Tuhan, Ajar Kami Untuk Mengenali Suara-MU Yang Selalu Memanggil Kami Untuk Melayani Engkau.

  • 102
    Shares

title

Allah memangil kita bukan untuk berdiam diri melainkan untuk bekerja melayani-Nya

Samuel menerima panggilan TUHAN sekitar umur dua belas tahun, ia masih sangat muda. Saat itu ia sedang tertidur di kamarnya di salah satu ruangan di Bait Allah. Panggilan atas Samuel ini adalah penggenapan dari apa yang disampaikan pada pasal 2, karena kejahatan anak-anak Eli dan karena pembiaran yang dilakukan oleh Eli, Allah "membuang" mereka dari pelayanan di Bait Allah, dengan menunjuk kepada Samuel sebagai penggantinya. Samuel sendiri mendengar tiga kali Allah memanggilnya tapi ia belum mengenal suara-Nya.

Sahabat Alkitab, setiap kita dipanggil oleh Allah dengan cara yang berbeda dan untuk tujuan melaksanakan pekerjaan yang berbeda juga, sesuai dengan karunia yang Ia berikan kepada masing-masing orang. Kita memerlukan kepekaan untuk mendengar suara Tuhan itu. Suara-Nya dapat datang melalui firman-Nya atau melalui suara dari orang-orang di sekitar kita, dapat juga melalui setiap peristiwa yang terjadi. Kita perlu kepekaan untuk tahu mana yang benar-benar suara Tuhan mana yang keinginan hati kita sendiri. Inilah tujuan Allah memberikan kita keselamatan, yaitu hidup melayani Dia.

Selamat Pagi. Mari melatih diri mendengar suara Tuhan dan melakukan apa yang diinginkan-Nya

Salam Alkitab Untuk Semua