Ya Tuhan, Didiklah Kami Agar Tidak Menyakiti Hati-Mu Dengan Menjadi Serakah Dan Mengabaikan Orang-orang Yang Kami Layani.

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 8 : 10.- 14

Tuhan dekat kepada mereka yang mengasihi-Nya tetapi Ia akan berpaling dari mereka yang tidak menghormati nama-Nya.

Atas para pemimpin bangsa Israel, atas para nabi, imam, dan pelayan-pelayan di Rumah Tuhan, dan atas segenap bangsa Israel dari pada mereka Allah akan menjauhkan firman-Nya, hingga rasa lapar dan haus akan melanda mereka. Tuhan akan mendiamkan mereka, dan sekalipun mereka berjalan jauh untuk mencari-Nya, Dia tidak akan mereka temukan. Mereka yang pertama-tama dimurkai itu adalah mereka yang telah mengabaikan pelayanan kepada umat TUHAN, malah mereka menindas dan memeras.

Sahabat Alkitab, dalam hati manusia Allah telah menaruh sebuah kerinduan untuk menyembah-Nya, sebuah kerinduan untuk mendengarkan firman-Nya. Namun ketika suara-Nya kita abaikan, dengan lebih menuruti kehendak dan keinginan kita sendiri maka kita akan kekurangan kepekaan untuk mendengarkan suara-Nya bahkan mungkin tidak mengenali lagi. Tahukah Anda apa hukuman yang paling berat di dunia ini? Inilah hukuman itu, yaitu ketika Allah telah meninggalkan kita. Bahkan raja Daud merasa berada di lembah kekelaman sekalipun bukan apa-apa asalkan Allah beserta dengan dia. Kesengsaraan terbesar Yesus di atas kayu salib adalah ketika Allah meninggalkan-Nya karena dosa manusia yang begitu besar yang ditimpakan kepada-Nya. Jangan melupakan Tuhan hanya karena mengejar kenikmatan hidup dunia, karena apa yang paling berharga akan terlepas dari pada kita.

Selamat Pagi. Jika manusia saja tidak suka hatinya disakiti, terlebih lagi Tuhan. Sebab Ia telah menciptakan kita untuk menyenangkan-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Betapa Jahatnya Pikiran Orang-orang Serakah, Tolong Lindungi Kami Dari Keserakahan Mereka

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 8 : 5 – 9

 

Otak adalah pusat pemerintahan tubuh, jika yang kita pikirkan adalah kebaikan maka akan berbuah kebaikan juga, namun jika yang jahatlah yang selalu kita pikirkan maka akan berbuahkan kejahatan juga.

Inilah pemikiran dari orang-orang yang gemar menindas sesamanya; mereka menantikan datangnya hari raya bukan karena ingin bersyukur atasnya melainkan untuk memperoleh untung sebesa-besarnya dengan berjualan gandum yang rusak, dengan timbangan yang curang, ditambah dengan harga yang tinggi. Mereka menjerat orang-orang miskin untuk berutang, sehingga jika mereka tidak sanggup untuk membayar, mereka akan dijadikan budak, sekalipun utang itu tidak banyak.

Sahabat Alkitab, betapa jahatnya orang-orang pada masa Amos itu, itulah juga yang ada dalam pemikiran orang-orang pada zaman Yesus sehingga pada satu kesempatan Yesus sampai menjungkirbalikkan meja dan bangku-bangku penukar uang dan penjual burung merpati di Rumah Tuhan. Di zaman ini pun banyak orang-orang yang telah terjerat dengan keserakahan akan kekayaan, kedudukan, dan kehormatan. Mereka ada di segala tempat dengan pemikiran yang sama yaitu menjerat orang, memiskinkan, dan membuat mereka tidak berdaya hingga harus menghamba kepadanya. Kiranya kita terhindar dari sifat-sifat demikian dan juga terhindar dari orang-orang yang serakah.

