Tuhan, Bukan Uang Atau Korban Bakaran, Melainkan Kesetiaan & Ketaatan Yang Engkau Mau

Samuel disapih, Nazar Hana, LAI, Lembaga Alkitab Indonesia, Bacaan Alkitab Harian, Daily Scriptures Reading; Bibles; Alkitab; Firman Tuhan, Firman Allah
1 Samuel 1: 24-28

Allah tidak pernah menjadi miskin hingga Ia meminta persembahanmu. Allah inginkan kesetiaan dan ketaatanmu kepada-Nya, supaya kamu hidup penuh damai sejahtera

Hana telah bernazar bahwa jika Allah mengabulkan doanya, ia akan mempersembahkan anak itu untuk menjadi nazir Allah (6:11). Allah menjawab doa Hana, diberikan kepadanya seorang anak laki-laki yang diberinya nama Samuel, sebab katanya, “Aku telah memintanya dari Tuhan.” Sudah pasti Hana sangat bersukacita, Tuhan menghapuskan aibnya. Penantian bertahun-tahun lamanya akhirnya terjawab. Apakah Hana larut dalam sukacita dan melupakan janjinya? Bisa saja itu terjadi. Tentu tidak mudah merelakan anaknya itu untuk dipersembahkan kepad Tuhan, lagi pula tidak ada seorang pun yang mendengar nazarnya waktu itu. Yang tahu hanya dirinya dengan Tuhan saja. Bisa saja Hana tergoda untuk ingkar dengan berbagai pertimbangan rasional dan emosional di dalamnya. Namun inilah Hana, dia tidak menyayangkan anaknya, melainkan menepati apa yang pernah dinazarkannya

Sahabat Alkitab, sadar atau tidak, mungkin kita pernah menganggap bahwa Allah itu adalah Allah yang miskin. Kita berpikir bahwa Allah membutuhkan uang kita atau segala materi yang kita punyai, sehingga yang kita lakukan adalah datang kepada-Nya dengan membawa persembahan dan bukan penyembahan. Sikap tubuh kita beribadah kepadanya tetapi hati kita tidak. Kita melakukan banyak kegiatan pelayanan, tetapi hidup kita tidak pernah melayani dan menghambakan diri kepada-Nya. Samuelkah yang diinginkan Tuhan dari Hana? BUKAN, – sebab Tuhan tidak pernah kekurangan orang untuk Dia pakai melayani-Nya – melainkan ketaatan dan kesetiaan Hana kepada-Nyalah yang Allah inginkan. Tuhan menginginkan hal yang sama dari kita, yaitu kesetiaan dan ketaatan yang tidak berkompromi

Selamat Pagi. Sambutlah hari ini dengan penuh sukacita dan pengharapan, dan belajarlah untuk menjadi hamba yang taat dan setia

Salam Alkitab Untuk Semua

Alkitab Di Era Digital

“Apa LAI tidak bisa mengeluarkan maklumat agar umat Kristen tidak menggunakan Alkitab Digital?” tanya seorang pendeta beberapa waktu lalu sehubungan dengan maraknya pemakaian Alkitab digital di kalangan anak muda.

Pertanyaan lain: “Apa jaminannya kalau Alkitab digital jumlah pasal, ayat, dan kata-katanya tidak ada yang hilang? ”

Sobat lain bertanya: “Siapa yang menjamin umat yang membuka Alkitab melalui hapenya tidak sedang meng up date status media sosialnya?”

Sobat lain berujar: “Selama ini saya sangat nyaman dengan Alkitab Digital yang ada di hape saya. Meski saya tidak tahu Alkitab itu diterbitkan oleh siapa. Sejauh ini teksnya sama dengan Alkitab cetak.”

Banyak yang resah, khawatir, kurang nyaman dan bahkan ada yang menolak adanya Alkitab digital. Namun tidak sedikit yang senang dan nyaman dengan Alkitab digital.

Ada banyak juga yang diam-diam menggunakan Alkitab digital dan tidak mau tahu segala polemik yang timbul.

Secara umum menyikapi berbagai pertanyaan, keresahan dan ketidak-relaan terhadap Alkitab digital, saya hanya bisa menjawab begini: “Misi LAI yang pertama adalah menerjemahkan, memproduksi, menerbitkan, dan menyebarkan Alkitab dan bagian-bagiannya dalam sebanyak mungkin bahasa, dalam beragam bentuk dan media, serta dengan harga yang terjangkau. ”

Di satu sisi masih banyak umat yang kurang nyaman dengan Alkitab digital, tapi di sisi lain ada banyak pihak yang menyediakan produk Alkitab digital yang tidak bekerjasama dengan LAI, meski teksnya berasal dari teks terjemahan LAI.

Ini menandakan kita dalam era “co-existence” dimana era cetak dan era digital eksis secara bersamaan.

Untuk produk-produk cetak bisa dikatakan selama ini LAI menjadi pemimpinnya. Tapi di produk digital, LAI agak tertinggal.

Puji Tuhan, tahun ini LAI sudah memiliki Departemen Layanan Digital yang bertanggungjawab men”support” sekaligus men”lead” LAI di bidang digital. Produk-produk cetak baik teks maupun gambar ditransfer ke dalam bentuk digital.

Sejak 2012 LAI sudah memproduksi Alkitab Digital Plus. Namun baru Februari lalu LAI menerbitkan Alkitab Digital LAI versi Android yang dapat diunduh di PlayStore.

Versi iOS nya masih dalam proses penyempurnaan. Tidak lama lagi akan diterbitkan juga.

Bagaimana menjamin keaslian teks terjemahan yang berasal dari LAI? Logo LAI yang berupa tulisan Lembaga Alkitab Indonesia melingkari buku terbuka adalah jaminannya. Bila tak ada logo tersebut, maka umat perlu berhati-hati.

Minggu lalu di Semarang saya berjumpa dengan seorang praktisi media digital yang sudah melahirkan berbagai macam produk digital selama belasan tahun. Dia menawarkan bantuan kepada LAI dalam bentuk digitalisasi produk-produk Alkitab untuk Anak dan Remaja. Juga akan memfasilitasi LAI untuk masuk ke jaringan televisi.

Gayung bersambut, untuk memenuhi aspirasi generasi milenial yang tidak bisa dibendung menggunakan teknologi digital, tak ada pilihan lain bagi LAI kecuali masuk ke sana tanpa harus meninggalkan dunia cetak.

Bagaimanapun masih banyak generasi pra milenial yang masih khusuk dengan produk cetak, terutama di daerah yang masih susah sinyal hape.

Tuhan terus memberkati umatNya di era apapun. Salam Alkitab Untuk Semua.

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Cepat, Jika Tidak Ingin Tertinggal

Pelatihan Pendeta Berkesinambungan GKMI, Semarang, 18-19 April 2018.

Pengejawantahan Nota Kesepakatan Kerjasama Kemitraan antara Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan Sinode Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) tidak membutuhkan waktu lama untuk diimplementasikan. Hanya dalam hitungan jam, LAI bersama Sinode GKMI langsung mewujudkannya dalam bentuk pelatihan bagi para pendetanya.

Lewat pelatihan yang bertajuk “Appreciative Inquiry” dan “ST Rocket Model Strategic Management” para pendeta GKMI langsung mendapatkan manfaatnya. Adalah Dr. (Cand) Sigit Triyono – Sekretaris Umum LAI yang bertindak sebagai narasumber dalam Pelatihan Pendeta Berkesinambungan GKMI yang diikuti 32 Pendeta di Semarang 18-19 April 2018. Forum ini adalah salah satu perwujudan kemitraan LAI – GKMI.

Adapun metode yang digunakan dalam forum pelatihan ini bukan bersifat “top-down” tapi lebih bersifat “adult learning edutainment” yang sangat mengutamakan partisipatif para pesertanya. Hal ini bisa terlihat dari peran serta seluruh peserta, dimana rata-rata peserta merasakan manfaat untuk selalu berpikir positif, “ vision driven”dan lebih strategis dalam mengelola jemaat.

Salam Alkitab Untuk Semua. []

Menyebarkan Kabar Baik Di Tengah Anak Panti Asuhan

Ratna Harefa – Kawil LAI Medan-(kanan) tengah menyampaikan Firman Tuhan dalam Paskah 2018 PemKot Medan

Anggapan jika selama ini kerjasama kemitraan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan pemerintah selalu identik dengan program kerja Kantor Perwakilan LAI Jayapura berhasil dipatahkan oleh Kantor Perwakilan LAI Medan yang baru saja menggelar Paskah 2018 bersama Pemerintahan Kotamadya Medan.

Dalam rangka kegiatan Paskah tersebut Kantor Perwakilan LAI Medan bersama para mitra pendukungnnya diberikan kesempatan untuk menjadi semacam event organizer dari rangkaian kegiatan Paskah PemKot Medan, dimana yang bertindak sebagai Panitia Paskah adalah PemKot Medan dan Yayasan Surya Kebenaran Indonesia. Adalah Ratna Harefa, Kawil LAI Medan yang bertugas sebagai Pelayan Firman dalam ibadah aksi sosial Paskah tersebut,  Kawil Medan juga memotivasi para anak-anak Panti Asuhan supaya semakin mencintai Alkitab, yang adalah Firman Tuhan. “Di sanalah sebenarnya tersimpan sumber kekuatan, sumber inspirasi, sumber penghiburan, sumber pertolongan jika kita setia dan teruus berpegang kepada janji Tuhan yang terdapat di dalam Alkitab,” pesan Kawil LAI Medan kepada anak-anak panti.

Selain mewartakan Kabar Baik, Kantor Perwakilan LAI Medan juga memanfaatkan momen Paskah ini untuk menayangkan video perjalanan pembagian Alkitab ke pelosok nusantara. Harapannya bahwa Alkitab yang sudah mereka terima dan miliki janganlah disia-siakan, karena masih banyak umat Tuhan di pelosok tanah air yang belum memiliki Alkitab.

Sebelum mengakhiri seluruh acara tersebut, Tim LAI Medan mengajak seluruh anak-anak Panti Asuhan dan selurh peserta yang hadir untuk terlibat dalam acara permainan. Anak-anak, pengasuh, dan panitia terihat membaur dan menikmati permainan yang disuguhkan oleh Tim LAI Medan. Ada tawa, ada sukacita, ada kebahagian yang terpancar dari setiap wajah anak-anak Panti Asuhan, bahwasannya mereka tidak sendiri, mereka selalu ada di hati.

Untuk itulah setiap tahunnya LAI, melalui Program Penyebaran Paket Buku Rohani Untuk Anak-anak Di Pelosok (Panti Asuhan) selalu mendapat perhatian LAI, sehingga LAI selalu memasukkan program itu ke dalam Buku Pewartaan Kabar Baik Di Indonesia (Buku Program). Tahun ini lewat momen Paskah, LAI lewat Kantor Perwakilan Medan bersinergi dengan PemKot Medan dan Yayasan Surya Kebenaran Indonesia untuk menyebarkan Kabar Baik bagi Anak-anak Panti Asuhan. Semoga kerjasama ini terus berlanjut, sehingga semangat Alkitab Untuk Semua juga bisa berkumandang di seantero Sumatera. Salam Alkitab Untuk Semua. []

Bersinergi Dengan Kerjasama Kemitraan

Penandatangan MOU antara LAI dengan Sinode GKMI

Sekali dayung, dua , tiga pulau terlampaui, kata pepatah itu tepat untuk menggambarkan aktivitas Sekretaris Umum LAI di Jawa Tengah sepanjang hari pada rabu, 18 April 2018. Di mana di tanggal tersebut pada pukul 13.00  telah ditandatangani Nota Kesepakatan – MOU antara Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang wakili oleh Sigit Triyono, selaku  Sekum LAI, dengan Ketua Sinode Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Pdt. Paulus Sugeng di Kantor Sinode GKMI, Semarang.

Adapun butir kesepakatan kerjasama kemitraan tersebut meliputi bidang-bidang penerjemahan, penerbitan, penyebaran, dan penggalangan dukungan. Dalam kesempatan tersebut LAI memberikan terbitan terbarunya Alkitab Hidup Sejahtera Berkeadilan yang diserahkan langsung oleh Bp. Sigit Triyono dan diterima langsung oleh Pdt. Paulus Sugeng. Buah tanda mata tersebut biarlah menjadi bentuk lain dari  perwujudan dukungan GKMI untuk mendukung gerakan Alkitab Untuk Semua, khususnya dalam menyebarkan Alkitab ke seluruh pelosok nusantara.

Selepas penandatangan tersebut Tim LAI yang terdiri dari Sekum LAI, Saefudin, Kadep Penyebaran & Pemasaran LAI, dan staf promosi melanjutkan perjalanan dari Semarang ke Salatiga untuk melakukan pertemuan dan penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama Kemitraan dengan pimpinan Sinode Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) di Kantor Pusat Sinode GKJTU.

Sama seperti penandatangan MOU sebelumnya dengan GKMI,  pada penandatangan tersebut Pengurus LAI diwakili oleh Sigit Triyono, Sekretaris Umum LAI, sedangkan dari Sinode GKJTU langsung diwakili oleh Ketua Sinode GKJTU, Pdt. Heru Purwanta. Penandatangan Nota Kesepakatan tersebut dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB.

Sebenarnya kerjasama LAI dengan GKJTU sudah berjalan cukup lama, khususnya di bidang penerjemahan Alkitab. Saat ini LAI dengan gereja-gereja berbahasa Jawa sedang melakukan proyek revisi Kitab Suci bahasa Jawa. Salah satu sinode gereja yang terlibat adalah GKJTU, bahkan Pdt. Daniel Iswanto (GKJTU) bertindak selaku ketua Tim Perevisi Kitab Suci bahasa Jawa. Selain itu kerjasama dalam bidang-bidang lainnya dapat terus diperbaharui, sehingga MOU bukan jadi sekadar macan kertas tetapi menjadi berkat bagi kehidupan bergereja dan berjemaat.

Proses penandatangan kedua MOU antara LAI dengan Sinode gereja tersebut  akan diikuti dengan MOU-MOU berikutnya, baik dengan Sinode Gereja/Keuskupan maupun dengan Yayasan/Lembaga/Pemerintah, karena sejatinya jika ingin Firman Tuhan hadir untuk setiap orang, maka kehadiran LAI harus bisa dirasakan oleh setiap insan. Untuk itu lewat gerakan Alkitab Untuk Semua sebenarnya LAI ingin menyapa dan menjalin kemitraan yang saling bersinergi dengan semua pihak, termasuk Sinode Gereja.

Salam Alkitab Untuk Semua. []

Tuhan, Kami Terus Menunggu Saat Ratapan Kami Kau Ubah Jadi Tari-Tarian

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab  Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat   alkitabkuayat hafalan  alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 1 : 15 – 23

Tuhan tahu apa yang terbaik untuk diberikan kepada setiap orang yang memohon kepada-Nya. Waktu-Nya selalu tepat dan memberikan sukacita besar. Nantikanlah itu!

Tuhan mengabulkan doa Hana. Ini adalah jawaban dari sebuah penantian panjang dan doa yang tidak putus-putusnya, serta harapan yang tidak pernah padam, disertai dengan pergulatan batin dan kesedihan jiwa. Setelah hari itu, Elkana bersetubuh dengan Hana maka Hana pun mengandung lalu melahirkan seorang anak laki-laki yang ia beri nama Samuel. Betapa ini adalah sebuah sukacita yang besar bagi Hana, sebab Tuhan telah mengubah ratapnya menjadi tari-tarian. Allah maha besar.

Sahabat Alkitab, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu jawaban dari sebuah doa? Sehari? Seminggu? Sebulan? Setahun? Bertahun-tahun? Tidak ada yang tahu, dan tidak akan pernah tahu. Ini adalah misteri Ilahi. Lalu apa bagian yang kita perlu lakukan? Pray until something happen. Jika Tuhan tidak kunjung menjawab di masa kehidupan kita, maka di sanalah (di surga) kelak kita akan menemukan jawaban-Nya. Hanya tetaplah setia menunggu dalam iman dan pengharapan.

Selamat Beribadah. Allah begitu mencintai mereka yang selalu menanti-nantikan-Nya dengan setia.

Salam Alkitab Untuk Semua

BIMK, digital, Indonesianbiblesociety, Renunganharian, RenungankristianiSaatteduhBacagaliKitabrutCeritaalkitabRencanaTuhanHatiHambaKeberhasilanNaomiBoasTerpujilah TuhanAlkitab DigitalAlkitab Edisi StudiAlkitab finansialAlkitab UntukSemuaAlkitabkhususAlkitab Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studialkitabmelayaniTuhanmelayanisesamasurgaketaatanharapanimankasihsuka citalemahlembutkesabaranquoteofthedayqotdomkorang mudakatolikmudikaekatolikgembira renungan malamrenungan pagisaat teduhnasihat alkitabkuayat hafalan alkitabayatrenunganberbagikesaksian kebenaranalkitabkukabarbaikrenunganharianfirman allahsantapanrohaniallah, hikmatibadah suarakebenaranhaleluyagpibgkigmimterantuhan yesustuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses,
1 Samuel 1 : 12 – 18

Manusia mudah sekali jatuh dalam dosa kesombongan, bahkan sekali pun itu adalah hal-hal yang sifatnya rohani.

Hana menyimpan kesedihan yang begitu dalam di dalam lubuk hatinya. Ia mengadukan kesedihannya itu kepada Tuhan yang mampu untuk mendengar jeritan hatinya.Komat-kamit mulutnya berdoa, tidak seorang pun yang dapat mendengarkannya. Namun ia sungguh-sungguh berdoa. Elia melihat cara Hana berdoa yang berbeda dari orang kebanyakan, sehingga ia menyangka bahwa perempuan itu sedang mabuk. Imam Eli yang seluruh hidupnya banyak ia habiskan untuk berdoa mencoba menilah Hana dari sudut pandangnya. Caranya berdoa berbeda dengan cara Hana berdoa, sehingga bagi Eli, ada sesuatu yang salah dengan perempuan itu. Pada akhirnya, penilaian imam Eli ternyata salah. Kesedihan Hana membuatnya tidak mampu lagi mengucapkan doa-doanya secara lantang.

Sahabat Alkitab, jika kita berada di posisi Imam Eli, mungkinkah juga kita akan berpikir hal yang sama?Jika “Ya”, maka cara kita menilai orang lain telah sangat keliru. Kita menjadikan diri kita sebagai ukuran benar dan salahnya seseorang. Jika sedikit saja ada yang berbeda, kita sudah menganggap bahwa orang itu pasti salah, dan secara tidak langsung kita menganggap bahwa diri kitalah yang paling benar. Apakah Allah menyukai yang demikian? Tentu saja tidak. Seburuk apa pun keadaan seseorang bukan hak kita untuk menghakimi dan memberi penilaian Apalagi jika ukurannya adalah diri kita sendiri. Di sini, firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak menghakimi, melainkan mengasihi dan sedapat mungkin menolong orang lain. Bukan menghinanya.

Selamat Pagi. Kekudusan itu adalah anugerah, itu adalah pemberian Allah, tidak seorang pun yang mampu untuk meraihnya sendiri. Karena itu kita tidak bisa menyombongkannya.
Yang kita bisa hanyalah berusaha sedapat mungkin untuk hidup saleh dan rendah hati. Karena itu marilah kita berdoa demikian: “Ya Tuhan, kesuksesan dan bahkan kesalehan kadang menimbulkan kesombongan, dan kesombongan kadang membuat orang menghina dan merendahkan orang lain. Engkau membenci orang-orang seperti itu.”

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Berkata Bahwa Kami Pembawa Damai, Berbahagia Dan Akan Disebut Anak-Anak Allah

Mencari musuh itu gampang, namun menjadi pembawa damai adalah pilihan yang paling berharga.

Siapa yang tidak akan bersedih dan sakit hati bila ada orang dekat kita terus menerus menghina dan merendahkan kita?
Itulah yang terjadi pada Hana. Ia bersedih bahkan sakit hati karena terus dihina oleh Penina. Walau demikian, ia tidak pernah sekalipun membalas, meski ia bisa. Dalam kesedihannya Hana datang pada Tuhan dan mengadu hanya padaNya. Alih-alih mengerutu dan berkeluh kesah pada manusia, Hana memilih berdoa pada Tuhan. Dengan keyakinan Tuhan akan menolongnya melepaskan diri dari beban penderitaan yang dialaminya.

Sahabat Alkitab, marah atau tersenyum, membenci atau mengasihi adalah pilihan, begitu juga perasaan sedih atau sukacita. Bila kita tidak dapat menanggung kesedihan, ingatlah bahwa Tuhan hanya sejauh Doa. Berdoalah dan mengadu padaNya. Itu adalah pilihan terbaik ketimbang membalas jahat dengan jahat.

Selamat Pagi. Mintalah pertolonganNya. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menguatkan kita untuk selalu gembira walau kesedihan melanda.

Salam Alkitab Untuk Semua

Ya Tuhan, Engkau Mengirim Kami Keluarga Agar Kami Bisa Saling Menolong,Berbagi Dan Mengasihi

lembaga alkitab indonesia, satu dalam kasihh, sahabat alkitab, pembaca baru alkitab, sahabat alkitab,  Komunitas digital, Indonesian bible society, Renungan harian, Renungan kristiani, Saat teduh. Baca gali, Kitab rut, Cerita alkitab, Rencana Tuhan, Hati Hamba Keberhasilan. Naomi. Boas. Terpujilah Tuhan, Alkitab Digital. Alkitab Edisi Studi, Alkitab finansial, Alkitab Untuk Semua, Alkitab khusus, Alkitab Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studi alkitab, melayani Tuhan, melayani sesama, surga, ketaatan, harapan, iman, kasih, suka cita, lemah lembut, kesabaran, quote oftheday, qotd, omk, orang muda katolik, mudika, ekatolik, gembira renungan malam, renungan pagi, saat teduh. nasihat   alkitabku, ayat hafalan alkitab,ayat renungan berbagi, kesaksian, kebenaran, alkitabku kabar baik, renungan harian, firman allah, santapan rohani, allah, hikmat, ibadah, suara kebenaran, haleluya, gpib, gki, gmim, terang, tuhan yesus, tuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses, proverbs, scripture, bible quotes word of god, psalms, believe,hope, inspiration, kristus raja, renungan bersama, follow,following,aksara, kitab suci,bless you, believe, thanksgod
1 Samuel 1 : 1 – 5

Jika dunia ini diibaratkan sebagai universitas kehidupan, maka keluarga adalah kelas mata kuliah dasar, di mana untuk pertama kalinya kita belajar menjadi manusia dan belajar nilai-nilai kemanusiaan. Tuhanlah Gurunya.

Dalam bacaan alkitab kita hari ini dituliskan jelas bahwa walaupun Hana mandul tapi Elkana, suaminya, sangat mengasihinya.

Sebagai seorang yang beristri dua, Elkana digambarkan sebagai sosok suami yang penuh kasih. Terlihat dari cara ia memperlakukan Hana. Dalam budaya patriarkat seperti Israel, keadaan Hana adalah sebuah aib. Walaupun sampai saat itu Hana sebagai isteri belum juga memberikannya seorang anak, namun kasihnya kepada Hana tetap dan tidak kurang sedikitpun dari anggota keluarganya yang lain. Ia tetap memberikan apa yang memang seharusnya menjadi bagian Hana.

Sahabat Alkitab, normatifnya, seorang ayah pastilah mengasihi anaknya, dan seorang suami tidak akan membenci istri yang dikasihinya. Walau pada kenyataanya ada banyak cerita istri tidak dikasihi dan anak yang tertolak oleh orangtuanya sendiri. Jika kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan, apakah yang dapat kita lakukan? Keluarga adalah ruang belajar utama dan paling dasar, di sinilah kita belajar untuk saling menolong, saling berbagi, saling menerima, saling melindungi, dan saling mengasihi. Jika kita tidak pernah memperolehnya dari manusia itu bukan berarti kita tidak dapat melakukan atau memberikannya, sebab kita telah menerimanya dari Tuhan Yesus, Sang Guru Agung kita. Dialah yang kita gugu dan kita tiru, yang memberikan pelajaran dan juga teladan. Jika kita tidak dikasihi, disisihkan, atau ditolak, tetaplah mengasihi, karena Allah telah mengasihi kita.

Selamat Pagi. Marilah kita berdoa demikian: “Ya Tuhan, Engkau memberikan kami keluarga agar kami bisa saling menolong, berbagi dan mengasihi. Ajarlah kami untuk melakukan seperti yang engkau perbuat terhadap kami. Amin.”

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Penuhi Kami Dengan Kasih-Mu Sehingga Kami Bisa Menjadi Sumber Suka Cita Bagi Orang-Orang Yang Malang

Rut 4 : 1-4, lembaga alkitab indonesia, satu dalam kasihh, sahabat alkitab, pembaca baru alkitab, sahabat alkitab,  Komunitas digital, Indonesian bible society, Renungan harian, Renungan kristiani, Saat teduh. Baca gali, Kitab rut, Cerita alkitab, Rencana Tuhan, Hati Hamba Keberhasilan. Naomi. Boas. Terpujilah Tuhan, Alkitab Digital. Alkitab Edisi Studi, Alkitab finansial, Alkitab Untuk Semua, Alkitab khusus, Alkitab Elektronik, Ayat emas alkitab, Ayat faforit, Penjanjian lama, Roti hidup, Bersyukur, studi alkitab, melayani Tuhan, melayani sesama, surga, ketaatan, harapan, iman, kasih, suka cita, lemah lembut, kesabaran, quote oftheday, qotd, omk, orang muda katolik, mudika, ekatolik, gembira renungan malam, renungan pagi, saat teduh. nasihat   alkitabku, ayat hafalan alkitab,ayat renungan berbagi, kesaksian, kebenaran, alkitabku kabar baik, renungan harian, firman allah, santapan rohani, allah, hikmat, ibadah, suara kebenaran, haleluya, gpib, gki, gmim, terang, tuhan yesus, tuhan yesus baik, allah bapa, yesus kristus kristiani, prayer, berdoa, living bread, roti hidup kabar baik , kerajaan, kekasih tuhan worship, jesus loves you, jesus saves, jesusmy savior follow jesus, tanya alkitab, anak muda kristen,god 1st, son of god, healing, healthy soullifes tyle, vsco, holy bible, dailyverses, love proverbs firman tuhanhari ini, verse,bible verses, proverbs, scripture, bible quotes word of god, psalms, believe,hope, inspiration, kristus raja, renungan bersama, follow,following,aksara, kitab suci,bless you, believe, thanksgod
Rut 4 : 13-17

Hanya jika kasih Tuhan memenuhi kita, barulah kita bisa membagi kasih itu kepada orang lain dan mendatangkan sukacita bagi mereka.

Bacaan alkitab hari ini menceritakan Boas yang menikahi Rut perempuan asing dari tanah Moab, isteri dari Mahlon, anak laki-laki Naomi yang telah mati. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan garis keturunan Elimelekh, kerabatnya yang juga telah mati. Tentu ketertarikan Boas kepada Rut, janda muda yang cantik tidak dapat dikesampingkan. Rut secara khusus dan Boas telah menjadi sumber sukacita bagi Naomi, karena dari pernikahan levirat ini lahirlah seorang anak laki-laki yang diharapkan akan memelihara kehidupan Naomi pada masa tuanya dan penerus garis keturunan. Anak itu yang diberi nama Obed, kelak akan memperanakkan Isai, dan Isai memperanakkan Daud, raja Israel, nenek moyang Yesus. Hanya karena kesetiaan dan ketulusan yang bersumber dari kasih Allah saja sehingga Rut dan Boas mampu menjadi berkat dan sukacita bagi Naomi.

Sahabat Alkitab, mengasihi sesama manusia adalah bukti kalau kita mengasihi Allah. Dan itu hanya bisa kita lakukan, jika terlebih dahulu kita telah menerima kasih Allah. Karena itu mintalah kepada Allah agar memenuhi kita dengan kasih-Nya setiap hari. Tetap semangat menjadi berkat bagi banyak orang.

Selamat Pagi. Mari berdoa demikian: “Ya Allah, penuhi kami hari ini dengan kasih-Mu. Dan jadikanlah kami alat penyebar kasih kepada sesama kami manusia tanpa membeda-bedakan, sehingga kehadiran kami bisa menjadi sumber sukacita bagi setiap orang, terutama kepada mereka yang malang, amin.”

Salam Alkitab Untuk Semua