Tuhan, Banyak Orang Mengikuti Engkau Dengan Tujuan Yang Salah, Tolonglah Mereka Menemukan Tujuan Yang Benar, Sehingga Mereka Mendapat Keselamatan.

  • 16
    Shares
Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 6 : 1 – 5 (BIMK)

Tidak semua mereka yang berjalan beriringan bersama kita mempunyai tujuan dan arah yang sama dengan kita. Meninggalkan mereka agar tersesat bukanlah pilihan yang benar

Paulus menyelingi rangkaian nasehatnya dengan pemberitahuan akan orang-orang yang tidak sejalan dengan ajaran yang benar. Kehadiran mereka dalam kawanan jemaat Efesus benar-benar tidak sesuai dengan maksud kawanan itu berkumpul. Jika kawanan itu berkumpul untuk mendengarkan firman agar dapat menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan menyembahnya, maka mereka ini justru melakukan penyesatan dan membuat hubungan antar jemaat menjadi renggang, saling mendengki, menciderai, saling memfitnah, saling curiga, dan bercekcok. Mereka mengajarkan ajaran yang berbeda dan menarik sebanyak mungkin orang untuk mendapatkan keuntungan dari kawanan yang masih sangat rentan itu

Sahabat Alkitab, di dunia yang semakin materialistis ini ada saja orang-orang yang membawa sifat itu ke dalam ibadah-ibadah kita. Kehadiran mereka tidak untuk menyembah Tuhan tetapi untuk memperoleh “berkat” dari Tuhan. Tujuan mereka semata-mata hanya ingin menjadi kaya, sehingga tema-tema pembicaraan mereka tidak pernah lepas dari uang dan keuntungan materi lainnya. Datang beribadah agar “diberkati”, memberi persembahan agar mendapat kembali berkali lipat, menjadi aktivis pelayanan juga untuk mendapat untung. Bukan hanya uang, ada juga yang datang untuk memperoleh popularitas, jabatan, kehormatan, makanan, mencari pasaran dan orang-orang yang dapat memberinya keuntungan. Jika itu tujuan kita datang beribadah, maka kita tidak sedang beribadah. Sebab ibadah adalah sebuah penyembahan dan penyembahan selalu berbicara tentang memberi bukan menerima. Yaitu memberi hidup kepada Tuhan, seluruhnya. Tugas kita adalah menegur untuk mendapatkan mereka kembali, supaya kita sama-sama berjalan kepada hidup yang kekal

Selamat Beribadah. Janganlah tanyakan apa yang kau dapat dari Tuhan dalam penyembahanmu, tetapi tanyakanlah apa yang sudah Anda berikan bagi-Nya

Salam Alkitab Untuk Semua