Ya Tuhan, Didiklah Kami Agar Tidak Menyakiti Hati-Mu Dengan Menjadi Serakah Dan Mengabaikan Orang-orang Yang Kami Layani.

  • 26
    Shares
Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 8 : 10.- 14

Tuhan dekat kepada mereka yang mengasihi-Nya tetapi Ia akan berpaling dari mereka yang tidak menghormati nama-Nya.

Atas para pemimpin bangsa Israel, atas para nabi, imam, dan pelayan-pelayan di Rumah Tuhan, dan atas segenap bangsa Israel dari pada mereka Allah akan menjauhkan firman-Nya, hingga rasa lapar dan haus akan melanda mereka. Tuhan akan mendiamkan mereka, dan sekalipun mereka berjalan jauh untuk mencari-Nya, Dia tidak akan mereka temukan. Mereka yang pertama-tama dimurkai itu adalah mereka yang telah mengabaikan pelayanan kepada umat TUHAN, malah mereka menindas dan memeras.

Sahabat Alkitab, dalam hati manusia Allah telah menaruh sebuah kerinduan untuk menyembah-Nya, sebuah kerinduan untuk mendengarkan firman-Nya. Namun ketika suara-Nya kita abaikan, dengan lebih menuruti kehendak dan keinginan kita sendiri maka kita akan kekurangan kepekaan untuk mendengarkan suara-Nya bahkan mungkin tidak mengenali lagi. Tahukah Anda apa hukuman yang paling berat di dunia ini? Inilah hukuman itu, yaitu ketika Allah telah meninggalkan kita. Bahkan raja Daud merasa berada di lembah kekelaman sekalipun bukan apa-apa asalkan Allah beserta dengan dia. Kesengsaraan terbesar Yesus di atas kayu salib adalah ketika Allah meninggalkan-Nya karena dosa manusia yang begitu besar yang ditimpakan kepada-Nya. Jangan melupakan Tuhan hanya karena mengejar kenikmatan hidup dunia, karena apa yang paling berharga akan terlepas dari pada kita.

Selamat Pagi. Jika manusia saja tidak suka hatinya disakiti, terlebih lagi Tuhan. Sebab Ia telah menciptakan kita untuk menyenangkan-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua