Tuhan, Engkau Tidak Pernah Bertindak Diam-diam Tetapi Memberitahukan Rencana-Mu Kepada Manusia. Ajar Kami Untuk Peka Menangkap Pesan-pesan-Mu

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 3 : 6 – 10

Yang kita perlu adalah kepekaan akan suara Tuhan, sebab dengan berbagai banyak cara Allah memberitahukan rencana-Nya kepada kita.

Melalui Nabi Amos, Allah memberitahukan rencana-Nya untuk menghukum bangsa-bangsa yang berdosa kepada-Nya termasuk Yehuda dan Israel. Jarak antara nubuat dan penggenapannya bisa berlangsung puluhan hingga ratusan tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Allah masih memberi kesempatan kepada segenap bangsa untuk berbalik kepada Tuhan dengan bertobat dan meninggalkan segala kebobrokan moral yang mereka lakukan.

Sahabat Alkitab, sejak semula kita mengenal Allah sebagai Allah yang begitu dekat dengan umat-Nya dan yang berkomunikasi dengan mereka. Ini adalah satu anugerah yang harusnya kita syukuri. Jika di zaman dahulu Allah berbicara kepada dan melalui para nabi, imam, dan raja-raja, hari ini Allah berbicara kepada setiap umat-Nya, kepada pribadi kita masing-masing, melalui firman-Nya, melalui suara hati, melalui orang-orang sekitar, melalui alam, dan lain sebagainya. Tetapi apakah kita peka dengan itu? Dan ketika kita tahu bahwa suara itu berasal dari Allah, apakah kita mau mengindahkannya? Ataukah menjadi tidak peduli seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel? Jika Allah telah berbaik hati kepada kita dengan memberitahukan rencana-Nya bagi kita dan bagi banyak orang, layakkah jika kita menahan dan mendiamkannya?

Selamat Pagi. Bukan hanya menjadi pendengar saja, tetapi menjadi pelaku firman, itulah yang Tuhan kehendaki ‘tuk kita lakukan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Menjadi Orang Yang Paling Engkau Kasihi Bukan Saja Keistimewaan Dan Kenikmatan, Tetapi Juga Beban Dan Tanggung Jawab. Tolong Kami Memahami Ini Ya Tuhan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 3 : 1 – 5

Untuk mendidik anak-anak yang dikasihinya, orang tua terkadang melakukannya dengan ketat, tegas, bahkan keras. Demikianlah Tuhan, ia menyesah orang yang dikasihi-Nya dan mencambuk mereka yang diakui-Nya sebagai anak.

Mengapa Tuhan menghukum Israel melebihi hukuman atas bangsa-bangsa lain? Bukankah mereka (kami) adalah umat pilihan Tuhan? Tidakkah Tuhan sayang kepada umat-Nya? Pertanyaan seperti inilah yang mungkin ada di dalam benak orang-orang Israel ketika Nabi Amos datang dengan berita nubuatnya. Alasannya adalah tidak lain karena Israel telah gagal menjadi satu bangsa yang olehnya bangsa lain akan beroleh berkat. mereka gagal menjadi kesaksian di tengah-tengah bangsa yang tidak mengenal Tuhan, sebaliknya justru mereka yang terbawa arus kepada penyembahan bangsa di sekitar mereka yang menyembah kepada patung-patung dan ilah-ilah lain.

Sahabat Alkitab, bukan tanpa alasan Allah memilih dan mengangkat kita menjadi anak-Nya, bukan tanpa alasan juga Dia menyelamatkan kita. Ada tanggung jawab rohani dan moral di dalamnya. Allah menghendaki kita menjadi satu kesaksian bagi banyak bangsa hingga ke ujung bumi. Menjadi teladan dalam perkataan, perbuatan, dalam kasih dan dalam kesucian. Tuntutan Allah besar untuk itu, karenanya jika ternyata kita tidak berhasil menampilkan Kristus dalam diri kita kepada orang lain, malah mungkin membuat orang-orang semakin tersesat dan jauh dari Allah, kepada kita Allah akan menuntut pertanggungjawaban.

