When Something We Want Most Has Been Given To Others. Still Means This Life To Be Lived ?

title

"a time to weep and a time to laugh,a time to mourn and a time to dance," said Ecclesiates (Ecclesiates. 3:4, NIV)

“... he cries out loud full of sorrow.” This sentence is close enough to describe the situation when Esau knew the truth that his belongings and things that will be his own, have been taken away from him. Perhaps the situation back then was beyond what those words can tell us. More than his own life, his birthright and blessings he was supposed to receive from Isaac, have been taken away from him. That happens due to his own fault of taking zero care about his own right (25:32) along with the plot of Rebekah and Jacob (27:8-10)

Dear friends, sometimes we realize the importance and value of what we have, only when it is already gone. When it is still in our grasp, sometimes we underestimate it, ignore it, or even throw it away. Regret comes when the milk is already spilled. Whatever we do and no matter how much we sacrifice, we can never turn back time and restore the situation. Does our life still matter after all? The answer is Yes! God still gives us breath to breathe, and that means there’s hope for another chance. We can start over, maybe with more efforts. The result might not be the same as it was before, but at least we have a willingness to try

Good morning, believe that everything is beautiful in its time, as long as we hold on to the promise of God and appreciate His wonderful gift.

Ketika Yang Paling Kita Inginkan Telah Diberikan Kepada Orang Lain, Masih Berartikah Hidup Ini Untuk Dijalani ?

title

"Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk meratap, ada waktu untuk menari" demikianlah kata Pengkhotbah (Pkh. 3:4)

"... dia menangis dengan nyaring dan penuh kesedihan" Kalimat ini mungkin cukup untuk menggambarkan bagaimana keadaan Esau saat tahu bahwa semua yang ia miliki dan akan ia miliki, telah diambil dari padanya, bahkan mungkin kalimat itu belum cukup menggambarkannya. Sebab apa yang diambil darinya mungkin jauh lebih penting dari hidupnya sendiri dan juga bersifat kontinuitas hingga akhir zaman, yaitu hak kesulungan dan segala berkat dari Ishak. Semua terjadi karena kesalahannya sendiri yang menganggap remeh (25:32) dan karena penipuan yang dilakukan oleh Yakub dan Ribka (27:8-10).

Sahabat Alkitab, inilah yang sering terjadi yaitu kita baru akan menyadari sesuatu itu sangat berharga dan berarti bagi kita setelah kita kehilangannya. Saat masih dalam genggaman, kita menganggap remeh, tidak mengacuhkan, bahkan membuangnya, setelah itu datanglah penyesalan dan kepedihan yang dalam pada kita, karena apa pun yang kita lakukan, apa pun yang mau kita korbankan, dan berapapun mahalnya harga yang ingin kita bayarkan, tidak akan mengubah atau mengembalikannya lagi. Masihkah hidup kita berarti setelah itu? Ya. Jika Tuhan masih memberikan kehidupan berarti masih ada harapan dan kesempatan yang baru. Kita dapat memulai kembali dari awal, tentu dengan upaya yang lebih, walaupun yang kita dapatkan nantinya mungkin tidak akan pernah sama lagi.

Selamat Pagi. Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, jika kita mempercayai janji-Nya dan menghargai apa yang diberikan-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Keinginan Yang Kuat Membawa Manusia Kepada Seribu Jalan Yang Tak Pernah Terpikirkan

title

Tuhan ingin kita menjadi manusia yang cerdik seperti ular, tapi ingat, juga harus tulus seperti merpati!

"Sempurna", itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kecerdikan dari Ribka dan Yakub dalam mengelabui Ishak, demi agar Yakub mendapatkan berkat dari Ishak. Mereka telah mengantisipasi segala kemungkinan akan terbongkarnya kebohongan mereka sampai pada hal yang terkecil sekalipun. Ishak tahu betul bagaimana bau Esau yaitu bau padang, karena itu untuk menyempurnakan kebohongan mereka, Ribka memakaikan pakaian Esau kepada Yakub.

Sahabat Alkitab, manusia telah diberikan oleh Allah kecerdasan yang melebihi segala makhluk ciptaan-Nya di bumi. Kecerdasan adalah kekuatan manusia yang membuatnya tidak hanya bertahan hidup tapi juga untuk memenangkan kehidupannya. Kita tahu ungkapan yang berkata: "Ada seribu satu jalan menuju Roma", ungkapan itu menunjukkan bagaimana usaha dan kecerdasan manusia dapat membuatnya menggapai apa saja yang ia inginkan melalui begitu banyak cara dan jalan. Karena keinginan yang kuat itu adalah tenaga pendorong untuk menggerakkan manusia berpikir lebih dan berusaha lebih daripada biasanya. Allah menyeimbangkan kecerdasan itu dengan memberi hati kepada manusia agar melakukan semuanya dengan ketulusan. Yakub memang berhasil menerima berkat dari Ishak, tetapi cara jahat yang ia gunakan harus ia tanggung konsekuensinya di kemudian hari. Begitupun juga dengan kita, jika menempuh jalan dan cara yang jahat untuk mendapatkan keinginan kita, Allah sudah menyediakan konsekuensi buruk sebagai hukuman bagi kita.

Selamat Pagi. Marilah berpikir sebelum bertindak, pencapaian yang kita peroleh tidak pernah jauh lebih penting daripada proses bagaimana kita memperolehnya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Sincerity Keep Shining Even Though In The Middle Of A Very Thick Mist Of Lifes

title

Because of my integrity you uphold meand set me in your presence for ever. (Psa. 41:12, NIV)

How dark was that day because of the lies of Jacob and Rebekah to Isaac. Jacob lied by saying that he was Esau (18-19). Jacob also used the name of God to smooth his lies (20), while Rebekah was the initiator of all of them. While Isaac was in physical weakness and sincerity still blessed Jacob, and that blessing continued to descend upon Jacob.

My Friends, God loves people who are sincere, God makes success whatever he does, even the evil intentions of humans cannot frustrate him. In our reading passage, we can see that the sincerity of Isaac's heart and the blessings he sent down were not blocked by Jacob's lies. The blessing is still pouring out on Jacob and all his descendants. Like Isaac, presumably in carrying out the ministry of duty that God entrusts, we do it with sincerity, because we do it for God who sees the human heart.

Good Morning, Sincerity is a trait that we can develop in ourselves, try it and may God take care and care for it in us.

Greetings of the Bible for All

Ketulusan Tetap Cemerlang Sekalipun Didalam Kabut Kebohongan Yang Pekat.

title

Tetapi aku, Engkau menopang aku karena ketulusanku, Engkau membuat aku tegak di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. (Mzm. 41:13)

Betapa gelapnya hari itu karena kebohongan Yakub dan Ribka kepada Ishak. Yakub berbohong dengan mengatakan bahwa dia adalah Esau (18-19). Yakub juga memperalat nama Tuhan untuk memuluskan kebohongannya (20), sementara Ribka adalah pemrakarsa dari semuanya itu. Sementara Ishak dalam kelemahan fisik dan ketulusannya tetap memberkati Yakub, dan berkat itu tetap turun atas Yakub.

Sahabat Alkitab, Tuhan mengasihi orang yang tulus hatinya, Tuhan membuat berhasil apapun yang dikerjakannya, bahkan niat jahat manusia tidak dapat menggagalkannya. Dalam nas pembacaan kita, dapat kita lihat keutulusan hati Ishak dan berkat yang ia turunkan tidak terhalangi oleh kebohongan Yakub. Berkat itu tetap tercurah atas Yakub dan kepada seluruh keturunannya. Seperti Ishak, kiranya dalam melakukan tugas pelayanan yang Tuhan percayakan, kita melakukannya dengan ketulusan hati, karena kita melakukannya untuk Tuhan yang melihat hati manusia.

Selamat Pagi, Ketulusan adalah sifat yang dapat kita kembangkan dalam diri, usahakanlah itu dan kiranya Tuhan menjaga dan memeliharanya dalam kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Lupakan Salah Dan Benar, Kasih Seorang Ibu Tetaplah Yang Terkuat.

title

Kasih ibu sepanjang masa, ia hanya memberi dan tidak mengharapkan kembali, bak sang surya yang menyinari dunia.