Selamat Pagi. Jika hari ini Tuhan memberi kita kesempatan untuk memilih para pemimpin, maka pilihlah mereka yang benar-benar menghormati Tuhan dengan pemikiran, karakter, tindakan, dan karya mereka, bukan yang hanya berbalutkan pakaian agamawi dan ucapan yang menipu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Sesungguhnya Hanya Setelah Engkau Putus Asa Dengan Peringatan-Peringatan Kecil, Akhirnya Engkau Membiarkan Sebuah Dosa Menjadi Matang Dan Dihukum Dengan Keras.

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 8 : 1 – 4

 

Allah selalu menantikan pertobatan kita dengan penuh kesabaran, namun juga tidak Dia membiarkan kejahatan terus merajalela seakan melebihi kuasa-Nya.

Untuk kesekian kalinya Amos mendapatkan penglihatan dari TUHAN. Kali ini ia melihat sebuah keranjang berisi buah-buahan yang matang, dan TUHAN berkata kepadanya, “Waktunya sudah matang bagi umat-Ku Israel. Aku tidak akan mengubah lagi rencana-Ku dan pasti akan menghukum mereka.” Kalimat ini dapat disejajarkan ketika TUHAN berkata, “… mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku…” (Kej. 18:21), “kejahatan mereka telah sampai kepada-Ku…” (Yun. 1:2), dan “Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,” (Kej. 6:5). Bagi Israel, hukuman atas mereka tidak mungkin lagi dielakkan, TUHAN akan segera melaksanakannya.

Sahabat Alkitab, ketika TUHAN seakan membiarkan suatu kejahatan terus terjadi ini tidak sama dengan saat kita membiarkan orang lain berbuat jahat kepada kita. Kita membiarkannya karena kita tidak berdaya untuk bertindak menghentikan atau kita menunggu sampai amarah kita memuncak barulah membalas dendam. Allah tidak demikian. Dalam kesabaran-Nya Allah memberikan waktu bagi kita untuk betobat dan kembali kepada-Nya melalui peringatan-peringatan kecil yang Ia berikan hingga akhirnya Dia memutuskan untuk memberikan hukuman saat kita tidak meresponinya.

Selamat Pagi. Janganlah kita menyia-nyiakan waktu anugerah Tuhan sebab akan datang waktu penghakiman dimana tidak ada lagi kesempatan bagi kita untuk bertobat.

Salam Alkitab Untuk Semua

Alkitab Cetak dan Digital

Maraknya penggunaan Alkitab digital di berbagai kalangan masyarakat menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya Alkitab cetak di masyarakat modern.

Kejadian menarik muncul pada acara Jambore Internasional Terpadu GPdI 2018 yang berlangsung 18-22 Juni 2018 Desa Teep Trans,  Amurang Barat,  Minahasa Selatan, Sulawesi utara. Acara ini dihadiri 22.000 orang yang mayoritas remaja dan pemuda dari berbagai wilayah Indonesia dan juga dari Negeri Timor Leste.

Pada sesi sesudah saya presentasi, dimana pembicaranya adalah Ps. Justice Coleman dari Gereja Four Square Los Angeles USA, dia mengutip Yohanes 21 yang dibacanya dari Alkitab cetak. Sementara hampir seluruh peserta dengan gadget di tangan menyimaknya dari Alkitab Digital. Tampak bahwa Alkitab cetak masih digunakan, bahkan oleh pembicara yang datang dari negeri yang sangat modern, yaitu Amerika.

Ada sobat aktivis gereja yang mengkhawatirkan dampak buruk dari Alkitab digital dan mengusulkan agar LAI membuat “fatwa” supaya umat Kristen hanya menggunakan Alkitab cetak. Ada juga sobat yang mengusulkan agar PGI dan KWI saja yang membuat “fatwa” larangan penggunaan Alkitab digital. Karena dia menyadari LAI tidak memiliki kewenangan membuat dan mengeluarkan “fatwa” untuk Gereja.