Selamat Pagi. Mari bersyukur s’bab Allah mengasihi kita, dan mari bagikan kasih itu kepada mereka.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Keserakahan Membuat Orang Melakukan Apapun Termasuk Menipu Dan Membungkam Utusan-Mu. Tolong Kami Menyadari Kejahatan Mereka

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 11.-.16

Silaunya dunia ini membuat beberapa orang menjadi buta sehingga tidak lagi mampu untuk membedakan manakah yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sungguh keterlaluan perbuatan mereka yang telah dibutakan oleh keinginan mereka yang serakah. Mereka dengan sengaja mencemarkan hidup para nazir Allah dengan memberi mereka minum anggur, sehingga mereka tidak tahir lagi. Mereka juga membungkam para nabi dengan melarang mereka menyampaikan pesan Tuhan.

Sahabat Alkitab, tidakkah kita melihat itu terjadi juga di sekitar kita? Di segala tempat, keserakahan dapat merasuk siapa saja yang tidak mampu mengekang keinginannya. Akibatnya adalah suara-suara kenabian dibungkam untuk kepentingan mereka yang sedang berkuasa dan berkepentingan, karena bagi mereka suara-suara itu hanya akan menghambat dalam mencapai tujuan pribadi mereka. Jika kita sering melihat cerita TV dimana kebaikan menang melawan kejahatan, faktanya justru bisa menjadi sangat berbeda. Kenapa? Karena kejahatan yang terlaksana secara masif dan terstruktur akan lebih kuat dibanding suara-suara kebenaran yang tidak terdengar bunyinya sama sekali. Tuhan tidak menginginkan kita berdiam diri, Ia ingin kita bertindak ketika menyadari adanya kejahatan.

Selamat Pagi. Jangan pernah diam ketika menyadari adanya keserakahan dan tipu muslihat yang membungkam suara kenabian. Karena diam berarti kita menyetujui tindakan itu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Ketika Kemalangan Datang Silih Berganti, Kami Tahu Bahwa Engkau Tak Pernah Meninggalkan Kami

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 6 – 10

Kasih setia Tuhan selalu cukup dan penyertaan-Nya tidak akan pernah berakhir. Bagi yang tertimpa kemalangan, keduanya akan semakin jelas terlihat.

Pagar makan tanaman. Itulah kalimat yang pantas untuk menggambarkan keadaan Israel saat itu. Para penguasa dan orang-orang kaya yang harusnya menjadi pelindung dan memelihara mereka yang lemah, miskin dan menderita justru melakukan tindakan sebaliknya. Mereka menjual sesamanya menjadi hamba, memiskinkan dan menyingkirkan orang miskin, menindas orang yang lemah dan tidak berdaya, menggauli para hamba perempuan mereka sendiri, bahkan mereka mencemari tempat-tempat ibadah. Meskipun begitu bagi mereka yang lemah, miskin, dan teraniaya, Allah hadir sebagai pembela mereka dan memberikan hukuman yang pantas kepada mereka yang menambah penderitaan sesamanya.

Sahabat Alkitab, melihat penyertaan Tuhan dalam kemalangan yang kita alami memang sangat dibutuhkan kacamata iman, dan menantikan tangan-Nya datang menolong dan membebaskan dibutuhkan kepercayaan dan kesabaran. Kehadiran Tuhan itu benar nyata kepada mereka yang mengharapkan-Nya, bukan sebuah sugesti yang hanya menenangkan untuk sesaat. Kehadiran Tuhan itu memulihkan dan memberi sukacita sejati, memberi semangat dan gairah untuk menjalani kehidupan. Sifatnya tetap, dari hati memancar keluar dalam bentuk tindakan. Kehadiran Tuhan dalam penderitaan tidak membuat kita menjadi mengasihani diri melainkan mengasihi diri, mengasihi sesama, dan mengasihi Tuhan.

Selamat Pagi. Kemalangan akan terus datang silih berganti, namun kasih setia Tuhan kekal abadi. Jadi, berharaplah kepada-Nya dan nantikanlah Dia.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Sering Kali Kami Merasa Istimewa Dan Jadi Sombong, Padahal Kami Sama Dengan Yang Lain. Ampuni Kami Ya Tuhan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 2 : 1 – 5

Allah memperlakukan semua manusia dengan adil, yang berbuat jahat akan dihukum, yang hidup benar akan menerima upahnya berupa kebaikan. Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan tidak pernah menjadi pembedanya.

Mulai dari Damsyik, Gaza, Tirus, Edom, Amon, Moab, dan kini giliran Yehuda yang akan ditimpa oleh hukuman TUHAN. Moab dihukum karena dosanya terhadap Edom, bangsa yang juga mendapatkan hukuman. Berita nubuat penghukuman ini kemudian berpindah kepada Yehuda, umat pilihan Tuhan. Umat yang selalu merasa dirinya sebagai bangsa yang lebih istimewa dari yang lain. Yehuda akan dihukum karena penyembahan kepada ilah lain dan karena kehidupan yang tidak sesuai dengan hukum Taurat.

