Tuhan, Engkau Tidak Mengumbar Mukjizat-Mu Secara Murahan. Berbahagialah Orang Yang Mendapat Anugerah Untuk Mengalami Dan Menyaksikannya.

  • 37
    Shares

title

Mukjizat adalah peristiwa ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia (KBBI). Allah mengadakannya agar orang-orang terpesona kepada-Nya lalu menyembah-Nya, bukan menyembah manusia.

Pertanyan mengenai mengapa Yesus datang terlambat dan tidak segera menolong Lazarus yang saat itu tengah sakit masih menjadi pertanyaan besar semua orang saat itu. Pikir mereka, "jika Yesus mengasihi Lazarus seperti yang Ia tunjukkan dengan kesedihan-Nya, mengapa Ia tidak datang segera dan mengadakan mukjizat kesembuhan sekali lagi? Toh, Ia sendiri mengaku berasal dari Allah, maka Ia pasti bisa melakukan mukjizat kapan saja Dia mau. Apa susahnya menyembuhkan orang sakit?" Dalam pikiran Yesus, Ia akan mengadakan mukjizat yang jauh lebih besar dari sebelumnya, sehigga orang-orang akan takjub dengan kuasa Allah, lalu menjadi percaya kepada-Nya. Sukacita dan ketakjuban akan jauh lebih besar dari orang mati yang bangkit daripada orang sakit yang disembuhkan.

Sahabat Alkitab, Allah adalah Ahlinya membuat decak kagum manusia, sejak semula manusia diciptakan tidak terhitung berapa kali Ia telah membuat manusia terpesona dengan keagungan dan kuasa-Nya. Mukjizat demi mukjizat Ia lakukan untuk menarik kita datang kepada-Nya. Ia tidak mengumbar itu dan membuatnya menjadi murahan, manusialah yang melakukannya. Kadang kita mencoba menebak bahwa Allah akan melakukan mukjizat dengan cara-cara yang ada dalam pikiran kita, atau dengan cara yang sudah pernah kita saksikan, tetapi tidak. Allah selalu punya cara yang baru. Ia melakukan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan bagi kita, namun ketika itu datang maka sangat besarlah sukacita yang kita alami. Terpujilah Tuhan.

Selamat Pagi. Tetaplah berharap kepada Tuhan dan nikmatilah cara Dia bekerja dan melakukan mujizat demi mujizat dalam kehidupan kita.

Salam Alkitab Untuk Semua