CSR BRI Peduli Natal 2018 Untuk PBH/PBA LAI

title

Alkitab Untuk Semua Menjadi Semangat Bersama Untuk Melayani Sesama dan Menghadirkan Kabar Baik.

Syukur pada Tuhan, dalam rangkaian acara Natal Keluarga Besar Ikatan Karyawan - karyawati Kristen Bank BRI melalui program CSR Yayasan BRI Kasih,
Sabtu, 5 Januari 2019 di Balai Kartini Jakarta Pusat, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) kembali menerima Dukungan untuk Program Pembaca Baru Alkitab (PBA) di Parigi Moutoung Sulawesi Tengah.

Dukungan tersebut diserahkan langsung oleh Bpk. Suprajarto, Direktur Utama BRI, kepada Bendahara Umum LAI Bpk.Moenir Rony.

Biarlah dukungan yang diberikan oleh
saudara-saudara kita di BRI, dapat menjadi berkat bagi Gereja dan Jemaat Tuhan di pelosok nusantara, khususnya untuk pelaksanaan program PBA di Parigi Moutong. Semoga semangat Natal dalam mewujudkan Alkitab untuk Semua dapat terus menjadi inspirasi dalam pelayanan bersama menghadirkan Kabar Baik di nusantara.

Salam Alkitab Untuk Semua

Seperti Hamba Abraham Itu. Dalam Segala Kesemrawutan Kehidupan Dunia, Mari Kita Bertanya Pada Diri Kita Sendiri : Siapakah Aku ?

title

Bertanyalah kepada pribadi yang tepat, yang memiliki seluruh jawaban atas segala sesuatu.

Dalam ketidaktahuan, ketidakpastian, dan atas segala kemungkinan-kemungkinan terburuk yang dapat saja terjadi, hamba Abraham bertanya kepada tuannya "Bagaimana jika gadis itu tidak mau ikut dengan saya?" Pertanyaan ini sekaligus juga menjadi pengakuan akan keterbatasannya sebagai manusia yang tidak dapat mengendalikan segala sesuatu dan juga tidak dapat memaksakan kehendaknya kepada siapapun gadis yang hendak dicarinya itu. Ia tidak berkuasa untuk itu karena dia hanyalah seorang hamba, sebuah pengakuan dan sadar diri akan keberadaannya.

Sahabat Alkitab, "Siapakah Aku? Siapakah Anda? Siapakah Kita?" pertanyaan-pertanyaan ini dapat kita tanyakan sebagai refleksi tatkala kita menghadapi semrawut dan galaunya dunia. Lalu kita bertanya lagi, "Mengapa aku ada di sini? Mengapa aku ditempatkan di sini?" Jika tidak kita temukan jawabannya, maka bertanyalah demikian: "Siapakah aku Tuhan? Mengapakah aku ada di sini Tuhan?" Niscaya kita mendapat jawabannya. Bukan hanya jawaban atas pertanyaan itu yang akan kita temukan, tetapi juga bagaimana kita harus bersikap dan apa yang harus kita lakukan di tengah segala kesemrawutan dan kegalauan yang tidak dapat kita ubah ataupun kendalikan.

Selamat Beribadah. Pakailah waktu ini untuk merenung dan berefleksi untuk menemukan diri kita yang sejati.

Salam Alkitab Untuk Semua

Bagi Sebagian Orang, Sebuah Tanda Awal Keberhasilan Sudah Dapat Membuat Mereka Berpesta. Tapi Tidak Bagi Mereka Yang Benar-benar Menginginkan Keberhasilan Sempurna.

title

Meski tersisa hanya satu langkah, jika belum menginjak garis finis, kita belum jadi pemenang. Jangan merayakan kemenangan yang belum terjadi.

Tekad yang begitu kuat untuk berhasil oleh karena tidak ingin mengecewakan tuannya membuat hamba Abraham tidak ingin menikmati "jamuan kemenangan" yang disiapkan baginya sebelum keberhasilan itu benar-benar telah diraihnya (24:33).

Sahabat Alkitab, kegagalan bukan hanya berarti keberhasilan yang tertunda, tapi dapat juga berarti perayaan keberhasilan yang terlalu dini. Terlalu cepat berpuas diri kadang membuat kita tidak dapat menikmati keberhasilan yang sesungguhnya. Seperti orang yang menggali harta karun lalu berhenti hanya karena telah menemukan sekeping logam emas. Keberhasilan dalam usaha dan kerja yang baik memang perlu untuk dirayakan, namun ingatlah bahwa Tuhan telah memberikan potensi yang "tak terbatas" kepada kita, sehingga dengan itu kita dapat menggali setiap potensi agas lebih baik lagi. Ingatlah pepatah yang berkata "Di atas langit masih ada langit" maka raihlah setiap tingkap-tingkap langit itu agar di dalamnya Allah dipermuliakan.

Selamat Pagi. Tidak ada yang lebih memuaskan Allah selain ketika kita mempersembahkan yang terbaik, yang utuh, dan yang sempurna bagi-Nya dari setiap tugas dan kerja yang Ia percayakan bagi kita.

Salam Alkitab Untuk Semua