Tuhan, Bagaimana Cara Orang Mengundang-Mu Sebagai Penjaga Selain Dengan Menempatkan-Mu Dalam Ingatan Mereka ? Hadirlah Dalam Ingatan Kami

title

Pada akhirnya semua manusia akan berdiri di hadapan pengadilan Allah, tidak ada yang terluput dari itu. Camkanlah itu!

Dari nasehat untuk tidak membeda-bedakan, Yakobus kemudian memberikan penegasan bahwa tindakan seperti itu sama saja dengan melanggar hukum secara keseluruhan. Sebab apabila kita mengasihi seseorang tapi membenci seorang yang lainnya, kita telah melanggar seluruh hukum. Ini sama dengan orang yang tidak berzinah tetapi ia membunuh, ia juga telah melanggar seluruh hukum Allah. Karena it, Yakobus mengatakan kepada mereka agar dalam berbicara atau bertindak mereka harus mengawasi diri seperti orang yang akan segera diadili - sebab memang pengadilan itu pasti akan terjadi dan setiap perbuatan juga pasti akan dibawa kepada pengadilan itu.

Sahabat Alkitab, kita jangan pernah lupa bahwa kebebasan dan kemerdekaan yang Allah berikan kepada kita bukanlah sperti kebebasan yang berikan dunia, melainkan kebebasan dan kemerdekaan untuk mampu melakukan kehendak Allah, kita juga jangan pernah lupa bahwa untuk setiap hal yang kita pikirkan, perkatakan, dan perbuat, Allah akan menuntut pertanggungjawaban dari semua itu. Ingatan akan itulah yang akan menjaga kita dari segala hal yang dapat mendatangkan dosa atas diri kita. Kita akan menjadi lebih berhati-hati dalam berpikir, berkata-kata, dan bertindak.

Selamat Pagi. Ingatlah akan penciptamu pada masa mudamu, maka Ia akan mejaga segala jalanmu dari yang jahat.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Dosa Dan Keinginan Jahat Membuat Kami Membenci Dan Mencintai Orang Berdasarkan Lahiriah. Ajar Kami Melihat Manusia Seperti Engkau Melihat Mereka.

title

Pakailah standar Allah dalam menilai manusia, bukan dengan standar dunia yang menilai segala sesuatu dengan materi.

Yakobus menegaskan bahwa orang yang miskin materi di dunia dipilih oleh Allah untuk menjadi orang yang kaya dalam iman, mereka akan menjadi ahli waris Allah. Itulah sifat Allah. Yakobus menegur orang-orang Kristen karena melihat ada penghormatan yang berlebih yang mereka berikan kepada orang kaya, sehingga walaupun mereka ditindas, nama Tuhan dihinakan, diperlakukan tidak adil, mereka tetap menghormati orang-orang kaya tersebut. Yakobus mengingatkan mereka akan hukum kasih, yaitu kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.

Sahabat Alkitab, kejatuhan dalam dosa memang telah membuat citra diri kita rusak, inilah yang membuat kita juga tidak mampu untuk melihat kepada sesama dengan benar. Cinta uang membuat kita juga mencitai hanya kepada mereka yang beruang. Jauhilah semuanya itu, karena kita telah dilahirkan baru oleh Allah sehingga kita dimampukan untuk melihat sesama dengan cara pandang Allah. Semua manusia harus kita kasihi, yang kaya juga yang miskin. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan jika kita mengasihi atau membenci seseorang hanya karena ia kaya atau ia miskin, justru itu adalah sebuah kejahatan di mata Allah.

Selamat Beribadah. Mintalah kepada Allah mata dan hati seperti-Nya sehingga kita dapat mengasihi seperti Allah mengasihi.

Salam Alkitab Untuk Semua

Sinergitas LAI dengan Para Mitra di Hong Kong

title

Hari ini 05/10/18 saya diberi kesempatan untuk membawakan sharing Firman Tuhan sekaligus presentasi layanan LAI di hadapan 22 Hamba Tuhan (Pendeta dan Pastor) dalam acara Persekutuan Oikumene (POUK) di Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong. Acara ini adalah acara mingguan di setiap hari Jumat siang. Saya berada di Hong Kong tapi serasa berada di Jakarta karena semua yang hadir bersama-sama menyanyi, berdoa, berdiskusi dan ada canda ria dalam bahasa Indonesia.

