Pengendalian Diri Adalah Perisai Terluar Dan Sekaligus Terdalam Seorang Pahlawan

  • 191
    Shares

title

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota (Amsal 16:32)

Berburu adalah salah satu pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, ketenangan, dan kesiap-siagaan, itu semua adalah bentuk pengendalian diri. Jika tidak sabar, tidak tenang, dan tidak siaga, orang yang berburu bisa kehilangan buruannya atau jika itu binatang buas, bisa jadi dia yang kehilangan nyawanya. Esau adalah seorang pemburu yang cakap (27), karena itu sudah pasti ia memiliki sifat-sifat seperti itu. Tetapi kemudian, sifat-sifat baiknya itu kalah saat berurusan dengan rasa lapar. Dalam keadaan yang sangat lapar (30) ia menjadi tidak sabar, tidak dapat mengendalikan dirinya dari rasa lapar, sehingga dengan menganggap remeh hak kesulungannya, ia rela menukar itu demi makanan, roti dan sebagian sayur kacang merah.

Sahabat Alkitab, pengendalian diri adalah bagian sangat penting dari cara kita menjaga kehidupan kita. Kita diharuskan untuk mampu mengendalikan diri dalam segala hal. Saat kita mampu mengendalikan diri dari kemarahan, maka terhadap keserakahan, hawa nafsu, kesombongan, perkataan kosong, dan lainnya harus juga mampu kita kendalikan. Siapa yang dapat mengandalikan dirinya sepenuhnya lebih berbahagia dari seorang pahlawan yang berhasil menaklukkan sebuah kota. Tetapi siapa yang tidak dapat mengendalikan dirinya, ia akan kehilangan segala yang ia miliki. Iblis akan selalu berusaha untuk mencari kesempatan menyerang titik lemah manusia, namun jika kita mampu mengendalikan diri dan menguasainya sepenuhnya, maka kita dapat menangkis semua serangan itu.

Selamat Beribadah. Segala sesuatu sudah mendekati kesudahannya, sebab itu hendaklah kalian menguasai diri dan waspada, supaya kalian dapat berdoa (1 Ptr. 4:7, BIMK)

Salam Alkitab Untuk Semua