Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan Menuju Hidup Sejahtera Berkeadilan

Siapa yang tidak ingin hidup sejahtera? Semua orang ingin hidup sejahtera. Setiap hari kita bekerja membanting tulang, bahkan sampai larut malam sehingga sampai lupa waktu. Tujuannya sangat jelas, agar bisa meraih hidup sejahtera. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sejahtera berarti aman sentosa dan makmur. Sedangkan makmur mengandung pengertian serba berkecukupan, tidak kekurangan. Dengan demikian bila kondisi serba berkecukupan, tidak berkekurangan nampaknya sudah dapat dikategorikan telah mengalami hidup sejahtera.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah cukup hanya hidup sejahtera saja? Ternyata tidak cukup, tetapi juga harus berkeadilan. Artinya, bila kita hidup sejahtera, orang lain juga harus hidup sejahtera. Lalu bagaimana cara untuk mewujudkannya? Inilah yang menjadi fokus pembahasan Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan (AHSB). AHSB adalah Alkitab tematis terbaru yang diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2018 pada acara Konsultasi Nasional Revisi Alkitab Terjemahan Baru dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Wisma Kinasih, Caringin, Bogor. Sosialisasi Alkitab tematis ini telah dilakukan dengan berbagai cara dan media, diantaranya melalui talkshow bedah buku pada hari Jumat, 6 April 2018 dan rencananya di tahun 2018 ini dilaksanakan juga beberapa kota, Surabaya (21 Mei 2018), Bandung, Medan dan Manado.

Kekhususan AHSB antara lain terdapat sebanyak 2.939 ayat yang diberi warna khusus (hijau), yang berkaitan dengan hidup sejahtera berkeadilan. Sedangkan untuk membantu pembaca lebih mudah memahaminya, ayat-ayat yang diwarnai tersebut dikelompokkan ke dalam topik khusus, terdapat sebanyak 523 topik, yang disertai dengan penjelasan singkat. Alhasil, pembaca memiliki panduan untuk menghayati lebih lanjut ayat yang dibacanya. AHSB menjadi lebih lengkap dengan hadirnya sisipan sebanyak 48 artikel. Dengan bantuan artikel-artikel ini, pembaca dapat menjelajahi isu-isu khusus dan mempelajari apa yang Alkitab katakan mengenai hal itu, dengan cara penyajian TEMUKAN, IMPIKAN, LAKUKAN dan terakhir DOAKAN. Di samping itu masih terdapat beberapa materi penting, antara lain: pengantar setiap kitab, penjelasan sekitar Alkitab, membaca Alkitab dalam setahun, kisah-kisah terkenal Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Ajaran dan Perumpamaan Yesus, mencari bantuan dalam Alkitab.

AHSB dipersembahkan oleh LAI bagi pembaca Alkitab yang ingin menggali dan sekaligus menerapkannya dalam konteks kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Melalui AHSB ini pembaca bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa diajak untuk ikut memperjuangkan “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Terbitan khusus ini diharapkan menjadi berkat bagi setiap pembaca yang merindukan terwujudnya syalom, hidup yang seutuhnya, penuh damai sejahtera dalam hubungan dengan Pencipta dan sesama ciptaan.  [sae]

 

Bersama Menabur Firman Tuhan, Talkshow Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan

Para narasumber dalam Bedah Buku Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan, Bible Center, Jakarta, 6 April 2018

Kerja sama! Inilah paradigma yang selalu dijaga dan bahkan dikembangkan untuk meningkatkan penyebaran Alkitab. Melalui kerja sama potensi dari masing-masing lembaga dipadukan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih dahsyat. Kerja sama ini pula yang dikembangkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) untuk menyebarkan Alkitab dan bagian-bagiannya bersama Penyalur Utama LAI, salah satunya dengan BPK GM (Badan Penerbit Kristen Gunung Mulia).

Pada hari Jumat, 6 April 2018 yang lalu LAI bekerja sama dengan BPK Gunung Mulia menyelenggarakan talk show “bedah buku” Alkitab tematis terbitan baru yang disebut Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan (AHSB) di Gedung Pusat Alkitab Jakarta. Puji Tuhan respon umat sungguh luar biasa. Target peserta 200 orang, dalam waktu tidak terlalu lama ludes, bahkan kami terpaksa menaruh beberapa peserta sebagai pendaftar cadangan. Narasumber yang dihadirkan pun tidak kalah menarik, Pdt. Dr. Rony Mandang, M.Th., Pdt. Sylvana Maria, M.Th., Pdt. Dr. Albert Hasibuan, SH, Rm. Benny Susetyo, Pr., dan Pdt. Anwar Then, Ph.D. Acara yang dipandu oleh moderator Pdt. Wenata Sairin, M.Th. berjalan cukup menarik dan peserta mengikuti dengan antusias.

Untuk mengulangi kesuksesan tersebut, LAI dan BPK Gunung Mulia kembali akan melakukan kerja sama mengadakan talk show AHSB. Kali ini akan dilaksanakan di Surabaya pada hari Senin, 21 Mei 2018 jam 10-12 di GPIB Eben Haezer, Surabaya. Talkshow dilaksanakan dengan dukungan dari Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Surabaya, Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI), GPIB Even Haezer Surabaya, dan Gereja-gereja di Surabaya dan sekitarnya. Sedangkan narasumber yang akan dihadirkan adalah Pdt. Dra. Carolina Pangandaheng, M.A., Chandra Nadhi, S.H., M.H. dan Pdt. Anwar Tjen, Ph.D. Target peserta talkshow ini sebanyak 200 orang.

AHSB adalah Alkitab tematis terbaru yang diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2018 pada acara Konsultasi Nasional Revisi Alkitab Terjemahan Baru dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun LAI Di Wisma Kinasih Sukabumi. AHSB dipersembahkan bagi umat pembaca Alkitab di Indonesia di dalam konteks kehidupan berbangsa dan masyarakat yang bersama-sama seluruh elemen bangsa memperjuangkan “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Terbitan khusus ini diharapkan menjadi berkat bagi setiap pembaca Alkitab yang merindukan terwujudnya syalom, hidup yang seutuhnya, penuh damai sejahtera dalam hubungan dengan Pencipta dan sesama ciptaan, seperti yang terungkap dalam doa pemazmur: “Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman” (Mazmur 85:11). [sae]

Nb. Contact person Talk show AHSB Surabaya Julian Jeane WA/SMS 081299214515.

 

Pengorbanan Yang Membawa Perubahan

Ibu Erna Yulianawati (LAI) menerimakan dukungan Persekutuan Rohani Kristen Oikumene PT. Pegadaian (Persero) yang diserahkan langsung oleh Bp. Leonard A. Sirait (Pengurus Persekutuan)

“Pengorbanan Yang Membawa Perubahan” adalah tema dasar Ibadah dan Perayaan Paskah dari Persekutuan Rohani Kristen Oikumene PT. Pegadaian (Persero) pada yang diadakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu 29 April 2018. Tema tersebut dijadikan sebagai Renungan Paskah yang disampaikan oleh Pdt. T.M. Hasugian. Beliau mengingatkan kita, bahwa sebagai orang yang sudah diselamatkan Kristus sejatinya harus ada perubahan yang nyata dalam hidupnya. Karena setiap orang percaya hidupnya telah diselamatkan oleh Pengorbanan Kristus. Untuk itu kitapun harus mau menyelamatkan hidup orang-orang lain yang belum mengenal-Nya, karena kita diajak Tuhan untuk menjadi alat-Nya  untuk melayani Dia.

Pada kesempatan itu, Melalui ibu Erna Yulianawati, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) memperkenalkan visi-misi dan program kerjanya. Harapannya akan semakin banyak pribadi yang ikut ambil bagian bersama-sama melayani Tuhan melalui LAI. Dukungan nyata dari Persekutuan Rohani Kristen Oikumene PT. Pegadaian (Perseroan) diwujudkan dengan diserahkan hasil persembahan kolekte sebesar Rp. 2 juta dari kebaktian tersebut dan juga pemberian tanda kasih sebesar Rp. 10 juta untuk mendukung program Satu Dalam Kasih LAI. Pemberian tanda kasih tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Erna Yulianawati oleh Bp. Leonard A. Sirait, Sekretaris Umum Persekutuan Oikumene PT. Pegadaian (Persero).

Buat LAI Bp. Leonard Sirait bukanlah orang baru. Beliau telah lama menjadi pendukung LAI lewat program Sahabat Alkitab.  Apa itu Sahabat Alkitab LAI? Sahabat Alkitab adalah program yang menjangkau pribadi-pribadi yang tergerak dan menyatakan kesediaannya untuk membantu LAI dalam menjalankan visi-misi dan program kerjanya. Melalui Pak Leo inilah, pelayanan LAI boleh tumbuh dan dikenal di Persekutuan Rohani Kristen Oikumene PT. Pegadaian (Persero). Mereka yang tadinya tidak mengenal LAI, kini sudah tahu apa saja pelayan LAI.

Kiranya kemudian hari melalui Pak Leo banyak karyawan kristiani di PT Pegadaian (Persero) yang mau menjadi Sahabat Alkitab LAI, sehingga akan terus tumbuh pribadi-pribadi yang mendukung dann mendoakan pelayanan LAI, sehingga akan semangat LAI untuk menghadirkan Alkitab Untuk Semua di tengah-tengah Indonesia boleh semakin nyata. [rha]

Tuhan, Engkau Penuh Kasih Dan Pengampunan, Tetapi Menghukum Mereka Yang Keterlaluan

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab  Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat   alkitabkuayat hafalan  alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 2 : 31 – 36

Tuhan dekat kepada orang yang hancur hati karena dosa, tetapi tangan-Nya teracung kepada mereka yang tidak juga mau bertobat.

Inilah yang akan terjadi atas seluruh keturunan imam Eli karena sikapnya yang tidak lebih mengasihi ALLAH dari anak-anaknya. Tuhan akan membunuh semua pemuda dalam keluarga dan marganya, hingga tidak seorang pria pun yang akan mencapai lanjut usia. Hanya seorang yang akan hidup namun akan menjadi buta dan hidup putus asa. juga Hofni dan Pinehas akan mati dalam sehari. Keturunan Eli yang lain yang dibiarkan tetap hidup akan menjadi pengemis kepada imam yang telah ditunjuk oleh ALLAH. Betapa mahal harga yang harus dibayar oleh Eli dan keturunannya karena membiarkan dosa terus hidup dalam diri Hofni dan Pinehas, sebuah tindakan yang tidak menghormati kekudusan TUHAN.

Sahabat Alkitab, betapa kudusnya ALLAH sehingga tidak dibiarkan-Nya dosa tetap merajalela di hadapan-Nya. Dan betapa Ia cemburu terhadap mereka yang menduakan-Nya oleh hal apa pun di dalam dunia ini. Dalam kekudusan-Nya, Ia murka terhadap dosa, tetapi dalam kekudusan-Nya juga Ia mengasihi manusia. Tidak pernah tidak Allah memberikan kesempatan manusia untuk bertobat dan berbalik kembali kepada-Nya. Bahkan dikaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menjadi korban penebusan bagi manusia. Ia juga mengaruniakan Roh Kudus untuk senantiasa mengingatkan dan menginsafkan manusia dari dosa. Namun jika telah dengan berbagai cara Allah lakukan tetapi manusia tidak kunjung bertobat, maka penghukuman tidak dapat dielakkan lagi.

Selamat Pagi. Di hari Senin yang baru ini, mari lepaskan segala beban dosa dan sambutlah rahmat Tuhan yang datang kepada kita. Selamat beraktivitas, Tuhan memberkati.

Salam Alkitab Untuk Semua

Digital Untuk Penggalangan Dukungan

 

“Sejak websitenya mayoritas memuat berita dan informasi yang berorientasi kepada pengunjung, bukan kepada diri sendiri, jumlah kunjungan ke website Lembaga Alkitab Uganda meningkat tajam. Dampak selanjutnya, dukungan terhadap program-program juga merangkak naik,” ungkap Michelle G. Held (MetroNY-USA) salah satu fasilitator pelatihan The UBS Digital Academy di Taipei 23-28 April 2018.

Uganda, sebuah negeri Afrika yang sangat terkenal dengan kekejaman Idi Amin di masa lampau dan sampai saat ini masih belum dapat digolongkan sebagai negeri modern, namun kesadaran pengembangan digitalnya bisa menjadi contoh yang baik. Setidaknya dari apa yang dilakukan oleh lembaga Alkitab disana. Saya sangat terkesan dengan data-data lain yang ditayangkan oleh fasilitator yang menunjukkan betapa teknologi digital sangat produktif dalam penggalangan dukungan. Meski saya hanya mengikuti beberapa sesi pelatihan karena harus menghadiri rapat “Asia Affinity Alliance” 26-28 April 2018, namun saya banyak belajar khususnya aspek strategis penggalangan dukungan melalui media digital.

Disampaikan bahwa dalam pengembangan website hal yang paling pertama dan strategis adalah menetapkan tujuan yang ingin dicapai. Ada empat hal yang sangat penting diperhatikan agar website yang dibuat dapat mendukung penggalangan dukungan, yaitu: (1) untuk meningkatkan kesadaran publik, (2) untuk mendapatkan sebanyak mungkin alamat email, (3) meneruskan berbagai postingan ke media sosial, dan (4) untuk mengetahui demografi pengunjung.

Untuk mencapai empat tujuan di atas maka harus ada langkah-langkah detail dan terukur. Sangat penting ada tim khusus yang memiliki wawasan, kemampuan dan passion di bidang digital. Bidang digital adalah bidang yang sangat dinamis dan harus menciptakan sebanyak mungkin kesempatan interaktif dengan pengunjung. Desain, warna, kutipan-kutipan, gambar, video dan semua konten harus mengikuti akidah-akidah terbaru berbasis riset dan data-data yang relevan. Intinya, website harus membuat pengunjung senang, menikmati dan jatuh cinta sehingga akan tergerak membantu semua program yang dijalankan.

Di samping website, menurut data survei di Amerika, penggalangan dukungan melalui media sosial yang paling besar adalah melalui Facebook, disusul kemudian oleh Youtube. Twitter termasuk media sosial yang cukup efektif untuk menyalurkan informasi penggalangan dukungan karena loadingnya tercepat di mobile apps.
Yang harus diperhatikan dalam pengembangan desain media sosial adalah kemudahan pengunjung menemukan kolom “donasi”, “alamat”, dan “interaktif”. Website yang komunikatif adalah menempatkan kolom “donasi” di pojok paling kanan atas. Sedangkan untuk Facebook harus diuraikan serinci mungkin tentang identitas pemilik akun. Dengan demikian pengunjung tidak meragukan terhadap keberadaan pemilik akun.

Dalam sessi diskusi, saya sampaikan bahwa di Indonesia pemakaian Whatsapp sangat populer dan banyak hal dapat disampaikan melaluinya serta dapat menggerakkan dukungan dari berbagai kalangan. Fasilitator mendukung dan menambahkan perlunya masing-masing negara memiliki data keberadaan media sosial agar dapat mengoptimalkan dalam rangka penggalangan dukungan.

Apapun media digitalnya, penggalangan dukungan tetap harus pararel dengan upaya di media non digital. Data menunjukkan secara umum 62% donator masih lebih suka berdonasi melalui offline, dan 38% sisanya sudah melalui online. “Fundraising is friendraising”. Teknologi digital menolong kita untuk berteman dengan milyaran orang penghuni planet bumi ini. Semakin banyak kawan, akan semakin banyak dukungan.
Salam Alkitab Untuk Semua

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Berikan Kami Kemampuan Dan Keberanian Untuk Menegur Orang Jahat Di Sekitar Kita

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat alkitabkuayat hafalan alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 2 : 27 – 30

Jangan sampai semuanya terlambat, sebelum itu terjadi tegurlah dan peringatkan dengan dan karena kasih, agar yang jahat berubah menjadi baik.

Lewat perantaraan seorang nabi, Allah melakukan protes dan teguran keras kepada imam Eli karena tindakannya yang tidak lebih menghormati Allah ketimbang kedua anaknya. Kejahatan Hofni dan Pinehas sudah terlalu besar untuk dibiarkan begitu saja. Sudah seharusnya Eli menghukum mereka berdua dengan keras, sebab perbuatan mereka jahat kepada umat Israel terlebih lagi kepada Allah. Namun Eli tidak melakukannya, karena itu Tuhan menarik kembali janji-Nya terhadap Eli dan keturunanya.

Sahabat Alkitab, kita hidup di dunia tidak sendiri, kita bersosialisasi dengan banyak orang setiap harinya. Diantara mereka ada yang baik tapi ada juga yang jahat. Mereka yang baik adalah teladan yang harus kita ikuti, tetapi bagi mereka yang jahat adalah tanggung jawab kita untuk memberikan teguran. Mengapa? Karena Tuhan menghendaki demikian. Firman Tuhan dalam Yehezkiel 3:18 berkata, “Jika Aku memberitahukan bahwa seorang penjahat akan mati, tetapi engkau tidak memperingatkan dia supaya ia mengubah kelakuannya sehingga ia selamat, maka ia akan mati masih sebagai seorang berdosa, dan tanggung jawab atas kematiannya akan dituntut daripadamu.” Tuhan mau kita berbuat baik kepada semua orang tidak terkecuali kepada mereka yang jahat atau bebal, salah satu caranya adalah dengan menegurnya secara langusng dan dengan terus terang bukan membicarakannya.

Selamat Beribadah. Hendaklah dalam persekutuan kita sebagai saudara seiman kita saling berbagi kasih, saling menguatkan dalam Tuhan, dan saling menjaga agar saudara kita tidak jatuh ke dalam dosa.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Mengapa Manusia Begitu Bebal ? Apakah Karena Engkau Memutuskan Untuk Menghukum Mereka ?

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab  Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat   alkitabkuayat hafalan  alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 2 : 22 – 26

Jangan mengeraskan hati, biarkan Tuhan mengubahmu. Jika tidak begitu, maka penghukuman sudah ada di atas kepalamu.

Laporan terhadap kejahatan anak-anaknya telah berulang kali sampai di telinga imam Eli. Kejahatan mereka sudah pasti menyusahkan begitu banyak umat Israel, menjadi batu sandungan bagi mereka, malah mungkin membuat umat Israel jauh dari ALLAH. Sebab mereka tidak menerima contoh yang baik dari kedua imam itu. Eli menegur mereka tetapi tidak menghukumnya. Karena itu mereka menjadi semakin bebal. Dalam pandangan dunia kuno, dosa dibedakan antara dosa terhadap sesama manusia dan dosa terhadap Tuhan. Jika dosa kepada sesama maka Allah hadir sebagai penengah atau pembela, tetapi jika dosa itu kepada Allah maka tidak ada lagi yang dapat menolongnya, yang artinya penghukuman itu telah diputuskan dan akan segera dilaksanakan.

Sahabat Alkitab, setiap manusia memiliki potensi untuk berbuat dosa, tidak peduli apa status atau posisinya di tengah masyarakat. Jika dalam pembacaan kita para imam ternyata dapat melakukan dosa yang begitu besar maka tidak tertutup kemungkinan para rohaniawan, aktivis gereja, dan semua kita pun melakukannya. Tidak ada yang kebal, seorang pun tidak. Bagi orang-orang yang telah ditebus dan dibenarkan oleh kematian Kristus, Roh Kudus menginsafkan dan memberikan kekuatan untuk menjauhkan diri dari dosa. Cara-Nya dapat datang melalui siapa saja. Karena itu, jika teguran, peringatan itu datang kepada kita maka segeralah merespon dengan pengakuan dan petobatan yang sungguh. Sebab yang Allah kehendaki adalah pertobatan orang-orang berdosa dan bukan kematiannya (bnd. Yeh. 18:23; 33:11). Bukan Allah yang mengeraskan hati manusia, tetapi keinginan hati manusialah yang mengikatnya dengan dosa.

Selamat Pagi. Jika saudaramu berbuat dosa maka tegurlah sebagai seorang saudara dan bukan sebagai pewarta berita. Jika kamu yang berbuat dosa, rendahkanlah hati untuk menrima teguran, jangan bebal, dan bertobatlah!

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kami Adalah Pelayan-Mu Untuk Memelihara Anak-Anak Yang Terlantar

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab  Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat   alkitabkuayat hafalan  alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 2 : 18 – 21

Ini bukan hanya tugas negara, melainkan tugas dari Kerajaan Allah yaitu memelihara anak-anak yatim piatu dan yang terlantar (bnd. Yak. 1:27).

