Bahkan Dijalan Yang Benar Sekalipun, Masalah Tetap Tidak Akan Membiarkan Kita Berjalan Dengan Mudah.

  • 251
    Shares

title

Dunia ini gudangnya masalah, iman kepada Kristus tidak membebaskan kitanya, tetapi memberikan kekuatan menghadapinya.

Tidak ingin mengulangi apa yang dilakukan olah Abraham, bapaknya, Ishak memilih untuk berharap kepada Tuhan, ia berdoa meminta kepada Tuhan ketika Ribka belum juga memberikannya anak. Lalu Tuhan mengabulkan doanya. Memiliki anak adalah jawaban atas masalahnya tetapi sekaligus juga membuka lembaran masalah yang baru baginya kelak. Sebab anak itu sejak dalam kandungannya sudah berseteru, demikianlah terus terjadi sampai keduanya dewasa dan sampai kepada bangsa-bangsa yang mereka peranakkan (23).

Sahabat Alkitab, bagaimana mungkin jawaban dari masalah adalah masalah? Ya begitulah keadaannya selama kita masih ada di dunia ini. Seperti jawaban atas masalah kesendirian adalah menjalin hubungan (atau pernikahan), namun di dalam hubungan itu jugalah akan menimbulkan masalah. Begitu juga jawaban dari masalah menganggur (tidak bekerja) adalah bekerja atau melakukan pekerjaan, namun bekerja juga akan dipenuhi dengan masalah nantinya. Kita memang hidup dikelilingi oleh masalah, seperti judul film komedi era tahun 1983 "Maju Kena Mundur Kena". Lalu apa yang harus kita lakukan? Pergi dari dunia ini dengna cara kita sendiri? Itu pun adalah masalah. Pergi jauh ke tengah hutan untuk mengasingkan diri? Di situ pun kita akan bertemu masalah. Berjalan di jalan yang benar bersama Tuhan bertemu masalah, apalagi berjalan diluar dari jalan-Nya, semuanya masalah.

Selamat Pagi. Bersama Tuhan, masalah adalah cara mendewasakan iman kita, hadapilah karena Tuhan tidak akan pernah tinggalkan.

Salam Alkitab Untuk Semua