Tuhan, Kekayaan Adalah Anugerah-Mu, Tetapi Keserakahan Engkau Benci Dan Kutuk. Tolong Kami Untuk Puas Dengan Kesederhanaan.

title

Siapakah orang yang paling miskin di dunia? Dia adalah orang yang tidak pernah merasa puas dengan apapun yang dimilikinya, seberapapun banyaknya itu.

Yakobus mengecam keras orang-orang Kristen yang kaya karena menimbun kekayaan untuk diri sendiri, menikmati kesenangan sendiri, dan menggemukkan diri sendiri, sambil terus memeras keringat orang-orang miskin yang bekerja pada mereka dan dengan tidak membayar upah mereka. Padahal mereka menjadi kaya karena kerja keras dari orang-orang miskin itu. Dan akhirnya keluhan yang mereka teriakkan sampai ke telinga Allah, Tuhan Yang Mahakuasa.

Sahabat Alkitab, kekayaan adalah anugerah Allah, diberikan bukan untuk dinikmati sendiri melainkan untuk berbagi kepada orang-orang miskin. Allah memberikan sebagian orang kekayaan, dan sebagian lagi kemiskinan agar dengan begitu melalui orang-orang kaya Allah menunjukkan kasih, kemurahan, kebaikan, dan pemeliharaan-Nya kepada orang miskin. Namun, keserakahan telah membuat manusia lupa dengan itu semua. Keserakahan membuat manusia menjadi serigala bagi sesamanya dan otomatis tidak lagi mampu untuk menjadi representasi Allah bagi sesamanya. Orang-orang kaya yang serakah lupa bahwa tanpa para pekerja yang miskin di bawah mereka, tidak mungkin mereka dapat menjadi kaya. Mereka lupa bahwa tidak seorangpun mampu beroleh kekayaan dan kesuksesasan tanpa campur tangan orang lain. Mereka lupa bahwa Allah saja menganggap manusia sebagai rekan sekerja, bagaimana mungkin mereka bisa menganggap sesamanya manusia sebagai sapi perahan? Allah membenci keserakahan sehingga akan memperhadapkan mereka pada penghukuman.

Selamat Pagi. Jauhkanlah diri Anda dari sifat serakah, hargailah semua orang, dan belajarlah untuk selalu merasa cukup serta belajarlah untuk hidup dalam kesederhanaan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dunia Mengajarkan Bahwa Kesuksesan Lahir Dari Kepercayaan Pada Diri Sendiri. Tolong Kami Bijak Memandang Prinsip-Prinsip Semacam Itu.

title

"Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." Yakobus 4:15

Perencanaan adalah hal penting dalam menjalani sebuah kehidupan. Dengan perencanaan yang baik dan matang langkah hidup seseorang akan semakin teratur dan makin terarah kepada suatu sasaran yang hendak dituju. Hidup yang terencana adalah bukti bahwa seseorang sangat menghargai waktu dan semua potensi yang Tuhan berikan. Namun sebuah perencanaan jika tidak disertai tekad dan usaha mewujudkannya tidak akan lebih dari sekedar motto dan angan-angan belaka, karena orang yang berhasil adalah yang hidupnya terencana dengan baik dan punya kemauan keras mewujudkan rencananya.

Sebuah perencanaan hidup akan semakin sempurna apabila Tuhan terlibat di dalamnya. Yakobus mengingatkan agar jangan pernah kita melupakan Tuhan dalam setiap perencanaan hidup. Di zaman yang serba modern ini kebanyakan orang tidak lagi melibatkan Tuhan dalam setiap perencanaan hidup, karena merasa diri mampu menentukan langkah hidupnya. Dengan pengalaman, kepintaran, kekuatan, kecanggihan teknologi, uang atau kekayaan yang dimiliki mereka mengira bahwa semua yang direncanakan pasti akan berhasil. "Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati." (Amsal 16:2). Orang yang melupakan Tuhan dalam setiap rencana hidupnya sama artinya meremehkan Tuhan, mengabaikan kehadiran-Nya, menganggap seolah-olah Tuhan tidak ada dan tidak punya kuasa. Yang menjadi akar persoalan adalah kesombongan.

Orang yang sombong dan angkuh meyakini bahwa ia mampu mengatasi semua persoalan hidupnya dengan kekuatan yang dimiliki, padahal ada banyak hal di dunia ini yang unpredictable. Apa yang akan terjadi esok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan? Tak seorang pun tahu. "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (Amsal 27:1). Kehidupan ini tidak selurus dan semulus yang kita bayangkan, terkadang ada 'kejutan-kejutan' yang tidak pernah kita harapkan, sementara kita hanya bisa menduga-duga dan mengira.