Di sisi lain ada Gereja yang sudah sangat jauh dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan menganjurkan anak-anak remaja untuk mengutip Alkitab digital dalam menjawab beberapa pertanyaan PA yang harus dikirim melalui Whatsapp.

Kehadiran teknologi dapat memberikan peluang dan sekaligus ancaman tergantung dari cara pandang kita.

Saya membayangkan pada waktu ditemukannya mesin cetak sekitar tahun 1450-an oleh Guternberg di Jerman, pastilah menimbulkan pro dan kontra di kalangan tokoh Gereja. Mesin cetak membuka lebar-lebar kesempatan umat untuk membaca sendiri Alkitab, yang pada waktu itu dimonopoli oleh para rohaniawan saja.

Kehadiran teknologi digital memberikan peluang besar dalam penyebaran Firman Tuhan dengan cepat dan efisien ke setiap pengguna HP di seluruh dunia.

Tantangannya tidaklah kecil, karena mazhab gratis menuntut kreativitas tinggi agar dapat menemukan sumber-sumber pembiayaan untuk pelayanan di bidang ini.

Apakah Alkitab cetak akan hilang?  Mungkin iya, mungkin tidak.

Data menunjukkan sejak tahun 2015-2017 penyebaran Alkitab cetak memang sedikit menurun. Namun bila ditelusuri penyebabnya ternyata bukan hanya dikarenakan banyak umat yang sudah beralih kepada Alkitab digital (terutama di daerah kota), namun juga karena kurangnya kemampuan dalam distribusi Alkitab cetak ke daerah-daerah pelosok yang masih sangat membutuhkan.

Peluang penerbitan Alkitab cetak juga masih besar. Alkitab adalah buku yang bukan hanya bernilai sebagai sumber pengetahuan, namun juga memiliki nilai “simbol identitas Kristen”.

Setiap orang Kristen selalu akan membutuhkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang Alkitab yang dapat distabilo atau diberi tanda khusus.  Untuk itu LAI menerbitkan Alkitab tematis, mulai Alkitab Edisi Studi, Alkitab Finansial, dan Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan. Tahun 2019 akan diterbitkan Alkitab Parenting yang secara khusus membahas tentang pendidikan anak-anak dan keluarga.

Untuk memenuhi kebutuhan “simbol identitas Kristen” LAI juga menerbitkan Alkitab pesanan khusus dengan logo Gereja tertentu, nama lembaga dan atau nama seseorang di sampul mukanya.

Saya menyebut jaman sekarang adalah jaman “co-existence” dimana Alkitab cetak dan digital terus eksis secara paralel. Untuk itu LAI juga sedang mengembangkan produk Alkitab yang dapat digunakan secara manual, dan bila membutuhkan penjelasan ayat per ayat dapat di “link” kan dengan aplikasi digital.

Apapun situasi dan kondisi jaman, Firman Tuhan akan terus tersebar sampai ke ujung bumi. Salam Alkitab Untuk Semua.

 

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Ya Tuhan, Keberanian Adalah Salah Satu Yang Harus Dimiliki Agar Orang Menjadi Pejuang-pejuang-Mu. Berikan Kami Keberanian Menjadi Penegak Keadilan Di Bumi

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 7 : 14 – 17

 

Kenyamanan kadang membuat kita takut untuk menegakkan keadilan sekalipun kita tahu dan hati nurani kita mendesaknya.

Amos melakukan pembelaannya terhadap tuduhan yang tendensius dari imam Amazia. Amos menceritakan bahwa ia sebenarnya adalah seorang peternak dan pemetik buah ara.
Perkataan ini bisa saja mengindikasikan bahwa sebenarnya Amos telah memiliki pekerjaan dan posisi yang nyaman, ia bukan seorang yang berkekurangan hingga harus pergi ke keluar dari negerinya untuk mencari uang di tempat lain. Namun karena TUHAN yang mengambilnya dan menyuruhnya untuk menyampaikan pesan-Nya maka ia melakukannya. Di sinilah letak kekuatan dari berita Amos dan kepercayaan dirinya, sehingga dengan berani dia membela diri di hadapan Amazia.

