Ekspektasi Tinggi Terhadap LAI

Selasa malam (21 Agutus 2018) saya menjadi pembicara di sebuah forum diskusi yang pesertanya kaum Bapak Kristiani di sebuah permukiman Kota Bekasi. Forum diskusi ini bernama Persekutuan Doa Kaum Bapak (PDKB) yang keberadaannya sama sekali tidak berhubungan dengan partai politik di masa lalu (meski memiliki singkatan yang sama).

Kegiatan PDKB berfokus pada diskusi bulanan dengan topik-topik yang berhubungan dengan iman Kristiani dan dengan semangat oikoumene, karena anggotanya berasal dari latar belakang gereja yang beraneka ragam. Berdasarkan kesepakatan dengan pengurus PDKB, selasa malam itu saya membawakan topik Bible Life Cycle yang tentu berhubungan dengan keberadaan layanan Lembaga Alkitab Indonesia.

Sesuai dengan siklus yang menjadi pedoman kerja lembaga-lembaga Alkitab yang tergabung dalam Perserikatan Lembaga-lembaga Alkitab Dunia (United Bible Societies), ada enam tahapan aktivitas yang tidak terputus: (1) Penerjemahan Alkitab, (2) Penerbitan Alkitab, (3) Penyebaran Alkitab, (4) Upaya menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup umat, (5) Advokasi berbasis Alkitab, dan (6) Pelayanan serta kesaksian Alkitab.

Lembaga Alkitab Indonesia yang sudah berusia 64 tahun di Indonesia menjalankan keenam tahapan aktivitas di atas yang selalu bermitra dengan gereja-gereja interdenominasi dan interkonfesi di Indonesia. Seluruh sinode Gereja Kristen di Indonesia (yang menurut data Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Departemen Agama RI ada 323 Sinode Gereja), bersama dengan umat Katolik di Indonesia semuanya menggunakan Alkitab terbitan LAI. Umat Katolik di Indonesia menggunakan Alkitab terbitan LAI oleh karena sejak 1968 proses penerjemahan Alkitab di Indonesia dilakukan bersama-sama oleh seluruh ahli penerjemahan Alkitab Gereja Kristen Protestan dan Gereja Katolik.

Dari tanya jawab, diskusi dan ramah tamah yang berlangsung sampai pukul 23.50 WIB tampak pemahaman mayoritas peserta diskusi terhadap LAI masih sangat terbatas. Bahkan ada satu bapak yang setengah bergurau mengungkapkan kalimat demikian: “Saya pikir selama ini LAI itu punya HKBP.” Saya menjawab bahwa LAI adalah milik semua Gereja di Indonesia, karena semua produk LAI ditujukan untuk membantu seluruh Gereja. Setelah berdiskusi soal penerjemahan, Bapak ini juga menyadari bahwa HKBP selama ini memakai terbitan Alkitab terjemahan bahasa Batak Toba yang sudah berusia sangat tua. Ini berarti HKBP membutuhkan revisi terjemahan Alkitab agar bahasanya dapat lebih dipahami oleh generasi muda.

Sejalan perubahan jaman, terjemahan Alkitab memang membutuhkan revisi secara periodik dari waktu ke waktu. Lazimnya setiap 30-50 tahun terjemahan Alkitab diterbitkan, sudah banyak perubahan yang menuntut adanya revisi terjemahan Alkitab. Ada beberapa alasan mengapa terjemahan Alkitab perlu direvisi, sebagai contoh Alkitab TB (Terjemahan Baru) yang terbit tahun 1974 perlu direvisi. karena: (1) Adanya perkembangan dalam bahasa Indonesia. Ada kata-kata yang sudah usang, berubah arti, kata-kata baru. (2) Adanya perkembangan penelitian teks sumber (Ibrani, Aram, Yunani). Ada penemuan-penemuan baru yang memberikan penguatan kepada metode terjemahan Alkitab. (3) Adanya perkembangan ilmu tafsir (exegese), dan (4) Adanya perkembangan ilmu penerjemahan (science of translating).

Setelah diskusi dan dialog intensif peserta diskusi banyak memberikan masukan dan mengungkapkan ekspektasi yang tinggi terhadap LAI. Misalnya tentang pentingnya LAI mengkomunikasikan lebih gencar kepada gereja-gereja agar lebih banyak umat yang paham tentang berbagai program LAI. Juga masukan tentang pentingnya lebih menjabarkan informasi tentang berbagai pembiayaan yang dibutuhkan agar semakin banyak pihak yang terpanggil mendoakan, mewartakan dan mendonasikan berkat-berkatnya.

Karena Bapak-bapak ini memiliki profesi yang bermacam-macam maka masukan-masukannya untuk LAI sangatlah komprehensif. Mereka juga mengungkapkan ekspektasinya terhadap LAI yang cukup tinggi mengingat keseharian mereka terbiasa dengan standar profesionalisme yang tinggi. Sangat bersyukur dalam 64 tahun pelayanan LAI di Indonesia semua prinsip profesionalisme sudah diterapkan dengan prima. Salah satu tandanya adalah LAI sudah memiliki sertifikat ISO 9000 : 2001, ISO 9001 : 2008 dan sedang berproses dengan ISO 9001 : 2015.

Dengan pemahaman yang lengkap terhadap Bible Life Cycle dan keberadaan LAI, para anggota PDKB yang memiliki jaringan sangat luas ini berpotensi untuk menggerakkan jaringannya dalam mendukung mewujudkan Alkitab Untuk Semua. Ekspektasi tinggi dibayar dengan dukungan yang tinggi terhadap LAI, sangatlah impas.
Salam Alkitab Untuk Semua.

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Engkau Adalah Kebanggaan Dalam Hidup Kami. Terima Kasih Telah Mengantarkan Kami, Sampai Pada Pengakuan ini.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
2 Timotius 1 : 6 – 8 (BIMK)

Aku berkata, “Engkaulah Tuhanku, kebahagiaanku, tak ada yang melebihi Engkau!”

Berada di dalam penjara tentu merupakan hal yang sangat memalukan, jika itu akibat dari perbuatan jahat. Saat menulis suratnya ini, Paulus adalah seorang tawanan, bukan karena perbuatan jahat namun karena kesaksian dan berita Injil yang selalu diwartakannya. Paulus meminta kepada Timotius agar tidak malu karena status Paulus itu, sebab ia tidak melakukan yang jahat di mata Allah, sebaliknya ia meminta Timotius agar meminta kekuatan kepada Tuhan sekalipun harus mengalami hal yang sama, juga jangan malu untuk memberitakan tentang Kristus.

Sahabat Alkitab, adakah diantara kita yang pernah merasa malu karena menyembah kepada Yesus Kristus? Atau pernahkah dalam hidup Anda, Tuhan mempermalukan Anda saat Anda hidup dalam kebenaran-Nya? Sebuah pujian yang disadur dari Mazmur Asaf (Mzm. 73:25-26) berkata, “Selain Kau tiada yang lain, ada padaku di surga. Selain Kau tiada yang lain, yang kuingini di bumi, yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku, habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya” merupakan suatu ungkapan bahwa kebanggaan satu-satunya adalah Allah dan ia tidak malu karena itu. Mazmur itu merupakan ungkapan yang sangat jujur dari penulis akan keberadaan Allah dalam hidupnya. Sekalipun dalam keseharian ia melihat orang jahat hidup dalam kenyamanan, sehat, dan seperti tanpa masalah sementara dirinya berada pada posisi sebaliknya. Jangan pernah malu karena Allah, melainkan berbanggalah dan bermegahlah karena Dia, dan jangan pernah berhenti memberitakan nama-Nya.

Selamat Pagi. Jangan pernah malu karena Tuhan dan karena kebenaran yang Anda nyatakan, sebaliknya malulah jika Anda tidak hidup di dalam Dia.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Mengaruniakan Kami Bertemu Dengan Banyak Orang. Yolong Kami Menjadi Kenangan Yang Membahagiakan Bagi Mereka.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
2 Timotius 1 : 1 – 5 (BIMK)

Orang baik dikenang karena kebaikannya, orang jujur dikenang karena kejujurannya. Hiduplah sama seperti apa Anda ingin dikenang.