Salam Alkitab Untuk Semua

Sumber :
Renungan Harian Air Hidup

Manny Pacquiao: Firman Tuhan Pelita Bagiku

title

Siapa tak kenal “Packman” julukan bagi petinju kidal asal Filipna yang bernama lengkap Emmanuel Dapidran Pacquiao atau biasa dipanggil Manny. Manny Pacquiao adalah juara dunia tinju profesional asal Filipina. Pacquiao adalah petinju dari benua Asia pertama yang berhasil meraih gelar juara tinju profesional di enam kelas yang berbeda.

Adalah Freddie Roach pelatih tinju yang menemukan Manny Pacquiao dari jalanan. Karena sejak usia 14 tahun, Manny sudah hidup sebagai anak jalannya. Untuk dapat bertahan hidup dan akibat kerasnya hidup di jalanan, Manny sudah sejak muda menceburkan diri menjadi petinju profesional.

Hingga suatu malam, Manny tidur di alas kardusnya dan bermimpi bertemu dengan 2 malaikat dan mendengar suara Tuhan. Sejak saat itu perlahan-lahan kehidupannya berubah total, ia mulai suka membaca Alkitab. Kebiasaannya membaca Alkitab terus ditekuninya hingga sekarang.

Kemana pun Manny pergi selalu membawa dan membaca Alkitab. Baik itu di rumah, saat perjalanan dengan mobil, di dalam pesawat terbang, dan dimana pun dia berada Alkitab tidak pernah luput dari tangannya.

Saat Manny diwawancarai Rick Warren dalam salah satu ibadahnya, Manny sanggup menghafal dan mengutip 50 ayat Alkitab di luar kepala. Ketika Rick Warren bertanya kepada Manny, “seberapa pentingkah Firman Tuhan bagi Anda?” Manny menjawab, bahwa hanya percaya dan doa saja tidaklah cukup, seperti tertulis dalam firmanNya Yakobus 2: 19-20, Lukas 6: 46, dan Matius 7: 21). Dikatakannya, bahwa kita juga harus melakukan Firman Tuhan lewat perbuatan kita, sebab iman tanpa perubatan adalah kosong.

Menurut Manny sebenarnya cita-cita hidupnya bukanlah menjadi petinju, tetapi tujuan utamanya adalah memberitakan Firman Tuhan dan menjadi Saksi Kristus dimana pun dia berada. Manny membangun sebuah gedung gereja “The Word for Everyone” di Santos City, Filipina yang sanggup menampung 5.000 orang dengan dana US$ 6,7 juta yang berasal dari koceknya sendiri.

Manny Pacquiao adalah pengikut Kristus yang taat seperti yang ditulis di dalam Alkitab. Saat Manny membaca ayat demi ayat Alkitab, ia tidak hanya sekedar menempatkannya di dalam pikiran tetapi ia juga mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari. Karena baginya, Firman Tuhan adalah pelita bagi jalannya. []

Tuhan, Kami Mengaku Bahwa Kadang Kami Lebih Suka Menyalahkan Orang Lain Dari Pada Mengambil Tanggung Jawab Atas Kesalahan Bersama. Tolonglah Kami Untuk Berubah.

title

Sebuah kesalahan tidak akan pernah selesai hanya dengan mencari siapa kambing hitamnya, melainkan dengan menanggung dan memperbaikinya bersama-sama.

Ini mungkin sebuah teguran atau peringatan kepada orang-orang Kristen agar mereka tidak melampaui apa yang seharusnya mereka boleh lakukan. Hal menjadi hakim bagi manusia adalah hak Allah yang tidak Dia bagikan kepada manusia. Yang Allah kehendaki dan perintahkan adalah agar manusia saling mengasihi dengan sesamanya manusia. Ketika manusia tidak melakukan hukum kasih ini malah menghakimi dan saling menyalahkan maka manusia sesungguhnya telah melewati batasan yang Allah tetapkan, dan itu sama dengan merendahkan hukum itu, juga merendahkan Allah yang membuat hukum dan Hakim.