Sahabat Alkitab, di sekitar kita ada begitu banyak sekali ketidakadilan yang terjadi, seperti halnya di Israel, itu bisa terjadi di mana saja dan pelakunya bisa siapa saja. Di tempat bekerja, di tempat menuntut ilmu, di gereja, di lembaga-lembaga kristen, dan dilakukan oleh orang-orang yang sudah pasti memiliki pengaruh, kekuatan, kekuasaan, kedudukan, dan kekayaan. Kita tahu itu dan kita melihat itu. Pertanyaan bagi kita adalah apa yang akan kita lakukan jika melihat itu terjadi? Apakah kita akan melakukan seperti yang Amos lakukan, bersuara dan menentang itu? Ataukah kita akan berdiam diri, pura-pura tidak tahu dan tidak melihat? Atau mungkin kita adalah pelakunya. Orang baik itu banyak, orang benar juga tidak sedikit, tetapi siapakah yang berani untuk melawan ketidakadilan sekalipun nyawa, jabatan, keluarga, dan dirinya sendiri jadi taruhannya? Semoga kita adalah satu di antaranya.

Selamat Pagi. Kiranya anugerah Allah dan kasih karunia-Nya yang melimpah hari ini bisa kita nikmati dan bagikan kepada mereka yang lemah dan menderita ketidakadilan di sekitar kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Ketika Kekayaan Mempesona Kami, Kami Memandang Segala Sesuatu Berdasarkan Uang. Seharusnya Kamu Tahu, Uang Tidak Berarti Apa-apa Dibanding Menyenangkan Hati-Mu

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 7 : 10 – 13

Terkadang cara kita memandang dan penilaian yang kita berikan kepada orang lain justru lebih mewakili diri pribadi kita sendiri.

Di Israel ada imam yang bernama Amazia, nampaknya ia melayani di Betel, yang disebut sebagai tempat ibadah nasional, karena di situlah raja Yerobeam beribadah. Amazia melihat bahwa Amos menyampaikan khotbah (nubuat) dengan tujuan provokasi dan untuk mendapatkan uang, karena itu ia mengusir Amos pulang ke Yehuda dan mencari nafkahnya di sana. Amazia nampaknya tidak ingin posisinya terganggu di sana. Jelas bahwa dalam tugasnya sebagai imam dilingkungan kerajaan, pundi-pundi keuangannya tidak pernah berkekurangan.

Sahabat Alkitab, seberapa sering Anda pernah berpikiran negatif tentang seseorang? Sebarapa sering dari apa yang Anda pikirkan itu benar-benar sesuai dengan kenyataannya atau malah tidak sama sekali? Apakah pikiran seperti itu hinggap di benak Anda saat melihat karya atau keberhasilan orang lain? Jika itu yang terjadi maka mungkin saja itulah keadaan diri Anda yang sebenarnya. Anda sedang melihat orang lain sebagai cermin atas apa yang sesungguhnya ada di dalam diri Anda. Seperti Amazia yang berprasangka buruk terhadap Amos sebab uang telah menutup pandangannya dari rencana Allah yang disampaikan melalui Amos. Apa yang ia katakan justru telah mengungkapkan siapa dirinya sendiri. Inilah yang terjadi pada kita jika kekayaan telah menjadi tujuah hidup kita. Sungguh untuk menjadi kaya dan berlimpah dengan uangkah tujuan Allah menciptakan dan menyelamatkan kita?

Selamat Beribadah. Ingatlah bahwa Allah menciptakan dan menyelamatkan kita untuk kesenangan-Nya, jika itu juga yang menjadi tujuan satu-satunya dalam hidup kita, tidakkah Allah yang murah hati itu akan mencukupkan apa yang kita butuhkan? Ujilah Dia.

