Tuhan, Saat Penderitaan Dan Kegagalan Terasa Begitu Lama, Tolong Kami Mengingat Bahwa Kebaikan Yang Akan Datang Setelahnya Adalah Kekal. Tolong Kami Memandang itu Dan Tidak Putus Asa.

  • 57
    Shares

title

Hidup manusia seperti bunga rumput yang sebentar saja kelihatan lalu hilang lenyap, begitu pun kebahagiaan dan penderitaan yang jadi bagian di dalamnya, semua akan berakhir pada waktunya.

"Menderita sebentar" dan "menjadi sempurna" dua variable ini digunakan oleh Petrus untuk tidak sekedar menyemangati tetapi juga menanamkan suatu pemahaman kepada orang-orang Kristen saat itu tentang waktu dan tujuan Allah. Bahwa segala penderitaan yang mereka alami tidak akan berlangsung lama dalam perspektif waktu Ilahi dan ada tujuan Allah juga di dalam penderitaan itu. Allah memakai penderitaan untuk membentuk umat-Nya menjadi semakin sempurna. Ketika pandangan mereka tertuju kepada kedua hal itu maka mereka akan menggantungkan seluruh keberadaan mereka kepada Allah yang akan membangkitkan semangat dan sukacita untuk menghadapinya.

Sahabat Alkitab, hidup kita hanya sebentar saja demikian juga dengan apa yang kita alami. Kebahagiaan dan penderitaan akan datang silih berganti. Namun yang harus menjadi keyakinan kita adalah bahwa Allah adalah Allah yang bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihi dan terpanggil dalam rencana-Nya. Intulah iman percaya kita. Umat Tuhan di zaman ketika surat Petrus ditulis mungkin mengalami penderitaan yang tidak ada ujungnya hingga mereka mati dalam penderitaan itu, namun iman mereka kepada Allah membuat penderitaan itu berakhir dalam tubuh mereka yang mati. Selanjutnya, kebahagiaan kekallah yang mereka alami bersama dengan Allah, yaitu saat mereka bertemu dengan Allah dalam kemuliaan-Nya dan menjadi serupa dengan gambar Anak-Nya. Hari ini kita juga mengalami berbagai penderitaan dan kegagalan, tetapi biarlah iman kita tidak berhenti pada tiitk itu namun memandang jauh ke atas, kepada Allah, dengan mempersilahkan-Nya mengerjakan kebaikan bagi kita melalui penderitaan itu.

Selamat Pagi. Marilah kita menikmati pekerjaan Tuhan untuk membentuk kita melalui penderitaan dan kegagalan hidup, jika kita bertahan dalam iman yang benar, kita akan menjadi sempurna.

Salam Alkitab Untuk Semua