Sahabat Alkitab, pertobatan itu berbicara tentang kesadaran diri, tahu diri, dan kerendahan hati. Ketika kita memiliki ketiga hal itu maka tidak mungkin kita berani untuk mengangkat muka untuk melihat orang lain lebih berdosa dan menghakimi mereka. Sayangnya sifat-sifat demikian masih saja kita kembangkan dalam kehidupan kekristenan kita atau mungkin itu justru menandakan bahwa kita belum sungguh-sungguh bertobat. Sebab orang yang telah bertobat akan melihat dirinya jauh lebih berdosa dari orang lain (bnd. I Tim. 1:15) sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk menjadi hakim bagi sesamanya. (Allah memakai lembaga-lembaga manusia untuk menjadi perpanjangan tangannya dalam menertibkan atau menjatuhkan hukuman bagi manusia).

Selamat Pagi. Marilah kita merendahkan diri di hadapan Allah, merendahkan hati di hadapan manusia, dan saling mengasihi.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kelicikan Membuat Kami Menyukai Wilayah Abu-Abu Yang Menguntungkan. Berikanlah Kami Kekuatan Dan Keberanian Untuk Meninggalkannya.

title

Ingatlah ini !
Allah tidak pernah membiarkan diri-Nya dipermainkan.

Yakobus melihat orang-orang Kristen hatinya bercabang dua dimana mereka suka "bermain" di dua wilayah yang berbeda antara kehendak Allah dan kehendak iblis. Karena itu dia menegaskan agar mereka sepenuhnya tunduk kepada Allah, mendekatkan diri kepada Allah, menjauhkan diri dari dosa, agar mereka dapat melawan godaan iblis.

Sahabat Alkitab, bagi Allah, dosa adalah dosa, dan kebenaran adalah kebenaran. Tidak ada dosa putih atau dosa yang baik. Setiap tindakan yang berdosa yang dilakukan oleh manusia pasti akan mendapatkan hukuman dari Allah. Alkitab tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk melakukan tindakan seperti Robinhood, mencuri dari orang kaya untuk menolong orang miskin. Sayangnya kita kadang lebih suka bermain di wilayah abu-abu ini. Kita mencintai Tuhan, mengagumi kebesaran-Nya, namun di lain sisi kita juga begitu menikmati tawaran dan godaan dunia yang kita sadar dan tahu bahwa itu dibenci oleh Allah. Kita sulit untuk melepaskan itu karena kita menyukainya dan itu menyenangkan kita dan membuat kita merasa "nyaman dan aman". Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Bagaimanapun dosa akan dihukum, tetapi orang benar dikasihi-Nya.

Selamat Pagi. Pilihlah pada hari ini kepada siapa Anda akan beribadah dan mempersembahakan hidupmu, tetapi "Aku dan seisi rumahku akan beribadah dan mempersembahkan hidupku hanya kepada Allah !"

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Betapa Menyenangkan Ketika Akhirnya Bebas Dari Keinginan Dunia. Tolong Kami Agar Semakin Sempurna

title

Memenuhi keinginan duniawi dalam diri hanya akan menjauhkan kita dari Allah dan merusak hubungan dengan sesama manusia.

Yakobus melihat pertengkaran yang terjadi di dalam kehidupan orang-orang Kristen terjadi karena keinginan duniawi di dalam diri mereka yang terus berkobar dan tidak mampu mereka kendalikan. Apa yang dilahirkan dari keinginan tak terkendali ini adalah pertengkaran sampai keinginan untuk saling membunuh, atau bahkan ada di antara mereka yang telah melakukannya. Ada juga yang berdoa dan meminta kepada Tuhan, tapi karena keinginan yang mereka sampaikan adalah keinginan yang jahat dan penuh hawa nafsu, Allah tidak mengabulkannya. Karena keinginan itu sendiri telah menjadikan mereka musuh Allah.

Sahabat Alkitab, sejarah telah memperlihatkan kepada kita bagaimana keinginan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, selain merusak relasi dengan Allah sendiri, juga telah merusak kehidupan bersama, merusak kedamaian, bahkan bisa memakan korban jiwa. Masakan kita mau mengulangi sejarah kehidupan yang demikian dan menjadikan diri kita musuh Allah? Marilah kita melihat pada keinginan Allah lalu mewujukannya dalam diri kita. Maka damai sejahtera-Nya akan tinggal tetap dalam kita. Karena keinginan duniawi hanyalah jerat yang akan membinasakan.

Selamat Beribadah. Jauh lebih menyenangkan mengikuti keinginan Allah daripada memuaskan diri dengan nafsu dan keinginan duniawi kita. Lakukanlah dan rasakanlah perbedaannya!