Salam Alkitab Untuk Semua

“Alkitab Adalah Nyawa Dan Jiwaku”

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab

Nama saya Eksel, saat ini saya berdomisili di Surabaya dan bekerja pada salah satu perusahaan Asuransi Jiwa dan Kesehatan multinasional

Awal Maret 2016 adalah bagian dalam hidupku yang sangat penting.
Hari itu, sekitar tanggal 04 Maret 2016, saya berangkat ke kantor agak pagi karena ada persekutuan doa. Setelahnya saya merasa tidak enak badan dan oleh beberapa teman menyarankan untuk pulang beristirahat, namun saya memilih untuk pergi ke salah satu fitness center di kota Surabaya dengan pemikiran bahwa sedikit berolahraga akan membuat tubuhku menjadi lebih segar

Seperti biasa sebelum berolahraga saya masuk ke ruang sauna dan tidak menyadari bahwa kondisi tubuh saya yang terasa tidak enak hari itu akibat tekanan darah tinggi. Saya memang memiliki riwayat tekanan darah tinggi tetapi jarang minum obat. Lima belas menit di dalam ruangan sauna membuat saya sangat gerah dan akhirnya keluar untuk mandi air dingin. Sehabis mandi saya sangat kehausan, lalu meminum air dari botol minuman yang saya bawa. Di sinilah saya mulai merasa aneh karena air yang saya minum saya muntahkan kembali dan muncrat tdk terarah. Puji Tuhan saat itu saya masih sempat memghubungi saudara untuk datang memjemput. Singkat cerita perlajan-lahan saya mulai kehilangan kesadaran. Ternyata tensi saya naik hingga 240/120 dan pembuluh darah di kepala bagian kanan sudah pecah sehingga harus dilakukan operasi pembukaan sebagian tengkorak kepala agar darah yang ada dapat di sedot dan tidak merembes semakin banyak ke bagian otak yang lain. Sekitar jam 23.0-05.00 subuh operasi itu berlangsung. Dokter bedah mengatakan hasil operasi bisa saja membuat saya berada antara hidup atau mati, sementara dokter syaraf memvonis tubuh bagian kiri saya akan cacat permanen seumur hidup. Beruntung keluarga dan teman-teman yang hadir saat itu adalah anak-anak Tuhan yang beriman dan menolak setiap kata-kata dokter dalam nama Tuhan Yesus

Setelah operasi saya sama sekali tidak bisa duduk apalagi berdiri. Kaki dan tangan kiri saya lumpuh. Meskipun sedih tapi saya tidak pernah menyesali apa yang terjadi karena saya percaya bahwa jika Tuhan izinkan hal ini maka Dia pasti punya suatu rencana yang besar dan indah dalam hidupku. Itulah pengakuan iman saya, meskipun memang sebagai manusia biasa masih saja ada ketakutan dan kekhawatiran dalam hati

Biaya operasi, obat-obatan dan lain sebagainya yang hampir mencapai 1 milyar ditambah lg biaya hidup untuk diri sendiri dan keluarga yang mencapai puluhan juta perbulannya membuat saya sangat takut dan khawatir. Bagaimana saya bisa bekerja dengan kondisi tubuh yang tidak sempurna? Bersyukur ada Roh Kudus yang dahsyat. Setiap kali rasa takut dan khawatir itu datang, Roh Kudus mendorong saya untuk membaca firman Tuhan dan mendengar lagu pujian pemyembahan. Firman Tuhan itu sungguh hidup, “ya dan amin”, Ia tidak pernah kembali dengan sia-sia. Membaca Alkitab tiap hari membuat saya kuat dan terus yakin akan kasih karunia-Nya. Saya juga percaya bahwa firman Tuhan menyembuhkan. Enam bulan pasca operasi saya sudah bisa berjalan kembali hingga hari ini. Meskipun kaki kiri masih terasa berat dan tangan kiri belum bisa menggenggam namun pemulihan yang terjadi begitu cepat adalah suatu mujizat yang dahsyat. Banyak orang yang mengalami kasus seperti saya akhirnya meninggal dunia atau lumpuh seumur hidup, tapi saya percaya bahwa oleh bilur-bilur-Nya saya sudah disembuhkan (ini adalah pengalaman beriman saya). Firman Tuhan telah mengubah tubuh, jiwa, roh, juga hati dan pikiran saya. Karena firman Tuhan iman saya bertumbuh dan saya melihat begitu banyak mujizat yg terjadi termasuk dalam hal keuangan. Hingga hari ini Tuhan mencukupkan bahkan melebihkan keuangan saya. Tuhan tidak pernah berdusta. Dan Dia tidak pernah membuat saya meminta-minta. Carilah Dia melalui firman-Nya dan hidupmu akan diubahkan

