Empat Belas Tahun Menanti Dan Tidak Sedikitpun Hatinya Bergeser Dari Menginginkannya

  • 104
    Shares

title

Sepenggal syair liris berkata, "... karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! (Kid. 8:6)

Bagi Yakub, waktu, tenaga, masa muda, dan mungkin juga harga dirinya, tidak pernah jauh lebih berharga daripada Rahel. Cinta dan Keinginannya yang begitu kuat untuk mendapatkan Rahel membuat dia mengabaikan semuanya itu. Dan selama empat belas tahun, sekalipun juga telah memiliki Lea sebagai istrinya, tidak sedikitpun hatinya bergeser dari Rahel bahkan untuk waktu setelahnya. "... ia lebih mencintai Rahel daripada Lea."

Sahabat Alkitab, cinta itu kuat seperti maut. Kekuatannya mampu menggerakkan siapapun yang memilikinya untuk melakukan atau mengorbankan apa saja untuk membuktikan cintanya atau untuk mendapatkan apa yang dicintainya. Kisah cinta Yakub kepada Rahel telah menjadi teladan bagi kita bagaimana tetap teguh dan fokus pada tujuan sekalipun menghadapi berbagai tantangan. Apa pun yang kita dilakukan jika didasarkan atas kecintaan dan kesehatian, dikerjakan dengan kesungguhan dan keteguhan hati, antusias dan tetap fokus, serta dalam pengharapan dan keyakinan kepada Tuhan sebagai tujuannya, niscaya Tuhan akan membuatnya menjadi berhasil.

Selamat Pagi. Sebagai penutup dari rangkaian perenungan kita sepanjang bulan Januari ini, kita tahu bahwa sekalipun kehidupan kita diwarnai dengan berbagai tantangan yang tidak pasti, namun pengharapan kita kepada Tuhan harus tetap kuat, karena Dia, Tuhan, memberikan kepastian bagi kita, yaitu kepada kita yang tetap setia mengikut Dia dan mencintai-Nya.

Salam Alkitab Untuk Semua