Ingatan Paulus terhadap Timotius begitu kuat sehingga ia menyebutnya sebagai “anakku yang tercinta”. Ungkapan ini menunjukkan betapa Timotius begitu dikasihi dan dalam setiap ingatan akan dia mengalir ucapan syukur kepada Allah. Apa yang Paulus ingat dari Timotius adalah kesedihan hati yang dirasakan oleh Timotius, juga akan imannya kepada Kristus.

Sahabat Alkitab, sukacita dan syukur yang dinaikkan kepada Allah setiap kali Paulus mengingat Timotius tentu saja karena Timotius telah menorehkan sesuatu yang baik dalam masa-masa bersama dengan Paulus. Setiap kita juga pasti menorehkan banyak kenangan dalam ingatan orang-orang yang dekat dan yang kita kasihi, sebaliknya mereka juga menorehkan kenangan dalam diri kita. Kenangan itu bisa berupa hal yang baik, menyenangkan, yang membawa sukacita, atau yang menyedihkan, melukai hati, atau yang menakutkan. Semua bergantung pada apa yang telah kita lakukan terhadap orang lain. Jika kita ingin kenangan akan diri kita menyukacitakan orang lain maka lakukanlah hal yang baik. Kenangan yang indah itu tidak saja akan berdampak dalam diri kita tetapi mungkin saja akan berdampak juga kepada keturunan-keturunan kita. Jika tidak dapat menorehkan yang baik, paling tidak jangan pernah menorehkan luka.

Selamat Pagi. Marilah kita hidup dengan cara yang baik dan torehkanlah kebaikan itu dalam hidup orang lain, yang membuat orang lain dapat tersenyum sekalipun kita telah tidak ada lagi.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Ingin Agar Kami Berusaha Sungguh-Sungguh Dan Dapat Dipercaya Untuk Semua Hal Yang Orang Percayakan Kepada Kami.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 17 – 21 (BIMK)

Jika ada sesuatu yang tidak mudah untuk didapatkan, sulit untuk dipertahankan, dan hampir tidak mungkin didapatkan lagi jika telah hilang, maka kepercayaan adalah satu diantaranya.

Ada banyak hal yang telah dipercayakan kepada Timotius, baik oleh para nabi, oleh rasul Paulus sendiri, maupun oleh jemaat yang ia layani. Karunia, keteladanan, ajaran yang benar, kepemimpinan, adalah beberapa diantaranya. Timotius harus menjaganya dengan sekuat tenaga karena sedikit saja kesalahan akan menghancurkan semuanya, baik itu dirinya, ajarannya, maupun jemaat yang ia pimpin sekaligus layani. Membangun itu kembali akan sama sulitnya dengan menggenggam air.

Sahabat Alkitab, dari kesaksian hidup dan pelayanan Paulus serta pengajaran yang diberikannya membawa kita untuk belajar “Menjadi Mitra Allah Yang Terpercaya”, ini sama dengan tema kerja LAI di tahun 2018. Semua manusia hakekatnya adalah pekerja dan pelayan Allah, namun diangkat menjadi mitra yang seolah-olah memiliki kedudukan yang sama dengan-Nya adalah sebuah anugerah yang sangat besar. Kepada kita dinyatakan rahasia Allah, lalu dianggapnya sebagai sahabat, diberikan-Nya berbagai karunia dan talenta, merupakan bagian dari kepercayaan yang Allah berikan kepada kita sebagai mitra-Nya yang tidak semua orang menerimanya. Karena itu haruslah kita sungguh-sungguh bekerja dan berjuang menjaga semuanya itu.

Selamat Pagi. Apapun yang dipercayakan kepada kita hari ini maka kerjakanlah itu dengan sungguh-sungguh dan tidak bersungut-sungut.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Segala Tantangan Adalah Ujian Untuk Menjadi Lebih Baik. Tolonglah Kami Melewati Itu Tanpa Kehilangan Satupun Yang Baik Dimata-Mu

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 11 – 16 (BIMK)

Untuk menjadi lebih baik tentu memerlukan proses, dan itu mungkin berarti harus melewati dan atau mengalami apa yang dianggap tidak baik, itulah tantangan.