"Ribka lebih sayang kepada Yakub", demikianlah pengantar yang diberikan pada Kej. 25:28. Tindakan yang dilakukan oleh Ribka dapat menjadi sebuah perdebatan yang tidak ada akhirnya. Tindakan kasihnya kepada Yakub ia tunjukkan meskipun dengan melakukan kebohongan kepada Ishak. Ia bahkan rela menerima kutuk itu seandainya kebohongan itu terungkap (13).

Sahabat Alkitab, melalui kisah Ribka dan Yakub kita tahu bagaimana kuatnya kasih seorang ibu kepada anaknya dan bagaimana besarnya pengorbanan mereka. Mereka bahkan tidak peduli dengan kehidupan mereka sendiri, dengan kebahagiaan mereka, dengan masa depan mereka, dengan segala resiko yang akan mereka terima, demi kehidupan, kebahagiaan, dan masa depan anaknya. Karena itu marilah kita sebagai anak menghargai dan mengasihi ibu kita sambil meminta kepad Tuhan agar mereka dapat menjadi teladan yang baik bagi kita.

Selamat Beribadah. Dalam segala kekurangannya, seorang ibu harus mendapat kasih yang besar dari kita. Jangan kehilangan sedikitpun rasa hormat kita kepadanya hanya karena kelemahannya sebagai manusia. Bawalah dia di dalam doa kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Rencana Tuhan Selalu Sempurna. Cuma Saja Kita Yang Kadang Tidak Cukup Sempurna Untuk Bertahan Didalamnya.

title

"... tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yes. 59:2)

Sebagai anak yang sulung, Esau berhak untuk menerima berkat dari kesulungannya itu. Karena itu Ishak memintanya untuk membuatkan makanan kesukaannya, seperti yang selalu Esau buat untuknya, setelah itu Ishak akan memberkatinya. Tetapi kehidupan Esau membuatnya tidak dapat menerima itu, pernikahannya dengan gadis suku bangsa Het adalah salah satu penyebabnya. Ia tidak memelihara hukum dan perintah Tuhan (bdk. 26:5). Juga karena ia menganggap remeh keistimewaan yang melekat padanya sebagai anak sulung, ia lebih memilih hal yang sifatnya sesaat (25:32)

Sahabat Alkitab, ingatlah ini: Tuhan tidak pernah gagal dalam rencana dan rancangan-Nya. Kitalah yang menghalangi dan menggagalkan rencana itu dalam diri kita. Dengan cara apa? Dengan cara hidup yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Allah telah memberikan kebebasan untuk kita hidup di dunia ini, namun kebebasan itu adalah kebebasan yang berada dalam wilayah hukum dan ketetapan-Nya. Saat kita hidup di luar dari itu, maka tidak ada berkat bagi kita. Kelemahan-kelemahan yang kita hidupi terus dalam diri kita menjadi penghalang bagi rencana-Nya yang sempurna

Selamat Pagi. Mintalah dalam doa agar dimampukan untuk "bekerjasama" dengan Allah dalam mewujudkan rencana-Nya bagi kita, melalui kehidupan yang berkenan kepada-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Bahkan Dalam Perlindungan Tuhan Yang Sempurnya, Masalah Masih Akan Menemukan Celah Untuk Menganggu Anda.

title

Tuhan memakai masalah untuk mendewasakan kita dan untuk menunjukkan kekuatan kuasa-Nya

Masalah antara Ishak dengan Abimelekh dan seluruh rakyat Filistin di Gerar telah diselesaikan di atas meja makan yang diikat oleh janji disahkan dengan sumpah. Namun ketenangan ini tidak untuk selama-lamanya. Esau memilih dua gadis Het menjadi istrinya (Orang Het berasal dari garis keturunan Ham, anak Nuh yang melihat aurat ayahnya saat Nuh sedang mabuk. Akibatnya Ia dikutuk oleh Nuh (Kej. 9:18-25; 10:15)). Kedua gadis yang bernama Yudit dan Basmat itu ternyata membawa kesusahan bagi hidup Ishak dan Ribka. Itulah masalah baru yang harus mereka hadapi.

Sahabat Alkitab, ketahuilah bahwa Tuhan tidak pernah gagal dalam melindungi umat-Nya. Kuasa-Nya tidak pernah berkurang sedikitpun dari masa ke masa sehingga ada celah bagi masalah untuk masuk dan mengganggu hidup umat yang dikasihi-Nya. Lalu mengapa masalah bisa terjadi pada kita yang percaya kepada Tuhan? Jawabannya adalah karena Tuhan yang mengizinkannya (menghendaki), agar melalui masalah itu iman kita semakin didewasakan-Nya dan agar kemuliaan-Nya dinyatakan melalui pekerjaan-pekerjaan tangan-Nya yang memberikan kekuatan, memulihkan, dan yang membebaskan (bnd. Yoh. 9:3; Rm. 8:28).

Selamat Pagi. Tatkala masalah itu datang, maka bagian kita adalah melihatnya dari sudut pandang Tuhan, lalu mengikuti arus kehendak-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ketika Iri Hati Menjadi Rasa Kagum, Apa Yang Dapat Kita Katakan Selain : Betapa Sempurna Perlindungam Tuhan.

title

Tidak ada yang dapat menutup-nutupi kuasa Tuhan, siapapun yang melihat akan mengakui dan memuliakan Dia.

Abimelekh dan penduduk Gerar tahu dan akhirnya mengakui bahwa TUHANlah yang melindungi dan memberkati Ishak sehinga ke mana pun dia pergi dan apa pun yang ia kerjakan selalu berhasil. Seorang raja seperti Abimelekh datang langsung menemui Ishak menunjukkan bahwa keberadaan dan kuasa Ishak tidak lebih rendah darinya bahkan mungkin sama, dan akan melebihinya. Itulah sebabnya ia datang meminta agas Ishak bersumpah untuk tidak berbuat jahat kepada mereka.

Sahabat Alkitab, jangan pernah takut terhadap apa yang dapat diperbuat manusia kepada kita jika ternyata kita tahu dan percaya bahwa Allah selalu melindungi kita. Dalam iri hatinya, manusia dapat saja merancangkan yang jahat, seribu satu cara yang dipakai untuk mencelakakan kita, tidak akan berdaya di hadapan Allah yang melindungi kita. Bahkan Allah akan menunjukkan kekuatan kuasa-Nya agar mereka tahu siapa Allah yang kita sembah. Allah dapat mengubah iri hati itu menjadi sebuah kekaguman akan diri-Nya.

Selamat Pagi. Percayakanlah seluruh hidup kita kepada Tuhan, maka Dia akan menjadi pembela kita dihadapan seluruh lawan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Iri Hati Mengubah Keberhasilan Menjadi Seperti Sebuah Kutukan.

title

Inilah sifat manusia yang diwarisi dari malaikat yang jatuh itu yaitu iri hati (bnd. Yes. 14:12-15).

Orang Filistin cemburu dan iri hati melihat keberhasilan Ishak. Ia yang tadinya hanya sebagai pendatang di Gerar karena menghindari bencana kelaparan, kita memiliki kekayaan berupa hamba, kawanan domba dan sapi yang melebihi orang-orang Gerar. Keberhasilannya dan kekuasaannya telah melebihi orang-orang Filistin itu (16). Iri hati mereka berbuahkan tindakan-tindakan yang jahat (15), bahkan pengusiran hingga beberapa kali (16, 20, 21). Namun tindakan-tindakan manusia itu tidak sama sekali menghalangi tindakan Allah dalam memberkati Ishak (17-22)

Sahabat Alkitab, masihkah kita mendapati iri hati ada dalam diri kita tatkala melihat keberhasilan dan kebahagiaan orang lain? Itu hanya menunjukkan bahwa Kristus belum ada dalam hidup kita, melainkan si jahat yang masih berkuasa di dalamnya. Iri hati yang berbuahkan tindakan hanya akan merusak kebahagiaan dan kesuksesan orang lain, sementara iri hati yang kita simpan merusakkan diri sendiri serta menghalangi berkat Allah bagi kita. Kita tentu tidak mau semua pencapaian kita dihancurkan oleh mereka yang iri hati karena ketidakmampuan mereka, karena itu jangan juga pernah melakukannya kepada orang lain.

Selamat Pagi. Matikanlah sifat iri hati dan dengki dalam diri kita, turutlah berbahagia atas kebahagiaan orang lain, dan kiranya Tuhan mengubahkan hati orang-orang yang iri hati terhadap kita, agar dunia ini dipenuhi dengan kedamaian.

Salam Alkitab Untuk Semua