Tuhan, Peringatan-Mu Adalah Nyawa Baru Bagi Jiwa Kami, Yang Semakin Redup Oleh Banyak Keluh Kesah Dan Putus Asa.

title

Yang lemah dikuatkan-Nya, yang terluka disembuhkan-Nya, dan yang patah semangat dihiburkan serta diberi sukacita yang baru.

Surat yang ditujukan kepada para pengikut jalan Tuhan yang berada di daerah perantauan diawali dengan sebuah pengingat bahwa mereka adalah umat pilihan Allah yang dikuduskan untuk Allah oleh darah Kristus. Untuk diberikan hidup baru dan segala berkat yang telah disimpan oleh Allah di surga yang tidak dapat rusak, cemar, ataupun layu. Ini tentu memberikan mereka kekuatan untuk hidup sebagai seorang pengikut Kristus di negeri yang baru bagi mereka dan di tengah-tengah orang yang tidak percaya. Dan agar mereka tetap setia serta kembali bergairah mengikut Tuhan sekalipun tantangan terus saja datang.

Sahabat Alkitab, ada begitu banyak hal yang dapat saja terjadi atau mungkin telah terjadi yang membuat iman kita menjadi goyah, semangat kita pudar, tenaga kita hampir habis, dan harapan kita lenyap. Saat berada dalam posisi itu tidak ada lain yang dapat kita lakukan selain melihat kepada Allah, melihat pada pengorbanan-Nya untuk memberikan hidup kepada kita, dan meyakini janji-Nya akan upah yang disediakan bagi kita yang tetap setia. Kita perlu membangkitkan kembali ingatan-ingatan akan kebaikan Allah yang telah kita alami, menghitung berkat-Nya yang membuat kita begitu terpesona akan Dia. Allah akan memberikan semangat yang baru untuk kembali berjalan bersama-Nya.

Selamat Pagi. Percayalah bahwa di dalam Tuhan selalu ada semangat dan sukacita yang baru.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Merancang Kami Untuk Saling Bergantung. Jadi Tolong Kami Berguna Serta Dapat Diandalkan. Amin.

title

Rabu 31/10/18 (Tit. 3:12-15):

Simbiosis mutualisme. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keberadaan kita di dunia ini sebagai manusia dan sebagai orang percaya.

Titus diminta untuk membantu Zenas, seorang ahli Taurat, dan juga Apolos. Tujuannya yang terutama adalah agar pekerjaan Tuhan terus dapat dilanjutkan oleh kedua orang itu dan agar kebutuhan mereka dalam perjalanan pemberitaan Injil Kristus terpenuhi. Tidak hanya diminta untuk membantu, Titus juga harus mengajarkan cara hidup yang saling tolong menolong dalam melakukan hal yang baik kepada semua jemaat.

Sahabat Alkitab, Allah tidak pernah merancang manusia untuk menjadi makhluk yang egoistis dan egosentris, melainkan sebagai makhluk sosial dan yang berguna bagi segala makhluk. Kita dipilih oleh Allah untuk diselamatkan juga untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Titus yang dalam posisi yang juga memerlukan bantuan diminta untuk membuka diri menolong pekerja Tuhan yang lain. Menolong dan menjadi berguna bagi orang lain tidak boleh dibatasi oleh keterbatasan kita. Dalam hal memberi, tidak perlu menunggu sampai berkelimpahan dulu melainkan belajar memberi sekalipun dalam kekurangan.

Selamat Pagi. Marilah kita melintasi batas-batas diri dalam hal melakukan kebaikan bagi sesama manusia. Seperti Kristus melakukannya bagi kita.

SalamAlkitab Untuk Semua

Tuhan, Manusia Menemukan Sepotong Kecil Kebenaran Lalu Memperdebatkannya, Seolah-olah Itulah Seluruh Kebenaran. Tolong Kami Menjadi Bijaksana Ya Tuhan.

title

Sebab pengetahuan kita terbatas dan samar-samar, tetapi suatu saat akan menjadi sempurna, bukan di sini di dunia ini, tetapi di sana di surga nanti.

Adanya penyebaran ajaran yang berbeda yang dilakukan oleh beberapa orang Yahudi membuat perdebatan di dalam jemaat Kristen yang mau tidak mau menarik Titus di dalam perdebatan itu juga, namun Paulus mengingat agar Titus tidak usah membawa diri dalam perdebatan itu melainkan menguatkan iman jemaat dengan ajaran yang benar dan membuat mereka benar-benar yakin akan kebenaran itu. Dan lebih dari itu juga mengamalkan apa yang telah mereka yakini sebagai kebenaran.

Sahabat Alkitab, firman Tuhan adalah kebenaran yang harus kita pedang sebagai dasar dari iman Kristen kita. Kita harus benar-benar meyakini akan kebenarannya dan ketidakbersalahan firman (Alkitab) itu. Dalam keyakinan kita akan kebenaran itu memang banyak hal yang belum kita pahami seutuhnya bahkan mungkin tak terpahami. Sebab Allah adalah Allah yang Mahabesar melampaui akal manusia yang sangat terbatas. Masuk dalam perdebatan yang tidak terpahami tidak akan membawa kemajuan dalam kesaksian iman Kristen kita di tengah-tengah dunia. Seperti yang Paulus katakan bahwa firman yang kita dengar haruslah kita yakini kebenarannya lalu melakukan pekerjaan baik yang di kehendaki-Nya. Inilah kebenaran mutlak bagi kita; Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah, dan Alkitab adalah firman Allah.

Selama pagi. Apa yang Tuhan izinkan untuk tidak terpahami biarlah menjadikan kita semakin mengagungkan akan kebesaran-Nya dan tetap menjadi misteri ilahi.

SalamAlkitab Untuk Semua

Tuhan, Tumbuhkanlah Sifat-sifat Yang Baik Dalam Diri Kami, Dan Matikanlah Sifat-sifat Yang Buruk

title

Alah bisa karena biasa. Sifat dan karakter baik tidak terjadi begitu saja, tetapi melalui niat yang dibukti nyatakan secara terus-menerus hingga menjadi kebiasaan.

Titus diminta untuk terus mengingatkan kepada jemaat-jemaatnya agar tunduk pada otoritas pemimpin, tidak saling fitnah, tidak bertengkar, bersikap lemah lembut. Sifat-sifat baik harus terus ditanamkan selanjutnya Allah yang akan mengerjakan pertumbuhannya. Paulus mengajak Titus untuk melihat ke belakang kepada kehidupan masa lalu mereka, bahwa dahulu mereka juga termasuk orang yang bodoh, sesat, tidak taat, budak nafsu, penuh dengan niat jahat, iri hati, dan saling membenci. Namun karena kasih dan kebaikan Allah-lah mereka diselamatkan dan dilahirkan menjadi pribadi-pribadi yang baru.

Sahabat Alkitab, Allah memberikan kita benih yang baru, yaitu benih kebaikan dan kebenaran. Allah akan menumbuhkan benih itu dalam kita sehingga pelan tapi pasti karakter Kristus akan nyata dalam sifat dan karakter kita. Allah akan mengerjakan itu hingga kita menjadi sempurna seperti gambar Anak-Nya. Kita tahu bahwa Allah tidak akan meninggalkan pekerjaan tangan yang telah dimulai-Nya sendiri. Dipihak kita, kita harus "bekerjasama" dengan Allah dalam menumbuhkan benih baik itu dan sambil mematikan segala benih jahat yang masih ada. Caranya adalah dengan melakukan hal-hal baik dan benar yang dinyatakan Allah dalam firman-Nya, melakukannya terus menerus, hingga menjadi karakter diri.

Selamat Pagi. Tidak ada karakter baik yang instant, kita perlu belajar untuk melakukannya, dan melakukannya terus menerus.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Telah Memberikan Kekuatan Kepada Kami Untuk Menolak Dunia. Ajar Kami Untuk Percaya Dan Yakin Bahwa Kami Dapat Melakukannya.

title

Karena Roh yang diberikan-Nya jauh lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Maka jangan membawa diri dalam kekalahan atas keinginan dunia yang membinasakan.

Rahmat Allah itulah keselamatan yang dinyatakan-Nya di dalam Yesus Kristus yang sanggup menjangkau semua orang di seluruh dunia dari segala suku bangsa dan dari segala zaman, yaitu mereka yang percaya kepada-Nya. Rahmat Allah tidak akan membiarkan orang terus berkanjang dalam dosanya, melainkan mendidik dengan firman kebenaran serta memampukan untuk melakukannya. Kematian Kristus dan kemenangan-Nya atas maut adalah sebuah jaminan pasti akan kemenangan orang percaya dari segala keinginan duniawi. Bukan hanya itu saja, Rahamat Allah juga memampukan orang percaya untuk melakukan pekerjaan baik yang telah Allah sediakan.