Samuel yang masih kanak-kanak itu telah ditugaskan untuk mengambil bagian pelayanan dalam Bait Allah. Sebagai calon imam, sedini mungkin ia telah dilatih untuk mngenal dan melaksanakan tugas-tugas keimaman. Ia yang telah dipersembahkan sejak lahirnya kepada Tuhan tidak ditinggalkan begitu saja oleh ibunya, Hana. Hana tahu bahwa selain membutuhkan pelatihan kerohanian, Samuel sudah pasti sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Itulah sebabnya, setiap setahun sekali ia datang untuk memberikan jubah kecil kepada Samuel, saat mempersembahkan kurban tahunan. Mungkin juga di saat kedatangannya itulah menjadi satu kesempatan Hana mencurahkan rasa rindu dan kasih sayangnya kepada Samuel, anak yang telah sekian lama dinanti-nantikannya itu.

Sahabat Alkitab, di sekitar kita ada begitu banyak anak-anak yang terlantar. Mereka mungkin telah kehilangan sosok kedua orang tua karena kematian, ada juga yang sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua mereka, atau yang ada dekat dengan kita, di dalam rumah kita sendiri, yang meskipun memiliki dan melihat orang tua mereka namun tidak pernah merasakan kasih sayangnya. Kepada merekalah Allah ingin kita datang melawat dan memelihara. Mengajarkan mereka tentang Tuhan dan kebenaran-Nya, serta membuat mereka mampu melihat kasih Tuhan secara nyata dalam setiap tindakan kita kepada mereka. Mereka butuhkan sandang, pangan, dan papan. Mereka butuhkan teladan dari figur yang mengasihi mereka. Mereka butuh Tuhan dan keselamatan-Nya. Mereka butuh empati dari kita.

Selamat Pagi. Kita pernah menjadi sama seperti mereka, terlantar karena dosa. Tetapi kasih Allah yang begitu besar dalam Yesus Kristus, mengangkat kita menjadi anak-anak kesayangan-Nya. Karena itu mari kita mengulurkan tangan melayani mereka dalam berbagai cara.

Salam Alkitab untuk Semua

Kerjasama LAI dengan Sinode Gereja Toraja

Rabu, 25 April 2018 di ruang rapat Kantor Sinode Gereja Toraja, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara telah ditandatangani Nota Kesepakatan Kerjasama Kemitraan antara Pdt. Dr. Ishak P. Lamber, Ketua Umum Pengurus Lembaga Alkitab Indonesia dengan Pdt. Musa Salusu, Ketua Sinode Gereja Toraja yang didampingi oleh Pdt. Soleman Alloliggi, Sekretaris Umum Gereja Toraja.

Secara garis besar, isi dari nota kesepakatan kerjasama tersebut menyatakan bahwa LAI bersama Gereja Toraja sepakat melakukan kerjasama dan saling mendukung dalam upaya menumbuhkembangkan spiritual jemaat jemaat berbasis Alkitab. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai hal ini melalui berbagai kegiatan yang dilakukan secara bersama, salah satunya membentuk komunitas Mitra LAI dalam jemaat lingkup pelayanan Gereja Toraja. Sinode Gereja Toraja berharap saat Konven pendeta Gereja Toraja wilayah IV meliputi klasis Makassar dan Pulau Jawa yang akan di laksanakan bulan Agustus di Batam, LAI dapat hadir menjelaskan visi-misi dan program kerjanya serta memberikan penjelasan tentang penerjemahan nama Allah di dalam Alkitab.

Semoga dengan kerjasama ini kemitraan LAI dengan gereja Toraja bisa bersama-sama bekerja untuk menghadirkan Kabar Baik bagi sebanyak mungkin umat Kristiani, khususnya jemaat Gereja Toraja yang tersebar seluruh di Indonesia, sehingga semangat untuk memperkenalkan Alkitab Untuk Semua juga dirasakan oleh mereka. []

Bekerjasama dan bersama-sama bekerja

“Mengembangkan kerjasama dengan gereja-gereja dan lembaga-lembaga Kristiani dalam mengupayakan agar umat Allah yang membaca dan mendengar Firman Allah mengenal dan hidup di dalam Yesus Kristus yang menjadi pokok pemberitaan Kabar Baik” adalah salah satu misi Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Visinya adalah “menghadirkan Firman Allah bagi umat agar mereka dapat bertumbuh dan berinteraksi dengan Allah dan mengalami hidup baru didalam Kristus”. Dalam melaksanakan visi misi tersebut, LAI terus berupaya mengembangkan kerjasama dengan semua gereja baik gereja Protestan yang masuk dalam keanggotaan PGI, PGPI, PGLI, PBI, PGTI maupun gereja Katolik.