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kelemahan Membuat Kami Terus Terjatuh. Betapa Engkau Mengasihi Kami, Sehingga Terus Membangkitkan Dan Tidak Meninggalkan Kami.

title

Seperti induk jerapah yang tidak pernah menyerah mengajarkan anaknya untuk dapat berdiri dan berjalan, demikianlah Tuhan bagi kita. Dia menuntut bahkan mengangkat saat kita terjatuh.

Konsistensi, itulah pesan Yakobus kepada orang-orang Kristen. Jika mereka adalah pohon anggur maka akan menghasilkan buah anggur. Jika mereka pohon ara, maka juga akan menghasilkan buah ara. Yakobus ingin agar mereka berbuah dan menampilkan kehidupan seperti yang mereka percayai. Pohon anggur memang tidak selalu menghasilkan anggur yang manis, bahkan kadang tidak berbuah, sekalipun demikian saat waktu berbuah tiba yang keluar adalah juga buah anggur.

Sahabat Alkitab, siapapun yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus maka suatu hari kelak ia akan menjadi serupa dengan Tuhan Yesus. Kita akan menjadi sama dengan apa yang kita sembah dan percayai. Hanya, perjalanan untuk menjadi sempurna dan serupa dengan Kristus ini penuh dengan liku. Kadang kita harus menuruni lembah yang curam dan dalam sebelum akhirnya kita menanjak naik. Namun seperti tiada lembah tanpa bukit, demikianlah juga kehidupan rohani kita. Ketika Tuhan mengizinkan kita menjadi lemah dan terjatuh, di hadapan kita Dia sudah menyediakan jalan menanjak untuk kita lewati hingga sampai ke puncak. Luka-luka karena terjatuh akan Dia balut dan sembuhkan, mungkin dengan tanpa menghilangkan bekasnya. Agar suatu hari kelak tanda bekas luka itu menjadi pengingat sehingga kita berkata, "Dulu saya pernah terjatuh, dan terluka, namun sekarang saya dapat berdiri tegak, dan bekas luka ini adalah bukti kasih Allah bagiku." Jangan menyerah dengan kelemahan melainkan berjuanglah untuk terus kuat karena Tuhan sedang menguatkan kita.

Selamat Pagi. Mari bersyukur untuk kelemahan yang pernah atau sedang kita alami, dan nantikanlah pertolongan Tuhan untuk menguatkan dan membangkitkan kita kembali.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kapankah Kami Benar-Benar Dapat Memenangkan Hidup Kami Bagi-Mu ? Kiranya Engkau Bersabar Terhadap Kelemahan Kami Ya Tuhan.

title

Ada pepatah yang mengatakan "Karena mulut badan binasa". Ya, betapa berbahayanya mulut manusia yang salah mengeluarkan perkataan.

Yakobus menggambarkan bagaimana lidah (perkataan) yang salah diucapkan seperti api. Perkataan yang jahat itu seperti api neraka yang dapat membinasakan seluruh tubuh. Jika binatang buas sekalipun dapat dan telah dijinakan oleh manusia, namun lidah manusia tidak ada yang dapat menjinakkan. Lidah manusia begitu jahat dan tidak dapat dikuasai, sesaat ia dapat memuji Allah tapi sesaat kemudian juga mengutuki sesamanya. Namun orang Kristen tidak boleh seperti itu.

Sahabat Alkitab, bukan hanya lidah (perkataan) tetapi ada begitu banyak kelemahan yang ada dalam diri manusia, dan tidak seorangpun telah benar-benar mengatasinya. Secara khusus lidah (perkataan) karena inilah yang pailing sering kita gunakan, hampir tidak ada seharipun yang kita lewatkan tanpa berkata-kata atau berkomunikasi dengan orang lain. Karena tidak bertulang, sehingga perkataan apa saja dapat dengan mudah kita ucapkan. Detik ini kita bisa bernyanyi memuji Tuhan, detik berikutnya kita bisa mengucapkan hal jahat bagi sesama. Kita semua lemah dengan ini, dan kita semua berjuang mengatasinya. Syukur kepada Allah yang penuh kasih, dengan sabar Dia terus menuntun kita agar semakin hari menjadi semakin lebih baik, semakin menguasai diri dan perkataan.

