Tuhan, Kebesaran-Mu Mengatasi Segalanya. Tolong Kami Tinggal Bersama-Mu.

  • 35
    Shares

title

Kesenangan maupun kesusahan, kekayaan ataupun kemiskinan adalah bagian yang akan terus mengikuti kehidupan manusia. Dibutuhkan kebesaran jiwa agar tidak larut ataupun tenggelam di dalam semuanya

Yesus tidak "termakan" oleh puji-pujian yang diberikan kepada-Nya. Orang-orang banyak yang bersukacita dan bersorak akan kedatangan-Nya menginginkan Dia memerintah atas Israel dan menjadi Raja mereka (Raja yang dimaksudkan adalah raja dalam tatanan dunia). Kedatangan-Nya ke Yerusalem bukan untuk menjadi raja seperti yang mereka inginkan melainkan untuk menyerahkan nyawa-Nya. Kematian tidak menghalangi Yesus untuk datang ke kota Yerusalem. Karena kematian-Nya itulah yang akan mengagungkan nama-Nya dan mealuinya Dia akan meperoleh umat tebusan-Nya.

Sahabat Alkitab, Yesus berkata bahwa siapa yang mau melayani Dia harus mengikuti Dia. Mengikuti cara Dia berpikir tentang dunia ini. Jika orang-orang sering larut dalam euforia kemenangan atau keberhasilan, orang yang mengikuti Yesus harus menjauhkan diri dari itu, menikmati kesenangan dan meluapkan kegembiraan dengan secukupnya. Sebaliknya juga, jika orang-orang sering tenggelam dalam kesusahan, kesedihan, dan penderitaan, orang yang mengikuti Yesus harus mampu bangkit dan berdiri menghadapi itu semua, sebab Allah memberikan kekuatan dan kemenangan atasnya. Kita boleh merayakan sebuah kemenangan atau pencapaian, kita juga boleh mengungkapkan kesedihan atas pengalaman yang tidak menyenangkan, namun dengan tidak melupakan Tuhan di dalamnya.

Selamat Pagi. Kiranya Allah mengaruniakan kepada kita kebesaran hati dan jiwa agar kita menjadi bijaksana dalam menjalani dan mengatasi hidup.

Salam Alkitab Untuk Semua