Tuhan, Kapankah Kami Benar-Benar Dapat Memenangkan Hidup Kami Bagi-Mu ? Kiranya Engkau Bersabar Terhadap Kelemahan Kami Ya Tuhan.

  • 62
    Shares

title

Ada pepatah yang mengatakan "Karena mulut badan binasa". Ya, betapa berbahayanya mulut manusia yang salah mengeluarkan perkataan.

Yakobus menggambarkan bagaimana lidah (perkataan) yang salah diucapkan seperti api. Perkataan yang jahat itu seperti api neraka yang dapat membinasakan seluruh tubuh. Jika binatang buas sekalipun dapat dan telah dijinakan oleh manusia, namun lidah manusia tidak ada yang dapat menjinakkan. Lidah manusia begitu jahat dan tidak dapat dikuasai, sesaat ia dapat memuji Allah tapi sesaat kemudian juga mengutuki sesamanya. Namun orang Kristen tidak boleh seperti itu.

Sahabat Alkitab, bukan hanya lidah (perkataan) tetapi ada begitu banyak kelemahan yang ada dalam diri manusia, dan tidak seorangpun telah benar-benar mengatasinya. Secara khusus lidah (perkataan) karena inilah yang pailing sering kita gunakan, hampir tidak ada seharipun yang kita lewatkan tanpa berkata-kata atau berkomunikasi dengan orang lain. Karena tidak bertulang, sehingga perkataan apa saja dapat dengan mudah kita ucapkan. Detik ini kita bisa bernyanyi memuji Tuhan, detik berikutnya kita bisa mengucapkan hal jahat bagi sesama. Kita semua lemah dengan ini, dan kita semua berjuang mengatasinya. Syukur kepada Allah yang penuh kasih, dengan sabar Dia terus menuntun kita agar semakin hari menjadi semakin lebih baik, semakin menguasai diri dan perkataan.

Selamat Pagi. Allah begitu panjang sabar dengan kelemahan kita, namun janganlah menggunakan kesempatan itu untuk terus tinggal dalam kelemahan, tetapi berubahlah menuju kesempurnaan di dalam Kristus.

Salam Alkitab Untuk Semua