Selamat Pagi. Allah begitu panjang sabar dengan kelemahan kita, namun janganlah menggunakan kesempatan itu untuk terus tinggal dalam kelemahan, tetapi berubahlah menuju kesempurnaan di dalam Kristus.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menciptakan Lalu Mempercayakan Jabatan Kepada Manusia. Agar Melaluinya Engkau Memberkati Seluruh Ciptaan

title

Jabatan, tanggung jawab, dan manfaat merupakan tiga hal yang harus selalu berjalan beriringan seperti yang telah ditetapkan-Nya.

Guru adalah profesi yang sangat dihargai oleh masyarakat Kristen saat itu, oleh karenanya banyak orang yang berlomba-lomba ingin menjadi guru. Motivasinya sudah pasti bermacam-macam, terutama karena ingin memperoleh hormat. Moivasi seperti ini selain salah, juga membuat kualitas guru menjadi berkurang baik dari isi pengajaran maupun dari kualitas pribadi guru itu sendiri. Itu sebabnya Yakobus menyarankan agar tidak banyak yang menjadi guru, untuk menghindari motivasi yang keliru tersebut. Yakobus mengungkapkan bahwa menjadi guru berarti harus hidup dengan standar yang lebih tinggi dari orang kebanyakan, baik secara rohani maupun moral. Karena guru akan diadili dengan lebih keras daripada orang lainnya. Ia harus bisa menguasai perkataannya, dengna begitu ia juga dapat menguasai seluruh tubuhnya.

Sahabat Alkitab, mari kita mengingat kembali salah satu tujuan Allah menciptakan manusia yaitu untuk menguasai, mengolah, dan merawat ciptaan (Kej. 1:26; 2:15). Di dalam tujuan itu terkandung jabatan yang diberikan, yaitu sebagai penguasa, pengolah, dan perawat. Di dalam jabatan itu juga melekat manfaat yang diterima oleh ciptaan, yaitu dikuasai, dioleh, dan dirawat. Jadi ada sinergisitas antara jabatan, tanggung jawab, dan manfaat yang harus diberikan oleh manusia. Ketika Allah mempercayakan kepada kita jabatan atau profesi apapun itu, maka itu bukan untuk tujuan yang bersifat egosentris. Bukan dari aku, oleh aku, dan untuk aku, melainkan dari Allah, oleh Allah, untuk Allah, untuk memberkati seluruh ciptaan.

Selamat Pagi. Apa jabatan yang dipercayakan bagi Anda saat ini? Kerjakanlah itu untuk kebaikan semua dan memuliakan Allah.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Tidak Ada Yang Lebih Mengagumkan Dari Manusia Selain Yang Memenuhi Perbuatannya Dengan Iman Dan Kasih Kepada Allah. Terpujilah Allah.

title

Berawal dari iman kepada Kristus lalu bermuara pada kehidupan kristiani.

Untuk lebih mejelaskan maksud dari iman tanpa perbuatan tidak ada gunanya, Yakobus memberi dua contoh yaitu dari Abraham dan Rahab. Tindakan Abraham untuk mempersembahkan Ishak adalah perbuatan yang didasarkan atas imannya kepada (firman) Allah dan imanny abahwa Allah akan menyediakan kurban bakaran itu (Kej, 22:2, 8). Begitu juga dengan Rahab, tindakannya untuk meloloskan para pengintai Israel karena iman (kepercayaan)-nya bahwa TUHAN, ALLAH Israel telah menyerahkan bangsanya kepada orang Israel, kepercayaan itu timbul karena apa yang telah ia dengar tentang kedahsyatan kuasa TUUHAN (Yos. 2:9-11). Dua tindakan dari dua pribadi yang berbeda di zaman yang berbeda pula didasarkan atas iman yang sama. Iman adalah dasar mereka untuk berbuat dan bertindak.

Sahabat Alkitab, telah jelas yang dikatakan oleh Rasul Yakobus bahwa iman itu menjadi sempurna dengan perbuatan (2:22). Perbuatan adalah deskripsi dan ekspresi dari iman sehingga orang dapat melihat dan merasakan seperti apa iman yang kita miliki. Jadi mula-mula adalah iman lalu berwujud dalam tindakan, bukan sebaliknya. Perbuatan baik tanpa iman kepada Kristus hanyalah sebuah bentuk moralitas yang memang sangat berarti di dunia ini tetapi tidak berarti dalam kekekalan. Iman dan kasih kepada Allah harus selalu menjadi dasar kita berdiri dan melangkah.

Selamat Pagi. Apapun juga yang kita perbuat hari ini, lakukanlah semuanya itu seperti untuk Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua