonasikan rejekinya. Kapan akan dikirim Alkitab-Alkitab tersebut? Seperti biasa LAI menjadwalkan di semester dua atau menjelang Natal. Karena di semester satu Tim LAI bekerja keras untuk mengumpulkan dana dari para mitra dan mencetak Alkitab sesuai jumlah yang dibutuhkan.

LAI juga terbuka terhadap keterlibatan mitra LAI dalam pembagian Alkitab ke daerah terpencil dalam program “Ekspedisi Alkitab Untuk Semua”. Dimana mitra LAI bersedia memberikan donasi khusus dan membiayai dirinya sendiri sampai ke tempat tujuan. Mengacu kepada pengalaman sebelumnya, program ini sudah terbukti memberikan makna spiritual yang sangat istimewa bagi mitra LAI yang pernah ikut program ini. “Ekspedisi Alkitab Untuk Semua” bukan rekreasi, tetapi sungguh suatu perjalanan ziarah iman (pilgrimage of faith).

Kembali kepada kebutuhan pengadaan Alkitab untuk sekolah-sekolah. Setiap kali menjawab pertanyaan para sahabat bagaimana cara pengadaan Alkitab di sekolah almamaternya, saya mengajukan usulan untuk menggerakkan para alumni sekolah tersebut yang sudah “berhasil” dalam hidupnya. Kekuatan alumni sangat luar biasa. Terbukti banyak sekali para alumni yang mampu menyelenggarakan acara reuni di tempat-tempat “mahal”, bahkan ada yang setiap tahun reunian.

Ada baiknya pihak sekolah mengundang secara khusus para alumni yang beragama Kristen dan Katolik untuk bersama-sama temu kangen, reuni dan secara khusus menggalang dukungan pengadaan Alkitab untuk adik-adik kelasnya. Kalau hanya pengadaan 1000 atau 5000 Alkitab untuk satu sekolah, para alumnus pastilah sangat mampu.

“Ah, benar juga kata Bapak. Ada beberapa alumnus sekolah kami yang sudah jadi direktur perusahaan besar. Kami akan kontak mereka untuk membantu adik-adik kelasnya,” kata Ibu Guru peserta pembinaan Moria GBKP di Sukamakmur, Sibolangit, Sumatera Utara dengan antusias.

Salam Alkitab Untuk Semua

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Aksi Paskah : Diutus Untuk Memberi

GKI Kwitang

Sungguh merupakan satu anugerah kalau pada Minggu pagi ini LAI mendapatkan dukungan sebesar 45 juta rupiah atau 600 eks Alkitab untuk program Satu Dalam Kasih (SDK) 2018, khususnya kepada umat Tuhan yang ada di wilayah Boven Digoel, Sumba, Karo, dan Pak-pak Dairi.

Dukungan ini diberikan oleh jemaat GKI Kwitang melalui aksi Puasa Paskah yang diwakili oleh Pdt. Litos Panne.

Kiranya semakin banyak umat Tuhan, gereja, dan lembaga-lembaga kristiani yang digerakkan oleh Tuhan untuk mendukung pengadaan Alkitab bagi saudara-saudara kita yang ada di pelosok bumi Nusantara.

Salam Alkitab Untuk Semua