Tuhan, Tumbuhkanlah Sifat-sifat Yang Baik Dalam Diri Kami, Dan Matikanlah Sifat-sifat Yang Buruk

  • 40
    Shares

title

Alah bisa karena biasa. Sifat dan karakter baik tidak terjadi begitu saja, tetapi melalui niat yang dibukti nyatakan secara terus-menerus hingga menjadi kebiasaan.

Titus diminta untuk terus mengingatkan kepada jemaat-jemaatnya agar tunduk pada otoritas pemimpin, tidak saling fitnah, tidak bertengkar, bersikap lemah lembut. Sifat-sifat baik harus terus ditanamkan selanjutnya Allah yang akan mengerjakan pertumbuhannya. Paulus mengajak Titus untuk melihat ke belakang kepada kehidupan masa lalu mereka, bahwa dahulu mereka juga termasuk orang yang bodoh, sesat, tidak taat, budak nafsu, penuh dengan niat jahat, iri hati, dan saling membenci. Namun karena kasih dan kebaikan Allah-lah mereka diselamatkan dan dilahirkan menjadi pribadi-pribadi yang baru.

Sahabat Alkitab, Allah memberikan kita benih yang baru, yaitu benih kebaikan dan kebenaran. Allah akan menumbuhkan benih itu dalam kita sehingga pelan tapi pasti karakter Kristus akan nyata dalam sifat dan karakter kita. Allah akan mengerjakan itu hingga kita menjadi sempurna seperti gambar Anak-Nya. Kita tahu bahwa Allah tidak akan meninggalkan pekerjaan tangan yang telah dimulai-Nya sendiri. Dipihak kita, kita harus "bekerjasama" dengan Allah dalam menumbuhkan benih baik itu dan sambil mematikan segala benih jahat yang masih ada. Caranya adalah dengan melakukan hal-hal baik dan benar yang dinyatakan Allah dalam firman-Nya, melakukannya terus menerus, hingga menjadi karakter diri.

Selamat Pagi. Tidak ada karakter baik yang instant, kita perlu belajar untuk melakukannya, dan melakukannya terus menerus.

Salam Alkitab Untuk Semua