Tuhan, Ampuni Kami Kalau Selama Ini Begitu Buta Oleh Pesona Uang, Sehingga Sampai Melupakan Hak-Hak Orang Lain Untuk Mendapatkannya

  • 52
    Shares
Amos, BIMK, Lembaga Alkitab Indonesia,LAI, united bible society, sahabat alkitab, renungan pagi, santapan rohani, warung sate kamu, kasih, suka cita, damai sejahtera, pengharapan, iman, bijak, amsal, pengkhotbah, doa, kehendak tuhan, alkitab berkata, alkitab, ayat alkitab, renungan, doa, firman tuhan, firman, tuhan, jesus christ, bible, god, yesus, jesus, kristen, god bless, christan motivasi, inspirasi, renungan alkitab, motivasi, mindset, semangat, cinta, tuhan memberkati, kata bijak, amen, gereja, komunikasi, keselamatanku, keselamatan, gitu, renungan pagi, critical christians, gereja tuhan, bijaksana, bijak, saat teduh, kekristenan, mikir, generasiku, alkitabku, sabdaku, my bible, CSLewis, Religion, gereja masa kini, gereja mula mula, kemyliaaan. Kebaikan tuhan, kasih karunia, pertobatan, roh kudus, buah roh, faith, kristen cerdas iman, berkat, amanat agung, melayani, injil, menginjili, satu dalam kasih, sahabat alkitab
Amos 5 : 10 – 13

Jika ingin maju bawalah orang lain untuk maju bersama, jika ingin kaya bawa jugalah orang lain untuk kaya bersama.

Sebagian orang ingin kaya dan semakin kaya sambil menginjak mereka yang lemah hingga tak berdaya. Mereka yang ingin kaya inilah jatuh ke dalam pencobaan. Mereka sama sekali telah membenci orang-orang yang memperjuangkan keadilan, padahal itulah tugas mereka sebagai pemimpin. Mereka membungkam keadilan di tempat-tempat seharusnya keadilan bersuara paling keras. Mereka telah lupa bahwa ada orang lain yang juga yang memiliki hak untuk hidup dan memperoleh kebutuhan mereka. Oleh karena perbuatan mereka, Allah akan membuat mereka tidak dapat menikmati apa yang telah mereka hasilkan itu.

Sahabat Alkitab, tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, mereka yang mengidolakan uang dan segala kekayaan akan dijerat olehnya sehingga tidak lagi mempedulikan baik norma, baik nilai-nilai kemanusiaan, bahkan Tuhan. Mereka yang telah sampai pada titik ini akan melihat sesamanya hanya sebagai saingan, atau pribadi yang dapat diperalat dan dimanfaatkan. Adakah kita telah sampai pada titik itu? Jika ada, Allah sedang membuka tangan-Nya untuk menantikan Anda kembali, namun jika kita mengeraskan hati, mungkin saja Allah sedang mengacungkan tangan-Nya kepada Anda. Ingatlah bahwa manusia diciptakan untuk saling membangun dan menopang bukan menindas dan menghancurkan. Allah ingin kita berlaku adil terhadap sesama, ini jugalah yang tercermin dalam cita-cita bangsa kita yaitu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selamat Pagi. Jika sempat kita melupakan hak-hak orang lain karena keinginan untuk memuaskan diri sendiri, sadarilah dan bertobatlah.

Salam Alkitab Untuk Semua