Sahabat Alkitab, entah apa yang ada dalam benak orang-orang Yehuda tatkala mendengar bahwa mereka juga akan dihukum oleh Tuhan. Mungkin mereka kecewa dan marah. Tuhan menghukum siapa yang patut untuk dihukum. Moab dihukum karena dianggap menghina Edom, sekalipun Edom sendiri juga punya dosa terhadap Israel. Sekali lagi di sini Allah ingin menyatakan bahwa semua manusia dimata-Nya sama, yang membedakan hanyalah ketaatan mereka kepada Tuhan. Pilihan Tuhan atas Israel dan kita hari ini adalah dengan tujuan untuk menjadi berkat dan kesaksian bagi bangsa dan orang-orang lain dengan menjalankan kehendak Tuhan, agar mereka juga oleh kesaksian itu boleh melihat dan merasakan kasih karunia Allah. Pilihan Tuhan atas kita tidak sekali-kali membiarkan kita berbuat dosa dengan sekehendak hati. Allah pasti akan menghukumnya.

Selamat Pagi. Mari kita menunjukkan bahwa kita istimewa dengan perbuatan yang memuliakan Tuhan bukan dengan mengeklusifkan diri di tengah-tengah lingkungan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kekejaman Adalah Buah Dari Kebencian Dan Kemarahan. Terima Kasih Telah Menjadikan Kami Penabur Belas Kasih Dan Pengampunan

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 11 – 15

Di mana-mana dosa selalu berbuah dosa, demikianlah sikap hati yang jahat akan menghasilkan tindakan jahat. Matikanlah benihnya, jangan dipupuk dan diberi makan lagi.

Edom dan Israel adalah dua orang bersaudara, itulah Esau dan Yakub, nenek moyang kedua bangsa yang besar itu. Ayat 11 memberi gambaran bahwa dosa Edom telah berungkali dilakukan, menyerang Israel tanpa belas kasih, yang berakar dari kemarahan dan dendam masa lalu yang terus dipelihara. Dosa Amon juga begitu besar, mencaplok tanah Israel dan melakukan kejahatan perang dengan tanpa belas kasih membelah perut perempuan hamil di Gilead. Amon adalah anak yang lahir dari hubungan antara Lot dengan salah satu putrinya, nenek moyang bangsa Amon. Karena dosa-dosa inilah Tuhan akan menghukum mereka.

Sahabat Alkitab, sejarah bangsa-bangsa dalam Alkitab dengan jelas memperlihatkan kepada kita bagaimana jadinya ketika kemarahan dan kebencian itu terus tersimpan di dalam hati. Untuk sesaat memang tidak akan telihat namun jika waktunya telah tiba, ia akan meledak dengan hebatnya. Semakin lama ia tersimpan maka semakin besar efek yang timbul dari ledakan amarah dan kebencian itu. Inginkah kita mengulangi sejarah kelam itu di dalam kehidupan kita? Tahukah kita jika itu terjadi bukan hanya orang lain yang dirugikan, tetapi diri sendiri juga? Tuhan Yesus mengajarkan dan memberi teladan kepada kita bagaimana mengasihi dan mengampuni, yaitu mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri sendiri (Mat. 19:19) dan mengampuni dengan tidak putus-putusnya (Mat. 18:22). Itulah yang Yesus kerjakan di atas kayu salib.

Selamat Beribadah. Marilah kita berkomitmen untuk menunjukkan kasih dan pengampunan yang Tuhan teladankan mulai dari sekarang, kepada orang terdekat kita dan kepada orang yang paling kita benci, agar kasih dan pengampunan tidak menjadi wacana forever.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menentang Perbudakan Dan Keserakahan, Berikan Kami Keberanian Untuk Menolong Yang Tertindas

 Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 6 – 10

 

Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang “bebas” agar dapat berkarya sebagaimana Tuhan telah berkarya. Perbudakan merusak semuanya itu.

