Teruslah Bersabar Amarah Hanya Menutup Akal Sehat

Jangan biarkan amarah menguasai hati, karena ia akan menutup akal sehat juga.

Begitu banyak kejahatan terjadi karena amarah yang tidak pernah padam. Kain dan Habel contohnya. Kemarahan kain yang menyala-nyala membuat dia gelap mata, sehingga tidak dapat lagi melihat siapa saudaranya. Kemarahannya baru terpuaskan ketika telah berbuah kematian.
Sahabat Alkitab, Allah telah memberi kita kuasa untuk menaklukkan diri sendiri, karena dialah musuh terbesar kita. Bukan tidak boleh marah sama sekali, tetapi awaslah jangan sampai kemarahan membuat kita menjadi terlihat bodoh. Karena ketika kemarahan telah berkuasa, ia menutup sama sekali hati dan pikiran. Bersabarlah, dan bersabarlah. Kuasailah diri ketika hendak marah.

Selamat Pagi. Mari memulai hari ini dengan menyerahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan, sehingga hanya Dialah yang menguasainya, bukan amarah..

Berhati-hatilah Sebab Hari Esok Adalah Misteri

Firman Tuhan adalah penerang bagi setiap jalan hidup kita.

Jika hari ini adalah kenyataan, kemarin adalah sejarah, maka besok adalah misteri. Misteri karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. Namun masalah utamanya bukan itu, tapi ketika kita menggantungkan hari depan pada prasangka, pada apa yang menurut pertimbangan akal dan mata kita baik.

Sahabat Alkitab, kita harus menyadari bahwa kita tidak mampu untuk melihat masa depan, karena itu kita harus bergantung pada Pribadi yang mencipta masa depan yaitu Tuhan. Karena Dialah yang tahu dan menetapkan masa depan kita. Amsal berkata, “Ada jalan yang kelihatannya lurus, tapi akhirnya jalan itu menuju maut.” Melangkah dengan mengandalkan pikiran sendiri hanya akan membawa pada jalan yang berujung maut, karena pertimbangan akal kita sering keliru. Kita harus kembali kepada firman Tuhan yang menuntun pada jalan yang benar dan kepada hidup.

Selamat Hari Minggu. Percayakanlah masa depanmu kepada Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya.

Jangan Terus Tinggal Dalam Kesalahan Itu Bodoh

Orang yang jatuh selalu akan berusaha bangun lagi, ia ingin segera mendapatkan pertolongan.

Hidup berkubang dalam dosa bukan tujuan Allah menciptakan dan menyelamatkan kita. Allah tidak ingin kita terus tinggal dalam kesalahan, apalagi setelah kita menerima anugerah keselamatan dari-Nya. Ia ingin kita hidup dalam kebenaran-Nya, karena di luar itu yang ada hanyalah keterikatan dengan masa lalu.

Sahabat Alkitab, kematian Kristus di kayu salib adalah satu-satunya cara yang dapat menarik kita keluar dari kubangan dosa. Karena sekalipun terasa menyenangkan, tetapi terus berada di dalamnya hanya akan membawa kita pada kematian kekal. Karena itu mintalah pengampunan kepada Tuhan dari segala dosa dan sambutlah tangan-Nya yang akan mengangkat kita. Amsal berkata, “Orang bodoh tidak peduli apakah dosanya diampuni atau tidak; orang baik ingin diampuni dosanya.”

Selamat Pagi. Camkanlah ini! Hanya seekor babi yang akan kembali ke kubangan sekalipun ia telah dimandikan bersih oleh tuannya.

Wanita Bijak Adalah Kehidupan Bagi Rumahnya

Perannya jauh lebih besar dari sekedar sumur, dapur, dan kasur (Jawa: Konco Wingking). Karena wanita diciptakan oleh Allah yang hidup.

Pernah mendengar kalimat, “Di balik pria sukses ada wanita hebat di baliknya?” Kalimat itu benar dan bukan hanya isapan jempol belaka. Sejak semula Allah memang telah menciptakan perempuan untuk menjadi penolong yang sepadan bagi laki-laki.