Paulus menekankan beberapa pesan kepada Timotius; “Berusahalah menjadi orang benar di mata Allah”, “Berjuanglah sungguh-sungguh untuk hidup sebagai orang Kristen…”, dan “Taatilah semua perintah itu secara murni dan tanpa cela…” Tiga kalimat kerja itu menunjukkan bagaimana kerasnya Timotius harus berjuang dan hidup sebagai seorang Kristen dan sekaligus sebagai pemimpin. Sebab jika tidak demikian, maka mungkin saja ia terjatuh dengan mengikuti ajaran palsu atau gaya hidup materialistis orang Efesus. Timotius harus benar-benar dapat menunjukkan bahwa ia adalah seorang Kristen dan pemimpin yang baik kepada jemaat Efesus, dan juga menunjukkan kepada “dunia” Efesus bahwa komunitas yang baru ini hidup dengan cara yang benar dan berkenan sesuai dengan ajaran yang mereka terima.

Sahabat Alkitab, di dalam diri kita melekat identitas sebagai seorang Kristen yang menggerakkan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Kristus, karena memang begitulah sejatinya seorang pengikut atau murid. Karena itu kita tidak dapat lagi hidup sebagaimana yang kita mau melainkan seperti yang Kristus mau. Sebab keberadaan kita dan segala yang kita kerjakan akan dilihat oleh semua orang yang tidak hanya merindukan kehadiran Kristus dalam hidup mereka tetapi juga yang membenci Kristus. Jika hidup kita tidak mencerminkan Kristus, maka mereka yang menantikan-Nya mungkin saja menjadi kecewa dan undur, dan mereka yang membenci-Nya akan semakin jauh dari anugerah-Nya karena kelemahan yang kita tampilkan.

Selamat Pagi. Marilah kita terus berusaha dan berjuang sungguh-sungguh dalam mentati kehendak Allah bagi kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan,Engkau Meneladankan Bagi Kami Kesederhanaan. Ampunilah Karena Sering Kali Kami Tidak Berdaya Dihadapan Pesona Harta Benda Dunia

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 6 – 10 (BIMK)

Intinya adalah rasa cukup, pengendalian diri, dan kemampuan untuk bersyukur

Dalam konteks saat itu di mana orang-orang begitu memuja kekayaan dan kemewahan hidup, Paulus menasehati agar jemaat Efesus hidup dengan cara yang sederhana dan tidak mengejar uang sedemikian rupa karena hanya akan mendatangkan kejahatan bagi dan oleh dirinya sendiri atau kepada orang lain. Sebaliknya mereka harus bersyukur dan merasa cukup dengan apa yang mereka telah miliki dan mengendalikan diri dari segala keinginan yang konsumtif.

Sahabat Alkitab, tentu Paulus tidak benar-benar membenci kekayaan atau orang yang kaya, sebab dalam pelayanannya sendiri ia kerap kali dibantu oleh orang-orang yang kaya. Yang Paulus maksudkan adalah nafsu untuk menjadi kaya. Ketika kita dikendalikan oleh nafsu itu maka kejahatan pun menjadi halal bagi kita asal dari situ uang dan kekayaan datang. Jika sudah begitu kita tidak akan peduli lagi dengan nilai kekristenan malahan kita akan memperalat dan menggadaikannya. Ujung dari itu adalah kehancuran.

Selamat Pagi. Marilah kita bekerja dengan giat sebagai bentuk kesaksian dan syukur kita kepada Tuhan, lalu hasilnya kita pakai dalam menopang pelayanan berita Injil, dan tetaplah bersyukur.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Banyak Orang Mengikuti Engkau Dengan Tujuan Yang Salah, Tolonglah Mereka Menemukan Tujuan Yang Benar, Sehingga Mereka Mendapat Keselamatan.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 1 – 5 (BIMK)

Tidak semua mereka yang berjalan beriringan bersama kita mempunyai tujuan dan arah yang sama dengan kita. Meninggalkan mereka agar tersesat bukanlah pilihan yang benar

Paulus menyelingi rangkaian nasehatnya dengan pemberitahuan akan orang-orang yang tidak sejalan dengan ajaran yang benar. Kehadiran mereka dalam kawanan jemaat Efesus benar-benar tidak sesuai dengan maksud kawanan itu berkumpul. Jika kawanan itu berkumpul untuk mendengarkan firman agar dapat menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan menyembahnya, maka mereka ini justru melakukan penyesatan dan membuat hubungan antar jemaat menjadi renggang, saling mendengki, menciderai, saling memfitnah, saling curiga, dan bercekcok. Mereka mengajarkan ajaran yang berbeda dan menarik sebanyak mungkin orang untuk mendapatkan keuntungan dari kawanan yang masih sangat rentan itu

