Tuhan, Kadang Kami Tidak Tahu Ada Banyak Hal Yang Harus Terus Kami Usahakan Agar Sempurna Dihadapan-Mu. Ampunilah Dan Tolonglah Kami.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 4 : 12 – 16 (BIMK)

Hidup sebagai pengikut Kristus itu seperti ikan di dalam akuarium yang mana semua orang dapat memandangnya dari semua sisi. Karena itu semua sisi harus terlihat sesempurna mungkin, seperti Kristus yang sempurna.

Timotius adalah seorang pemimpin, ia juga seorang yang masih muda. Dua fakta yang berdampingan ini bukanlah hal mudah untuk dijalani. Sebagai seorang pemimpin, ia harus menjadi teladan bagi semua orang, namun ia juga adalah seorang muda yang penuh dengan gejolak dan kurang berpengalaman. Karena itu nasehat Paulus adalah jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engku muda, jadilah teladan dalam perkataan dan perbuatan, dalam kasih dan dalam iman. Pergunakanlah karunia untuk membangun jemaat, dan awasilah diri dan ajaran.

Sahabat Alkitab, kemudaan usia tidak pernah dan tidak boleh membatasi kedewasaan rohani dan karakter manusia. Jika kedewasaan usia terjadi secara otomatis maka kedewasaan rohani dan karakter adalah pilihan. Ya sebuah pilihan yang harus diusahakan dan terus dikerjakan, keduanya tidak terjadi dengan begitu saja dan tidak sekali langsung jadi. Proses pendewasaan yang dikerjakan oleh Allah dalam diri kita yang bekerjasama dengan kita dalam bentuk penyerahan diri dan kerelaan. Seperti halnya Timotius, kita juga harus menjadi teladan dalam tutur kata, tindakan, kasih, iman, kemurnian hati, mempelajari firman, pelayanan, kejujuran, pengajaran, dan dalam semua sisi hidup kita, sampai kita semua menjadi sempurna seperti Kristus.

Selamat Pagi. Hari ini biarlah kita menyerahkan diri kepada Tuhan untuk didewasakan, agar semakin sempurna di hadapan-Nya, dan elok dalam pandangan manusia.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kekuatan Tidak Bisa Didapatkan Begitu Saja, Tetapi Dengan Latihan Keras Dan Teratur. Bimbinglah Kami Melakukan Latihan Rohani Sesuai Kehendak-Mu.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 4 : 7- 11 (BIMK)

Seperti setiap orang terlahir dengan bakat alami, demikian juga setiap orang terlahir sebagai makhluk yang rohani. Keduanya tetap memerlukan latihan keras dan teratur agar semakin kuat dan siap menghadapi perlombaan dan tantangannya.

Pesan Paulus berikutnya kepada Timotius “Hendaklah kaulatih dirimu untuk kehidupan yang beribadat. Latihan jasmani sedikit saja gunanya, tetapi latihan rohani berguna dalam segala hal…” Dalam bimbingan Paulus, sudah barang tentu Timotius cakap memahami tentang pokok dan dasar iman kepada Kristus Yesus, ditambah dengan nasehat-nasehat dari Paulus dan para nabi membuat Timotius tidak kekurangan dalam hal itu. Tetapi ia tetap membutuhkan pengalaman pribadi dalam iman dan kehidupan yang penuh ketaatan yang mencakup semua aspek kehidupannya. Ia perlu melatih diri untuk tetap percaya kepada Tuhan dan ajaran benar yang telah diterimanya dan berlatih untuk taat sekalipun banyak godaan sebagai orang muda yang menghampirinya.

Sahabat Alkitab, latihan rohani itu seperti halnya latihan jasmani. Untuk menguatkan otot-otot tubuh maka harus mendapatkan latihan ekstra dan kontinu. Tidak hanya menguatkan otot tapi juga menyegarkan dan menyehatkan badan, serta banyak manfaat lainnya. Jika latihan jasmani saja memiliki banyak manfaat maka terlebih lagi dengan latihan rohani, seperti yang Rasul Paulus katakan. Tubuh jasmani kita terbatas hanya untuk kehidupan saat ini saja, tetapi roh kita sifatnya kekal. Karena itu melatih kerohanian punya sifat yang kekal juga. Melatih kerohanian dapat dilakukan dengan mempelajari firman Tuhan secara teratur, lalu melakukannya. Berdoa, membangun komunikasi dengan Tuhan. Belajar untuk taat, sekalipun terasa tidak menyenangkan. Berlatih untuk tetap percaya sekalipun tidak melihat tanda dari Tuhan. Berlatih untuk berserah, sekalipun besar keinginan untuk bertindak sendiri. Berlatih hidup dalam kekudusan, sekalipun banyak godaan yang datang. Dan banyak lagi latihan rohani lainnya.