Awal tahun 2018 saya berdoa agar kesembuhan saya disempurnakan. Dan Tuhan ingatkan saya melalui firman-Nya bahwa semua akan indah pada waktunya. Saya juga berdoa agar diberi kesempatan melayani Tuhan yang sesuai dengan kondisi saya. Roh Kudus mengingatkan bahwa saya masih hidup dan kuat karena firman Tuhan. Manusia membutuhkan firman Tuhan, jiwa mereka harus kenyang akan firman. Akhirnya saya memutuskan dalam nama Tuhan Yesus, saya akan membagi 1.000 alkitab di tahun 2018 ini. Mulanya saya tidak tahu bagaimana caranya tapi beberapa bulan kemudian saya membaca di salah satu group whatsapp rohani tentang pelayanan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang salah satunya membagikan alkitab ke daerah-daerah terpencil. Puji Tuhan, inilah jalan yang Tuhan berikan agar saya bisa ambil bagian dalam pelayanan ini

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” (Mazmur 119:105)

Ya Tuhan, Tolong Sadarkan Kami Segera Bila Kami Melakukan Dosa, Agar Kami Tidak Tenggelam Dalam Kenikmatannya Yang Membawa Kematian.

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 7 : 6 – 9

“Nikmat membawa maut”, demikianlah sifat dari dosa. Itulah sebabnya manusia begitu menggemarinya, kenikmatannya menghalau mata kita dari kematian kekal yang ada di baliknya.

Amos kembali mendapat penglihatan, kali ini berbeda. TUHAN tidak akan mengubah rencana-Nya untuk menghukum Israel, sebab mereka telah serong dan tenggelam dalam kenikmatan dosa. Mereka tidak lagi mengindahkan TUHAN sama sekali, sehingga di tempat ibadat sekalipun mereka tetap melakukan dosa.

Sahabat Alkitab, Allah telah mengutus Roh-Nya yang Kudus untuk senantiasa mengingatkan kita akan dosa. Roh itulah yang bekerja seperti sebuah alarm yang berbunyi ketika tanda-tanda bahaya akan datang. Namun memang tampilan dosa yang begitu menarik hati membuat kita kadang tidak lagi mengacuhkan alarm atau peringatan dini dari Allah, dan semakin hari kita semakin menikmatinya hingga tanpa sadar kita telah tenggelam di dalam dosa dan tidak bisa untuk keluar lagi. Awalnya kita membuka celah bagi dosa untuk masuk, kemudian berkompromi dengannya, lalu menyetujui dan menganggapnya bukan dosa lagi. Ingatlah apa yang Alkitab katakan (Rom. 6:23, BIMK), “Sebab kematian adalah upah dari dosa; tetapi hidup sejati dan kekal bersama Kristus Yesus Tuhan kita adalah pemberian yang diberikan oleh Allah dengan cuma-cuma.”

Selamat Pagi. Yang kita butuhkan adalah pertama-tama kesadaran akan dosa, kemudian keinginan dan tekad kuat untuk menghindarinya. Tuhan beserta kita senantiasa.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Seharusnya Kami Tahu Bahwa Engkau Sangat Membenci Dosa. Sehingga Kami Sungguh-sungguh Menghindarinya.