Pada bulan Maret yang lalu, Pengurus LAI yang baru terpilih untuk periode 2018-2023, Pdt. Ishak P. Lambe (Ketua Umum), Sigit Triyono (Sekretaris Umum) serta LAI Perwakilan Medan, Ratna Harefa (Kepala Perwakilan) dan Harisan Boni (Staf penyebaran), berkunjung ke beberapa sinode gereja yang ada di wilayah Sumatera Utara, yakni ke Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Huria Kristen Indonesia (HKI), Gereja Pentakosta Indonesia (GPI), dan Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) yang berkantor pusat di Pematangsiantar. Selain mempererat silatuhrahmi, dalam kunjungan tersebut, baik LAI maupun gereja-gereja memaparkan program-program yang akan dilakukan dan peluang-peluang untuk melakukan kerjasama demi menghadirkan Firman-Nya.

Selain perkunjungan ke gereja-gereja, LAI juga mengadakan kerjasama dengan Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar mengadakan seminar dengan topik “Kupas tuntas kata ‘Allah’ dan ‘TUHAN’ dalam Alkitab. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh maraknya ajaran-ajaran serta pemahaman dari berbagai pihak yang berupaya mempengaruhi keyakinan umat akan penggunaan istilah “Allah” di dalam Alkitab. “Umat perlu dibekali dengan pemahaman yang benar sehingga memiliki dasar yang kuat dalam menghadapi isu-isu yang beredar”, ungkap Pdt. Timotius, Gembala Sidang GKKK Pematang Siantar. Seminar tersebut dibawakan oleh Pdt. Anwar Tjen, Ph.D, selaku Kepala Departemen Penerjemahan LAI sekaligus konsultan penerjemahan.

Dari Pematangsiantar, tim melanjutkan perjalanan menuju Kabanjahe bertemu dengan pengurus Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) dan Calon Pengurus Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) mitra Kabanjahe. Sebagai upaya meningkatkan kerjasama yang telah ada, pada tanggal 26 Maret 2018, LAI dan GBKP telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan oleh Pengurus Moderamen GBKP. Secara garis besar, isi dari nota kesepahaman tersebut menyatakan bahwa LAI bersama GBKP sepakat melakukan kerjasama dan saling mendukung dalam upaya menumbuhkembangkan spiritual jemaat jemaat berbasis Alkitab. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai hal ini melalui berbagai kegiatan yang dilakukan secara bersama.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus Moderamen juga menyatakan ucapan terimakasih kepada LAI yang selalu memberikan perhatian kepada umat GBKP terutama yang menjadi korban erupsi gunung sinabung. LAI telah beberapa kali memberikan secara cuma-cuma Alkitab dan juga buku-buku bacaan rohani kepada para pengungsi Sinabung. Alkitab dan buku-buku tersebut menjadi kekuatan dan penghiburan mereka dalam mengalami musibah yang hingga kini masih terus berlangsung. Selain itu, tahun ini LAI juga kembali mengadakan kegiatan Satu Dalam Kasih, yakni Program yang menjembatani kebutuhan umat yang karena kendala geografis dan juga ekonomi tidak mampu memiliki Alkitabnya sendiri. Kegiatan SDK untuk wilayah Sumatera tahun 2018 akan diadakan di wilayah Karo bagian selatan (Juhar dan sekitarnya) yang mayoritas adalah umat GBKP dan di Dairi bagian utara (tanah pinem sekitarnya). GBKP juga menyatakan kesediaannya untuk mendukung Program Hari Doa Alkitab yang diadakan oleh LAI setiap bulan September dalam upaya menopang ketersediaan terjemahan Alkitab dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Dengan bekerjasama, kita bisa bersama-sama bekerja untuk menghadirkan Firman Allah bagi sebanyak mungkin umat Kristiani yang ada di Indonesia. (RH)