Sahabat Alkitab, di dunia yang semakin materialistis ini ada saja orang-orang yang membawa sifat itu ke dalam ibadah-ibadah kita. Kehadiran mereka tidak untuk menyembah Tuhan tetapi untuk memperoleh “berkat” dari Tuhan. Tujuan mereka semata-mata hanya ingin menjadi kaya, sehingga tema-tema pembicaraan mereka tidak pernah lepas dari uang dan keuntungan materi lainnya. Datang beribadah agar “diberkati”, memberi persembahan agar mendapat kembali berkali lipat, menjadi aktivis pelayanan juga untuk mendapat untung. Bukan hanya uang, ada juga yang datang untuk memperoleh popularitas, jabatan, kehormatan, makanan, mencari pasaran dan orang-orang yang dapat memberinya keuntungan. Jika itu tujuan kita datang beribadah, maka kita tidak sedang beribadah. Sebab ibadah adalah sebuah penyembahan dan penyembahan selalu berbicara tentang memberi bukan menerima. Yaitu memberi hidup kepada Tuhan, seluruhnya. Tugas kita adalah menegur untuk mendapatkan mereka kembali, supaya kita sama-sama berjalan kepada hidup yang kekal

Selamat Beribadah. Janganlah tanyakan apa yang kau dapat dari Tuhan dalam penyembahanmu, tetapi tanyakanlah apa yang sudah Anda berikan bagi-Nya

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kesehatan Rohani Adalah Pemberian-Mu Yang Paling Berharga. Tetapi Engkau Juga Peduli Dengan Kesehatan Jasmani Kami. Ajar Kami Untuk Menjaganya.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 5 : 21 – 25 (BIMK)

“Orandum Est Ut Sit Mensana Incorpore Sano” artinya, “Marilah kita berdoa semoga di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat.”

Paulus jelas layak dianggap sebagai seorang bapak rohani Timotius sebab banyak sekali nasehat yang ia berikan kepadanya. Namun perhatian Paulus tidak hanya tertuju kepada hal kerohanian, tetapi juga pada hal jasmani Timotius. Paulus tahu kelemahan fisik Timotius seperti ia tahu kelemahan rohaninya. Karena itu ia mengingatkan agar Timotius yang muda itu juga menjaga kesehatannya khususnya penyakit yang berhubungan dengan pencernaannya (23). Pelayanan di jemaat Efesus memiliki tantangan yang berat, karena itu harus juga dihadapi dengan tubuh yang sehat. Persoalan berat itu tidak mungkin dapat selesai dengan waktu yang cepat, sebab merawat iman jemaat dan menjangkau mereka yang telah tersesat tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus ada usaha yang berkesinambungan dan waktu yang cukup lama. Intinya mungkin Paulus menginginkan Timotius tetap sehat dan berumur panjang.

Sahabat Alkitab, apakah artinya sebuah cita-cita yang tinggi dan kemampuan yang hebat jika tidak diikuti dengan tubuh yang sehat? Untuk membangun sebuah pondasi yang kuat dengan bangunan yang indah di atasnya diperlukan waktu yang cukup, jika tidak semuanya akan berhenti di tengah jalan. Tentu tidak seorangpun yang ingin sakit apalagi mati di usia muda yang adalah sebuah masa di mana manusia mencapai potensi maksimalnya, namun itu harus disertai juga dengan pola hidup yang sehat. Setiap kita perlu menjaga kesehatan tubuh agar segala pelayanan dan pekerjaan yang dipercayakan dapat kita kerjakan dan selesaikan dengan baik, tepat guna, dan tepat waktu.

Selamat Pagi. Pekerjaan terus bertambah namun usia semakin berkurang. Karena itu selagi waktu masih ada marilah kita menjaga tubuh dengan baik agar tetap sehat untuk melayani-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Apakah Akhir Dari Sebuah Perjuangan Dan Usaha Keras ? Bukankah Upah Yang Engkau Janjikan Ya Tuhan ?

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 5 : 17 – 20 (BIMK)

Setiap pekerja patut mendapatkan upahnya. Upah yang layak sehingga ia tidak perlu lagi memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya.