Selamat Beribadah. Mari terus melatih kehidupan rohani kita, dengan cara yang benar, karena besar manfaatnya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Inside Out – Verbum Mundo

Semangat “dari dalam keluar” ternyata masih membutuhkan perjuangan tersendiri bagi kebanyakan Gereja di Indonesia. Betapa tidak, bila dilihat dari indikator keuangan, tampak profil anggaran di banyak Gereja, mayoritas pengeluaran uangnya digunakan untuk biaya program-program internal dan pembangunan fisik kompleks Gereja. Masih sangat kecil jumlah anggarannya yang dialokasikan untuk menjalankan program-program kepedulian terhadap sesama, atau komunitas di luar gereja.

Berbasis observasi saya yang selama ini terlibat dalam pelayanan Gereja-gereja dari Padangsidimpuan sampai Merauke, dari Manado sampai Kupang, mayoritas pergumulannya sama dengan gereja dimana saya berjemaat, yaitu masih terus berjuang memenuhi pembiayaan program internal dan pembangunan infrastruktur gerejanya. Persentase anggarannya sangatlah kecil yang ditujukan untuk membiayai program kepedulian terhadap sesama di luar gereja.

Menarik sekali topik-topik bahasan dalam seminar “Verbum Domini” yang diselenggarakan oleh Gereja Katolik St. Yohanes Bosco Paroki Danau Sunter Jakarta Utara pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Satu topik bahasan yang bagi saya paling menarik adalah “Verbum Mundo” (Sabda Allah dalam kehidupan sehari-hari). Topik bahasan ini dibawakan di sessi ketiga oleh Bapak Hortensio Mandaru, SSL (Konsultan Penerjemah LAI) sesudah bahasan “Dei Verbum” (Sabda Allah disampaikan) oleh RP. Prof (Em) Martin Harun, OMF., dan “Verbum In Ecclesia” (Sabda Allah dalam Kehidupan Gereja) oleh RD. Carolus Putranto Tri Hidayat (RM. UUT).

Presentasi satu jam Pak Hortensio sangatlah padat. Tapi saya dapat menarik intisarinya, yaitu Gereja didorong untuk mempraktikkan Sabda Allah dengan memberikan perhatian khusus kepada tiga hal: (1) Keadilan, (2) Rekonsiliasi konflik, dan (3) Kasih. Ketiganya bukan hanya ditujukan untuk internal umat, tetapi justru umat diharapkan aktif keluar untuk mewujudkannya bagi sesama – “inside out”.

Tiga wilayah kepedulian di atas sungguh-sungguh mendorong Gereja untuk tidak asyik dengan dirinya sendiri, namun harus peduli kepada kehidupan bersama.  Ekspresi kepedulian ini mengandung implikasi terhadap penyusunan program-program yang tentu tidaklah cukup hanya memperkuat internal gereja, namun harus banyak kepedulian kepada eksternal.

Semangat implementasi Sabda Allah dalam kehidupan sehari-hari sungguh sesuai dengan ajakan mewujudkan “Alkitab Untuk Semua”. Memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh panitia seminar “Verbum Domini”, saya mewakili LAI mempresentasikan langkah konkret “Mewujudkan Alkitab Untuk Semua” dengan menyampaikan informasi tentang empat tugas utama LAI serta ajakan untuk bersama-sama terlibat dalam gerakan DWD (Doakan, Wartakan dan Donasikan Berkat-berkat Tuhan).