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 7 : 1 – 5

Pepatah berkata “Jangan bermain-main dengan api jika tidak ingin terbakar nanti.”

Dalam penglihatannya, Amos melihat sebuah kedahsyatan murka Allah yang akan ditimpakan-Nya kepada orang Israel. Seperti belalang yang menyerbu segala tumbuhan hingga hampir habis, dan yang lebih dari itu, seperti api (panas) yang mengeringkan sumber-sumber air dan ladang. Kemarahan Allah yang menyala-nyala ini menunjukkan betapa Allah begitu serius meresponi dosa, Ia begitu membencinya hingga tidak meluputkan dari hukuman siapapun yang bermain-main dengan dosa.

Sahabat Alkitab, tidakkah kita menyadari bahwa salib tidak hanya menunjukkan kasih Allah yang begitu besar tetapi juga betapa Ia murka terhadap manusia yang berdosa. Karena itu Yesus sebagai kurban yang sempurna untuk penebusan menanggung murka Allah atas dosa manusia. Tidak cukupkah penderitaan Kristus di atas kayu salib sehingga kita memandang dengan entengnya untuk berbuat dosa lagi? Jangan ada lagi noda kekafiran dan jangan lagi hidup dalam manusia lama karena itu hanya akan mendukakan dan mendatangkan murka-Nya atas kita.

Selamat Pagi. Marilah hari ini bersama-sama kita saling mengingatkan dan saling menguatkan (bukan saling menggunjingkan), agar tidak seorang pun dari antara kita terus-menerus jatuh dalam kubangan dosa.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Engkau Menghukum Bukan Karena Dendam Atau Benci, Tetapi Agar Kami Menyesal Dan Berbalik Kepada-Mu

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 6 : 11 – 14

Bukankah kita ini adalah anak? Jika kita memang anak, maka Allah Bapa mengasihi kita yang kerap berbuat dosa ini dalam hangat amarah-Nya. Ia mendidik dan menghardik mereka yang diakui-Nya sebagai anak.

Allah membalaskan penindasan yang telah dilakukan oleh tokoh-tokoh masyarakat bangsa Israel dengan penindasan pula. Allah akan mengirimkan bala tentara suatu bangsa asing untuk menyerang dan menindas Israel, itu berarti mereka akan menaklukkan umat pilihan TUHAN ini.

Sahabat Alkitab, dalam pengalaman panjang bangsa Israel sebagai umat pilihan, kita melihat beberapa kali Allah bahkan menghukum mereka jauh lebih berat daripada bangsa-bangsa lain. Apakah itu berarti Allah sama sekali membenci Israel dan melupakan perjanjian-Nya kepada mereka? Sudah tentu tidak. Di balik berbagai kisah itu justru kita melihat bagaimana kasih dan keadilan Allah bertemu. Saat mereka hidup dalam kehendak TUHAN, mereka diberkati. Saat mereka berpaling dengan menyembah kepada ilah lain atau melakukan berbagai kejahatan, TUHAN menghukum mereka, namun di balik penghukuman itu ada maksud Allah agar umat itu kembali kepada-Nya, memurnikan iman mereka, dan mengubah perilaku mereka. Bagi kitapun Allah berlaku demikian. Ketika kita melakukan suatu dosa atau kejahatan terhadap kemanusiaan maka Allah akan bertindak sebagai hakim yang adil yang akan menghukum kita yang bersalah. Dan saat kita memohon pengampunan dengan sungguh-sungguh, maka kasih-Nya yang besar itu sanggup untuk menjangkau dan memulihkan kita, tetapi segala konsekuensi hukum tetap akan berlaku. Dalam hal ini, keadilan Allah bekerja dalam hukum positif manusia, melalui hukum moral dan sosial, atau melalui hukum alam.

Selamat Pagi. Betapakah kita tidak bersyukur memiliki (dimiliki) Allah Bapa yang kasih dan setia-Nya melimpah-limpah bahkan di balik kemarahan dan penghukuman-Nya?

Salam Alkitab Untuk Semua