Bersiaplah karena Tuhan Pasti Datang

Minggu Adven 1

title

(Lukas 21:25-36)

Entah sudah berapa lama aku mendengar kalimat ini: “Tuhan akan segera datang”, rasanya sudah ribuan kali itu diperdengarkan oleh para pendeta yang berkhotbah. Namun hingga di penghujung tahun 2018 ini, Tuhan rasa-rasanya belum juga datang. Mungkin Dia belum mau datang, atau mungkin juga Dia lupa untuk datang. Selagi Dia belum datang, biarlah aku menikmati hidup ini, melakukan semua kesenanganku, toh Dia belum datang. Mungkin Dia tidak datang.

Akankah Natal tahun ini menjadi berbeda dengan natal tahun-tahun yang lalu? Ataukah tetap sama saja. Ya, hanya berada di seputaran makanan, minuman, pesta, liburan, hura-hura, seremonial, perayaan, dekorasi natal, kembang api, dan diskon. Jika saja kita dapat kembali ke masa di mana Yesus dilahirkan lalu bertanya kepada bayi Yesus apakah Dia suka dengan cara kita merayakan kelahirannya seperti sekarang ini atau kita bertanya kepada Maria dan Yusuf apakah mereka menginginkan semuanya itu, Apakah yang akan mereka katakan?

Kita tidak pernah dapat kembali ke masa lalu, karena kita telah ada di masa kini di hari ini. Maka cobalah kita bertanya kepada Yesus, “Tuhan apakah Engkau menginginkan natal seperti yang kami rayakan selama ini? Maukah nanti Engkau hadir merayakannya bersama dengan kami? Tuhan, jika Engkau benar-benar akan datang kembali, dapatkah kami menyambut-Mu dengan perayaan pesta seperti yang sudah-sudah kami lakukan?”

Atas pertanyaan kita ini, mungkin Tuhan akan menjawab seperti ini (ay. 34-36, BIMK): “Jagalah dirimu, jangan sampai kalian terlalu sibuk berpesta-pesta dan minum minuman keras, atau terlalu memikirkan soal-soal hidupmu, sehingga kalian tidak siap ketika hari itu muncul dengan tiba-tiba. Sebab Hari itu akan datang seperti perangkap pada semua orang di muka bumi ini. Berjaga-jagalah, dan berdoalah selalu supaya kalian kuat mengatasi semua hal yang bakal terjadi dan kalian dapat menghadap Anak Manusia."

Entahkah kita menginginkan kedatangan-Nya atau tidak, entah kita menyambut-Nya atau tidak, Tuhan pasti datang. Ketika Dia datang, bukan hiruk-pikuk pesta yang dicari-Nya, apalagi sekedar makanan dan minuman. Yang dicari-Nya adalah kita. Dia akan datang dalam kemuliaan-Nya, namun sebelum itu deru perang, ketakutan, kecemasan, akan menimpa seluruh bangsa. Karena itu, hendaklah kita berjaga-jaga seperti yang diinginkan-Nya, agar ketika tanda-tanda kedatangan-Nya mulai terjadi kita tidak menjadi takut melainkan dengan penuh semangat dan keberanian kita menghadapinya sebab kita tahu bahwa Penyelamat kita sudah dekat (ay. 28).

Selamat memasuki Minggu Adven pertama.[]

Lilin Adven

Lilin Adven

title

Dalam tradisi kekristenan lilin dan Natal sudah merupakan satu kesatuan yang sukar untuk bisa dipisah lagi. Rasanya kalau kita merayakan Natal tanpa adanya lilin berarti ada sesuatu yang kurang. Sebenarnya tidak ada satu ayat pun dalam Alkitab yang mengkaitkan antara lilin dan Natal. Bagi umat Kristen, lilin itu merupakan simbol dari kelahiran Yesus yang membawakan terang ke dalam dunia ini. Lilin dapat membawa terang untuk melawan kegelapan. Terang selalu menguasai kegelapan dan tidak pernah ditelan oleh kegelapan, betapa pun kecilnya terang itu. Lilin itu ikhlas berkorban membakar dirinya sendiri agar dapat menjadi terang. Tanpa pengorbanan, sulit menjadi terang. Lilin melambangkan keberanian untuk memberikan terang. Mereka yang berada di dalam kegelapan pada suatu saat pasti akan membutuhkan terang.

Umat kristiani sering menyalakan lilin sambil berdoa. Lilin yang menyala melambangkan suatu kurban yang dilakukan sekaligus dengan mempersembahkan doa dan menerima kehendak Tuhan. Lilin dalam dekorasi Lingkaran Adven Krans pada umumnya terdiri dari lima lilin. Setiap minggu yang dilewati dinyalakan satu lilin, selama empat minggu berturut-turut. Simbol warna lilin yang digunakan adalah tiga lilin warna ungu sebagai lambang penyesalan dan pertobatan. Satu lilin merah melambangkan sukacita. Sedangkan lilin besar yang di tengah berwarna putih melambangkan lilin Kristus. Lilin ini baru dinyalakan pada hari Natal.[]

Sumber: Rasid Rachman. Hari Raya Liturgi. (Jakarta: BPK-Gunung Mulia; 2009).

Tuhan, Karena Keadaan Lebih Sering Kami Menjadi Diri Terburuk Kami. Tolong Kami Tidak Didikte Oleh Keadaan, Tetapi Mengendalikan Keadaan Itu.

title

Dalam banyak hal kita tidak dapat mengendalikan keadaan, namun kita dapat mengendalikan diri dan menjadi seperti apa untuk meresponi keadaan itu.

Begitu banyak godaan yang berusaha untuk menggerogoti iman orang-orang Kristen saat itu, melalui ajaran palsu, melalui gaya hidup orang-orang zaman itu, juga ejekan-ejekan dari mereka tentang iman orang-orang Kristen. Karena itu melalui suratnya, Petrus ingin membangkitkan pikiran-pikiran yang murni dari orang Kristen, yaitu yang belum tercemar, bersih, tanpa cacat, dan belum dikotori oleh hawa nafsu. Tujuannya agar mereka tidak mengikuti semua kepalsuan itu, tetapi tetap berpegang teguh pada iman dan kehidupan yang benar.

Sahabat Alkitab, kita ini seperti domba yang diutus ke tengah-tengah serigala, begitulah yang Tuhan Yesus katakan (Mat. 10:16; 7:15), namun bukannya menjadi cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati, malahan kita berusaha untuk menjadi sama seperti "serigala". Kita berusaha untuk diterima sehingga bertingkah seperti serigala yang rakus dan tidak mengenal hukum kasih. Ingatlah bahwa kita diutus bukan untuk menjadi sama dengan dunia melainkan untuk mengubahkan dunia dengan menampilkan karekter Kristus. Allah memberikan kita kuasa untuk mengendalikan segala hawa nafsu dan mematikan segala tabiat yang dapat merusak kehidupan kita sendiri. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini melainkan berubahlah oleh pembaharuan budi sehingga kita tahu bagaimana membedakan kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan yang sempurna.

Selamat Pagi. Marilah menyerahkan kepada Tuhan apa yang tidak dapat kita ubah, sambil meminta kekuatan untuk dapat mengendalikan dan mengubah diri kita sendiri.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Kebodohan Membuat Perbudakan Terasa Seperti Kebebasan. Karena itu, Tolonglah Dengan Pengetahuan Dan Hikmat.

title

Tidak ada kebebasan absolut pada manusia. Ia selalu berada di bawah perbudakan dosa atau berpindah menjadi hamba kebenaran.

Orang-orang yang baru percaya kepada Kristus menjadi goyah dan lemah imannya karena iming-iming dari ajaran palsu guru-guru palsu saat itu. Mereka menjanjikan hidup dalam kebebasan kepada orang-orang yang mau mengikuti ajarannya. Tetapi sesungguhnya kebebasan itu adalah perbudakan. Kebebasan untuk menikmati kesenangan dunia dan memuaskan hawa nafsu serta keserakahan adalah bentuk dari perbudakan dosa. Dan mereka sendiri, yaitu guru-guru palsu itu, ada di dalamnya. Mereka takluk di bawah kuasa dosa. Sebaliknya di dalam pengenalan akan Tuhan orang-orang ditaklukkan oleh kebenaran dan karena itu mereka bebas dari kuasa dan perbudakan dosa yang mencemarkan dan menjerat manusia.

Sahabat Alkitab, kita harus paham hal ini yaitu bahwa kita diciptakan oleh Tuhan dan karena itu kita memang harus menaklukkan diri dan menghambakan diri kepada-Nya. Menjadi hamba kebenaran sangat jauh berbeda dengan menjadi hamba dosa. Tidak ada kebaikan dari menjadi hamba dosa, selain dari kebiasaan yang merusak manusia yang akhir dari semuanya adalah maut. Hanya sering kali mata dan pikiran kita tertutup dari semua akibat itu. Kita menjadi seperti orang-orang yang bodoh walaupun kita kaya akan pengetahuan akan kebenaran. Kita menjadi begitu bebas melakukan apa saja yang memuaskan keinginan kita, kita melupakan bahwa ada hari penghakiman yang harus kita hadapi nantinya.

Selamat Pagi. Marilah kita meminta hikmat kepada Tuhan untuk dapat memilih dan melakukan apa yang benar lalu menghambakan diri pada Kebenaran, yaitu Allah sendiri.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Apakah Yang Bisa Membebaskan Kami Dari Jerat Keinginan Daging Yang Begitu Kuat ? Hanya Pembaharuan Oleh Roh-Mu Ya Tuhan.

title

Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

"Mereka tidak berpikir, Mereka bertindak menuruti naluri saja." Inilah penyebab guru-guru palsu itu menyebarkan ajaran mereka yang menyesatkan. Tujuannya adalah menyenangkan keinginan hati dan memuaskan keinginan badan mereka. Mereka tidak dapat lagi berpikir bahwa apa yang mereka lakukan adalah dosa di hadapan Tuhan dan karena itu akan datang penghukuman menimpa dan menyengsarakan mereka. Bagi mereka yang penting keinginan dan nafsu keserakahan mereka terpuaskan.

Sahabat Alkitab, tidak ada upah lain dari dosa selain kesengsaraan dalam dunia dan atau maut pada hari penghakiman nanti. Karena itu firman Tuhan tidak penah berhenti untuk mengingatkan kita agar hidup menurut kehendak Roh Allah, bukan menuruti keinginan kedagingan kemanusiaan kita. Allah memberikan kita kebebasan namun jangan dibawa untuk hidup dalam keserakahan dan hawa nafsu. Sebab jika kita melakukannya, maka penghukuman sudah menantikan kita. Kita hanya akan merusak diri sendiri lalu menjerumuskan orang lain juga untuk ikut menderita di dalamnya. Keinginan daging itu begitu kuat, sekali terjerat susah untuk melepaskannya. Karena itu jangan bermain-main dengan itu.

Selamat Pagi. Marilah kita membuka hati dan menyerahkan segala keinginan kita untuk dipimpin dan dibaharui sepenuhnya oleh Roh Allah, karena hanya dengan itulah kita dapat hidup menyenangkan Tuhan.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Mengajar Kami Bukan Hanya Dengan Kata-kata, Tetapi Juga Dengan Orang-orang Baik Yang Engkau Utus Sebagai Teladan Bagi Hidup Kami.

title

Tuhan tidak pernah kehabisan orang yang akan dipakai-Nya untuk menyatakan kebaikan dan teladan atas kebenaran.

Petrus mengangkat dua tokoh untuk dijadikan contoh bagaimana orang-orang yang Tuhan pilih dapat bertahan dengan kebenaran yang mereka terima dan yakini sekalipun semua orang disekeliling merekahidup dengan penuh kejahatan. Nuh dan Lot, hidup di masa kejahatan dan dosa telah begitu pekat hingga membuat TUHAN "menyesal" menciptakan manusia. Petrus ingin agar orang-orang Kristen juga dapat seperti mereka. Guru-guru dan ajaran-ajaran palsu yang ada saat itu memang telah membuat banyak orang terjerat dan memilih untuk mengikutinya dan hidup menurut hawa nafsu mereka yang jahat, ditambah lagi dengan kehidupan penyembahan berhala dari orang-orang yang sama sekali belum mengenal Kristus, juga pemerintah yang jahat. Mereka benar-benar dikepung oleh kehidupan dunia yang jahat, karena itu mereka harus mengikuti teladan yang diberikan dan ajaran yang diajarkan oleh para rasul serta utusan Tuhan lainnya.

Sahabat Alkitab, kita hidup di zaman yang tidak berbeda dengan zaman di mana Nuh, Lot, dan jemaat Kristen mula-mula hidup, hanya kemasan kejahatan dan dosa yang lebih baru saja. Namun Allah tidak pernah meninggalkan kita, ada saja orang-orang yang Dia utus untuk menjadi teladan bagi kita akan hidup benar. Mereka adalah orang-orang yang tidak berkompromi dengan segala kenikmatan dosa. Mereka adalah hamba-hamba Tuhan di gereja, guru-guru agama di sekolah, para pemimpin Kristen, para orang tua, para pemuda dan remaja, serta anak-anak. Mereka itu adalah KITA. Ya, kita adalah teladan bagi sesama kita, bagi orang-orang di luar sana yang belum mengenal Kristus. Kita seumpama Nuh dan Lot yang tidak bergeming dengan godaan dunia yang semakin kuat. Allah menyelamatkan kita untuk itu, untuk menjadi teladan bagi semua.

Selamat Pagi. Marilah kita memulai dari diri kita sendiri untuk menjadi teladan atas kehidupan yang benar.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Tidak Ada Yang Lebih Merusak Dari Kehadiran Seorang Pemimpin Dan Guru Palsu. Tolong Kami Dengan Hikmat Dan Keberanian Untuk Menghadapi Mereka.

title

Beranilah untuk menegur jika melihat seseorang melakukan kesalahan, sekalipun itu adalah pemimpin Anda.

Petrus membiacarakan secara terbuka tentang keberadaan guru-guru palsu dan ajaran mereka yang menyesatkan. Ia mengatakan bahwa sejak keberadaan umat Allah telah ada nabi-nabi palsu. Mereka memasukkan ajaran yang tidak benar untuk membinasakan mereka yang terjerat olehnya, yaitu melalui penyangkalan akan Kristus Sang Juruselamat, kehidupan yang dikuasai hawa nafsu, dan karena kehidupan mereka seperti itu maka orang-orang akan menghina berita Injil. Kepada mereka yang telah terjerat, guru-guru palsu itu juga mengarang berita dan cerita rekaan mereka sendiri untuk mendapatkan keuntungan materi dari mereka. Oleh karena semuanya itu, hukuman mereka telah ditetapkan dan waktunya akan segera tiba.

Persoalan guru-guru dan ajaran palsu adalah persoalan klasik yang selalu mengikuti umat Tuhan dan ke manapun berita Injil diberitakan. Ini seperti lalang yang selalu tumbuh di mana tanaman padi bertumbuh atau seperti benalu yang menempel pada induk semangnya untuk mendapatkan kehidupan dari situ, dan perlahan keduanya akan menghimpit lalu mematikan. Terkadang justru itu dilakukan oleh para pemimpin rohani yang seharusnya memberitakan dan mengajarkan kebenaran. Mereka menyalahgunakan otoritas rohani yang diberikan kepada mereka hanya untuk meraup keuntungan pribadi yang mereka kemas dengan kalimat dan janji-janji yang indah. Pada akhirnya mereka memang akan mendapatkan hukuman dari Allah, namun bagian kita adalah saling menjaga antar sesama umat Tuhan agar tidak seorangpun terpikat, terseret, dan binasa oleh karena ajaran palsu yang menyesatkan. Kepada mereka kita harus berani untuk menegur dan menyatakan kesalahan.

Selamat Pagi. Berpeganglah pada firman dan pengajaran yang benar, dan beranilah untuk menyatakannya sekalipun berat resiko yang harus kita hadapi.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Bersihkanlah Kami Dari Kenangan-kenangan Buruk Yang Hanya Membawa Penderitaan Dan Kehancuran.

title

Kita tidak bisa mengubah masa lalu, namun kita bisa memilih ingatan mana dari masa lalu yang perlu dibuang dan mana yang perlu untuk dipelihara dan dibagikan kepada orang lain.

Lebih dari tiga tahun melayani dan berkeliling mengikut Yesus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah, tentu menyimpan banyak kenangan dalam diri Petrus. Ada peristiwa yang begitu agung seperti ketika ia menyaksikan Yesus dalam kemuliaan-Nya (lih. Mat. 17:1-8; Mrk. 9:2-13; Luk. 9:28-36), juga ada peristiwa yang begitu menyesakkan untuk diingat yaitu ketika ia menyangkali Yesus yang sedang berjalan menuju penderitaan. Kepada orang-orang Kristen masa itu, Petrus memilih untuk mengingat dan menceritakan kejadian yang pertama sebab itu akan semakin mengokohkan keyakinan mereka bahwa apa yang Petrus sampaikan tentang Yesus adalah benar, Petrus adalah saksinya, sehingga iman mereka semakin kokoh terbangun dalam ajaran yang benar.

Sahabat Alkitab, kita memiliki begitu banyak ingatan-ingatan yang terus tersimpan dalam memori kita. Kumpulan ingatan itu punya begitu banyak makna bagi kita yang mampu menggerakkan roda semangat kehidupan tetapi ada juga yang dapat menghentikan dan memadamkan semangat. Allah memberikan kita kemampuan untuk mengolah semuanya itu. Sebagai pengelola yang baik maka ingatan-ingatan yang dapat membangunlah yang harus kita pertahankan. Apalagi jika ternyata ingatan itu dapat dipakai untuk membangun dan menguatkan kehidupan orang lain. Bahkan ingatan-ingatan akan luka masa lalu pun dapat dikelola sehingga menjadi obat penyembuh bagi orang lain yang sedang menghadapi masalah yang serupa.

Selamat Beribadah. Marilah mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan dan beribadahlah dengan penuh hikmat dan ucapan syukur.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan Terima Kasih Untuk Hamba-hamba-Mu Yang Tidak Pernah Berhenti Memikirkan Kebaikan Dan Keselamatan Kami.

title

Gembala yang baik peduli akan keselamatan domba gembalaannya sekalipun ia sendiri sedang terancam bahaya maut.

Petrus tahu betul bahwa waktu hidupnya tidak lama lagi, ia tidak akan mati dalam usia senja karena sakit melainkan ia akan mati sebagai martir, sebab Yesus sebelum kenaikannya ke surga telah mengatakan itu kepadanya (bnd. Yoh. 21:18-19). Sebelum kematiannya, ia menantang orang-orang Kristen untuk berusaha lebih keras lagi menunjukkan melalui perbuatan dan sikap hidup mereka bahwa panggilan dan pilihan Allah atas mereka benar-benar nyata. Inilah wasiat dari Petrus seorang gembala yang baik kepada umat Tuhan yang digembalakannya.

Sahabat Alkitab, Allah telah memilih dan menetapkan orang-orang tertentu untuk menggembalakan umat Tuhan sampai kedatangan Kristus kembali. Mereka adalah pemimpin yang memimpin umat ke dalam pertumbuhan iman yang sejati dan memimpin dalam teladan kehidupan yang meneladai Kristus supaya umat yang digembalakan dapat melihat contoh hidup yang sesuai dengan kehendak Allah lalu mengikutinya. Melalui pengajaran yang benar dan sehat juga kesaksian hidup yang berintegritas adalah cara mereka untuk menjaga umat Tuhan agar tidak mengikuti ajaran palsu dan cara hidup yang tidak dikenan Tuhan. Merekalah yang ditugaskan untuk "memastikan" tidak ada satupun domba gembalaannya yang tersesat jalannya.

Selamat Pagi. Marilah kita berdoa bagi mereka yang Tuhan tetapkan untuk menggembalakan kita agar senantiasa mereka teguh dan benar dalam ajaran dan hidup.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dengan Segala Kejahatannya, Dunia Ini Terus Saja Menumbuhkan Sifat Buruk Pada Manusia. Tetapi Engkau Melimpahi Kami Dengan Sifat-Sifat Yang Baik

title

Semua pemberian yang baik datang dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang.

Iman kepada Kristus harus ditunjukkan dalam hidup yang baik, berpengetahuan, memiliki penguasaan diri, tabah, taat, kasih kepada saudara seiman dan kepada semua orang. Petrus ingin agar sifat-sifat itu dimiliki dan dikembangkan oleh semua pengikut Kristus sehingga mereka menjadi semakin mengenal Kristus dan ajarannya. Dengan begitu mereka tidak lagi mudah diperdaya oleh ajaran palsu yang tidak hanya menyesatkan iman tetapi juga menimbulkan kelakuan yang buruk.

Sahabat Alkitab, kehidupan Kristen yang berbuah itulah yang dikehendaki Allah dalam hidup kita. Buah itu harus matang dengan baik sehingga dapat dinikmati oleh orang. Dalam segala hal yang baik kita harus mengejar dan menjadi sempurna di dalamnya. Iman kepada Kristus adalah adalah awal dan inti dari semuanya, namun juga harus dilengkapi dengan pengetahuan akan dasar-dasar iman, ketabahan dalam menjalani hidup sebagai seorang Kristen yang sangat mungkin dibenci oleh dunia, ketaatan kepada Allah yang disertai dengan kasih kepada semua orang. Jika kita memiliki itu semua maka lengkaplah sudah kesaksian iman kita dan kita dapat bersyukur bahwa kita telah hidup meyenangkan dan memuliakan Allah.

Selamat Pagi. Benih baik telah ditaburkan oleh Allah, selanjutnya Allah mau bekerjasama dengan kita untuk menumbuhkan itu dalam kehidupan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua