Tuhan, Tolong Kami Tidak Menyerah Untuk Naik Dan Memperbaiki Diri Sampai Sesuai Dengan Standart Sebagai Anak-anak-Mu Yang Terkasih.

title

Karunia Allah memampukan kita untuk menjadi lebih baik lagi setiap harinya hingga mencapai keserupaan dengan Kristus.

Penderitaan, kesusahan, aniaya, itulah yang menjadi keadaan orang-orang Kristen sporadis saat itu. Karena itu Petrus melalui setiap kalimat suratnya, terus memberikan kekuatan kepada mereka. Sekalipun mengalami semua itu mereka harus tetap menunjukkan kasih dan kebaikan hati mereka kepada para penganiaya, kepada pemerintah yang kejam, kepada orang-orang jahat. Di situlah letak keistimewaan mereka sebagai pengikut Kristus.

Sahabat Alkitab, tidak asing bagi kita dengan kalimat firman Tuhan ini: "... kalau orang menampar pipi kananmu, biarkanlah dia menampar pipi kirimu juga." Firman itu diucapkan oleh Tuhan Yesus sebagai bagian dari Khotbah di Bukit yang diajarkan Yesus kepada para murid-Nya. Kalimat itu adalah sebuah kebodohan bagi dunia. Karena itu ajaran ini hanya diperuntukkan kepada mereka yang adalah seorang murid Kristus, kepada orang yang percaya kepada-Nya, kepada orang yang telah menerima anugerah keselamatan dari-Nya, kepada mereka yang hidupnya telah diubahkan melalui kematian Kristus. Karena hanya merekalah yang mampu untuk menerapkannya dalam hidup mereka. Kristus memampukan kita untuk dapat berbuat baik kepada orang yang berbuat paling jahat kepada kita. Kristus memampukan kita untuk menjadi pribadi yang paling sabar menghadapi penderitaan yang paling berat karena nama-Nya. Kita semua bisa melakukannya karena Kristus telah melakukannya lebih dulu.

Selamat Pagi. Kalau kita berbuat jahat kita pantas menerima hukuman, kalau karena nama Kristus kita menderita maka kita layak untuk menerimanya. Sabarlah dalam penderitaan itu dan tetaplah menunjukkan kasih Kristus.

Salam Alkitab Untuk Semua

PEKAN ALKITAB SURABAYA

Pekan Alkitab Surabaya

LEMBAGA ALKITAB INDONESIA & BAMAG SURABAYA

GKI Resden Sudirman, Jalan Residen Sudirman No. 14-18, Surabaya, Jawa Timur
Minggu-Selasa, 11-13 November 2018

No Kegiatan Waktu Keterangan
1 Ibadah Pembukaan 11 November 2018

Pukul 11.30-12.30 WIB

 
2 Pameran Produk LAI 11-13 November 2018

Pukul 09.00-18.00 WIB

Diskon Produk LAI

20%-50%

3 Pameran Koleksi Museum Alkitab 11-13 November 2018

Pukul 09.00-18.00 WIB

Pameran Benda & Teks Alkitab
4 Pameran Program LAI 11-13 November 2018

Pukul 09.00-18.00 WIB

Satu Dalam Kasih, Pembaca Baru Alkitab
5 Lomba Cerdas Cermat Alkitab Remaja (SMP) 11 November 2018

Pukul 13.00-15.30 WIB

 
6 Kuliah Umum Penerjemahan & Revisi Alkitab 11 November 2018

Pukul 13.00-15.00 WIB

 
7 Lomba Membuat Bookmark dengan Ayat Alkitab (Kelas 3-6 SD) 13 November 2018

Pukul 15.00-16.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
8 Lomba Mewarnai Kelas TK A & TK B 13 November 2018

Pukul 12.00-14.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
9 Lomba Mewarnai Kelas 1- 3 SD 13 November 2018

Pukul 14.00-16.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
10 Seminar ‘Kekerasan Dalam Kitab Suci ‘ 12 November 2018

Pukul 10.00-13.00 WIB

Pembicara:

1. Dr.Paskalis Edwin I Nyoman Paska

2. Dr. Budhy Munawar Rachman

11 Seminar ” Israel Alkitab & Israel Modern: Kontinuitas dan/atau Diskontinuitas?” 12 November 2018

Pukul 14.00-17.00 WIB

Pembicara:

1. Dr.Paskalis Edwin I Nyoman Paska

2. Dr. Budhy Munawar Rachman

12 Seminar “Mengapa Alkitab Direvisi?” 13 November 2018

Pukul 10.00-13.00 WIB

Pembicara:

Hortesius Florimond, S.SL

13 Ibadah Penutup & Penyerahan Hadiah Lomba 13 November 2018

Pukul 17.30-18.30 WIB

 

 

Keterangan:

  • Pameran Produk, Museum, & Program LAI, Seminar: Terbuka Untuk Umum
  • Untuk Perlombaan CCA setiap Gereja/Sekolah hanya bisa mengirimkan 1 grup (3 orang)
  • Untuk Perlombaan Mewarnai setiap Gereja/Sekolah bisa bisa mengirimkan maks. 2 peserta
  • Perlombaan memperebutkan piala dan hadiah menarik, tersedia sertifikat dan doorprize bagi peserta seminar

 

Informasi/Pendaftaran:

Lomba CCA (Richo 0813-1413-4266); Lomba Mewarnai (Adelin 0823-1176-5364)
Lomba Menggambar (Richo 0813-1413-4266); Seminar (Juli 0822-1305-3573)

Tuhan, Tidak Ada Yang Lebih Sulit Dari Mempertahankan Kebaikan Ditengah Kejahatan. Tolong Kami Untuk Melakukan itu.

title

Kobaran api yang besar sekalipun dapat dipadamkan dengan air. Demikianlah kejahatan akan kalah melawan kebaikan.

Petrus kembali mengungkapkan suatu identitas yang berbeda dari orang-orang Kristen, yaitu bahwa mereka adalah orang asing di mana dunia ini adalah tempat perantauan, hanya sesaat saja mereka ada di sini. Karena itu mereka tidak boleh mengikuti cara hidup dunia yang hidup dengan menuruti hawa nafsunya. Sebagai orang yang telah mengenal Tuhan mereka harus hidup dengan sangat baik. Tujuannya agar orang-orang yang tidak senang dengan status mereka sebagai orang Kristen tidak menemukan celah untuk menghina atau mendakwa mereka.

Sahabat Alkitab, berdiri di atas kebenaran dan kebaikan di tengah-tengah orang yang hidup dengan dosa dan kejahatan bukan perkara yang mudah. Kita bisa dibenci, disingkirkan, dihina, dan banyak hal buruk lainnya. Namun ita harus ingat bahwa kita ini tidak hidup bagi mereka, kita hidup bagi Allah dan untuk Allah. Kita tidak akan selama-lamanya di dunia ini, suatu saat kita akan kembali kepada Allah berdiri mempertanggungjawabkan kehidupan kita. Jika kita memahami dan menyadari itu, maka akan menjadi kekuatan bagi kita untuk tetap hidup dalam kebenaran Allah. Hidup dengan penuh integritas di hadapan-Nya dan dihadapan manusia. Jika Allah berkehendak, keteguhan kita akan kebenaran dan kebaikan mampu untuk mengubahkan banyak orang dan menarik mereka kepada Allah. Atau malah membuat mereka semakin gencar menjatuhkan kita dengan segala cara. Itu tidak mengapa, sebab menjadi berharga di mata Allah sangat berarti daripada diterima oleh dunia dengan hidup dalam kejahatan.

Sahabat Alkitab, tetaplah teguh karena bagaimanapun tidak ada satupun kejahatan yang dapat melawan kebenaran dan kebaikan. Keduanya akan menemukan jalan kemenangannya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kami Adalah Orang Berdosa Dan Tak Berharga. Tetapi Engkau Telah Mengangkat Kami Menjadi Anak-anak-Mu Sendiri. Betapa Itu Telah Mengubah Hidup Kami.

title

Kita adalah ciptaan yang berharga, diselamatkan untuk melakukan pekerjaan yang mulia. Kita bukan orang sembarangan, kita adalah duta Allah untuk dunia.

Petrus terus menguatkan keyakinan dalam diri orang-orang Kristen sporadis itu agar mereka bukan hanya bertahan dengan iman percaya mereka tetapi juga menganggapnya sebagai sebuah keistimewaan bahwa mereka dipilih Tuhan untuk menjadi anak-anak-Nya yang akan mewartakan kebesaran dan kasih Tuhan kepada dunia. Mereka adalah bangsa yang terpilih, imam-imam yang melayani raja, bangsa yang kudus, khusus untuk Allah, umat Allah sendiri. Sekalipun mereka dalam penderitaan, mereka adalah orang-orang yang dikhususkan oleh Allah untuk menceritakan perbuatan besar-Nya kepada dunia, agar melalui mereka banyak bangsa datang kepada Allah.

Sahabat Alkitab, marilah kita melihat kembali ke belakang kepada kehidupan kita yang dahulu lalu melihat kehidupan kita hari dan hari ke depan, yaitu siapa kita sebelum dan setelah menerima anugerah keselamatan dari Allah. Dahulu kita bukanlah siapa-siapa, tidak berarti, tidak ada yang baik dalam diri kita. Itu dahulu. Perjumpaan dengan Kristuslah yang membuat kita berbeda, kita menjadi pribadi yang berharga. Kita adalah imamat yang rajani, suatu kekhususan yang belum pernah ada sebelumnya, selain dimiliki oleh Mesias dan Melkisedek, yang kini dianugerahkan kepada semua orang percaya.

Selamat Pagi. Marilah ita bersyukur kepada Allah atas keistimewaan yang kita terima, lalu melakukan tugas yang melekat pada keistimewaan itu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Ampuni Kami Karena Tidak Mengerti Bahwa Kami Adalah Batu-batu Penyusun Rumah-Mu, Sehingga Tidak Menjaga Diri Tetap Dalam Kebaikan.

title

Allah tidak mungkin menciptakan sesuatu yang tidak berguna bagi kemuliaan-Nya.

Petrus melihat dan menggambarkan kehidupan orang-orang percaya sebagai kumpulan batu yang tersusun untuk membangun sebuah bangunan yaitu Rumah Allah. Di sini Petrus tidak hanya melihat sebuah kesatuan dari kumpulan batu, tetapi juga fungsi dari batu-batu itu. Batu-batu itu adalah batu yang hidup yang menjalankan perannya sebagai imam, dikhususkan untuk melakukan pekerjaan mempersembahkan kurban kepada Allah melalui Yesus Kristus.

Sahabat Alkitab, setiap kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang berguna dan harus berguna. Kita diciptakan bukan dengan tanpa tujuan, begitu juga ketika kita dipilih oleh Allah untuk diselamatkan. Allah memiliki rencana yang khusus kepada setiap umat-Nya namun semuanya harus melakukan dalam sebuah kebersamaan. Setiap orang diperlengkapi dengan berbagai karunia yang berbeda tiap-tiap orang, tetapi tiap-tiap karunia itu harus bekerja bersama-sama untuk membangun Tubuh Kristus. Kita harus menyadari ini, sehingga karunia yang Tuhan berikan tidak menjadi sia-sia di tangan kita melainkan menjadi berdaya guna.

Selamat Pagi. Marilah kita memaksimalkan potensi yang Tuhan berikan dan melakukannya dalam kekudusan hidup.

Salam Alkitab Untuk Semua

Lembaga Alkitab Indonesia Sebagai Lembaga Pelestari Bahasa Daerah di Indonesia

D0K. ANTARAFOTO

title

Ada dua tugas mulia Lembaga Alkitab Indonesia [LAI] yang merupakan mandat dari negara Republik Indonesia, yaitu: (1) Pembinaan mental spiritual bagi warganegara yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, dan (2) Pelestari bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Secara konkret mandat pertama diwujudkan dalam hal penyediaan Alkitab atau Kitab Suci dan bagian-bagiannya yang dibutuhkan dalam setiap pembinaan warga Gereja-gereja di Indonesia.

Dalam hal pelestari bahasa-bahasa daerah di Indonesia tampak jelas dari pekerjaan LAI yang menerjemahkan Alkitab ke dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Selama 64 tahun LAI menjalankan pelayanannya, Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang bahasa aslinya bahasa Aram, Ibrani dan Yunani sudah diterjemahkan ke dalam 33 (tiga puluh tiga) bahasa daerah di Indonesia. Sedangkan untuk Alkitab Perjanjian Baru tanpa Perjanjian Lama, sudah diterjemahkan oleh LAI ke dalam 81 (delapan puluh satu) bahasa daerah di Indonesia.

Menurut survei yang dilakukan LAI, masih ada setidaknya 132 (seratus tiga puluh dua) bahasa daerah yang dapat menjadi prioritas untuk penerjemahan Alkitab karena kebutuhan umat yang mengharapkan dapat membaca, merenungkan, dan menghayati isi Alkitab dalam bahasa ibu mereka. Sedangkan menurut data pemerintah, jumlah bahasa daerah di Indonesia setidaknya berjumlah 742 (tujuh ratus empat puluh dua) bahasa daerah.

Bahasa adalah salah satu ekspresi budaya masyarakat. Pengunaannya secara konsisten dalam komunikasi dan literasi sehari-hari akan menjamin eksistensi bahasa tersebut. Tantangan beratnya, dalam era serba global dan digital, penggunaan bahasa daerah menjadi terdesak oleh bahasa “lain” yang lazim digunakan dalam komunikasi keseharian masyarakat. Semakin banyak generasi muda terutama yang di perkotaan berkomunikasi dengan masyarakat secara heterogen dan tidak menggunakan bahasa daerahnya, maka akan semakin menjauhkan mereka dari bahasa daerahnya.

Salah satu cara melestarikan bahasa-bahasa daerah adalah dengan cara membuat banyak dokumen dalam bahasa-bahasa tersebut. Dengan banyaknya dokumen maka akan tersedia alat yang “tangible” yang dapat digunakan untuk mempelajari bahasa tersebut, selain tentu melalui para penutur bahasa. Di samping itu, penggunaan bahasa daerah dalam ekspresi budaya masyarakat juga akan menjamin lestasinya bahasa tersebut. Misalnya penggunaan bahasa daerah dalam upacara-upacara adat, dalam penamaan-penamaan anak, tempat, makanan, dan benda-benda lain, serta penggunaan secara rutin dalam acara-acara keagamaan. Akan sangat menguatkan lagi apabila juga selalu digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.

Alkitab dalam bahasa daerah sudah terbukti sangat besar kontribusinya dalam melestarikan bahasa-bahasa daerah. Setiap ibadah Gereja, minimal diadakan seminggu sekali, yang menggunakan Alkitab bahasa daerah akan menjadikan umat semakin paham bahasa daerahnya. Bila ini dilakukan secara konsisten maka pengguna bahasa daerah juga akan terus bertambah oleh karena anak-anak, generasi bergenerasi akan tetap paham bahasa daerahnya.

Mandat pelestari bahasa-bahasa daerah ini, disamping mandat pembinaan mental spiritual bangsa, menjadi alasan yang sangat kuat bagi LAI untuk beraudiensi dan kemudian mengundang Bapak Presiden RI untuk hadir dalam acara ulang tahun ke 65 LAI pada tanggal 9 Februari 2019. Dalam acara ulang tahun ini LAI berharap akan mendapatkan pengakuan, syukur-syukur mendapatkan penghargaan dari Pemerintah RI dalam hal pelestari bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Puluhan Alkitab dalam bahasa-bahasa daerah di Indonesia yang merupakan karya terjemahan LAI menjadi bukti yang sangat kuat dan tak terbantahkan.

Keberagaman bangsa Indonesia yang sangat indah yang diekspresikan dalam berbagai macam bahasa daerah menjadi kekayaan yang harus dilestarikan dengan segala daya dan upaya oleh semua pihak. Lembaga Alkitab Indonesia masuk dalam daftar lembaga yang memiliki kepedulian di atas. Ini semua demi kita bersama, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang “Bhinneka Tunggal Ika.” Salam Alkitab Untuk Semua.[]

Sigit Triyono [Sekum LAI]

Pekan Alkitab Jember

Pekan Alkitab Jember

LEMBAGA ALKITAB INDONESIA, GEREJA KRISTEN JAWI WETAN JEMBER, MUSYAWARAH ANTAR GEREJA JEMBER

GKJW Jember, Jalan Karimata No. 7 - 8, Jember, Jawa Timur
Rabu-Kamis, 7 - 8 November 2018

No Kegiatan Waktu Keterangan
1 Ibadah Pembukaan 7 November 2018

Pukul 10.00-11.00 WIB

2 Pameran Produk LAI 7-8 November 2018

Pukul 10.00-18.00 WIB

Diskon Produk LAI

20%-50%

3 Pameran Koleksi Museum Alkitab 7-8 November 2018

Pukul 10.00-18.00 WIB

Pameran Benda & Teks Alkitab
4 Pameran Program LAI 7-8 November 2018

Pukul 10.00-18.00 WIB

Satu Dalam Kasih, Pembaca Baru Alkitab
5 Diskusi “Alkitab Kok Direvisi? 7 November 2018

Pukul 11.00-13.00 WIB

6 Diskusi “Mengapa Ada Kata Allah Di Alkitab?” 8 November 2018

Pukul 11.00-13.00 WIB

7 Lomba Mewarnai Kelas TK A & TK B 7 November 2018

Pukul 16.00-18.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
8 Lomba Mewarnai Kelas 1- 3 SD 7 November 2018

Pukul 16.00-18.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
9 Lomba Menggambar Kelas 4- 6 SD 8 November 2018

Pukul 16.00-18.00 WIB

Membawa perlengkapan sendiri
10 Lomba Cerdas Cermat Alkitab Remaja (SMP) 8 November 2018

Pukul 16.00-18.00 WIB

11 Ibadah Penutup & Penyerahan Hadiah Lomba 8 November 2018

Pukul 18.00-19.00 WIB

 

Biaya pendaftaran Lomba Menyanyi, Lomba Mewarnai & Menggambar Rp. 20.000,-/peserta

 

Keterangan:

  • Pameran Produk, Museum, & Program LAI, Seminar: Terbuka Untuk Umum
  • Untuk Perlombaan CCA setiap Gereja/Sekolah mengirimkan 1 group (3 orang)
  • Untuk Perlombaan Mewarnai setiap Gereja/Sekolah bisa bisa mengirimkan maks. 2 peserta
  • Perlombaan memperebutkan piala dan hadiah menarik, tersedia sertifikat dan doorprize bagi peserta seminar

 

Informasi/Pendaftaran:

Lomba CCA (Richo 0813-1413-4266); Lomba Mewarnai (Adelin 0823-1176-5364)
Lomba Menggambar (Richo 0813-1413-4266); Seminar (Juli 0822-1305-3573)

Keberagaman Yang Menyatukan

title

Perjalanan pendistribusian Alkitab Satu Dalam Kasih (SDK) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Kepulauan Kei membawa kesan tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, selain alamnya yang indah, kepulauan Kei juga memiliki nilai keberagaman dan toleransi yang tinggi di antara masyarakatnya.

Pendistribusian Alkitab dilakukan di Kei Kecil (Ur Pulau, Warwut, dan Ohidertawun) dan Kei Besar (Tamangil, Lahairoi Lerohoilim, Ur Ohoimejan, dan Ad). Perjumpaan tim SDK LAI dengan umat Tuhan di Kei Kecil dan Kei Besar sungguh luar biasa. Ada yang istimewa saat kami tiba di sebuah desa bernama Tamangil, kami disambut oleh tarian anak-anak sekolah dasar, bahkan saudara-saudara umat Muslim juga menyambut kedatangan kami. Semua sukacita, semua membaur jadi satu. Tidak ada perbedaan di antara umat Kristiani dan Muslim. Kami merasa diterima seperti layaknya keluarga.

Dalam perjalanan SDK kali ini jumlah peserta atau Tim SDK LAI yang ikut ada sekitar 20 orang. Mereka adalah para Mitra LAI yang berasal dari KKPD LAI Mitra Bandung, KKPD LAI Mitra Jakarta, utusan dari Yayasan BPK Penabur Jakarta, dan beberapa warga gereja di sekitar Jabodetabek, serta staf LAI, baik dari Kantor Pusat maupun Perwakilan LAI Makassar. Tim SDK LAI kali ini datang dari berbagai daerah yang berbeda, usia yang berbeda, bahkan profesi yang berbeda-beda. Namun, satu tujuan kami, yaitu untuk menyampaikan Kabar Baik. Harapan Tim SDK LAI adalah agar Alkitab yang digalang sampai ke tangan saudara-saudara yang benar-benar membutuhkan Firman Tuhan di Kepulauan Kei, sehingga mereka nantinya dapat semakin mengenal Yesus Kristus, Sang Sumber Hidup itu sendiri.

Syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sepanjang 24-30 Oktober 2018, di mana Tim SDK LAI sudah diberikan kelancaran dalam perjalanan mendistribusikan 11.720 eks Alkitab dan Bagian-bagian hasil dukungan program SDK untuk Gereja-gereja dan jemaat di Kepulauan Kei. Kiranya nama Tuhan Yesus Kristus yang terus menjadi pemersatukan keberagaman kami dalam mewartakan Kabar Baik, sehingga firman Tuhan akan terus tersebar di seluruh pelosok negeri ini. [zegyp]

Tuhan, Dari Segala Yang Kami Punya, Engkaulah Kepercayaan Diri Kami Yang Sejati.

title

Jika engkau hendak bermegah, bermegahlah karena Allah.

Melalui suratnya, Petrus ingin membangkitkan kepercayaan diri mereka yang tengah mengalami penderitaan. Bahwa Allah merancangkan keselamatan atas mereka sebelum dunia dijadikan melalui pengorbanan Kristus. Firman Allah juga menguduskan mereka yang senantiasa taat melakukannya. Itulah yang harus mereka pegang tegus sekalipun dalam keadaan yang menderita, karena jika mereka menggantungkan diri pada kekuatan diri sendiri dan apa yang mereka miliki hanya akan sia-sia. Sebab hidup mereka sendiri dan apa yang mereka punyai sifatnya hanya sementara saja, sebentar saja ia kelihatan indah namun akan segera mengering dan gugur.

Sahabat Alkitab, kekuatan dan kepercayaan diri kita satu-satunya yang abadi hanyalah Allah. Kepada Dialah kita berpegang dan bergantung sepenuhnya. Kita tidak dapat mengandalkan diri kita sendiri sebab kekuatan kita terbatas. Kita bagaikan rumput yang dapat layu dan gugur keindahannya hanya dalam waktu yang sekejab. Karena itu kita harus membangun kepercayaan diri yang didasari atas firman Tuhan, yaitu kepercayaan diri karena iman kepada Allah.

Selamat Pagi. Mengapa terus bergantung kepada yang fana jika kita memiliki Allah yang kekal dan abadi?

Salam Alkitab Untuk Semua