Gaza adalah salah satu kota terpenting di Filistin. Yang terjadi di sana adalah perbudakan dan perdagangan budak, sebab memang daerah itu merupakan persimpangan rute perdagangan. Gaza telah menjual orang-orang Israel ke tangan bangsa Edom, musuh terbesar Israel. Tirus juga melakukan perbudakan yang sama bahkan telah melanggar perjanjian persaudaraan yang pernah diikatnya dengan Salomo (bdk. I Raj. 5:12). Bagi Tuhan dosa mereka telah begitu besar dan telah berkali-kali dilakukan, karena itu mereka akan dihukum.

Sahabat Alkitab, perbudakan tidak penah mendapat tempat sedikitpun di hati Allah dalam berbagai bentuknya. Sebabnya adalah karena perbudakan merampas kebebasan yang telah diberikan oleh Allah kepada manusia untuk berkarya cipta bagi-Nya, juga untuk mengembangkan kemampuan manusia itu sendiri, dan karena perbudakan telah merampas hidup manusia yang mana Tuhan menciptakan itu untuk diabdikan kepada-Nya dan untuk dinikmati oleh manusia. Memperjualbelikan manusia untuk sebuah eksploitasi adalah dosa yang berkali-kali lipat. Inilah yang Tuhan kehendaki jika melihat sejarah penciptaan: Manusia bekerja seperti Allah bekerja. Manusia beristirahat seperti Allah “beristirahat”. Manusia mendapatkan “reward”, yaitu menikmati hasil kerjanya seperti Allah menikmati seluruh karya penciptaan-Nya di mana semua yang ada menyembah-Nya. Jika salah satu dirampas maka di situlah sedang terjadi perbudakan.

Selamat Pagi. jangan pernah melakukan perbudakan apalagi menikmatinya, melainkan jadilah pembela yang nyata bagi mereka yang diperbudak oleh manusia lainnya, oleh sistem, dan terutama oleh dosa.

Salam Alkitab Untuk Semua

Pelantikan KKPD Banjarmasin & KKPD Banjar Baru

Pdt Dr. I.P. Lambe (Ketua Umum Yayasan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) melantik Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) LAI Mitra Banjarmasin dan KKPD LAI Mitra Banjar Baru bertempat di Gereja Isa Almasih Hope Banjarmasin, 1 Juni 2018

Tepat dihari lahirnya Pancasila 1 Juni 2018, Pengurus Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) melantik sekaligus dua kepengurusan KKPD yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, yakni KKPD Banjarmasin dan KKPD Banjar Baru untuk periode kepengurusan 2018 – 2023.

Rasa syukur dan antusiasme para mitra LAI yang tergabung dalam KKPD Banjarmasin dan KKPD Banjar Baru terlihat dalam kehadiran mereka pada ibadah pelatikan di GIA Hope Banjarmasin. Adalah Pdt. Dr. Ishak P. Lambe, Ketua Umum LAI, sendiri yang bertindak selaku pelayan firman dalam ibadah tersebut. Dalam renungannya  beliau mencoba menjelaskan peristiwa Pentakosta sehingga semua orang yang hadir bisa berbicara dalam bahasa ibu mereka masing-masing (Kisah Para Rasul 2: 1-16). Dengan turunnya Roh Kudus sebenarnya para murid dipakai Tuhan sebagai alat perpanjangan tangan Tuhan menyampaikan Kabar Baik ke dalam berbagai bahasa agar semua orang mengerti dan memahami. Ini bertolak belakang dengan maksud didirikannya menara Babel yang hanya ingin membuat manusia hebat dan menyamai kebesaran Tuhan. Oleh karena itu, Tuhan tidak ingin manusia binasa, sehingga Tuhan mengacaukan dengan mengubah seluruh bahasa yang satu menjadi berbeda-beda.

Peristiwa Pentakosta menjadi semangat berdirinya Lembaga Alkitab di muka bumi. Tujuannya agar Firman Tuhan diterjemahkan ke sebanyak mungkin bahasa sehingga setiap orang bisa membaca, mengerti, dan memahami Kabar Baik. Hal itu tertuang dalam visi-misi pelayananan lembaga Alkitab di manapun, termasuk juga visi-misi LAI. Agar Firman Tuhan sampai ke seluruh umat Tuhan LAI perlu bermitra dan bersinergi dengan seluruh Gereja dan umat Tuhan. LAI menyiapkan benih (lewat Alkitab yang diterjemahkan, diproduksi dan disebarkan). Gereja menaburkan benih (pelayanan Penginjilan), dan Tuhan yang menumbuhkan firman (Hidup Baru). Untuk itu LAI dan umat Tuhan harus bekerjasama mempererat pelayanan bersama.

Setelah ibadah pelantikan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan berturut-turut oleh Pdt. Dr. Wardinan, Penasehat KKPD Banjarmasin dan Ketua Sinode GKE, mengucapkan terimakasih dipercayakan sebagai penasehat dan akan mengajak seluruh umat Tuhan di Banjarmasin untuk bergabung dalam KKPD agar dapat memberikan dampak besar bagi pekabaran injil ke pelosok Indonesia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pdt. Oktapianus, Penasehat KKPD Banjar Baru yang akan  mengajak semua umat untuk bergerak bersama-sama ambil bagian dalam penyebaran Kabar Baik di Indonesia. Demikian juga dengan Gereja Katolik yang juga sudah terlibat dalam pelayanan ini sebagai KKPD LAI mitra Banjarmasin. Dan selanjutnya Pdt. Effendi, Ketua KKPD Banjarmasin dan Pdt. Andi, Ketua KKPD Banjar Baru secara bersamaan berdiri mengucapkan banyak terimakasih untuk dukungan yang diberikan dan akan mulai bergerak aktif mengumpulkan anggota dan akan menggelar rapat perdana untuk memulai pelayanan KKPD Banjarmasin dan KKPD Banjar Baru.

Menutup sambutannya, Pdt. Ishak P. Lambe mengulang kembali visi LAI sambil menceritakan sejarah pelayanan LAI hingga saat ini, termasuk program-program, produk-produk, sampai isu-isu di sekitar penerjemahan Alkitab. Melalui info singkat ini Pengurus LAI dhi. diwakili oleh Ketua Umum LAI berharap kepada semua mitra LAI, termasuk KKPD Banjarmasin dan KKPD Banjar Baru bisa bersinergi mendukung pewartaan Kabar Baik sehingga kehadiran Alkitab bisa dirasakan oleh semua orang di Nusantara. [Selviana]

Ngapain Pergi Ke Israel, Cukup Ke Museum LAI

Isu larangan wisatawan Indonesia pergi ke Israel ramai jadi perbincangan, travel agent wisata religi tentu kena dampaknya langsung. Kabar wisatawan Indonesia dilarang masuk ke Israel mulai tanggal 9 Juni 2018, membuat resah para travel agent dan calon wisatawan rohani, karena mereka tidak boleh berziarah ke Betlehem dan  Yerusalem, serta tempat-tempat yang memiliki situs-situs Alkitab.

Dalam salah satu postingan di Facebook, ada seorang sahabat yang sangat bijaksana mencoba menawarkan jalan keluar untuk mengobati “keresahan” tersebut. Cara bijaksananya adalah: “Silakan mengunjungi Museum Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Jl. Salemba nomor 12 Jakarta Pusat.”

Saya sangat bersukacita dengan ide di atas. Betapa tidak, di Gedung Pusat Alkitab (Kantor LAI) yang beroperasi sejak tahun 2012 memiliki Museum Alkitab yang sangat lengkap dan siap menerima kunjungan siapa saja secara pribadi maupun rombongan melalui Paket Wisata Alkitab (PWA) LAI.

Koleksi Museum Alkitab LAI, antara lain adalah: (1) Naskah-naskah yang berkaitan dengan sejarah penulisan Alkitab, penerjemahan Alkitab di Eropa dan nusantara (dari bahasa Melayu hingga bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa daerah), bahkan ada juga Alkitab edisi Studi ukuran terbesar di dunia. (2) Koleksi benda-benda yang disebutkan di Alkitab atau yang berhubungan dengan budaya masyarakat di masa lalu bahkan sampai saat ini, misalnya buah ara, biji sesawi, sangkakala, mahkota duri, replika tabut perjanjian, roti tidak beragi, dll.

Dengan mengikuti PWA pengunjung akan mendapat informasi bagaimana Alkitab sampai di tangan kita, proses singkat penerjemahan Alkitab, tour di Bible House dengan diskon 20% untuk pembelian produk LAI. Melalui PWA juga dapat melihat secara langsung proses pencetakan Alkitab di percetakan Alkitab terbesar di Asia Tenggara. PWA ini dapat diikuti berbagai kalangan mulai dari TK hingga lansia. LAI juga menyediakan “story teller” yang handal dan selalu antusias menerangkan semua isi museum dan percetakan LAI.

