Allah senang jika anak-anak-Nya hidup dalam kerendahan hati.
Apakah yang dapat kita sombongkan di dunia ini? Kekayaan? Kekuatan? Atau pengetahuan yang kita miliki? Bukankah semuanya itu berasal dari Tuhan? Ia yang memberikan itu kepada kita agar digunakan untuk melayani dan memuliakan nama-Nya. Kalau ingin bermegah, maka bermegahlah karena Tuhan, karena hanya Dialah yang dapat kita miliki di dunia ini dan di surga.
Sahabat Alkitab, segala yang kita punya di dunia ini hanyalah titipan Tuhan, karena itu Ia dapat mengambilnya kapan saja. Bahkan jika Dia ingin memberikannya kepada orang lain. Jangan sombong karena kepandaian dan pengetahuan yang kita miliki, karena pengetahuan kita tidak sempurna. Jangan sombong karena kekayaan, kekuatan, keelokan, karena semuanya dapat hilang lenyap seketika seperti uap. Ingatlah, di atas langit masih ada langit.
Selamat Pagi. Mari belajar untuk selalu rendah hati, karena itu berarti sebuah pengakuan atas kemahakuasaan Tuhan.

Jangan buru-buru bereaksi, ketika hati menjadi panas.
Manusia menjadi berbeda dengan ciptaan lainnya ketika dia menghasilkan karya dan kerja, sekecil apapun itu.
Allah menegur, Allah menghardik. Tujuannya adalah untuk kebaikan agar kita berubah.
Siapa menanam kebaikan akan menuai kebaikan, siapa yang menabur angin kelak akan menuai badai.
Tanam Apel akan berbuah apel, tanam duri akan berbuah duri.
Kesombongan manusia telah memisahkan dirinya dengan Allah, dan menjauhkannya dari kasih karunia.
Hormatilah Tuhan, sebab Ia layak menerimanya.