Tuhan, Karena Keserakahan Orang Memutar balikan Hukum. Berikan Ganjaran Yang Setimpal Ya Tuhan.

Seperti menjaring angin, demikianlah orang yang ingin sampai ke surga dengan usahanya sendiri.
“Kita sekarang bebas… pertahankanlah kebebasanmu!” Kalimat singkat itu memiliki makna yang besar. Dengan kalimat itu Paulus ingin menyampaikan bahwa Dia dan jemaat Galatia saat itu adalah orang yang telah merdeka, karena Kristus, tidak lagi hidup di bawah hukum Taurat (Agama). Karena itu tetaplah dalam keadaan seperti itu dengan tetap percaya kepada Kristus dan hidup dalam pertolongan Roh Allah, karena berusaha melakukan satu saja dari hukum agama dengan maksud itu akan mendamaikan dirinya dengan Allah justru telah membawa diri mereka terputus dari Kristus.
Sahabat Alkitab, kita pun telah merdeka, semua orang yang telah percaya kepada Kristus Yesus sebagai Tuhan adalah orang-orang yang telah merdeka. Pengorbanan Kristus yang telah memerdekakan kita, bukan oleh inisiatif ataupun usaha kita sendiri. Kemerdekaan itu adalah pemberian yang sangat berharga dan tidak mungkin bisa didapatkan jika bukan karena Allah yang beranugerah. Karena sangat berharga maka jangan pernah kita sia-siakan dengan menjalani hidup yang tidak bermanfaat, dalam kebodohan, dan tidak sesuai dengan tertib hidup keselamatan.
Selamat Pagi. Marilah tunjukkan kepada dunia bahwa Allah tidak pernah salah memilih kita untuk diselamatkan, yaitu dengan cara hidup benar di hadapan Tuhan.
Salam Alkitab Untuk Semua

Kelahiran pertama membawa kita masuk ke dalam dunia, kelahiran kedua memberi kita hidup damai sejahtera dan jaminan hidup di surga bersama dengan Allah.
Paulus terus menekankan bahwa hidup dalam kepercayaan kepada Kristus Yesus adalah kehidupan yang penuh istimewa. Sebab, siapa yang hidup karena percaya berarti hidup atau lahir karena janji Allah. Tetapi siapa yang tidak percaya kepada Kristus Yesus mereka tetap hidup dalam perhambaan dan tidak memiliki hak untuk menjadi ahli waris dari janji Allah kepada Abraham dan keturunannya yang rohani. Dengan mengungkapkan ini Paulus mungkin berharap bahwa jemaat Galatia dapat memilih untuk tetap mendasarkan iman percaya mereka kepada Kristus dan bukan dengan melakukan hukum Taurat.
Sahabat Alkitab, keberadaan manusia di dunia ini adalah keberadaan yang istimewa sebab ketika menciptakan manusia Allah menciptakannya serupa dan segambar dengan gambar diri-Nya sendiri (Kej. 1:26-27), di mana manusia diberikan sifat yang juga dimiliki oleh Allah, walau tidak sama sempurnanya. Kejatuhan manusia ke dalam dosa telah merusak gambar ilahi itu, namun Allah dengan inisitif-Nya sendiri menebus manusia melalui pengorbanan Kristus Yesus. Kenyataan ini adalah hal yang paling istimewa, sebab dengan penebusan itu setiap orang yang percaya kepada Kristus Yesus sebagai Tuhan dan Allah diangkat menjadi anak-anak Allah, yang menerima warisan sorgawi dan kelak akan memerintah bersama dengan Allah (II Tim. 2:11-12).
Selamat Pagi. Kiranya kita menyadari status kita sebagai pribadi yang istimewa di hadapan Tuhan dan hidup berpadanan dengan itu.
Salam Alkitab Untuk Semua

Terkadang dengan melihat kembali ke belakang, kita dimampukan untuk menghadapi apa yang ada di hadapan kita.
Melalui suratnya, Paulus membawa kembali ingatan masa lalu jemaat Galatia saat ia datang kepada mereka, dengan sebuah harapan ia dapat memenangkan mereka kembali. Saat itu di mana ia jatuh sakit namun dengan penuh kasih mereka menyambut kehadirannya dengan penuh sukacita dan kehangatan. Seolah-olah mereka sedang menyambut malaikat Allah atau seperti menyambut dan menerima kehadiran Kristus Yesus sendiri. Tidak ada rasa jijik melihat Paulus saat itu, malah kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka. Paulus bertanya, “Ke mana semua hal itu sekarang?” seolah semuanya telah hilang tergerus oleh hasutan dan pengajaran palsu dari orang-orang Kristen Yahudi. Kedekatan emosional mereka dengan Paulus turut menghilang seiring dengan hilangnya iman mereka kepada Kristus Yesus.
Sahabat Alkitab, sepanjang perjalanan hidup yang telah kita lalui tentu ada begitu banyak hal yang mewarnainya. Terkadang warna itu begitu gelap seolah tidak ada lagi harapan dan kehidupan, terkadang juga begitu cerah ceria seperti tiada kesusahan di dalamnya. Semuanya tersusun indah dan sempurna dalam sebuah bingkai mosaik kehidupan. Mengapa indah? Karena semua pengalaman dan kenangan masa lalu dizinkan Tuhan terjadi untuk membentuk kita hari ini dan menjadi pelajaran untuk melangkah di hari esok. Karena itu jangan melupakan apalagi membuangnya, biarlah itu menjadi khazanah yang memperkaya kehidupan kita, agar kita selalu ingat kepada Tuhan.
Selamat Pagi. Hari yang kita jalani saat ini akan segera menjadi masa lalu. Lakukanlah yang terbaik agar menjadi masa lalu yang indah untuk dikenang.
Salam Alkitab Untuk Semua