Sahabat Alkitab, jika kita tahu bahwa Allah telah memberikan kemenangan kepada kita atas segala kuasa dosa dan keinginan duniawi, masakan kita mau menyerahkan diri untuk dikalahkan olehnya. Godaan dunia memang tidak akan ada hentinya untuk membujuk dan merayu kita, dan tidak ada seorang pun yang benar-benar imun dengan itu. Namun kepastian anugerah Allah memampukan kita untuk melawan dan mengalahkannya.

Selamat Beribadah. Bersyukur dan bersukacitalah di dalam Tuhan, karena kita telah menang. Marilah kita merayakannya dengan puji-pujian kepada Allah kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dengan Apa Kami Bersyukur, Telah Memperoleh Kesempatan Belajar Dari Teladan-Mu ? Dengan Menjadi Teladan Bagi Orang Lain, Ya Tuhan.

title

Bukankah pelita itu harus diletakkan di atas meja agar dapat menerangi seluruh ruangan? Begitu juga kehidupan kristen harus terpancar melalui keteladanan.

Perkataan ini khusus kepada pribadi Titus. Sebagai pemimpin, pengajar, dan pemberita Injil di Kreta, jelas bahwa ia sekarang adalah role model bagi semua jemaat dan semua orang. Setiap tindakannya akan menjadi perhatian dan sorotan siapapun yang melihatnya, karena itu Paulus menekankan agar TItus sungguh-sungguh dapat memberikan teladan yang baik. Ia harus jujur dan tulus dalam pengajarannya, memberikan pengajaran yang sehat dan berkualitas sehingga tidak ada cela bagi para pemfitnah untuk menggugatnya. Ia juga harus memiliki dan menunjukkan motivasi yang murni dalam memimpin dan mengajar.

Sahabat Alkitab, pesan Paulus kepada TItus berlaku juga bagi kita orang-orang Kristen masa kini dan sepanjang masa. Ada begitu banyak orang yang sesungguhnya kagum dengan pengajaran Kristen, mereka itu sedang menunggu-nunggu praktik hidup yang dapat dijadikan teladan dari orang-orang Kristen. Sayangnya kadang mereka menjadi kecewa karena melihat apa yang kita tampilkan tidak seperti berita yang mereka dengarkan. Ibaratnya jauh panggang dari api. Firman yang telah disampaikan oleh Tuhan Yesus adalah firman yang hidup, hidup dalam teladan yang Yesus tunjukkan sendiri kepada begitu banyak orang. Tuhan ingin kita menjadi sama dengan-Nya, yaitu menjadi teladan bagi orang lain juga. Tuhan sudah memberikan kita Roh Kudus-Nya, karena itu kita pasti mampu untuk hidup seperti Yesus hidup, untuk memiliki pikiran dan perasaan yang sama dengan-Nya.

Selamat Pagi. Nyalakanlah pelita kita dengan terangnya di semua tempat, agar orang-orang dapat melihat Kristus dengan jelas, lalu datang menyembah-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Biarlah Kebaikan Kami Terus Bertumbuh Tidak Pernah Berujung Seperti Rambut Kami Yang Memutih Atau Kekuatan Kami Yang Menjadi Layu.

title

Rambut putih adalah lambang kebijaksanan. Semakin lanjut usia manusia seharusnya menjadi semakin kaya dalam kebaikan dan kebajikan.

Kali ini Paulus secara khusus berbicara menganai perempuan yang telah berusia lanjut dan perannya dalam masyarakat, jemaat, dan keluarga. Ada begitu banyak pengalaman yang telah mereka lewati sebagai seorang perempuan, sebagai seorang istri, dan sebagai seorang ibu. Karena itu, Titus kiranya dapat menasehati mereka agar hidup seperti orang yang mengkhususkan diri bagi Allah, yaitu hidup dalam kekudusan, menjauhkan diri mereka dari cerita-cerita yang mengandung fitnahan kepada orang lain, juga tidak mabuk-mabukan (mungkin pada masa itu banyak perempuan yang juga gemar minum anggur dan mabuk). Sebaliknya mereka harus menjadi contoh dan teladan yang baik sekaligus pendidik bagi perempuan yang lebih muda untuk menjadi pengurus rumah tangga yang baik, dalam hal mengasihi suami dan anak-anaknya. Pada mereka jugalah kesaksian hidup kristiani harus hidup di tengah masyarakat.

Sahabat Alkitab, kita tidak dapat memungkiri bahwa pengalaman hidup telah mampu membentuk manusia menjadi lebih baik. Secara umum, mereka yang telah jauh lebih berumur memiliki sifat yang bijaksana dan baik hatinya. Perempuan tua yang biasa kita panggil nenek atau oma (atau apapun sebutannya dalam berbagai bahasa) telah menjadi ibu bagi semua orang. Mereka begitu kita hormati dan kasihi. Pengalaman hidup telah mengajarkan mereka tentang kesabaran, ketabahan, kemurahan hati, kebaikan, kelemahlembutan, dan kasih yang besar. Demikianlah hendaknya semua orang, menjadi bertambah-tambah dalam segala hal yang baik seiring dengan pertambahan usia. Sehingga sekalipun waktu kita telah habis, namun kebaikan kita terus hidup dalam ingatan orang-orang yang masih ada.

Selamat Pagi. Marilah kita menaruh perhatian yang lebih lagi kepada mereka yang kita hormati sebagai seorang ibu.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan. Kami Ingin Menjadi Lebih Baik, Dan Lebih Baik, Dan Lebih Baik Lagi. Tolonglah Kami.

title

Menjadi lebih baik bukan pekerjaan yang sekali jadi, bukan juga sesuatu yang akan mencapai akhirnya dalam dunia. Menjadi lebih baik bersifat kontinuitas yang baru akan berakhir pada kekekalan.

Beberapa orang yang mengikuti ajaran yang sesat memang telah menyimpang dalam pikirannya sendiri, pikiran mereka kotor dan memang tidak berakar dalam iman. Mereka ingin hidup sesuai dengan kehendak mereka sendiri, sekalipun mereka mengatakan bahwa mereka mengenal Allah. Kepada jemaat Kristen yang lainnya, Paulus ingin agar Titus menasehati orang laki-laki yang telah tua agar hidup bijaksana dan terhormat serta dapat menahan diri, agar mereka sendiri dihormati.

Sahabat Alkitab, saat kita membaca atau mendengarkan firman maka sikap yang harus kita ambil adalah mengoreksi diri. Seperti saat sedang bercermin, saat ada yang kurang rapih dari penampilan maka secepat mungkin kita membenahinya, mengapa? Karena kita ingin selalu tampil baik, dihadapan mata kita sendiri ataupun dihadpan orang lain. Firman Tuhan memang bermanfaat untuk mengajar dan menyatakan kesalahan. Sebuah kerugian dan tindakan yang bodoh jika kita tahu ada yang salah dari cara hidup kita menurut firman Tuhan lantas kita tidak berusaha memperbaikinya. Karena yang akan dirugikan adalah diri sendiri, kesaksian iman kita, dan nama Tuhan. Proses menjadi lebih baik harus terus kita kerjakan seumur hidup, setiap saat, dan di mana saja kita berada. Seperti bercermin, tidak ada seorang pun yang hanya bercermin sekali saja seumur hidupnya jika ia ingin tampil dengan penampilan terbaik.

Selamat Pagi. Marilah bersama-sama kita berusaha menjadi lebih baik, dengan tidak mengingkari firman yang telah kita dengarkan melainkan menjadikan itu dasar untuk mengoreksi dan memperbaiki diri.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Terima Kasih Telah Menempatkan Orang-orang Baik, Mendukung, Dan Selalu Memberikan Semangat Disekeliling Kami.

title

Tuhan menempatkan orang baik dan juga orang jahat disekitar kita. Orang baik untuk mendukung dan memberi semangat, sementara orang jahat untuk menunjukkan kepada kita akan kemurahan dan penyertaan Allah bagi kita.

Di beberapa tempat di mana jemaat mula-mula mulai bertumbuh selalu saja diganggu oleh kehadiran orang-orang yang memberikan pengajaran palsu. Guru-guru palsu ini selalu mencoba untuk menarik mereka yang telah percaya kepada Kristus kepada kehidupan legalistik dari hukum Yahudi. Tujuan mereka adalah untuk mendapatkan keuntungan dari pengajaran palsu itu. Karena itu, kepada Titus, Paulus dengan tegas memintanya untuk membungkam mulut mereka agar tidak lagi melakukan penyesatan. Kepada orang Kreta sendiri juga Paulus meminta agar Titus menegur mereka dengan tegas supaya tetap berpegang pada ajaran yang benar. Kehadiran Paulus melalui suratnya telah menjadi kekuatan bagi Titus untuk melakukan tugas pelayanannya di Kreta, sebabnya surat tesebut memiliki otoritas kerasulan.

Sahabat Alkitab, manusia telah diciptakan memang untuk selalu bergantung dengan orang lain, itulah sebabnya Allah berkata bahwa tidak baik jika manusia itu seorang diri saja. Dalam konteks yang lebih luas, kita bergantung dengan keberadaan orang-orang di sekitar kita. Karena itu, Allah telah menempatkan orang-orang baik yang selalu siap untuk dipakai-Nya untuk menolong kita, memberikan semangat dan dorongan untuk maju, yang mengubahkan kehidupan kita, yang memberi inspirasi dan motivasi. Mereka adalah keluarga, sahabat, rekan kerja, jemaat, teman persekutuan, kekasih, atau orang-orang yang sama sekali belum pernah kita kenal. Allah begitu kreatif dalam menempatkan mereka pada posisi dan saat yang tepat untuk mengisi bagian kehidupan kita.

Selamat Pagi. Mari melihat sejenak pada sekeliling, pada mereka yang ada di sekitar, lalu bersyukurlah kepada Tuhan atas kehadiran mereka.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Karena Kasih-Mu Engkau Tetap Memberikan Kesempatan Kepada Kami Yang Tidak Sempurna. Kami Sungguh Bersyukur Dan Berterima Kasih.

title

Allah mengizinkan ketidaksempurnaan untuk melayani-Nya, yaitu ketika Allah memilih manusia sebagai pelayan-Nya.

Paulus mempercayakan kepada Titus untuk melayani di Kreta dan untuk menetapkan para pemimpin jemaat di setiap kota yang ada di sana. Ada krieria yang Paulus berikan sebagai acuan dalam menentukan siapa yang layak untuk mengemban jabatan itu. Ia haruslah seorang laki-laki yang hidup tanpa cela dengan hanya memiliki satu istri, anak-anak yang percaya kepada Kristus dan berkarakter baik, tidak boleh orang yang sombong, pemarah, pemabuk, suka berkelahi, mata duitan. Ia harus suka memberi tumpangan, suka hal yang baik, dapat menahan diri, jujur, suci dan tertib. Berpegang teguh pada ajaran yang telah diterimanya. Kriteria ini akan memampukan dia untuk memimpin dan menjadi penasehat bagi jemaat, dan dapat menyatakan kesalahan orang yang menentangnya.

Sahabat Alkitab, mengurus pekerjaan Tuhan dalam kapasitas sebagai pemimpin jemaat atau yang lainnya adalah sebuah pekerjaan yang sangat berharga dan yang kudus, karena itu harus juga dikerjakan oleh pribadi yang kudus dan tidak bercela hidupnya. Haruslah pribadi yang berintegritas sehinga tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan dan diserang oleh orang-orang yang jahat dan tidak percaya kepada Tuhan. Dimanakah mendapatkan pribadi yang sempurna seperti itu? Jawabnya tidak ada, yang ada adalah pribadi yang berusaha menjadi sempurna di dalam dan oleh Kristus. Kriteria yang disebutkan oleh Paulus adalah dosa-dosa yang sangat mencolok yang dapat dengan mudah menjadi batu sandungan bagi orang yang melihatnya, itulah yang tidak boleh diangkat menjadi pemimpin atau pengurus pekerjaan Tuhan. Allah begitu mengenal siapa kita, sebab kita adalah buatan tangan-Nya. Dia tetap memakai kita sekalipun kita adalah pribadi yang berdosa dan rentan, namun Dia mau kita tidak tinggal dan terus berkanjang di dalam dosa.

Selamat Pagi. Jadikanlah dirimu layak untuk melayani Tuhan dan umat-Nya, dalam segala kesempatan dan tanggung jawab yang Tuhan berikan.

Salam Alkitab Untuk Semua