Tuhan, Segala Tantangan Adalah Ujian Untuk Menjadi Lebih Baik. Tolonglah Kami Melewati Itu Tanpa Kehilangan Satupun Yang Baik Dimata-Mu

  • 61
    Shares
Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 11 – 16 (BIMK)

Untuk menjadi lebih baik tentu memerlukan proses, dan itu mungkin berarti harus melewati dan atau mengalami apa yang dianggap tidak baik, itulah tantangan.

Paulus menekankan beberapa pesan kepada Timotius; “Berusahalah menjadi orang benar di mata Allah”, “Berjuanglah sungguh-sungguh untuk hidup sebagai orang Kristen…”, dan “Taatilah semua perintah itu secara murni dan tanpa cela…” Tiga kalimat kerja itu menunjukkan bagaimana kerasnya Timotius harus berjuang dan hidup sebagai seorang Kristen dan sekaligus sebagai pemimpin. Sebab jika tidak demikian, maka mungkin saja ia terjatuh dengan mengikuti ajaran palsu atau gaya hidup materialistis orang Efesus. Timotius harus benar-benar dapat menunjukkan bahwa ia adalah seorang Kristen dan pemimpin yang baik kepada jemaat Efesus, dan juga menunjukkan kepada “dunia” Efesus bahwa komunitas yang baru ini hidup dengan cara yang benar dan berkenan sesuai dengan ajaran yang mereka terima.

Sahabat Alkitab, di dalam diri kita melekat identitas sebagai seorang Kristen yang menggerakkan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Kristus, karena memang begitulah sejatinya seorang pengikut atau murid. Karena itu kita tidak dapat lagi hidup sebagaimana yang kita mau melainkan seperti yang Kristus mau. Sebab keberadaan kita dan segala yang kita kerjakan akan dilihat oleh semua orang yang tidak hanya merindukan kehadiran Kristus dalam hidup mereka tetapi juga yang membenci Kristus. Jika hidup kita tidak mencerminkan Kristus, maka mereka yang menantikan-Nya mungkin saja menjadi kecewa dan undur, dan mereka yang membenci-Nya akan semakin jauh dari anugerah-Nya karena kelemahan yang kita tampilkan.

Selamat Pagi. Marilah kita terus berusaha dan berjuang sungguh-sungguh dalam mentati kehendak Allah bagi kita.

Salam Alkitab Untuk Semua