Tidak Ada Yang Salah Dengan Kekayaan Bila Itu Buah Kejujuran & Kerja Keras

Rajin pangkal kaya, malas pangkal miskin

Kalimat hikmat dalam Amsal 10:1-5 mempertentangkan antara dua karakter yang saling bertolakbelakang, seperti bijak dan bebal, kefasikan dan kebenaran, tangan yang lamban dan tangan yang rajin, juga apa saja dampak dari setiap karakter. Penulis amsal telah melihat bahwa tangan yang selalu mau bekerja akan mendatangkan hasil yang baik, serta kebijaksanaan yang dimiliki akan mendatangkan kebahagiaan, tidak hanya bagi orang tersebut tetapi juga bagi orang tua. Sebaliknya, penulis amsal melihat mereka yang bebal dan malas akan hidup miskin dan mendatangkan malu bagi dirinya dan orang tuanya.

Sahabat Alkitab, orang selalu mengidentikkan kekayaan dengan sifat keduniawian, dan hal-hal negatif yang melekat. Sesungguhnya tidak ada yang salah dengan kekayaan. Dalam pandangan tradisional amsal mengungkapkan bahwa kekayaan adalah buah dari kerja keras dan juga kebijaksanaan. Di masa kini tidak sedikit orang yang memperoleh kekayaan dengan cara-cara yang tidak patut dan juga dipergunakan untuk hal-hal yang hanya untuk memuaskan hawa nafsu manusia. Inilah yang salah.

Selamat Pagi. Mari kita mengisi hari-hari dengan kerja keras dan kebijaksanaan, agar ketika kita menjadi kaya, kita dapat memakai itu untuk memuliakan Tuhan.