Paulus meletakkan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin yang telah bekerja dengan baik, dalam konteks saat itu adalah para pemimpin jemaat yang dapat mengurus jemaat dengan sebaik mungkin dan rajin memberitakan firman serta mengajar. Paulus mendasari itu pada firman yang terdapat dalam Ulangan 25:4 yang mana muncul sebagai larangan untuk bertindak sewenang-wenang dan berlaku tidak adil yang merendahkan harkat dan derajat manusia. Firman yang sama ia pakai dalam membela hak para rasul (1 Kor. 9:9), dan dipakai juga oleh Yesus ketika mengutus murid-murid-Nya yang menunjuk pada sebuah jaminan bahwa kebutuhan penghidupan mereka akan tercukupi. Semuanya dipakai dalam konteks yang hari ini disebut sebagai “Pelayanan”. Paulus juga mengingatkan agar tidak mudah menerima tuduhan yang datang terhadap para pemimpin sebabnya karena semakin seseorang berada di atas, semakin kencang pula angin yang menerpanya.

Sahabat Alkitab, kita sering mendengar kalimat bijak “Hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha”. Kalimat itu benar tetapi tidak selalu terwujud, sebab manusia yang harusnya menjadi perpanjangan tangan Allah dalam menghargai usaha sesamanya ternyata tidak melakukannya. Tidak menghargai pemimpin dan setiap orang yang telah melakukan kewajiban dan tugasnya dengan baik adalah sebuah tindakan yang tidak adil dan tidak memanusiakan manusia. Setiap usaha dan kerja manusia sudah sepatutnya mendapatkan upahnya, seperti halnya Tuhan telah menyediakan upah yang terbaik bagi setiap orang yang setia mengikut-Nya.

Selamat Pagi. Jika kepada lembu saja Allah memberikan “kemerdekaan” untuk menikmati hasil pengirikannya, masakan manusia memberangus dan merampas kemerdekaan sesamanya dengan tidak memberikan penghargaan yang layak? Jauhlah itu daripada kita semua.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Jika Engkau Berkenan Menjadikan Kami Kuat Saat Ini, Itu Agar Kami Membantu Mereka Yang Lemah. Terima Kasih Engkau Menumbuhkan Kesadaran Itu Dalam Hati Kami.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 5 : 11 – 16 (BIMK)

Pipa yang baik adalah yang dapat menyalurkan air bukan menahan dan menyimpan. Demikianlah seharusnya kita.

Sebagai seorang yang paham betul tentang hukum agama Yahudi, Paulus jelas tahu tentang hukum yang mengatur pemberian terhadap mereka. Apalagi ia juga tahu betul bahwa Yesus selama pelayanan-Nya di dunia juga sangat memperhatikan dan mengasihi mereka (Luk. 7:13), mengutuk mereka yang menyusahkan para janda (Mat. 23:14), menjadikan mereka contoh dalam pengajaran dan perumpamaan (Mrk. 12:42-44; Luk. 18:1-8). Dalam kelompok masyarakat, janda termasuk pada golongan orang yang lemah baik secara ekonomi maupun secara hukum karenanya mereka rentan mengalami ketidakadilan dan penindasan.

Sahabat Alkitab, dalam struktur masyarakat di mana kita berada terdapat orang-orang yang sangat lemah posisinya, seperti janda, anak yatim & piatu, tuna wisma, orang-orang miskin, para penyintas, dan banyak lainnya. Tetapi tidak sedikit juga orang-orang yang berada pada golongan menengah ke atas baik secara ekonomi, kedudukan, dan kekuasaan, mereka memiliki kemampuan dan kekuatan yang lebih. Saat ini kita berada pada kelompok yang mana? Jika kita berada pada kelompok yang kedua maka kita memiliki KEWAJIBAN dan TUGAS untuk menolong mereka yang lemah. Ini adalah perintah yang diberikan dan diteladankan oleh Tuhan Yesus, diteruskan oleh para rasul, kepada kita para pengikut Kristus yang sejati.

Selamat Pagi. Suatu kali Raja itu akan berkata kepada kita “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Jadilah sama seperti pipa yang mengalirkan berkat kepada orang lain.

Salam Alkitab Untuk Semua