Tuhan, Engkau Berkata Bahwa Orang Miskin Dan Lemah Akan Selalu Ada Ditengah Kami. Tolong Kami Untuk Berani Menolong Mereka.

  • 49
    Shares
Hakim-hakim, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan,  doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ,  bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless,  christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab,  motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Hak 18 : 22 – 26

Menolong mereka yang miskin dan lemah tidak cukup dengan hanya memberi apa yang mereka inginkan, itu hanya akan membuat ketergantungan.

Setelah suku Dan bersama pemuda Lewi itu telah jauh, barulah Mikha menyadari bahwa barang-barang kepunyaannya telah diambil. Dalam ayat 24 jelas bahwa keadaan Mikha setelah itu telah menjadi orang miskin. Tidak lagi ia memiliki kekayaan hingga sanggup untuk membangun ibadah di rumahnya sendiri dan menggaji seorang imam. Mikha memanggil tetangga-tetangganya untuk membantu dia mengejar dan jikalau mungkin juga merebut apa yang telah dirampas dari padanya. Mungkin saja sebelumnya Mikha adalah seorang yang dermawan, sehingga ketika ia jatuh miskin ada banyak orang yang bersimpati dan berempati terhadapnya.

Sahabat Alkitab, hingga dunia ini berakhir sekalipun, orang-orang yang lemah dan miskin tidak akan pernah ada habisnya (Anda dapat melihat ini dari sudut pandang ekonomi atau dari sisi spiritual). Mungkin kita juga adalah satu di antara banyak orang itu. Cara untuk menolong mereka adalah memberikan apa yang sesungguhnya mereka butuhkan. Orang miskin butuh uang, itu benar, tetapi bukan itu yang paling mereka butuhkan, melainkan kesanggupan untuk berusaha dan menghasilkan uang bagi diri mereka sendiri. Demikian juga orang lemah, mereka membutuhkan apa yang dapat menguatkan mereka untuk seterusnya bahkan nantinya mereka dapat pakai juga untuk menguatkan orang lain. Pada prinsipnya adalah menolong orang hingga tuntas hingga pertolongan itu dapat berjalan seperti tongkat estafet. Di sini dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat. Berani menghadapi orang-orang yang pesimis, yang nyinyir, bahkan yang menentang apa yang kita kerjakan.

Sahabat Alkitab, jika hari ini kita dimampukan untuk menolong orang miskin dan lemah, marilah segera lakukan, jangan menunda, karena waktunya dan waktu kita tidak panjang.

Salam Alkitab Untuk Semua