Sahabat Alkitab, dalam kehidupan sebuah rumah tangga pengamsal memberikan nasehat, “Rumah tangga dibangun oleh kebijaksanaan wanita, tapi diruntuhkan oleh kebodohannya.” Pengamsal tidak membesar-besarkan tapi memang wanita punya peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia baik sebagai pribadi maupun dalam keluarga. Ia mampu menjadi pendorong untuk kesuksesan suami dan anaknya, pemberi kekuatan saat mereka lemah, dan menjadi tempat yang paling aman dan teduh untuk pulang.

Selamat Pagi. Marilah menjadi wanita bijak, menjadi sebagaimana tujuan Allah menempatkan Anda di sisi seorang pria.

Tongkat Dipergunakan Untuk Mendidik Dalam Kebenaran

Cinta kasih tidak membiarkan kesalahan terjadi berulang-ulang, Allah menghajar Israel karena cinta-Nya yang besar.

Seorang gembala yang baik akan senantiasa menjaga dombanya agar tetap aman. Ia diperlengkapi dengan tongkat yang dapat digunakan untuk menarik kembali jika salah satu dombanya pergi menjauhi kawanan. Tongkat yang sama juga dapat digunakan untuk memukul kaki domba yang sekalipun telah ditarik berulang kali namun tetap ingin pergi. Bagi gembala yang baik, lebih baik bila ia mencederai kaki dombanya agar tidak pergi daripada membiarkannya pergi lalu akhirnya mati dimangsa oleh binatang buas.

Sahabat Alkitab, anak adalah pemberian yang datangnya dari Tuhan yang harus dididik dalam kebenaran. Memberikan reward saat ia berhasil dengan hidupnya, dan memberikan punishment jika ia lalai dan berbuat kesalahan. Karena itu pengamsal berkata, “Tidak memukul anak, berarti tidak cinta kepadanya; kalau cinta, harus berani memukul dia.” Belajar dan mintalah hikmat dari Allah agar kita tahu bagaimana mendidik dalam cinta kasih yang benar.

Selamat Pagi. Ingatlah ini, menghajar karena cinta dan bukan karena amarah akan menyelamatkan masa depan anak Anda.

Pergaulan yang baik menajamkan kebaikan dalam diri

Mereka yang tinggal di tepi pantai memiliki volume suara yang tinggi, mereka adalah murid yang baik dari debur ombak.

Ketika manusia dilahirkan, ia tidak pernah dapat memilih dilingkungan mana ia akan lahir, tetapi setelah manusia menjadi pribadi yang dewasa, ia dapat memilih untuk tetap di situ, menjadi sama dengan lingkungannya, atau pergi menemukan lingkungan yang baru.

Sahabat Alkitab, Amsal berkata, “Orang yang bergaul dengan orang bijaksana, akan menjadi bijaksana; orang yang bergaul dengan orang bodoh, akan celaka.” Seperti besi menajamkan besi, manusia juga menajamkan sesamanya. Jika kita bergaul dalam lingkungan yang baik maka kita pun akan menjadi baik, karena natur kita adalah selalu ingin menjadi sama dengan lingkungan di mana kita berada. itu bisa berarti tentang karakter, atau budaya yang dianut. Manusia adalah pembelajar yang baik dan peniru yang ulung.

Selamat Pagi. Mari memperhatikan dengan siapa kita bergaul, sebab tidak selamanya kita kuat, pergaulan yang buruk akan semakin menjatuhkan, tetapi pergaulan yang baik akan membangkitkan dan menopang kita.

Hiduplah Dengan Tertib Ikuti Aturan Yang Ada

Kebebasan kita adalah kebebasan yang beradap yang berada dalam ruang aturan dan hukum.

Ketika manusia tidak lagi ingin mengikuti hukum Allah, maka ia sedang membawa dirinya dalam perbudakan dosa dan kamatian. Kehidupan ada dalam suatu keberadaan yang dibatasi oleh ruang dan waktu. Secara fisik kita begitu terikat di dalamnya, begitu juga dengan roh (atau jiwa) kita. Ketika kita menyerahkan hidup kepada Tuhan, maka kita akan menjadi hamba kebenaran. Dan hamba kebenaran adalah hamba yang benar-benar merdeka.

Sahabat Alkitab, Pengamsal berkata, “Orang yang meremehkan ajaran TUHAN, mencelakakan dirinya; orang yang taat kepada hukum Allah akan mendapat upahnya.” Tuhan Yesus sendiri pernah berkata, ” Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Di sini kita dapat melihat bahwa Tuhan akan mengganjar orang yang hidup dengan tertib, yang taat kepada hukumnya dengan upah kebaikan, dan ketenangan. Hukum Tuhan itu enak, serta menyenangkan bagi orang yang mengasihi-Nya.