Lembaga Alkitab Indonesia yang berdiri pada 9 Februari 1954, menjalankan mandat Gereja-gereja di Indonesia dalam hal: (1) Penerjemahan Alkitab, (2) Produksi dan Penerbitan Alkitab, (3) Penyebaran Alkitab, dan (4) Upaya menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup umat di Indonesia. Empat tugas ini sejak 1968 sudah dijalankan bersama antara Gereja-gereja Kristen Protestan dan Gereja Katolik di Indonesia. Gereja Katolik di Indonesia adalah Gereja Katolik pertama di dunia yang pada tahun 1968 membuat keputusan menggabungkan Tim Penerjemahan Alkitabnya dengan Tim Penerjemahan LAI dan menghasilkan terjemahan Alkitab ekumene. Sampai saat inipun belum banyak negara yang memiliki “terjemahan Alkitab ekumene” yang digunakan bersama antara Gereja Kristen Protestan dan Gereja Katolik.

Pekerjaan menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Indonesia tidak berhenti saat sesudah terbit di tahun 1974 dengan nama Alkitab Terjemahan Baru (TB). Sesudah lebih dari 30 tahun Alkitab digunakan, ada banyak istilah-istilah dalam suatu bahasa yang berubah makna, ada kata-kata baru yang muncul, dan juga ada perkembangan ilmu penerjemahan Alkitab. Alasan-alasan inilah yang membuat suatu terjemahan Alkitab perlu di revisi (re = kembali; visi = melihat). Saat ini sudah menjelang final revisi terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia yang terbit 1974 dan diharapkan akan selesai tahun 2021. Revisi penerjemahan TB ini juga dikerjakan bersama para ahli penerjemahan Alkitab dari Gereja Katolik dan Gereja-gereja Kristen Protestan.

Masih banyak pekerjaan Penerjemahan Alkitab di Indonesia karena sepanjang LAI ada (64 tahun) baru berhasil menerjemahkan Alkitab yang utuh (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) ke dalam 33 bahasa dari 721 bahasa daerah yang ada di Indonesia. Satu Alkitab utuh membutuhkan waktu penerjemahan sekitar 20 tahun.

Pekerjaan LAI lainnya yaitu: produksi dan penerbitan, penyebaran, serta upaya menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup umat di Indonesia tidak akan mampu dikerjakan tanpa  topangan para mitra dari berbagai Gereja, baik sebagai individu maupun institusi. Ladang layanan LAI begitu luas, tenaga begitu terbatas. Dari sekitar 27 juta orang Kristen dan Katolik di Indonesia yang tercatat sudah  memberikan dukungan langsung kepada pekerjaan-pekerjaan LAI baru di bawah 100.000 nama individu maupun lembaga.

LAI menargetkan dalam lima tahun ini (2018-2023) mendapatkan satu juta mitra yang akan aktif mendoakan, mewartakan dan mendonasikan berkat-berkatNya demi mewujudkan “Alkitab Untuk Semua”. Untuk mengumpulkan data mitrapun LAI membutuhkan mitra. Sangat diharapkan  Anda yang terpanggil dapat langsung mengontak Ibu Erna di nomor WA: 08128517415. Ini adalah salah satu bentuk “Verbum Mundo” – “inside out” – Sabda Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Salam Alkitab Untuk Semua.

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Tidak Ada Jalan Lain Untuk Bertumbuh Selain Dari Tantangan Dan Ujian. Tolong Kami Melalui Semua Itu Agar Semakin Sempurna Bagi-Mu.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 4 : 1 – 6

Penyesatan yang datang adalah bagian dari ujian dan tantangan. Ujian apakah kita benar-benar memahami sebuah ajaran yang benar dan tantangan apakah kita dapat tetap berpegang pada ajaran itu sekalipun seluruh dunia menolaknya

Entah melalui penglihatan atau melalui nubuat dari para nabi, Paulus mengungkapkan bahwa Roh Allah dengan tegas mengatakan di masa-masa yang akan datang sebagian orang menjadi murtad dan mengingkari Kristus. Rupanya kelak sebagian orang tidak lulus uji malah terbawa ke pada arus penyesatan. Salah satu ajaran sesat yang berkembang saat itu adalah Asketisme yang mengajarkan bahwa ketaatan kepada Allah ditunjukkan melalui berpantang hubungan seksual, berpantang makanan tertentu, dan berpuasa yang semuanya dilakukan dengan cara yang ekstrim bahkan sampai menyiksa diri dengan melukai

Sahabat Alkitab, Tuhan Yesus berkata dalam Mat. 18:7 bahwa penyesatan itu harus ada tetapi celaka mereka yang mengadakannya. Artinya penyesatan adalah sebuah fakta dan kenyataan yang pasti dan harus terjadi, sudah terjadi, dan akan terus terjadi. Karena itu, matu tidak mau, suka tidak suka orang Kristen harus menghadapinya. Hanya mereka yang dengan tekun belajar firman Tuhan secara benar dan memiliki persekutuan yang karib dengan Allah yang akan melewati semua itu dan keluar sebagai pemenang dan akan terus bertumbuh dalam iman yang teguh. Tetapi mereka yang mengabaikan untuk belajar firman dan meninggalkan persekutuan dengan Tuhan akan terbawa arus penyesatan karena mereka tidak memiliki dasar yang kuat dan sejati. Firman Tuhan tidak cukup untuk dibaca sambil lalu saja, tetapi harus direnungkan dan digali sedalam mungkin hingga menemukan makna yang Tuhan maksudkan, tentunya jangan lupa bertanya kepada Dia yang memiliki firman itu

Selamat Pagi. Berikanlah waktu yang terbaik untuk belajar firman Tuhan dan bertumbuh di dalamnya agar ketika penyesatan datang kita cakap menghadapinya

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Banyak Orang Tidak Berpengalaman Sehingga Mudah Jatuh Dalam Kehidupan. Penuhilah Kami Dengan Kasih Dan Kepedulian, Agar Terbeban Mempedulikan Mereka.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 3 : 12 – 16 ( BIMK)

Pengalaman memiliki andil besar dalam membentuk kepribadian manusia. Jika dilewati bersama dengan Tuhan maka teguhlah orang itu.

Kemudaan Timotius mungkin menjadi salah satu pertimbangan Paulus untuk memberikan perhatian yang besar kepadanya. Meskipun percaya bahwa Timotius sanggup untuk mengemban tugas memimpin jemaat Efesus, tetapi naluri dan tanggung jawab sebagai bapak rohani sekaligus guru dan pembimbing membuat Paulus harus tetap menuntut dan mendampingi Timotius melalui surat-suratnya yang berisi berbagai nasehat dan perintah, dan juga melalui kehadirannya secara langsung. Seorang muda yang belum berpengalaman itu membutuhkan pertolongan dari Paulus yang telah lanjut usia dengan sejuta pengalamannya.

Sahabat Alkitab, dalam banyak hal kita sangat membutuhkan pelajaran dari pengalaman, entahkah pengalaman diri sendiri atau dari pengalaman orang lain juga. Karena itu kita memiliki dua peran sekaligus yaitu sebagai sebagai pengajar dan sekaligus pembelajar. Kita memberikan wejangan kepada mereka yang lebih mudah, dan di saat yang sama kita juga belajar dari nasehat mereka yang lebih tua. Yang lebih tua memberikan dengan penuh kasih dan kepedulian tanpa ketakutan akan tersaingi atau terganti, yang lebih muda dengan belajar dengan penuh kerendahan hati tanpa prasangka atau merasa lebih pandai, sebab hikmat dari pengalaman jelas berbeda dengan kepandaian.

Selamat Pagi. Marilah, berikanlah dengan cuma-cuma kepada masa depan apa yang diberikan Tuhan dengan cuma-cuma dan ambillah yang berharga dari apa yang diberikan oleh Tuhan dari masa lalu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Ketertarikan Berlebih Terhadap Uang Mengacaukan Kerelaan Hati Untuk Melayani. Tolong Kami Menjaga Diri Sehingga Tidak Dibutakan Olehnya.

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 3 : 6 – 11

Orang yang sudah cinta uang akan mengukur segala sesuatu dengan uang, termasuk dalam pelayanan. Berhati-hatilah dengan sifat seperti itu.

Paulus menyadari betul bahwa jemaat Efesus saat itu tengah diperhadapkan dengan orang-orang yang money oriented, baik di dalam maupun di luar jemaat. Mereka hidup seperti orang-orang duniawi yang serakah, dan gemar memamerkan kekayaan mereka. Karena itu sebagai salah satu syarat dalam memilih penilik jemaat, Timotius harus mencari mereka yang tidak mata duitan. Karena orang yang mata duitan hanya akan merusakkan pelayanan dan kesaksian kristen di tengah-tengah kota Efesus.