Sangat menarik bukan? Sebagai informasi, tahun 2017 pengunjung yang datang ke Museum LAI berjumlah tidak kurang dari 12.500 orang. Pengunjung berasal dari berbagai rombongan dan individu yang datang dari Jabotabek dan berbagai daerah lain, bahkan ada yang dari luar negeri. Musim liburan sekolah di bulan Juni 2018 sudah ada 25 rombongan yang menulis surat akan berkunjung ke Museum LAI dengan peserta sekitar 1.500 orang.

“Saya baru tahu kalau di kantor LAI ada Museum Alkitab yang begitu lengkap. Sebaiknya semua anak sekolah difasilitasi untuk berkunjung ke sini agar mendapatkan pengalaman riil gambaran perjalanan sejarah penerjemahan Alkitab dan mengenal benda-benda yang disebutkan di Alkitab,” kata seorang pengunjung Museum LAI yang sudah pernah melanglang buana ke luar negeri. “Saya sangat terkesan dengan percetakan Alkitab yang ternyata tidak mudah karena harus melalui berbagai proses rumit,” ungkap seorang pemuda gereja sesudah berkunjung ke Percetakan LAI di Nanggewer Bogor.

Pendeknya tidak perlu “resah dan gelisah” bila terpaksa tidak bisa lagi pergi ke Israel. Datang saja mengikuti Paket Wisata Alkitab di LAI yang dapat memberikan pengalaman unik dan bahkan dapat menguatkan iman kita. Dengan mengikuti Paket Wisata Alkitab diharapkan peserta dapat semakin mencintai Alkitab, artinya Alkitab akan semakin sering dibaca, dihayati dan diekspresikan dengan positif dalam kehidupan sehari-hari oleh semakin banyak umat di Indonesia. Hal ini seturut dengan semangat Alkitab Untuk Semua yang tengah digalakkan LAI.

Jika Anda ingin ikut Paket Wisata Alkitab LAI. ingat waktunya mulai dari  hari Senin sampai dengan Sabtu, pukul 09.00-16.00 WIB. Info lebih lanjut silakan kontak: Bambang (0857 8215 1235) atau Costaria (0821 7996 9892),  Bidang Perpustakaan dan Museum, Departemen Penerjemahan LAI,  Jl Salemba Raya No. 12 Jakarta 10430.

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Engkau Murka Dan Menghukum Orang Fasik. Tetapi Kepada Kami, Engkau Mengasihi Kami

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 1 -5

Tuhan sungguh adil. Dia menghukum dengan keras mereka yang tetap berkeras hati, namun juga tidak melepaskan anak-anak-Nya dari hukuman agar mereka bertobat.

Amos bukanlah seorang nabi dari lulusan sekolah kenabian, melainkan hanya seorang gembala domba dan pemungut buah Ara dari kota kecil Tekoa, Kerajaan Israel Selatan (Yehuda). Ia mendapat panggilan dari TUHAN untuk memberitakan hukuman atas Israel (Kerajaan Israel Utara) dan kepada bangsa-bangsa di sekitarnya. Bukan tanpa alasan, melainkan karena kejahatan mereka telah begitu besarnya. Yang pertama dihukum karena penindasan yang mereka lakukan terhadap orang-orang kecil dan karena penyembahan kepada ilah lain. Yang kedua dihukum karena telah memperlakukan bangsa Israel dengan sangat kejam pada masa leluhur mereka. Allah sedang mempertontonkan keadilannya kepada semua orang.

Sahabat Alkitab, TUHAN bukanlah manusia yang menimbang perkara dan menjatuhkan hukuman dengan berat sebelah. Ia adalah sumber dari keadilan yang kecurangan tidak ada sama sekali dalam diri-Nya. Dalam setiap perbuatan kita selalu ada konsekuensinya, jika berbuat dosa Allah akan menghukum, jika berbuat benar ada rewardnya. Keselamatan yang Tuhan anugerahkan tidak meniadakan sama sekali akibat dari dosa dan pelanggaran yang telah kita buat. Siapa yang mencuri, membunuh, berzinah, dll, akan mendapatkan konsekuensinya. Jika Allah menegur, menghardik, menghukum, lihatlah itu sebagai cinta-Nya kepada kita agar kita tidak diperbudak oleh dosa.

Selamat Pagi. Mari belajar peka dengan setiap tegurannya, karena jika sampai hukuman itu dijatuhkan tidak ada yang kuat untuk menanggungnya.

Salam Alkitab Untuk Semua