Selamat Pagi. Hukum Allah yang tercermin dalam aturan kehidupan di berbagai lingkungan di mana kita berada akan menjaga kita dari segala kecelakaan. Karena itu, taatilah dan jadilah panutan dalamnya.

Dunia Membutuhkan Orang Saleh Sebagai “Role Model”

Orang pandai banyak, orang beragama juga banyak, tetapi kita sulit mencari orang yang hidupnya saleh.

Dunia telah dipenuhi oleh kuburan yang dilabur putih bersih, tetapi dalamnya berisi tulang. Ya itulah orang-orang yang kelihatan sangat agamis tetapi di aroma dalam kehidupannya sangat amis. Karena itu kita begitu haus dengan orang-orang yang benar-benar menjaga kekudusan hidupnya dari segala dosa. Dunia ini semakin maju itu berarti orang pandai semakin banyak, namun ironi, dunia semakin brutal dan bengis, itu berarti kita semakin kehilangan orang saleh.

Sahabat Alkitab, Amsal berkata, “Orang saleh bagaikan cahaya cemerlang.” Kita sadar bahwa kita sangat membutuhkan orang-orang seperti itu, untuk menjadi role model kehidupan. Dunia tidak mampu menyediakannya, hanya Tuhan yang mampu. Dan Ia sedang meminta kepada kita untuk mau dibentuk menjadi orang-orang saleh-Nya. Bersediakah kita?

Selamat Pagi. Mari izinkan Allah membentuk kita untuk menjadi cahaya kecil di tengah kegelapan dunia ini. Dunia membutuhkan kita untuk jadi role model dalam kekudusan hidup.

Dengarkanlah Didikan Demikianlah Cara Menghormati Orang Tua

Orang tua adalah wakil Allah untuk mendidik kita dalam kebenaran. Mengindahkannya sudah membuat mereka sangat bersukacita.

Amsal berkata, “Anak yang arif memperhatikan bila ayahnya memberi petuah…” Didikan kebenaran dari orang tua yang takut akan Tuhan adalah kehidupan bagi anak-anak yang mendengarkannya. Namun jika kita berkeras hati dan bebal, maka kesusahan dan “kematian” sudah siap menyambut kita.

Sahabat Alkitab, Menjadi orang tua itu susah-susah gampang, jika hanya memberi makan saja itu mudah, tetapi mendidik seorang anak sampai menghidupi kebenaran itu tidak pernah mudah. Karena itu ketika mereka melihat anak-anak-Nya tumbuh dalam sikap hormat yang penuh kepada Tuhan, mengasihi-Nya, dan melayani-Nya, bagi mereka itu jauh lebih berharga daripada setiap pemberian yang dapat kita berikan kepada mereka. Itulah cara kita menghormati mereka.

Selamat Beribadah. Mari bersama dengan orang tua, kakak, adik, dan orang-orang yang kita kasihi, datang ke rumah Tuhan untuk bersekutu bersama, memuji dan menyembah Tuhan.

Hasil Tidak Pernah Membohongi Usaha

Jika baru sekali gagal lantas menyerah, itu bukan usaha, tetapi coba-coba.

Jangan mempermainkan Allah, firman Tuhan dalam Mazmur 127:2 -“Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.” – tidak menyuruh Anda tidur sambil menantikan berkat Tuhan. Camkan ini, Allah tidak memberi keberhasilan kepada pemalas, dan pemalas tidak boleh makan! Dengan kerja keras barulah manusia akan memperoleh hasilnya, sementara orang malas telah membuat dirinya sendiri menjadi budak.

Sahabat Alkitab, tidak ada yang instant, jika pun ada, rasanya tidak senikmat yang terlihat. Orang-orang sukses hari ini, adalah orang-orang yang telah bekerja keras dalam sejarah panjang hidupnya. Kesuksesan mereka adalah buah dari cucuran keringat dan luka-luka masa lalu. Jangan pernah takut gagal, karena seribu kali kita gagal, Allah menyediakan seribu satu kesempatan untuk bangkit kembali.

Selamat Pagi. Mari terus berdoa dan memberikan usaha terbaik kita, karena selangkah lagi Tuhan akan merahmati kita.