Sahabat Alkitab, uang adalah sesuatu yang sifatnya netral, namun bagi mereka yang tidak dapat mengendalikan diri, uang memiliki daya pikat yang sangat kuat. Jika pemimpin Kristen adalah seorang yang mata duitan maka pelayanannya akan sangat dipengaruhi dengan itu. Ia hanya akan melakukan sesuatu yang mendatangkan uang baginya, atau hanya melayani mereka yang dapat memberikan itu baginya. Ia tidak akan lagi dapat menjadi pribadi yang netral dan independen tatkala menghadapi permasalahan dalam jemaat.

Selamat Pagi. Marilah kita menjaga diri dari segala keinginan yang tidak terkendali karena itulah akar dari sifat mata duitan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menyenangi Karakter yang baik. Dan Mereka Yang Memilikinya, Engkau Percayakan Menjadi Pemimpin Umat-Mu

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 3 1 – 5

Pemimpin Kristen adalah mereka yang layak untuk ditiru karakternya, yang merupakan hasil pencitraan dari imannya.

Paulus tahu bahwa sebagai seorang muda, Timotius membutuhkan rekan kerja dalam melayani jemaat Efesus, maka Ia memberikan kriteria dalam memilih orang-orang yang layak untuk itu. Bukan melihat kepada status dan kemampuan finansial atau sekedar fasih lidah tetapi kepada karakter baik yang muncul dari dalam dirinya, terwujud dalam keluarganya, dan yang dapat ditularkan atau diteruskan kepada orang lain.

Sahabat Alkitab, menetapkan seorang untuk menjadi pemimpin Kristen jangan pernah dilakukan dengan serampangan, jangan juga karena melihat tampilan luarnya saja, apalagi kalau berdasarkan materi dan status sosial yang dimiliki. Kemampuan dan kecakapan dalam bekerja memang cukup penting namun yang terpenting adalah bagaimana ia dapat menjadi teladan karena Kristus yang hidup di dalamnya dan yang ia hidupi setiap hari. Selebihnya, percayalah bahwa Allah akan memperlengkapi orang-orang yang dianggap-Nya layak untuk melayani-Nya dan gereja-Nya dengan berbagai-bagai karunia. Tuhan tidak pernah kekurangan orang yang dapat Dia pakai untuk melakukan pekerjaan baik.

Selamat Pagi. Kepemimpinan Kristen adalah pekerjaan yang sangat berharga, ia seperti mutiara yang tidak boleh dilemparkan ke mulut babi.

Antusiasme Lansia Mewujudkan Alkitab Untuk Semua

“Usia saya 75 tahun, saya akan berangkat ke Pulau Kei Besar dan Kei Kecil Maluku bulan Oktober 2018 nanti untuk mengawal pembagian Alkitab SDK LAI,” kata Ibu Indrawati Ketua KKPD (Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan) LAI Bandung Selasa (7/8) lalu.

Ibu Indrawati tidak hanya semangat mengirim Alkitab untuk saudara-saudara di pelosok negeri yang sangat membutuhkan, tapi juga berjuang menggalang dukungan untuk pengadaan Alkitab tersebut. Salah satu upayanya adalah dengan menyelenggarakan Kebaktian Puji-pujian Kaum Usia Lanjut Gereja-gereja se Kota Bandung.

Ada tujuh kelompok Paduan Suara dan Kelompok Angklung yang hadir dan mengisi puji-pujian. Masing-masing kelompok yang rata-rata beranggotakan 30 personel kaum Lansia membawakan satu lagu pujian. Antusiasme mereka sangat terasa. Betapa tidak, ada seorang Ibu anggota Paduan Suara GKI Guntur yang sudah berusia 97 tahun juga ikut berdiri dan menyanyi. Ada beberapa Ibu yang hadir memakai tongkat, ada juga yang harus dipapah, tapi tetap semangat maju ke depan dan bernyanyi memuji Tuhan.

Dalam acara ini juga dihadirkan Ibu Grace Simon, penyanyi kondang tahun 80an yang tetap prima dan tahun ini berusia 65 tahun, yang berarti juga masuk dalam kategori kaum Lansia. Dia menyanyikan empat lagu dengan penghayatan yang luar biasa dan menggerakkan semua hadirin ikut bernyanyi bersama.

Fisik yang menua bukan halangan kaum lansia terlibat dalam program Satu Dalam Kasih LAI, sebuah program rutin pengadaan dan pengirim Alkitab ke berbagai pelosok negeri. Program ini didukung oleh KKPD-KKPD LAI di berbagai kota, dan salah satunya KKPD Kota Bandung. Tahun 2018 ini  SDK LAI menargetkan pengadaan 125.000 Alkitab untuk 125.000 Jiwa di enam wilayah: Karo-Dairi Sumatera Utara, Sintang-Kalimantan Barat, Halmahera Barat, Pulau Kei Besar dan Kei Kecil – Maluku,  Sumba – NTT, dan Boven Digoel – Papua.

Spirit mewujudkan Alkitab Untuk Semua (ALUS) sungguh menggerakkan kaum Lansia untuk aktif berkontribusi mulai dari pengadaan sampai pengiriman Alkitab ke berbagai wilayah di atas. Pengalaman turut serta mengawal pengiriman Alkitab ke berbagai pelosok negeri, yang masih sangat sulit medannya, tidak menyurutkan tekad kaum Lansia ini. Justru sebaliknaya mereka terbakar semangatnya untuk ikut mengawal lagi tahun ini. Ibu Sonya yang sudah berusia 82 tahun berkata dengan sukacita: “Saya sudah mendapatkan tiket dan biaya untuk ikut ke Pulau Kei Besar dan Kei Kecil Oktober nanti.”

Perjalanan mengawal pengiriman Alkitab ke berbagai pelosok negeri sungguh suatu perjalanan ziarah yang sangat kental nuansa spiritualnya. Dengan mengalami berbagai kesulitan menempuh medan yang sulit, dan mendapati antusiasme umat Tuhan yang sudah lama menantikan Alkitab, sungguh sangat menguatkan iman. Kelelahan langsung menghilang. Keluh kesah langsung lenyap. Yang ada hanyalah ucapan syukur atas semua kelimpahan berkat dan anugerah dalam kehidupan.

Dukungan dalam bentuk Doa dari semua pihak sangatlah diharapkan. Doa orang benar dahsyat kuasanya. Mendoakan pemenuhan kebutuhan pengadaan dan pengiriman Alkitab SDK ini sangatlah membantu perwujudan program ini. Banyak orang, termasuk saya, mempunyai pengalaman nyata betapa dahsyatnya kekuatan doa.

Dukungan dalam bentuk Wartakan akan memungkinkan banyak pihak mengenal, menaruh kepedulian dan menggalang kebersamaan untuk berkontribusi dalam program ini. Bulan lalu sesudah mendengar presentasi saya di sebuah gereja di Manado, seorang Ibu mengirimkan gambar brosur SDK LAI kepada saudaranya di New York melalui Whatsapp. Dua minggu kemudian Ibu tersebut datang ke kantor Perwakilan LAI Manado untuk menyerahkan bantuan pengadaan Alkitab SDK dari saudaranya yang di New York itu.

Terakhir dukungan dalam bentuk Donasi untuk membiayai pengadaan dan pengiriman Alkitab SDK LAI. Kisah antusiasme kaum Lansia di atas adalah salah satu contoh upaya konkret mengupayakan dukungan donasi melalui kebaktian puji-pujian. Banyak yang hadir untuk menikmati berbagai pujian sekaligus sukacita memberi donasi untuk pengadaan dan pengiriman Alkitab SDK LAI.

DWD – Doakan, Wartakan dan Donasikan demi terwujudnya Alkitab Untuk Semua telah dijalankan oleh kaum Lansia Gereja-gereja di Kota Bandung dengan sangat antusias. Bagi kita yang belum Lansia mengapa tidak mengikuti jejak mereka? Silakan kontak di WA Ibu Erna 08128517415 untuk keterangan lebih lanjut. Atau langsung donasi ke Nomor Rekening Yayasan Lembaga Alkitab Indonesia BCA: 3423016261.

Salam Alkitab Untuk Semua.

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Dunia Menyenangi Penampilan Luar Yang Cantik. Tetapi Kecantikan Hatilah Yang Engkau Inginkan Dari Kami

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 2 : 9 – 15 (BIMK)

Manusia memang tecipta dengan dua mata sehingga lebih menyukai apa yang dilihatnya dengan kasat mata. Tuhan mencintai apa yang ada di dalam lubuk hati kita.

Bukan hanya kaum pria yang diminta untuk berdoa dengna hati yang suci, kaum wanita juga demikian. Dalam jemaat Efesus dan juga orang-orang disekitar mereka punya kecenderungan untuk memamerkan dan membanggakan kecantikan fisik mereka, mulai dari pakaian yang mereka gunakan, potongan rambut, hingga perhiasan yang mereka gunakan. Paulus menginginkan mereka tidak lagi menonjolkan hal-hal yang sifatnya lahiriah dan gaya hidup mewah sebagai sebuah kebanggaan, melainkan apa yang ada di dalam hati yang nampak dalam perbuatan-perbuatan baik.

Sahabat Alkitab, apakah memang kita tidak boleh menggunakan pakaian yang bagus dan indah? Apakah juga kita tidak boleh menikmati hasil kerja kita dengan menggunakan perhiasan dan pakaian yang mahal? Tentu bukan seperti itu, tetapi yang ditekankan pada konteks saat itu dan masa kini adalah jangan gila harta, jangan jadikan harta dan penampilan fisik sebagai ukuran dalam menilai, menerima, dan memperlakukan orang lain, dan jangan datang beribadah dengan tujuan untuk memamerkan itu semua. Sebagai orang-orang Kristen di tengah dunia kita harusnya menjadi saksi dalam perbuatan yang baik dan benar dan jangan menjadi batu sandungan karena perbuatan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.

Selamat Pagi. Jika Tuhan melihat hati dan perbuatan baik yang keluar daripadanya, maka percantiklah itu dan lakukan dengna penuh ketulusan dan kejujuran.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kadang Kami Kehabisan Akal Untuk Memperjuangkan Kebenaran. Kiranya Engkau Memberikan Kesabaran Dan Hikmat, Sehingga Kami Tidak Berhenti Dan Menyerah

Timotius. Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
1 Timotius 2 : 5 – 8 (BIMK)

Meyakinkan orang akan sebuah kebenaran atau fakta tidak selalu mudah. Kekerasan hati adalah salah satu penghalangnya.

Paulus memberikan suatu penekanan bahwa apa yang ia nyatakan adalah sungguh-sungguh benar dan ia tidak berdusta. Penekanan ini penting bukan hanya bagi Paulus, tetapi juga bagi Timotius yang akan menghadapi jemaat yang mungkin saja sudah terlanjur percaya dengan para pengajar-pengajar palsu. Pernyataan itu seakan memberikan penguatan agar Timotius juga tidak perlu ragu untuk memberitakan berita keselamatan yang datang dari Allah di dalam Kristus Yesus.

Sahabat Alkitab, membuat orang lain menjadi percaya dengan berita yang kita katakan sesungguhnya bukanlah tugas kita, sebab memang tidak seorang pun dapat dipaksa untuk menjadi percaya, kepercayaan adalah sesuatu yang timbul dari dalam diri sendiri. Yang menjadi bagian kita adalah menyatakan suatu kebenaran dengan sebenar-benarnya tanpa mengurangi ataupun melebih-lebihkan. Itu berlaku dalam hal atau berita apapun, terlebih lagi jika itu adalah berita kebenaran dari firman Allah. Kita hanya diminta untuk memberitakan, lalu Allah yang akan mengubah hati orang dan menggerakkannya untuk percaya. Memberitakan bukan sekedar memperkatakan dan berlalu pergi namun dengan berulang-ulang dengan penuh keyakinan dan ketulusan agar mereka yang mendengar kelak menjadi percaya. Kesabaran dan hikmat Allah adalah bagian yang tepenting di dalamnya.

Selamat Pagi. Katakanlah dan perjuangkanlah kebenaran dengan giat dan tidak jemu-jemu, sampai kebenaran itu “membumi”.

Salam Alkitab Untuk Semua