Tuhan, Tidak Ada Yang Lebih Sulit Dari Mempertahankan Kebaikan Ditengah Kejahatan. Tolong Kami Untuk Melakukan itu.

  • 17
    Shares

title

Kobaran api yang besar sekalipun dapat dipadamkan dengan air. Demikianlah kejahatan akan kalah melawan kebaikan.

Petrus kembali mengungkapkan suatu identitas yang berbeda dari orang-orang Kristen, yaitu bahwa mereka adalah orang asing di mana dunia ini adalah tempat perantauan, hanya sesaat saja mereka ada di sini. Karena itu mereka tidak boleh mengikuti cara hidup dunia yang hidup dengan menuruti hawa nafsunya. Sebagai orang yang telah mengenal Tuhan mereka harus hidup dengan sangat baik. Tujuannya agar orang-orang yang tidak senang dengan status mereka sebagai orang Kristen tidak menemukan celah untuk menghina atau mendakwa mereka.

Sahabat Alkitab, berdiri di atas kebenaran dan kebaikan di tengah-tengah orang yang hidup dengan dosa dan kejahatan bukan perkara yang mudah. Kita bisa dibenci, disingkirkan, dihina, dan banyak hal buruk lainnya. Namun ita harus ingat bahwa kita ini tidak hidup bagi mereka, kita hidup bagi Allah dan untuk Allah. Kita tidak akan selama-lamanya di dunia ini, suatu saat kita akan kembali kepada Allah berdiri mempertanggungjawabkan kehidupan kita. Jika kita memahami dan menyadari itu, maka akan menjadi kekuatan bagi kita untuk tetap hidup dalam kebenaran Allah. Hidup dengan penuh integritas di hadapan-Nya dan dihadapan manusia. Jika Allah berkehendak, keteguhan kita akan kebenaran dan kebaikan mampu untuk mengubahkan banyak orang dan menarik mereka kepada Allah. Atau malah membuat mereka semakin gencar menjatuhkan kita dengan segala cara. Itu tidak mengapa, sebab menjadi berharga di mata Allah sangat berarti daripada diterima oleh dunia dengan hidup dalam kejahatan.

Sahabat Alkitab, tetaplah teguh karena bagaimanapun tidak ada satupun kejahatan yang dapat melawan kebenaran dan kebaikan. Keduanya akan menemukan jalan kemenangannya.

Salam Alkitab Untuk Semua