Tuhan, Engkau Murka Dan Menghukum Orang Fasik. Tetapi Kepada Kami, Engkau Mengasihi Kami

Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 1 : 1 -5

Tuhan sungguh adil. Dia menghukum dengan keras mereka yang tetap berkeras hati, namun juga tidak melepaskan anak-anak-Nya dari hukuman agar mereka bertobat.

Amos bukanlah seorang nabi dari lulusan sekolah kenabian, melainkan hanya seorang gembala domba dan pemungut buah Ara dari kota kecil Tekoa, Kerajaan Israel Selatan (Yehuda). Ia mendapat panggilan dari TUHAN untuk memberitakan hukuman atas Israel (Kerajaan Israel Utara) dan kepada bangsa-bangsa di sekitarnya. Bukan tanpa alasan, melainkan karena kejahatan mereka telah begitu besarnya. Yang pertama dihukum karena penindasan yang mereka lakukan terhadap orang-orang kecil dan karena penyembahan kepada ilah lain. Yang kedua dihukum karena telah memperlakukan bangsa Israel dengan sangat kejam pada masa leluhur mereka. Allah sedang mempertontonkan keadilannya kepada semua orang.

Sahabat Alkitab, TUHAN bukanlah manusia yang menimbang perkara dan menjatuhkan hukuman dengan berat sebelah. Ia adalah sumber dari keadilan yang kecurangan tidak ada sama sekali dalam diri-Nya. Dalam setiap perbuatan kita selalu ada konsekuensinya, jika berbuat dosa Allah akan menghukum, jika berbuat benar ada rewardnya. Keselamatan yang Tuhan anugerahkan tidak meniadakan sama sekali akibat dari dosa dan pelanggaran yang telah kita buat. Siapa yang mencuri, membunuh, berzinah, dll, akan mendapatkan konsekuensinya. Jika Allah menegur, menghardik, menghukum, lihatlah itu sebagai cinta-Nya kepada kita agar kita tidak diperbudak oleh dosa.

Selamat Pagi. Mari belajar peka dengan setiap tegurannya, karena jika sampai hukuman itu dijatuhkan tidak ada yang kuat untuk menanggungnya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Mengubah Perangkap Si Jahat Menjadi Tempat Bagi Kami Beristirahat Dan Menemukan Kekuatan Baru

Kisah para rasul , BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan
Kisah Para Rasul 28 : 7 – 11

Di lembah kelam sekalipun jika Tuhan ada di situ bersama dengna kita, maka di situlah tempat teraman dan ternyaman bagi jiwa kita.

Terdampar di Pulau Malta sepertinya akan menjadi pengalaman dan cerita baru bagi Paulus. Mungkin saat itu dia berpikir bahwa jalan menuju Roma sudah sama sekali tertutup, sebab ada kuasa si jahat yang tidak ingin dia bersaksi tentang Kristus di sana. Namun seperti yang sudah-sudah segala hambatan justru menjadi panggung bagi Paulus untuk memberitakan Injil dan sekaligus menjadi tempat buatnya untuk berlindung dan beristirahat. Di Malta pun seperti itu, hambatan perjalanan karena kapal yang rusak ternyata menjadi satu kesempatan Paulus untuk memberitakan Injil dan mengadakan mukjizat di situ, juga tempat untuk beroleh kekuatan yang baru.

Sahabat Alkitab, diakhir dari perenungan kita tentang perjalanan Paulus ini pernahkah kita mencoba menghitung berapa kali hambatan yang nyata justru menjadi satu panggung bagi Allah untuk menyatakan kuasa-Nya? Allah ingin menunjukkan bahwa Dia adalah satu-satunya yang berkuasa atas manusia, alam, dan atas segala kuasa yang ada di langit dan di bumi. Karena itulah Daud berkata, “Meskipun aku melalui lembah yang gelap, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau menemani aku.”(Mzm. 23:4, BIMK) juga jawab Tuhan kepada Paulus, “Aku mengasihi engkau dan itu sudah cukup untukmu; sebab kuasa-Ku justru paling kuat kalau kau dalam keadaan lemah.” (II Kor. 12:9, BIMK).

Selamat Pagi. Mintalah iman kepada Allah agar kita mampu melihat tantangan menjadi peluang dan halangan menjadi batu loncatan, juga rencana jahat menjadi kebaikan. Allah Maha Besar.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Memakai Orang-Orang Yang Tidak Kami Kenal Untuk Menolong Saat Kami Tersesat Dan Dalam Bahaya

Kisah para rasul , BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan
Kisah Para Rasu 28 : 1 – 6

Mereka yang tidak pernah kita kenal adalah orang-orang yang berpotensi dipakai oleh Tuhan untuk menolong kita mengenapi rencana-Nya.

Paulus tentu tidak pernah menyangka bahwa penduduk lokal di Pulau Malta tempat mereka terdampar adalah orang-orang yang sangat ramah dan baik hati. Mereka melayani rombongan Paulus dengan menyalakan api agar mereka dapat menghangatkan diri. Paulus tentu menyadari bahwa ada tangan kuasa Tuhan di dalamnya.

Sahabat Alkitab, dalam keadaan yang paling malang mari kita belajar untuk melihat tangan-tangan kuasa Tuhan yang bekerja untuk menolong kita. Kadang memang terlihat sangat sederhana, tidak spektakuler, sehingga seringkali kita bahkan tidak menyadarinya. Keramahan dan kebaikan hati dari orang-orang di sekitar kita yang kita anggap sebagai sesuatu yang wajar dan biasa saja ternyata itulah kebaikan Tuhan bagi kita. Sambutan hangat dari mereka yang kita rasa memang sudah seharusnya demikian ternyata itu jugalah cara Tuhan untuk menolong kita. Dan ada begitu banyak cara Tuhan menolong kita melalui orang lain yang tidak akan pernah cukup untuk disebutkan satu persatu. Maukah kita membuka mata untuk melihatnya?

Selamat Pagi. Tidak ada sesuatu yang biasa jika kita mau membuka mata untuk melihat dan membuka hati untuk menyadari dan mensyukurinya. Terpujilah Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kami Bersukacita Jika Dapat Menolong Sesama, Bukan Mau Menjadi Pahlawan Tetapi Karena Engkau Berkenan Memakai Kami

Kisah para rasul , BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan
Kisah Para Rasul 27 : 39 – 44

Semua orang adalah alat dalam tangan Tuhan, maka berbahagialah jika kita dipakai-Nya sebagai alat untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain.

Kita telah melihat dalam perjalanan pelayaran yang berbahaya ini, berkali-kali Paulus tampil memberikan pertolongan bagi semua orang dalam kapal tersebut. Paulus memberi saran agar tidak melanjutkan pelayaran sekalipun itu tidak di dengar. Paulus tampil memberi semangat saat mereka telah putus asa. Paulus mengajak mereka makan saat tidak ada tenaga bahkan untuk berdiri sekalipun. Paulus memberi keyakinan bahwa mereka semua akan selamat. Paulus juga yang memberi tahu Perwira Roma saat awak kapal hendak menyelamatkan diri sendiri. Dan saat ini, karena Paulus maka para prajurit tidak jadi membunuh semua tahanan. Allah telah memakai seorang tahanan bernama Paulus untuk menjadi berkat dan penolong bagi seisi kapal.

Sahabat Alkitab, adakah melalui kita Allah mau menolong orang-orang lain di sekitar kita? Jika kesempatan itu ada, maka marilah kita melakukannya. Inilah kesempatan itu; saat kita menjadi pemimpin itulah saat di mana kita bisa menolong mereka yang ada di bawah pimpinan kita untuk berkarya dan mengembangkan diri. Kita memiliki kuasa untuk membuat kebijakan yang bisa mensejahterakan banyak orang. Saat memiliki uang kita bisa memberi kepada mereka yang membutuhkan. Saat memiliki kekuatan kita bisa menolong mereka yang lemah. Saat memiliki pengetahuan kita bisa mengajarkannya mereka yang tidak tahu. Kita memiliki Tuhan dan kebenaran-Nya untuk menuntun orang datang kepada-Nya.

Selamat Pagi. Kebaikan itu ada bukan hanya karena ada niat tapi juga karena ada kesempatan untuk melakukannya. Lakukanlah dan berbahagialah karena Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dari Manakah Datang Semangat Dan Pertolongan Kami ? Dari Engkau, Allah Yang Selalu Mengasihi Dan Menyertai

Kisah para rasul , BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan
Kisah Para Rasul 27 : 33 – 35

Jika bukan karena TUHAN, maka tidak ada lagi yang tersisa dalam diri kita. Dialah yang memberikan semangat baru untuk tetap berjuang.

Berminggu-minggu terkatung-katung di tengah laut bukan suatu pengalaman yang indah. Bagi awak kapal, menghadapi badai sudah pasti bukan hal baru bagi mereka. Tapi badai kali ini berbeda, begitu hebat dan berlangsung berminggu-minggu, hingga mereka yang terbiasa pun dibuat tunduk karenanya. Jangankan untuk berjuang melawan badai, untuk makan saja pun mereka sudah tidak ingin. Kali ini Paulus kembali tampil untuk memberi mereka semangat dan sebuah keyakinan bahwa mereka pasti akan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun. Akhirnya mereka semua menjadi bersemangat kembali dan makan bersama dari roti yang telah didoakan dan dibagikan oleh Paulus.

Sahabat Alkitab, apakah yang membuat Paulus menjadi lebih kuat dibandingkan para awak kapal dan pasukan tentara yang ada saat itu? Ya, sudah pasti karena janji Tuhan kepada-Nya dan imannya akan janji itu. Paulus tidak lagi melihat apa yang ada di hadapannya saat itu tetapi ia telah melihat jauh ke depan, sesuatu yang belum terjadi namun pasti akan terjadi karena Tuhan yang menjanjikannya. Paulus memang tidak punya pengalaman mengendalikan kapal tapi dia memiliki segudang pengalaman bersama dengan Tuhan. Dalam pengalamannya ia tahu bahwa Allah mengasihinya dan selalu menyertainya. Itulah yang memberinya semangat dan memampukannya untuk menyemangati orang lain.

Selamat Pagi. Masihkah kita memandang bahwa hari ini adalah hari yang berat jika tahu Tuhan yang mengasihi kita akan selalu menyertai dan memberikan pertolongan-Nya?

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dalam Kemalangan Banyak Teman Yang Meninggalkan Kami, Namun Engkau Tetap Beserta Kami Hingga Akhir

BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, kisah para rasul 27 : 27 - 32
Kisah Para Rasul 27 : 27 – 32

Semua yang ada datang dan pergi kapan saja, namun hanya Tuhan yang akan tetap setia menemani.

Dalam keadaan yang serba tidak menentu, terombang-ambing di tengah lautan Adria, para awak kapal yang harusnya menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap kapal itu justru berniat untuk pergi. Mereka tahu kapal ini akan karam sehingga cepat-cepat mereka menurunkan sekoci agar bisa menyelamatkan diri.

Sahabat Alkitab, dalam kisah Paulus kali ini kita diperlihatkan realita kehidupan dan watak manusia pada umumnya, egois, tidak tahu berterima kasih, berkhianat, tidak bertanggungjawab, dengan semboyannya “senang sama-sama, susah sendiri-sendiri”. Jika menghadapi orang-orang seperti ini, tidak perlu marah berlarut-larut atau kecewa berkepanjangan sebab inilah keadaan manusia yang telah jatuh dalam dosa. Kapan saja kita bisa diperlakukan seperti itu oleh siapa saja, sebaliknya kita juga punya potensi melakukan itu terhadap orang lain. Tidak ada yang benar-benar bersih tanpa cela. Namun kita yang telah ditebus oleh Kristus, kita tahu bahwa jika ada satu Sahabat yang tidak akan pernah meninggalkan kita maka itu adalah Allah, itu telah terbukti, dan dari-Nya kita juga dapat belajar menjadi kawan yang setia bagi setiap orang disekitar kita, inilah yang akan membuat kita berbeda dari dunia.

Selamat Beribadah. Muliakanlah Tuhan dengan segenap hidupmu dan beribadahlah dengan setia kepada-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Tidak Ingin Kami Berputus Asa, Melainkan Hidup Bergairah Dan Berpengharapan . Karena Itu Tolonglah Kami Ya Tuhan

BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, kisah para rasul, rasul, rasul paulus
Kisah Para Rasul 27 : 21 – 26

Pertolongan TUHAN selalu datang pada waktu yang tepat, tidak pernah sedikit pun terlambat. Kita bersyukur karena tidak pernah ditinggalkan.

Dalam keputusasaan dan kelaparan yang amat karena sebagian besar perbekalan terpaksa harus di buang ke laut, Paulus tampil memberi semangat dan harapan kepada semua awak. Apa yang terjadi mengapa Paulus yang juga sempat berputus asa dapat bangkit kembali? Rupanya malam sebelumnya malaikat Allah datang kepadanya dan berkata bahwa semua orang yang turut dalam pelayaran akan selamat, namun akan terdampar di suatu pulau dan kehilangan kapal. Paulus memberi semangat kepada para awak kapal, karena ia telah menerimanya dari Tuhan.

Sahabat Alkitab, rentetan kejadian buruk ataupun keadaan yang tidak menyenangkan dan menguntungkan sangat mungkin membuat orang menjadi terpuruk, kehilangan semangat, bahkan kehilangan harapan. Itulah saat di mana kita telah sampai pada batas-batas kekuatan sebagai manusia. Syukur kepada Allah, justru di saat kritis seperti itulah Allah datang memberikan pertolongan dan seketika saja bangkitlah kekuatan dan semangat yang baru dalam diri kita. Tuhan mengizinkan kita tertimpa berbagai-bagai persoalan, Dia juga mengizinkan kita berada pada titik terendah kehidupan, dan juga mengizinkan kita terjatuh namun tidak sampai luka parah (Mzm. 37:24, BIMK). Ada saja cara yang dipakai-Nya untuk menolong kita untuk tetap bergairah dan bangkit kembali.

Selamat Pagi. Saat semangat hampir padam dan harapan lenyap, berserulah kepada Tuhan maka Ia akan menjawabnya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Menyertai Setiap Langkah Kami. Kami Mengimaninya Meski Sering Juga Kami Kurang Peka Akan Kehadiran-Mu

Kisah Para Rasul 27 : 16 – 20

Jika tidak ada satupun di dunia ini yang terluput dari pandangan TUHAN dan setiap langkah kita diawasi-Nya, maka itu berarti dalam setiap waktu, di mana pun, dan dalam keadaan apa pun, Dia adalah Immanuel.

Benar kata Paulus, melanjutkan perjalanan akan sangat berbahaya bukan hanya pada muatan tapi juga pada nyawa mereka. Angin ribut mengamuk dengan hebatnya membuat para awak sulit mengendalikan kapal. Bahkan bagi mereka sama sekali tidak terlihat matahari dan bintang karena pekatnya awan badai di atas mereka. Dengan terpaksa mereka membuang muatan kapal dan membiarkan kapal itu berlayar mengikuti angin. Apa yang terjadi telah membuat mereka kehilangan harapan sama sekali untuk selamat.

Sahabat Alkitab, bagi kita yang tidak pernah mengalami pengalaman berlayar seperti yang dialami Paulus saat itu, cukup dengan membayangkannya saja pun sudah bisa menimbulkan ketakutan. Kalimat “Akhirnya lenyaplah harapan kami untuk selamat” dituliskan secara jujur oleh Lukas untuk menggambarkan perasaan mereka saat itu, tidak terkecuali Paulus. Saat badai hidup menerpa dengan begitu hebatnya, siapa pun dapat saja putus harap. Karena itu mari kita terus berdoa dan meminta kepada Tuhan agar dalam segala keadaan, Ia memampukan kita untuk memandang dengan mata yang tertuju kepada TUHAN, bahwa Ia ada bersama kita untuk melewati badai itu.

Selamat Pagi. Hendaklah setiap kita melekat dengan erat kepada TUHAN, agar ketika badai itu datang kita akan tetap berpaut dan berharap kepada-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Berkata Bahwa Kami Pembawa Damai, Berbahagia Dan Akan Disebut Anak-Anak Allah

Mencari musuh itu gampang, namun menjadi pembawa damai adalah pilihan yang paling berharga.

Siapa yang tidak akan bersedih dan sakit hati bila ada orang dekat kita terus menerus menghina dan merendahkan kita?
Itulah yang terjadi pada Hana. Ia bersedih bahkan sakit hati karena terus dihina oleh Penina. Walau demikian, ia tidak pernah sekalipun membalas, meski ia bisa. Dalam kesedihannya Hana datang pada Tuhan dan mengadu hanya padaNya. Alih-alih mengerutu dan berkeluh kesah pada manusia, Hana memilih berdoa pada Tuhan. Dengan keyakinan Tuhan akan menolongnya melepaskan diri dari beban penderitaan yang dialaminya.

Sahabat Alkitab, marah atau tersenyum, membenci atau mengasihi adalah pilihan, begitu juga perasaan sedih atau sukacita. Bila kita tidak dapat menanggung kesedihan, ingatlah bahwa Tuhan hanya sejauh Doa. Berdoalah dan mengadu padaNya. Itu adalah pilihan terbaik ketimbang membalas jahat dengan jahat.

Selamat Pagi. Mintalah pertolonganNya. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menguatkan kita untuk selalu gembira walau kesedihan melanda.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Engkau Mengirim Kami Keluarga Agar Kami Bisa Saling Menolong,Berbagi Dan Mengasihi

lembaga alkitab indonesia, satu dalam kasihh, sahabat alkitab, pembaca baru alkitab, sahabat alkitab,  Komunitas digital, Indonesian bible society, Renungan harian, Renungan kristiani, Saat teduh. Baca gali, Kitab rut, Cerita alkitab, Rencana Tuhan, Hati Hamba Keberhasilan. Naomi. Boas. Terpujilah Tuhan, Alkitab Digital. Alkitab Edisi Studi, Alkitab finansial, Alkitab Untuk Semua, Alkitab khusus, Alkitab Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studi alkitab, melayani Tuhan, melayani sesama, surga, ketaatan, harapan, iman, kasih, suka cita, lemah lembut, kesabaran, quote oftheday, qotd, omk, orang muda katolik, mudika, ekatolik, gembira renungan malam, renungan pagi, saat teduh. nasihat   alkitabku, ayat hafalan alkitab,ayat renungan berbagi, kesaksian, kebenaran, alkitabku kabar baik, renungan harian, firman allah, santapan rohani, allah, hikmat, ibadah, suara kebenaran, haleluya, gpib, gki, gmim, terang, tuhan yesus, tuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses, proverbs, scripture, bible quotes word of god, psalms, believe,hope, inspiration, kristus raja, renungan bersama, follow,following,aksara, kitab suci,bless you, believe, thanksgod
1 Samuel 1 : 1 – 5

Jika dunia ini diibaratkan sebagai universitas kehidupan, maka keluarga adalah kelas mata kuliah dasar, di mana untuk pertama kalinya kita belajar menjadi manusia dan belajar nilai-nilai kemanusiaan. Tuhanlah Gurunya.

Dalam bacaan alkitab kita hari ini dituliskan jelas bahwa walaupun Hana mandul tapi Elkana, suaminya, sangat mengasihinya.

Sebagai seorang yang beristri dua, Elkana digambarkan sebagai sosok suami yang penuh kasih. Terlihat dari cara ia memperlakukan Hana. Dalam budaya patriarkat seperti Israel, keadaan Hana adalah sebuah aib. Walaupun sampai saat itu Hana sebagai isteri belum juga memberikannya seorang anak, namun kasihnya kepada Hana tetap dan tidak kurang sedikitpun dari anggota keluarganya yang lain. Ia tetap memberikan apa yang memang seharusnya menjadi bagian Hana.

Sahabat Alkitab, normatifnya, seorang ayah pastilah mengasihi anaknya, dan seorang suami tidak akan membenci istri yang dikasihinya. Walau pada kenyataanya ada banyak cerita istri tidak dikasihi dan anak yang tertolak oleh orangtuanya sendiri. Jika kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan, apakah yang dapat kita lakukan? Keluarga adalah ruang belajar utama dan paling dasar, di sinilah kita belajar untuk saling menolong, saling berbagi, saling menerima, saling melindungi, dan saling mengasihi. Jika kita tidak pernah memperolehnya dari manusia itu bukan berarti kita tidak dapat melakukan atau memberikannya, sebab kita telah menerimanya dari Tuhan Yesus, Sang Guru Agung kita. Dialah yang kita gugu dan kita tiru, yang memberikan pelajaran dan juga teladan. Jika kita tidak dikasihi, disisihkan, atau ditolak, tetaplah mengasihi, karena Allah telah mengasihi kita.

Selamat Pagi. Marilah kita berdoa demikian: “Ya Tuhan, Engkau memberikan kami keluarga agar kami bisa saling menolong, berbagi dan mengasihi. Ajarlah kami untuk melakukan seperti yang engkau perbuat terhadap kami. Amin.”

Salam Alkitab Untuk Semua