Tanda Cinta – 65 Tahun LAI Di Indonesia

  • 47
    Shares

title

Salah satu ciri orang jatuh cinta adalah dia selalu ingin mendengar suara orang yang dicintainya. Dia ingin tahu kabarnya, lagi dimana? Sedang apa? Sudah makan? Menyapa, bertanya, memberikan komentar dan seterusnya. Lalu hal itu saling berbalas, saling memperhatikan dan bertanya. Iitulah salah satu kenikmatan dan indahnya jatuh cinta.

Pertanyaan yang sejajar, apakah kita mencintai Tuhan?

Pernah jatuh cinta? Sedang atau selalu?

Jika ya, apakah tandanya? Tentu banyak, tapi salah satu adalah bagaimana kita suka dengan firmanNya. Tuhan hadir dalam hidup manusia melalui banyak cara, termasuk melalui alam semesta dan segala isinya. Namun salah satu adalah melalui firman Tuhan yang hadir berupa kitab suci (alkitab).

--- Mary Jones ---

Kisah seorang anak keci bernama Mary Jones , di awal 1800an menggambarkan bagaimana cinta terhadap alkitab.

Waktu itu alkitab masih sangat mahal, hanya orang kaya saja yang mampu memilikinya. Ayah Mary Jones tidak bisa membaca, tapi dia mendengar firman Tuhan di gereja, lalu dia sering mendongeng kepada anaknya Mary Jones. Setelah 10 tahun, ada sebuah sekolah jarak 3 KM dari rumahnya. Mary Jones berjalan (pulang pergi 6 km) hanya untuk membaca alkitab di sana.

Suatu waktu, ada tetangganya punya alkitab. Mary Jones makin dekat untuk pergi bisa baca dan dia ada keinginan punya alkitab sendiri. Akhirnya dia mulai memelihara ayam, lalu menabung 6 tahun untuk bisa beli alkitab. Sampai akhirnya dia pergi mau membeli dengan jarak 40 km dari rumahnya. Tetapi sampai di sana, ternyata hanya sisa 3 alkitab dan sudah dipesan. Mary Jones menangis. Penjual tersebut akhirnya memberikan alkitab itu ke Mary Jones dengan berpikir pemesan yang lain bisa menunggu lagi.

Kisah Mary Jones menjadi inspirasi bagi para pemimpin gereja di London, itulah cikal bakal berdiri Lembaga Alkitab Inggris Raya pada tahun 1804, itulah lembaga alkitab pertama di seluruh dunia, lalu menyebar dan termasuk sampai ke Indonesia.

--- LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) ---

Di Indonesia, LAI adalah lembaga yang melayani semua denominasi gereja Kristen (termasuk Katolik) yang berdiri pada 9 Februari 1954. Sudah 65 tahun LAI berkarya di Indonesia, melakukan banyak hal dalam turut membangun mental spritual khususnya umat Kristiani. Selain itu juga dalam pelestarian bahasa daerah melalui berbagai proyek penerjemahan alkitab. Sudah lebih dari 30 juta buku alkitab yang dicetak dan disebarkan dalam berbagai bahasa (termasuk 32 bahasa daerah). LAI juga memiliki banyak program, antara lain pengadaan bantuan alkitab gratis untuk umat Tuhan yang kurang mampu di pedalaman. Program pembaca alkitab yang sekaligus mengajar mereka yang buta aksara menjadi bisa baca dan tulis. Semua hal ini tentu bisa terjalin karena dukungan dari banyak pihak, gereja dan mitra dari berbagai kalangan.

--- Kesaksian Pribadi ---

Sebagai pribadi, sudah lebih dari 10 tahun saya terlibat membantu melayani melalui LAI. Presentasi ke gereja dan berbagai tempat untuk penggalangan dana (dukungan) khususnya untuk alkitab ke pedalaman. Juga ikut masuk ke berbagai pelosok pedalaman, di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dll. Cuti dari kantor, memakai dana pribadi.

Mengapa saya lakukan itu?

Karena kasih kepada Tuhan dan sesama. Supaya orang-orang yang ingin dan butuh alkitab, bisa mempunyainya. Tidak ada kepentingan lain, semata sebagai ucapan syukur atas segala cinta kasih kebaikan Tuhan. Dan pelayanan selama berkali-kali masuk ke pedalaman menjadi pengalaman spritual yang memberikan banyak makna dan pembentukan tentang arti hidup bagi saya pribadi.

Karena itu, jika saya kirim renungan / informasi ini adalah sebagai salah satu wujud dari cinta kepada Tuhan dan sesama tersebut.

--- Ibadah Syukur 65 Tahun LAI ---

Dalam rangka itu, diadakan acara Ibadah Syukur 65 Tahun & Malam Apresiasi Mitra oleh LAI pada hari Sabtu, 9 Februari 2019, pukul 17.00 – 21.00 WIB di Arena Mahaka Square Kelapa Gading. Acara ini terbuka untuk seluruh umat Tuhan pengguna Alkitab, artinya acara ini dapat dihadiri siapa saja, tidak memandang 1 aras atau sinode tertentu, oikumenis.

Acara ini tidak pungut biaya, FREE. Tidak perlu membawa undangan. Bapak/Ibu dan teman-teman bisa RSVP utk hitung konsumsi dan souvenir ke no:

Priscilla Astuti +6285717391441
Heisye +62 857-7774-7562
Maria +6283894733224

Open gate pk. 16.00 WIB
Klik link dibawah untuk RSVP
https://goo.gl/AWvpAk
bit.ly/HUT65LAI

Format Pendaftaran:

Shalom, saya ingin menghadiri acara Ibadah Syukur 65 Tahun LEMBAGA ALKITAB INDONESIA.

Nama :
Nomor Handphone :

Yang hadir (.... orang)
(Agar lebih jelas, kami mengharapkan data dari mereka yang ikut menghadiri Ibadah Syukur ini)

Tuhan mengasihi kita.

Salam dan doa,

Salah seorang Mitra LAI,

Ulbrits Siahaan (Ulbrits@gmail.com)