Menurut keterangan Pengurus POUK di Hong Kong, ada 16-18 denominasi Gereja termasuk Gereja Katolik di Hongkong yang semuanya melayani Buruh Migran Indonesia (BMI). Belum ada data resmi berapa banyak jumlah BMI Kristen dan Katolik di Hong Kong. Kalau masing-masing denominasi Gereja memiliki anggota yang dilayani 200 orang, maka kurang lebih ada 3.600 orang Kristen di Hong Kong. Ini jumlah yang sangat pesimis mengingat jumlah keseluruhan BMI di Hong Kong ada sekira 170.000 orang.

Dalam sharing dan presentasi siang tadi saya mengungkapkan tentang tugas-tugas utama LAI yang kesemuanya mengerucut kepada membantu tugas dan panggilan Gereja-gereja (dalam arti individu dan lembaga). Secara khusus bantuan yang berhubungan dengan Alkitab untuk memperkuat Persekutuan, Pelayanan dan Kesaksian Gereja-gereja sampai ke ujung bumi. Untuk dapat membantu Gereja-gereja, LAI membutuhkan bantuan dari umat percaya dalam bentuk menDoakan, meWartakan, dan menDonasikan (DWD) berkat-berkatNya di dalam gerakan Sejuta Mitra LAI.

Sambutan para hamba Tuhan begitu luar biasa. Mereka akan menindaklanjuti dengan rapat bersama menyusun program tahun 2019 dengan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang dapat dipenuhi dengan sinergi bersama LAI. Banyak kebutuhan di bidang “Bible Engagement” dan “Bible Ministry” di Hong Kong yang bisa dikerjasamakan dengan LAI.
Pergumulan para BMI Kristen adalah banyak yang pergi bekerja ke Hong Kong tanpa pembekalan khusus dari Gerejanya. Rata-rata mereka bekerja dikontrak 2-3 tahun dan setelah itu banyak yang kembali ke Indonesia. Namun ada banyak juga yang diperpanjang kontraknya beberapa kali karena majikannya cocok. Kebanyakan BMI bekerja mengurus para orang tua dan rumah tangga di Hong Kong. Kebebasan beragama di Hong Kong sangat terjamin sehingga bagi yang Kristen dan Katolik diberi waktu untuk pergi ke Gereja.

Sebenarnya ada sekira 30.000 penduduk Indonesia non BMI yang sudah tinggal dan menetap di Hong Kong. Mereka sudah sangat mapan kehidupannya, bagi yang Kristen dan Katolik mereka berjemaat di Gereja-gereja lokal. Ada banyak juga para mahasiswa Kristen dan Katolik Indonesia yang studi di berbagai Universitas Hong Kong. Sayangnya semangat melayani dan berskasi para “orang Kristen mapan” ini kepada BMI kurang dirasakan eksistensinya.

Di Lembaga Alkitab Hong Kong ada Departemen yang khusus melayani bidang “Bible Minsitry”, namun khusus ditujukan kepada penduduk di “China Mainland.” Mereka terkejut saat saya berceritera ada ribuan orang Kristen Indonesia di Hong Kong yang membutuhkan pelayanan khusus. Ada buku portion terbitan Lembaga Alkitab Hong Kong berbahasa Indonesia yang stoknya masih ribuan jumlahnya yang akhirnya ditawarkan untuk disebarkan ke BMI. Puji Tuhan.

Mensinergikan semua potensi lembaga Kristen yang memiliki tugas yang sama dalam pelayanan dan kesaksian bagi seluruh umat di Hong Kong sangatlah mendesak. LAI akan menggandeng Lembaga Alkitab Hong Kong, Persekutuan Oikumene Hong Kong, Jemaat-jemaat di Hong Kong, karyawan Kristen di KJRI Hong Kong, Persekutuan Kristen Antar Universitas, dan berbagai lembaga lain serta para dermawan di Jakarta untuk berarak-arakan bersama dalam pelayanan dan kesaksian di Hong Kong.

Hari ini adalah momentum untuk memulai sinergitas LAI dengan semua Mitra di Hong Kong. Tuhan akan menolong anak-anakNya yang giat melayaniNya melalui pelayanan terhadap semua umat sampai ke ujung bumi. Amin. Salam Alkitab Untuk Semua.[]

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Dunia Begitu Mengagumi Orang Kaya, Sebaliknya Sangat Memandang Rendah Orang-orang Miskin. Tolong Kami Menjadi Berbeda Dengan Dunia.

title

Jika Allah hanya memperhitungkan iman manusia dan bukan kekayaannya, mengapa kita melakukan sebaliknya? Bertobatlah!

Yakobus menasehatkan orang-orang Kristen agar tidak menilai manusia berdasarkan kekayaan yang dimiliki atau kemiskinan yang dialaminya. Penghargaan kepada manusia sama sekali tidak boleh berdasarkan pada kekayaan, itu tidak berperikemanusiaan. Yakobus mengatakan bahwa kalakuan seperti itu bersumber dari pikiran yang jahat.

Sahabat Alkitab, ketika pikiran kita hanya dipenuhi dengan materi, uang, kekayaan, maka kita juga akan memandang segala sesuatu berdasarkan nilai itu semua, termasuk cara kita memandang dan memperlakukan manusia. Jika bagi kita uang sangat penting, maka kita akan menaruh hormat dan penghargaan yang tinggi kepada orang-orang yang beruang. Sebaliknya kita akan memandang rendah atau paling tidak kurang menghargai dan tidak menganggap mereka yang miskin. Tuhan tidak menginginkan anak-anak-Nya bersikap dan berbuat demikian. Kita diselamatkan dan diutus ke dalam dunia bukan untuk menjadi sama dengan sifat dunia, melainkan untuk mempertontonkan karakter Kristus yang dapat mengubahkan dunia. Kita harus menghargai sama semua orang pertama-tama karena semua manusia adalah ciptaan Tuhan yang berharga, kemudian menghargai mereka karena karakter ilahi yang dimilikinya.

Selamat Pagi. Kekaguman kita harusnya ditujukan kepada kebaikan, kehidupan bermoral, dan karya yang dilakukan seseorang bagi kebaikan manusia.

Salam Alkitab Untuk Semua

Mari Belajar Dari Bapak Edward Setiawan

title

"Terkadang malaikat tak bersayap tak cemerlang tak rupawan.” Baru saja Tuhan menolong pelayanan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dalam menyebarkan Firman Tuhan hingga ke pedalaman melalui Malaikat-Nya yang sudah berumur, sederhana namun penuh hikmat dan kebijaksanaan.

"Saya Edward Setiawan pak" suara itu yang saya dengar pertama kali. "Saya ingin mendukung pengadaan Alkitab sampai ke pedesaan" dan pembicaraan kami berlanjut seputar Program Satu Dalam Kasih (SDK) sampai akhirnya beliau mengeluarkan dukungan yang berjumlah Rp. 1.500.000,- untuk Program SDK 2018. Saya memberanikan diri untuk bertanya, "Maaf pak, Ini dukungan atas nama Gereja atau Pribadi ? " Dengan suara perlahan beliau menjawab "Ini dari Pribadi saya Mas. Maaf Mas saya harus segera pamit, mau menjemput ke 3 cucu saya yang sekolah," lanjutnya. Seketika saya tersentak, melihat sang Malaikat ini membalik jaket hitamnya yang ternyata jaket Ojek Online, dan dengan spontan saya bertanya, "Bapak pengemudi Ojek Online Pak ?" "Iya Mas",  jawabnya sambil memasuki Lift dan berpamitan untuk menjemput cucu-cucu yang dikasihinya.

Segera kembali ke meja kerja dan saat menginput nama beliau, ternyata nama Edward Setiawan sudah tercatat dalam Customer Relation Management (CRM) dengan alamat yang sama dan jumlah dukungan yang tidak jauh berbeda di tahun 2017.  Pak Edward Setiawan adalah satu dari ribuan mitra LAI yang selama ini setia mendukung penyebaran Alkitab kepada umat Tuhan sampai pelosok-pelosok Nusantara. Tanpa dukungan orang seperti pak Edward Setiawan mimpi-mimpi dan harapan umat Tuhan di pedalaman takkan mungkin terwujud.

Hari ini saya belajar tentang kesetiaan, kesabaran dan ketekunan, serta berharap kepada Tuhan dari Pak Edward Setiawan. Jangan pernah berharap kepada manusia. Tetapi berdirilah teguh dalam kerja keras dan pengharapan kepada Tuhan Yesus Kristus. Semoga kesaksian ini bermanfaat. Tetap semangat teman-teman.[2prasetyo]

 

Tuhan, Hal Tersulit Mengenai Firman-Mu Adalah Melakukannya. Tolong Kami Melakukannya.

title

Membaca dan mendengarkan firman adalah hal yang sangat baik, dan akan menjadi sempurna jika kita melakukannya juga.

Firman Allah yang berkuasa untuk menyelamatkan telah ditanam dalam hati orang Kristen, karena itu mereka harus melakukan apa yang telah Allah firmankan. Bukan tidak penting, tapi bagi Yakobus jika hanya mendengar saja tanpa bertindak, itu sama dengan menipu diri sendiri. Ia menitik beratkan pada perbuatan, yaitu tindakan yang dilakukan setelah mendengar firman, orang yang melakukannya akan diberkati oleh Allah. Kehidupan beragama itu terlihat dari perbuatan dan karakter yang nyata, orang yang beragama akan menjaga lidahnya, memiliki empati terhadap orang miskin, dan menjaga dirinya tetap baik dan tidak tercemar oleh kejahatan dunia.

Sahabat Alkitab, kehidupan beragama itu memang harus dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya tentang keaktifan kita dalam kegiatan keagamaan seperti berdoa, membaca Alkitab, bergereja, melayani, bersekutu, dan melakukan ritual-ritual lainnya, tetapi harus lebih jauh dari itu pada perubahan karakter, perangai, watak, verbal, kepekaan sosial, dan hubungan sosial dengan sesama. Semakin beragama semakin membaik pula semuanya itu. Secara praktis orang yang beragama akan menjaga tutur katanya agar selalu baik dan sebisa mungkin tidak menyinggung atau meyakiti perasaan orang lain, tidak menyebarkan kebohongan, atau aib orang lain, tahu memberi terutama kepada mereka yang miskin, kesusahan, dan berkekurangan tanpa meminta balasan, memiliki kehidupan sosial yang terbuka, tidak ekslusif atau anti-sosial. Melakukan semuanya itu memang sulit tapi bukan tidak bisa, karena Allah telah memberi kita benih yang baik (baru) dan potensi untuk melakukannya.

Selamat Pagi. Kita semua pasti bisa menjadi lebih baik, jangan pesisi, teruslah berjuang, karena Allah masih terus bekerja dalam diri kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Engkau Adalah Penjunan Yang Sempurna. Buatlah Tanah Liat Ini Menjadi Terbaik Sesuai Kehendak-Mu

title

Dari debu tanah manusia berasal, dibentuk dengan penuh cinta oleh Allah, lalu diangkat-Nya menjadi ciptaan yang berharga untuk menyenangkan-Nya.

Yakobus tidak ingin orang Kristen tertipu dengan keinginannya sendiri yang jahat, yang menjerat dan membawanya jatuh ke dalam dosa. Karena itu ia mengatakan bahwa segala pemberian yang baik itu datangnya dari Allah. Allah juga yang menjadikan mereka sebagai anak-anak-Nya dan ditempatkan pada tempat yang lebih tinggi dari semua makhluk ciptaan-Nya yang lain. Karena itu mereka harus berusaha menjadi lebih baik lagi, tidak lagi mengikuti hawa nafsu mereka melainkan hidup untuk menyenangkan hati Allah.

Sahabat Alkitab, setiap orang yang percaya kepada Kristus adalah ciptaan baru, yang lama telah berlalu dan yang baru sudah datang. Namun pembentukan karakter Kristus dalam orang percaya adalah proses yang akan terus berlangsung seumur hidup, bukan proses yang instan sekali jadi. Karena itu Surat Yakobus mengingatkan agar kita membuang setiap kebiasaan yang kotor dan jahat dari dalam diri, lalu membiarkan firman Tuhan bekerja agar proses pembentukan itu berjalan dengan lebih baik. Pembentukan ini diibaratkan seperti seorang penjunan yang membentuk sesuatu dari tanah liat. Adakalanya tanah itu begitu lembut sehingga dengan mudah dibentuk tapi ada juga kalanya begitu keras sehingga dibutuhkan cara yang lebih khusus untuk membentuknya. Seorang penjunan manusia bisa gagal dalam membentuk sesuatu yang diinginkannya, namun penjunan hidup kita adalah Allah yang tidak mungkin gagal, sekali Dia mengulurkan tangan-Nya untuk membentuk tanah liat kehidupan kita pasti akan berhasil dan menjadi ciptaan yang berharga.

Selamat Pagi. Buanglah segala kejahatan yang masih melekat itu dan biarkan Dia membentuk kehidupan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua

Penyebaran Alkitab SDK ke Boven Digoel & Solidaritas Sulteng

Tiga buah kendaraan double gardan yang siap menemani Tim SDK LAI menyebarkan Alkitab di pedalaman Boven Digoel, Papua.

title

Pikiran dan hati terpecah antara Sulawesi Tengah dan Boven Digoel. Betapa tidak. Pemulihan kondisi pasca gempa Lombok belum pulih seratus persen, tiba-tiba gempa dahsyat dan tsunami secara mengejutkan melanda Palu dan Donggala. Jadwal pelayanan program penyebaran Alkitab Satu Dalam Kasih (SDK) ketiga 2018 (sesudah Sumba Timur dan Halmahera Barat) yang diarahkan ke Kabupaten Boven Digoel Papua harus tetap dijalankan. Belarasa dan solidaritas kepada para korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah juga harus terus digerakkan demi kemanusiaan.

Perjalanan SDK 30 September - 9 Oktober 2018 sudah dimulai. Perjalanan diawali dengan pesawat besar dari Jakarta-Merauke dan transit di Makassar pada tengah malam. Kemudian sesudah menunggu enam jam di Merauke disambung dengan pesawat kecil menuju Tanah Merah Ibu kota Kabupaten Boven Digoel. Dari Jakarta tanggal 30 September malam dan sampai Tanah Merah tanggal 1 Oktober sore. Sekira 18 jam. Malamnya diadakan acara kebaktian pembukaan SDK di GKI Di Tanah Papua Jemaat Sion Tanah Merah dan dilanjutkan dengan pemberian Alkitab secara simbolik kepada perwakilan 8 denominasi Gereja yang menjadi sasaran penyebaran Alkitab. Acara yang juga dihadiri wakil Pemda Boven Digoel sangatlah mengharukan, karena ada seorang penginjil yang bercerita bahwa umat di daerah penginjilannya sudah menunggu puluhan tahun untuk mendapatkan Alkitab. Puji Tuhan kali ini ada dermawan para mitra LAI yang dikirim Tuhan untuk membawa Alkitab.

Hari ini 2/10/2018 pengiriman Alkitab ke pedalaman Boven Digoel tepatnya ke daerah Nenati yang melewati Timbutka dan Waropko akan ditempuh sekira 5 jam dengan mobil double gardan dan berjalan kaki beberapa kilometer. Kembali besoknya melewati Yetetkun dan lanjut ke Tanah Merah lagi. Perjalanan ke Kouh, Bomakia, dan Fofi akan ditempuh dengan kapal kecil menyusuri sungai Digoel dan dilanjutkan dengan sepeda motor plus berjalan kaki. Dalam perjalanan kali ini Tim terdiri atas 6 orang dari Jakarta dan 2 orang dari Perwakilan Jayapura yang membawa 13.600 Alkitab dan 40 paket buku-buku plus media belajar Sekolah Minggu.

Untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan, setelah usai pengiriman semua Alkitab, pada hari terakhir Tim SDK merencanakan untuk mampir ke Rumah Tahanan Bung Hatta yang digunakan pada tahun 1940an di Pinggiran Sungai Digoel. Ada perpaduan nuansa religiusitas, kemanusiaan dan kebangsaan dalam perjalanan SDK kali ini. Medan yang tidak mudah, hati yang terpecah dan kenangan akan perjuangan kemerdekaan Indonesia menjadi bagian perjalanan 10 hari ke wilayah paling timur Indonesia. LAI akan terus mewujudkan "Alkitab Untuk Semua" sampai ke pelosok Nusantara agar FirmanNya hadir bagi setiap orang. Salam Alkitab Untuk Semua. []

Sigit Triyono (Sekum LAI)

Tuhan, Keinginan Adalah Kekuatan Bagi Kehidupan. Tolong Kami Untuk Tetap Membuatnya Berjalan Dalam Jalan-Mu

title

Jalan hidup manusia dituntun oleh keinginannya, jika keinginannya baik maka ia akan berjalan ke arah yang baik, sebaliknya jika keinginannya jahat maka ia akan berjalan ke arah jalan yang jahat pula.

Mengapa manusia jatuh ke dalam berbagai-bagai dosa? Yakobus mengungkapkan bahwa manusia ditarik dan dipikat oleh keinginan atau hawa nafsunya sendiri yang semata-mata jahat lalu menuruti keinginannya yang jahat, itulah yang mendatangkan dosa baginya. Ini menunjukkan bahwa keinginan manusia pada dasarnya memiliki daya yang begitu kuat untuk menggerakkan manusia itu sendiri untuk mewujudkan apa yang keinginan itu mau.

Sahabat Alkitab, kejatuhan manusia memang telah membuat kerusakan total dalam dirinya (total depravity) sehingga baik keinginan maupun perbuatan manusia semata-mata jahat. Namun manusia yang telah ditebus oleh Kristus adalah manusia dengan "benih" yang baru yang dapat hidup memuliakan Allah dan keinginan yang telah dimurnikan sehingga dapat menjauhi dan mengatasi keinginan yang jahat. Ketika keinginan kita adalah keinginan yang baik yang sesuai dengan kehendak Allah maka itu akan menggerakkan kehidupan kita yang hidup dan yang dapat menghidupkan. Kita akan menjadi lebih bergairah dan menggairahkan kehidupan orang lain. Kita akan memancarkan semangat, sukacita, kebaikan, dan kebenaran dan menularkannya kepada orang lain, membuat hidup mereka menjadi lebih hidup. Keinginan yang baik akan menghasilkan karya yang baik juga.

Selamat Pagi. Kiranya Tuhan menolong kita untuk hidup selaras dengan keinginan-Nya, bukan memaksakan keinginan kita kepada-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua

Tuhan, Buatlah Kami Sadar Bahwa Yang Kau Kehendaki Bukanlah Soal Kekayaan Atau Kemiskinan, Tetapi Menjadi Sempurna Dihadapan-Mu.

title

Mengikut Kristus bukan berarti Anda harus kaya sebagai tanda diberkati, juga bukan Anda harus hidup miskin sebagai tanda ikut menderita bersama Kristus.

Miskin atau kaya adalah keadaan dan status yang melekat dalam diri seseorang selama ia berada dalam dunia ini dan yang hanya diperhitungkan oleh manusia. Keadaan dan status seperti itu bukan jadi bagian dari tujuan Allah dalam hidup orang Kristen, sebab keduanya dapat dengan begitu mudah diputar balik oleh-Nya. Yakobus mengatakan bahwa walau miskin di dunia, orang Kristen berbangga karena ia kaya di dalam hal rohani karena Allah. Begitu juga orang kaya harus berbangga jika Allah mengambil kekayaannya, karena kekayaan yang tidak dipergunakan untuk memuliakan Allah dapat membawa mereka pada kehancuran.

Sahabat Alkitab, jika kekayaan materi adalah bagian penting dari Allah untuk menjadi kesaksian bagi orang lain, maka sudah pasti semua orang Kristen akan kaya dan banyak orang berbondong-bondong menjadi orang Kristen, kenyataannya tidak demikian. Jika kemiskinan juga bagian penting dari Allah untuk menjadi kesaksian orang Kristen akan penderitaan Kristus, maka Allah akan membuat semua orang Kristen menjadi orang miskin, tetapi itu berarti banyak orang yang akan menolak kekristenan karena tidak mau jadi miskin, kenyataannya juga tidak demikian. Yang Allah kehendaki adalah kedewasaan dan pertumbuhan rohani kita yang setiap hari menjdi semakin serupa dengan gambar Kristus, agar ketika kita kaya kita tidak melupakan Allah atau ketika kita miskin kita tidak menghujat Allah.

Selamat Pagi. Mengenal Allah dan menjadi serupa dengan-Nya adalah kebutuhan primer kehidupan kita, kejarlah itu dan berusahalah mendapatkannya.!

Salam Alkitab Untuk Semua